Hore! delapan harga pangan sudah mengalami penurunan harga

Ada delapan jenis harga pangan mengalami penurunan harga sepanjang bulan Mei 2020
« Kembali Baca berita lengkap »

BISNIS

Pekan Depan Beroperasi, Grand Indonesia Siapkan Protokol New Normal

Sebenarnya, kepastian beroperasinya Grand Indonesia masih menunggu keputusan dari pemerintah daerah untuk tidak memperpanjang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

21 jam13 menit Bisnis

BISNIS

Terduga Teroris di Kalimantan Selatan Bacok Polisi hingga Tewas

Seorang anggota kepolisian tewas diserang terduga teroris

21 jam13 menit Bisnis

BISNIS

AS Makin Tegang, Harga Emas Siap Merangkak Naik

Secara teknikal harga emas masih akan cenderung naik selama harga bertahan di atas level US$1.730 per troy ounce.

21 jam13 menit Bisnis

BISNIS

Aktor DS Ditangkap Polisi karena Kasus Narkoba

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus mengemukakan DS telah diamankan pada Senin 1 Juni 2020 di rumahnya.

21 jam14 menit Bisnis

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

BISNIS

Digitalisasi Makin Maju, Kebutuhan Pegawai Baru Bank Masih Ada, Tapi...

Berdasarkan laporan tahunan bank-bank BUKU IV jumlah karyawan sudah menunjukkan tren penurunan pada tahun lalu, yakni terpangkas sekitar 7 persen secara tahunan.

21 jam14 menit Bisnis

BISNIS

Para Selebritas Ini Turun ke Jalan Protes Kematian George Floyd

Beberapa selebritas yang secara langsung ikut serta dalam aksi protes atas kematian George Floyd termasuk Ariana Grande, Shawn Mendes, dan Camila Cabello.

21 jam14 menit Bisnis

BISNIS

Aksi Solidaritas atas Kematian George Floyd Meluas ke Eropa

Ratusan demonstran menggelar unjuk rasa di luar kedutaan besar AS di London dan Berlin. Mereka mengangkat poster bertuliskan \"Keadilan untuk George Floyd\", \"Berhenti membunuh kami\" dan \"Siapa selanjutnya\".

21 jam15 menit Bisnis

BISNIS

Australia Siapkan Insentif Sektor Konstruksi

Sektor konstruksi dipilih karena mampu menyerap tenaga kerja

21 jam15 menit Bisnis

BISNIS

Terdepan dari MSCI, Kapitalisasi Pasar Empat Emiten di Bursa Singapura Merosot

Kapitalisasi pasar empat emiten di Bursa Singapura turun berkisar SIn$130 juta s.d Sin$286 juta. Bila digabung, kapitalisasi pasar empat emiten itu susut Sin$853 juta.

21 jam15 menit Bisnis

BISNIS

Bukan Jakarta, Ini Kota dengan Sinyal Video Streaming Paling Lancar

Kota dengan sinyal video streaming paling lancar justru bukan Jakarta

21 jam16 menit Bisnis

BISNIS

Terdampak Corona, Risma Minta UMKM Bersabar Mendapatkan Cobaan

Risma bersyukur, ratusan UMKM di Ibu Kota Provinsi Jawa Timur tetap bisa bertahan meski harus berjuang di tengah pandemi virus corona.

21 jam16 menit Bisnis

JPNN.

Lihat, Ada Video George Floyd Dihajar di Dalam Mobil Polisi

JPNN.com, MINNEAPOLIS - Kematian warga Amerika Serikat (AS) bernama George Floyd telah menimbulkan kerusuhan di berbagai kota. Pria berkulit hitam itu meninggal setelah mengalami kekerasan yang dilakukan Derek Chauvin, seorang polisi di Minneapolis, kota terbesar di Negara Bagian Minnesota pada 25 Mei silam.

21 jam17 menit Jpnn

JPNN.

Bundesliga: Keadilan Untuk George Floyd

JPNN.com, PADERBORN - Tiga bintang di Bundesliga yakni dua pemain Borussia Dortmund, Jadon Sancho dan Achraf Hakimi, serta pilar Borussia Moenchengladbach Marcus Thuram, menyuarakan tuntutan keadilan untuk George Floyd, Minggu (31/5).

21 jam17 menit Jpnn

JPNN.

