Jokowi diisukan kembalikan fungsi pengawasan bank ke BI, ini kata ekonom

Ekonom Indef : OJK memang butuh evaluasi tapi tidak dengan cara pembubaran di masa Pandemi br />  
« Kembali Baca berita lengkap »

JPNN.

Empat Tanker Iran Jadi Buronan Amerika Serikat, Muatannya Terancam Dirampas

JPNN.com, WASHINGTON - Kejaksaan di Amerika Serikat pada Rabu (1/7) mengajukan permintaan ke majelis hakim untuk menyita minyak yang dikirimkan dengan empat tanker Iran ke Venezuela.

1 jam27 menit Jpnn

JPNN.

Twitter Hapus Unggahan Foto Donald Trump

JPNN.com, JAKARTA - Twitter telah menghapus foto yang diunggah oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump dari platformnya karena terbentur hak cipta.

1 jam27 menit Jpnn

JPNN.

Hindari Penyalahgunaan Rokok Elektrik, Regulasi Khusus Diperlukan

JPNN.com, JAKARTA - Generasi Anti Narkoba Indonesia (GANI) mengapresiasi upaya Kepolisian Polda Metro Jaya yang berhasil mengungkap sindikat produsen dan penjual, yang menyalahgunakan rokok elektrik dengan menambahkan narkoba pada liquid vape.

1 jam28 menit Jpnn

JPNN.

Kabar Buruk, Rupiah terhadap Dolar AS Terjun Bebas

JPNN.com, JAKARTA - Menjelang akhir pekan, nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta terjun bebas menyusul naiknya jumlah kasus positif Virus Corona baru (COVID-19) di tanah air.

1 jam28 menit Jpnn

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

JPNN.

Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Kalangan Pemulung, Bamsoet Salurkan Sembako dan Sepeda

JPNN.com, JAKARTA - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo bersama Gerakan Keadilan Bangun Solidaritas (GERAK BS) dan Relawan 4 Pilar MPR RI melakukan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI sekaligus menyalurkan bantuan sosial berupa paket sembako kepada 250 pemulung.

1 jam28 menit Jpnn

JPNN.

Sempat Dirawat Karena Reaktif Corona, Terdakwa Jiwasraya Kembali Diperiksa

JPNN.com, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengagendakan kembali persidangan terhadap terdakwa perkara kasus dugaan rasuah PT Jiwasraya Hendrisman Rahim. Keputusan ini diambil setelah hasil Polymerse Chain Reaction (PCR) terhadap Hendrisman keluar dan dinyatakan negatif Covid-19.

1 jam28 menit Jpnn

WOWKEREN

Audi Marissa dan Anthony Xie Tetap Serius Jalani Hubungan Beda Agama, Begini Tanggapan Orangtua

Audi Marissa buka-bukaan beber reaksi kedua orangtuanya saat tahu dirinya menjalani hubungan beda agama dengan Anthony Xie. Hal ini terekam dalam video di kanal YouTube Ichal Muhammad.

1 jam29 menit Wowkeren

WOWKEREN

BREAKING: COVID-19 RI Tembus 60 Ribu Kasus, Korban Jiwa Lebih Dari 3 Ribu

Korban jiwa akibat COVID-19 bertambah sebanyak 49 orang pada hari ini. Dengan demikian, pasien COVID-19 yang dilaporkan meninggal dunia kini telah mencapai 3.036 jiwa

1 jam29 menit Wowkeren

WOWKEREN

Shafa Harris Pamer Dandanan Natural, Jawab Menohok Disebut Lebih Cantik Pakai Hijab

Shafa Harris membagikan postingan dalam akun Instagram yang sukses menjadi sorotan netizen. Namun ada salah satu netizen yang berkomentar nyeleneh hingga Shafa langsung memberi respon.

1 jam29 menit Wowkeren

WOWKEREN

7 Tips Ini Bisa Bantu Orang Tua Untuk Persiapkan Anak Kembali Bersekolah Di Era New Normal

Kembali bersekolah di tengah pandemi ini tentu saja berbeda dengan sebelum pandemi datang. Akan ada beberapa peraturan dan protokol kesehatan yang wajib diikuti oleh siswa dan warga sekolah.

1 jam29 menit Wowkeren

WOWKEREN

Syifa Hadju Beber Alasan Kepincut Rizky Nazar, Berencana Nikah Muda?

Hubungan Syifa Hadju dan Rizky Nazar telah terjalin selama hampir setahun. Syifa mengungkapkan hubungan mereka terjalin sangat menyenangkan tanpa ada rasa terkekang satu sama lain.

