Pernah Rugi Saat Krisis 2008, Ini Strategi Investasi CEO Danadidi Dipo Satria Ramli

CEO Danadidik Dipo Satria Ramli setia memilih saham em>blue chips /em> dan saham LQ45.
« Kembali Baca berita lengkap »

KONTAN

Berkamera Leica, Huawei P40 dan P40 Pro+ bakal segera hadir di Indonesia

Huawei ingin terus memperkaya portofolio produknya di pasar gawai Indonesia

8 jam4 menit Kontan

KONTAN

Paul McCartney geram budaya rasisme yang masih hidup hingga kini

Musisi Paul McCartney mengungkapkan kekecewaannya atas praktik rasisme yang menewaskan Feorge Floyd.

8 jam4 menit Kontan

KONTAN

Sempat tegang, India-China sepakat selesaikan sengketa perbatasan lewat jalur damai

India dan China sepakat menyelesaikan sengketa perbatasan bersama mereka di wilayah Ladakh melalui saluran diplomatik damai.

8 jam4 menit Kontan

KONTAN

Harga emas 24 karat Antam hari ini rontok Rp 12.000 per gram, Sabtu 6 Juni 2020

Mengutip situs Logam Mulia, harga pecahan 1 gram emas Antam pada Sabtu (6/6) berada di Rp 876.000.

8 jam4 menit Kontan

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

KONTAN

Dividen Garudafood (GOOD) hampir separuh laba tahun lalu, catat jadwalnya

Garudafood (GOOD) akan membagikan total dividen Rp 206,63 miliar.

8 jam4 menit Kontan

KONTAN

Ibadah haji tahun ini dibatalkan, bagaimana nasib dana calon jamaah di bank syariah?

Walau ibadah haji batal, bank syariah pastikan dana calon jamaah aman.  

8 jam5 menit Kontan

KONTAN

Permudah layanan, Asabri luncurkan aplikasi mobile bagi peserta

PT Asabri (Persero) meluncurkan Asabri Mobile untuk mempermudah dan meningkatkan layanan kepada peserta.

8 jam5 menit Kontan

BISNIS

Sinopsis The King Eternal Monarch Episode 14

Lee Gon ada di dunia Tae-eul, Korea, tempat dia jauh lebih santai tentang keamanannya daripada di Corea

8 jam5 menit Bisnis

BISNIS

Harga Emas Batangan Pegadaian Hari Ini, 6 Juni 2020

Harga emas batangan Pegadaian hari ini, Sabtu (6/6/2020) naik dibandingkan dengan posisi kemarin.

8 jam5 menit Bisnis

BISNIS

Harga Emas 24 Karat Antam Hari Ini, 6 Juni 2020

Harga emas 24 karat Antam hari ini, Sabtu (6/6/2020) turun cukup signifikan dibandingkan dengan posisi kemarin.

8 jam5 menit Bisnis

BISNIS

Medan Magnet Bumi Melemah, Apa Penyebabnya?

Perilaku aneh ini membuat ahli geofisika bingung dan menyebabkan gangguan teknis pada satelit yang mengorbit Bumi.

8 jam5 menit Bisnis

BISNIS

Buka Rekening di Bank Syariah Mandiri Bisa Online, Lho

Di tengah kondisi pandemi, bank dituntut kreatif dalam melakukan pendekatan dan memberikan solusi kepada nasabah salah satunya melalui layanan digital. 

8 jam5 menit Bisnis

BISNIS

Bersiap New Normal, RNI Gelar Tes Massal untuk Karyawan

Tes massal Covid-19 dilakukan guna memetakan potensi penyebaran Covid-19 yang ada di lingkungan RNI.

8 jam5 menit Bisnis

JPNN.

Tak Mau Diatur, Presiden Brasil Bolsonaro Gertak PBB

JPNN.com, BRASIL - Presiden Jair Bolsonaro mengancam dengan menarik keluar Brazil dari keanggotaan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), setelah PBB memperingatkan pemerintah-pemerintah atas risiko mencabut karantina wilayah lebih dini.

8 jam6 menit Jpnn

JPNN.

Perdagangan Surili dan Lutung Jawa Dibongkar KLHK

JPNN.com, JAKARTA - Direktorat Jenderal Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mengungkap jaringan perdagangan satwa liar dilindungi surili dan lutung jawa di Bandung, Jawa Barat, Jumat (5/6).

8 jam6 menit Jpnn

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

WOWKEREN

Nabila Putri Akhirnya Pamer Foto Suami, Ungkap Penyesalan Menikah

Nabila Putri membeberkan lokasi pernikahannya tahun 2019 lalu. Sebelumnya, Nabila sempat membenarkan bahwa dirinya tengah hamil anak pertama berjenis kelamin laki-laki.

8 jam6 menit Wowkeren

WOWKEREN

Baeksang Arts Awards 2020: 'Drama' Reuni Son Ye Jin dengan Hyun Bin dan Jung Hae In

Interaksi menggemaskan Son Ye Jin dengan Jung Hae In dan Hyun Bin selama menghadiri ajang penghargaan Baeksang Arts Awards 2020 menyedot perhatian banyak orang.

8 jam6 menit Wowkeren

WOWKEREN

Belum Siapkan Kado Ultah Untuk Thalia-Thania, Betrand Peto Panik Sampai Mau Nangis

Betrand Peto tampak sangat bingung karena belum menyiapkan hadiah ulang tahun untuk kedua adiknya. Saking paniknya, ia melakukan segala cara untuk mendapatkan sebuah kado agar tak megecewakan adiknya.

8 jam6 menit Wowkeren

WOWKEREN

Nikita Mirzani Blak-Blakan Ngaku Operasi Payudara, Pengeluaran Per Bulan Capai Miliaran Terungkap

Nikita Mirzani menceritakan secara terang-terangan soal dirinya saat mengobrol dengan Billy Syahputra. Ia juga ternyata sempat menghapus tato dengan biaya mencapai puluhan juta rupiah.

8 jam6 menit Wowkeren

WOWKEREN

J-Hope BTS Auto Mengumpat Usai Ditegur Staf Soal Ini di Live Terbaru

J-Hope mengadakan siaran langsung di YouTube pada 5 Juni. Sesuatu yang tidak terduga terjadi di tengah siaran membuat idol yang akrab dipanggil Hobi itu mengumpat pelan.

8 jam7 menit Wowkeren

Viva.co

Terlalu Fokus Kejar Martinez dan Pjanic Bisa Bikin Barca Celaka

Barca tak memedulikan pemain lain.

8 jam7 menit Viva

Viva.co

Manny Pacquiao Tak Lelah Kejar Petinju Tangguh, Bukan Mayweather

Pacquiao siap naik kelas, jadi lebih besar.

8 jam7 menit Viva

Viva.co

Gak Ada Uang, Maia Estianty Gak Masalah Makan Nasi Kotak

Maia Estianty ternyata merupakan sosok wanita yang suka menabung.

8 jam7 menit Viva

Viva.co

Zona Hitam Surabaya Belum Aman, Jangan Buru-buru Gelar Salat Jamaah

Gugus Tugas COVID-19 wilayah Jatim mengungkapkan Jatim belum aman

8 jam8 menit Viva

Viva.co

Kata UAS Soal Hukum Salat Jamaah Berjarak di Tengah Wabah COVID-19

Banyak muslim khawatir, salat tidak sah jika berjarak

8 jam8 menit Viva