Lionel Messi Bilang Tak Ada yang Lebih Buruk daripada Situasi Seperti Ini

JPNN.com, BARCELONA - Kapten FC Barcelona Lionel Messi merasa sepak bola tidak akan terasa sama lagi seperti sebelum pandemi virus corona.

21 jam17 menit Jpnn

JPNN.

Ulasan Lukman Edy tentang Pembangunan Infrastruktur di Era New Normal

JPNN.com, JAKARTA - Wakil Komisaris Utama PT Hutama Karya Lukman Edy menyoroti keputusan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada akhir Februari 2020 yang telah menerbitkan Peraturan Presiden Nomor 18 Tahun 2020 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional Tahun 2020-2024.

21 jam18 menit Jpnn

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

JPNN.

Selamat Hari Pancasila, Saatnya Menyebar Spirit Pembebasan demi Keadilan Sosial

JPNN.com, JAKARTA - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mengajak seluruh kalangan terutama anak-anak muda terus memahami Pancasila. Parpol pimpinan Megawati Soekarnoputri itu meyakini Pancasila membawa spirit pembebasan untuk mewujudkan keadilan sosial.

21 jam18 menit Jpnn

JPNN.

Pandemi Corona, Asuransi Jasindo Salurkan Bantuan Senilai Rp1,6 Miliar

JPNN.com, JAKARTA - Pandemi Covid-19 telah memukul perekonomian masyarakat, termasuk para pekerja informal yang diperkirakan pendapatan mereka berkurang hingga 50 persen. 

21 jam18 menit Jpnn

JPNN.

Ditertawakan Mahfud MD, Begini Jawaban Fadli Zon

JPNN.com, JAKARTA - Anggota DPR Fraksi Partai Gerindra Fadli Zon memberikan jawaban setelah 'ditertawakan' Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukkam) Mahfud MD soal RUU Haluan Ideologi Pancasila (HIP).

21 jam19 menit Jpnn

JPNN.

Rencana Normal Baru, Kamrussamad Ingatkan Beberapa Poin Penting

JPNN.com, JAKARTA - Pemerintah tengah mempersiapkan skenario penggabungan aktivitas sosial ekonomi dengan protokol kesehatan ketat atau disebut normal baru.

21 jam19 menit Jpnn

WOWKEREN

Disindir Pansos hingga Lagunya Kurang Laku, Rini Idol Semprot 'Penggemar' Kekeyi

Rini Wulandari atau yang dikenal sebagai Rini Idol mengomentari lagu terbaru Rahmawati Kekeyi berjudul 'Keke Bukan Boneka'. Namun, seorang 'penggemar' malah menyindir Rini pansos.

21 jam19 menit Wowkeren

WOWKEREN

Kena Corona, Bayi Asal Brasil Dapat Keajaiban Usai Bangun Dari Koma Selama 32 Hari

Bagai mendapat mukjizat, seorang bayi asal Brasil yang positif terinfeksi virus corona (COVID-19) akhirnya terbangun setelah koma selama 32 hari. Bagaimana kisahnya?

21 jam19 menit Wowkeren

WOWKEREN

Mesin Autoreader Kemenkes Tiba, RSUD dr Soetomo Bisa Tes PCR Hingga 1.600/Hari

Seiring dengan bertambahnya kecepatan tes PCR maka akan semakin banyak pasien yang terdeteksi positif COVID-19 sehingga masyarakat diminta siap untuk ini.

21 jam20 menit Wowkeren

WOWKEREN

Sering Travelling Bareng, Nikita Willy Masih Ragu Menikah dengan Pacar?

Nikita Willy memberikan saran agar tiap pasangan bepergian bersama sebelum menikah untuk mengetahui seluk beluk sifat masing-masing. Lantas bagaimana kecocokan Nikita dan pacar?

21 jam20 menit Wowkeren

WOWKEREN

Demonstran George Floyd Serbu Gedung Putih, Trump ‘Ngumpet’ Dalam Bunker

Demonstran yang menuntut keadilan atas kasus George Floyd telah menyerbu Gedung Putih. Akibatnya, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump harus ‘ngumpet’ di dalam bunker.

21 jam20 menit Wowkeren

WOWKEREN

Dwi Sasono Ditangkap Akibat Narkoba, Video Saat Digeledah Polisi Bikin Terkejut

Beredar video saat aktor Dwi Sasono ditangkap oleh petugas kepolisian di kediamannya. Dwi pun menunjukkan tempat penyimpanan barang haram miliknya kepada polisi.

21 jam20 menit Wowkeren