1 jam29 menit Wowkeren

WOWKEREN

Tak Hanya Paru-Paru dan Otak, Corona Ternyata Juga 'Rusak' Indera Penciuman dan Perasa

Peneliti menemukan penyintas COVID-19 bisa mengalami sejumlah gangguan pasca dinyatakan negatif terinfeksi virus. Termasuk mengalami gangguan pada indera perasa dan penciuman untuk jangka waktu panjan

1 jam29 menit Wowkeren

WOWKEREN

Sempat Disebut Mirip 'Ini Talk Show', Sule Cs Ungkap Konsep Program 'Santuy Malam'

Sule dan rekannya yang membawakan program 'Santuy Malam' di Trans TV membeberkan bagaimana konsep program baru mereka tersebut yang berbeda dengan 'Ini talk Show' di NET TV,

1 jam29 menit Wowkeren

WOWKEREN

KD Bak Musuhi Aurel-Azriel, Eks Istri Raul Dicium Putra Tampan Dipuji Ibu Idaman

Sosok Atha pernah pasang badan membela anak-anaknya saat Raul memilih menikahi KD. Kini, Atha menikmati perhatian spesial dari sang putra hingga dipuji sebagai ibu teladan.

1 jam29 menit Wowkeren

WOWKEREN

Perankan Pelari Maraton Korsel, Begini Cara Siwan Gambarkan Karakternya di Film 'Boston 1947'

Saat melakukan wawancara belum lama ini, Siwan membahas tentang film barunya yang berjudul 'Boston 1947'. Penasaran seperti apa penuturan lengkapnya? Simak beritanya berikut ini.

1 jam30 menit Wowkeren

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

WOWKEREN

Dirilis Tahun 2012, Jo Kwon Ucapkan Terima Kasih Lagu Kolaborasi Bareng J-Hope Kembali Naik Chart

Pada kemarin, Kamis (2/7), Jo Kwon muncul Instagram untuk menanggapi kabar gembira bahwa 'Animal' kembali naik ke puncak tangga lagu top iTunes Peru dan Arab Saudi meski sudah dirilis 8 tahun yang lal

1 jam30 menit Wowkeren

WOWKEREN

Diserang Karena Masalah Pribadi, Novel Baswedan Diminta Kembalikan Biaya Pengobatan Rp 3,5 M

Dewan Pakar PKPI, Teddy Gusnaidi, berpendapat Novel Baswedan semestinya mengembalikan uang negara yang dipakai untuk mengobatinya pasca disiram air keras karena konfliknya adalah masalah pribadi.

1 jam30 menit Wowkeren

WOWKEREN

Nikita Willy Pamer Pemotretan Kece Badai Pasca Dilamar, Justru Banjir Permintaan Maaf dari Netizen

Sebelumnya Nikita Willy telah mengumumkan sudah dilamar oleh sang kekasih, Indra Priawan. Kini, Nikita memperlihatkan paras cantiknya dalam postingan Instagram yang menuai beragam komentar.

1 jam30 menit Wowkeren

WOWKEREN

Bupati Bekasi Gusar Pabrik Unilever Jadi Klaster COVID-19 Dengan 36 Kasus Positif

Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Bekasi, Alamsyah, menyatakan bahwa hingga Jumat (3/7) pukul 11.00 WIB, ada 36 kasus positif COVID-19 dalam klaster pabrik Unilever ters

1 jam30 menit Wowkeren

WOWKEREN

Suami Divonis 5 Tahun Penjara, Dhawiya Zaida Merasa Didholimi Dan Siap Ajukan Banding

Dhawiya Zaida merasa kecewa dengan vonis hakim terhadap suaminya, Muhammad Anis Basurrah yang harus menjalani hukuman lima tahun penjara karena kasus narkoba.

1 jam30 menit Wowkeren

WOWKEREN

Upin Ipin Dijadikan Guyonan Netizen Indonesia, Warga Malaysia Meradang

Seorang warganet Indonesia menjadikan tontonan kartun Upin & Ipin sebagai bahan candaan yang menjurus kepada tindakan kekerasan seksual. Hal ini sontak membuat warga Malaysia geram.

1 jam30 menit Wowkeren

WOWKEREN

Syifa Hadju Akui Tak Bisa Pisah dari Angga Yunanda Meski Sudah Lama Putus

Syifa Hadju mengungkapkan bahwa ia dan Angga Aldi Yunanda memiliki ikatan yang kuat sehingga tak bisa jauh satu sama lain. Padahal Syifa kini berpacaran dengan Rizky Nazar.

1 jam30 menit Wowkeren

WOWKEREN

DPR Cabut RUU PKS Sebab Terlalu Sulit, Cucu Bung Hatta Tulis Pesan Nyelekit

Cucu dari Proklamator Bung Hatta, Gustika Jusuf Hatta tampak meradang dengan keputusan DPR yang menarik RUU PKS dalam Prolegnas 2020 dengan alasan pembahasannya terlalu sulit. Ia bahkan tak segan meny

1 jam31 menit Wowkeren

WOWKEREN

Temuan Terbaru Menunjukkan Anak-Anak Lebih Tahan Terhadap Virus Corona

Penelitian COVID-19 ini dilakukan oleh tim ilmuwan dari Long School of Medicine di University of Texas Health Science Center di San Antonio, Amerika Serikat (AS).

1 jam31 menit Wowkeren

WOWKEREN

PSBB Baru Dicabut, Ridwan Kamil Ungkap Laju Penularan Corona di Jabar Kembali Meningkat

Ridwan Kamil memutuskan mencabut pelaksanaan PSBB skala provinsi pada Jumat (26/6) pekan lalu. Namun sepekan setelah dicabut Ridwan mendapati ada lonjakan kasus positif.

1 jam31 menit Wowkeren