Indeks aktivitas pabrik di Amerika kembali menguat

Angka pemesanan produk manufaktur baru meningkat 8% di Mei, membaik dari penurunan 13,5% di April.
« Kembali Baca berita lengkap »

KONTAN

Kelebihan pasokan, platinum jadi komoditas logam mulia paling jeblok di semester I

Di semester I, harga platinum turun 14,19% ke US$ 829,39 per ons troi dan menjadi kinerja komoditas logam mulia terburuk

6 jam40 menit Kontan

KONTAN

Tren kinerja reksadana lesu diprediksi berlanjut hingga akhir tahun

Ditekan sentimen penyebaran pandemi Covid-19, kinerja industri reksadana Tanah Air sepanjang 2020 cenderung lesu.

6 jam40 menit Kontan

KONTAN

APBI bakal pangkas produksi batubara 2020, berikut pendapat analis

APBI mengumumkan produsen batubara berencana untuk memangkas produksi batubara tahun 2020 hingga 15%-20%.

6 jam40 menit Kontan

KONTAN

Valuasi tinggi, bagaimana prospek saham ACES di tengah pandemi Covid-19?

Ketidakpastian kapan pandemi Covid-19 berakhir memberi sentimen negatif bagi prospek kinerja PT ACE Hardware Indonesia (ACES).

6 jam41 menit Kontan

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

KONTAN

Prospek industri reksadana bergantung pada sentimen Covid-19

Kinerja industri reksadana Tanah Air ke depan diperkirakan masih sama seperti semester I-2020.

6 jam41 menit Kontan

KONTAN

Kasus Jiwasraya berat, Eric Thohir ingin BUMN bikin holding dana pensiun

Menteri BUMN Erick Thohir mengakui persoalan yang tengah di derita PT Asuransi Jiwasraya (Persero) berat. 

6 jam41 menit Kontan

KONTAN

BNI Syariah luncurkan program Tunjuk Rumah DP 0%

Program ini dapat diikuti oleh nasabah fixed income seperti karyawan BUMN/ BUMD, TNI, Polri, Regulator dan dokter

6 jam41 menit Kontan

KONTAN

Menteri Desa: 88% penerima BLT dana desa adalah petani dan buruh tani

Menteri Desa, PDT dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar menyebut 88% penerima BLT dana desa adalah petani dan buruh tani

6 jam42 menit Kontan

KONTAN

Tok!, KPPU denda Grab Rp 29,5 miliar

Grab dianggap melanggar pasal 14 UU 5 Tahun 1999

6 jam42 menit Kontan

KONTAN

Anggota Komisi XI DPR ini setuju pengawasan bank dikembalikan ke BI

Anggota Komisi XI DPR Heri Gunawan setuju dengan pertimbangan Jokowi untuk mengembalikan pengawasan bank dari OJK ke BI.

6 jam42 menit Kontan

KONTAN

Sri Mulyani: Indonesia harus mundur 5 tahun soal penurunan angka kemiskinan

Pandemi Covid-19 tidak hanya menimbulkan darurat kesehatan tetapi muncul dampak luapan terhadap ekonomi

6 jam42 menit Kontan

KONTAN

Indonesia jadi negara menengah atas, bisa menarik investor ke sektor riil

World Bank telah menaikkan status Indonesia ke negara menengah atas

6 jam42 menit Kontan

KONTAN

KKP bentuk Gugus Tugas Pengendalian Penyakit Ikan Nasional

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) membentuk Gugus Tugas Pengendalian Penyakit Ikan Nasional

6 jam42 menit Kontan

KONTAN

Indonesia butuh kebijakan investasi yang aplikatif

Indonesia tengah mencoba memikat perusahaan-perusahaan yang merelokasi pabriknya dari China

6 jam43 menit Kontan

KONTAN

Pengawasan bank kembali ke BI, Komisi XI DPR: OJK harus bisa meyakinkan Presiden

Presiden Joko Widodo disebut sedang mempertimbangkan mengembalikan pengawasan perbankan ke BI lagi 

6 jam43 menit Kontan

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

KONTAN

Lebih efektif, Lembaga amil zakat siap transformasi ke era digital

Saat ini memang perolehan dana zakat yang digalang melalui platform digital masih kecil.

6 jam43 menit Kontan

KONTAN

Di hadapan forum PBB, Sri Mulyani beberkan cara RI bangun ekonomi di saat pandemi

Pemerintah perlu dan harus membangun kembali ekonomi Indonesia seperti sedia kala (rebirthing)

6 jam43 menit Kontan

JPNN.

Berkali-kali Gagal, Anwar Ibrahim Kembali Didukung Jadi Calon PM Malaysia

JPNN.com, KUALA LUMPUR - Partai Keadilan Rakyat Borneo (Sabah dan Sarawak) menyatakan dukungannya terhadap Presiden Partai Keadilan Rakyat Anwar Ibrahim sebagai calon Perdana Menteri Malaysia.

6 jam44 menit Jpnn

JPNN.

Upaya Erdogan Mengembalikan Fungsi Hagia Sophia Jadi Masjid

JPNN.com, ISTANBUL - Pengadilan di Turki menggelar sidang terkait pengembalian fungsi Hagia Sophia sebagai masjid, Kamis (2/7). Keputusan majelis hakim akan dibacakan pada 15 hari ke depan.

6 jam44 menit Jpnn

JPNN.

Zidane Panggil 24 Pemain Untuk Laga Real Madrid Vs Getafe

JPNN.com, MADRID - Entrenador Real Madrid Zinedine Zidane memanggil 24 pemain untuk laga lanjutan pekan ke-33 La Liga, menjamu Getafe di Estadio Alfredo Di Stefano, Jumat (3/7) mulai pukul 03.00 WIB.

6 jam44 menit Jpnn

JPNN.

Sandang Status Tersangka, Jack Lapian Jalani Pemeriksaan

JPNN.com, JAKARTA - Penyidik Bareskrim Polri memanggil pegiat media sosial Jack Boyd Lapian alias JBL terkait kasus pencemaran nama baik, Kamis (2/7). Sekjen Cyber Indonesia itu pun memenuhi panggilan penyidik.

6 jam45 menit Jpnn

JPNN.

Bea Cukai Jatim I Kenalkan KITE Kepada Pengusaha UMKM

JPNN.com, SIDOARJO - Kantor Wilayah (Kanwil) Bea Cukai Jatim I memberikan asistensi secara daring dengan menjadi narasumber pada acara Ngobrol Online Inspiratif (NGOPI), dengan tema ‘Siap Raih Pasar Ekspor di New Normal.

6 jam45 menit Jpnn

JPNN.

Kapolri: Polisi Kena Narkoba Harus Dihukum Mati

JPNN.com, JAKARTA - Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis menegaskan oknum polisi yang terlibat penyalahgunaan dan peredaran narkoba di Indonesia harus mendapatkan hukuman berat.

6 jam45 menit Jpnn

JPNN.

Bea Cukai Yogyakarta Berikan Fasilitas Kawasan Berikat Mandiri Untuk PT Udaka

JPNN.com, YOGYAKARTA - Kepala Kantor Bea Cukai Yogyakarta, Hengky Aritonang memberikan surat keputusan pemberian fasilitas kawasan berikat mandiri kepada Danu Radityo selaku General Manager PT Udaka Indonesia, di aula Bea Cukai Yogyakarta, Selasa (30/6).

6 jam45 menit Jpnn

WOWKEREN

Garneta Haruni Jadi Sering Dimarahi Netizen Gara-Gara Peran Pelakor

Garneta Haruni mengaku sering kena marah netizen gara-gara perannya sebagai pelakor. Garneta kemudian menceritakan awal mula dapat peran jadi tokoh antagonis.

6 jam46 menit Wowkeren