Ichi Tan Bidik Penjualan Dua Digit di 2020

Perusahaan minuman ringan Ichitan Thai Milk Tea menargetkan pertumbuhan penjualan di atas 10% dari tahun 2019.
« Kembali Baca berita lengkap »

KONTAN

Sensasi Rasa Bakso Mang Bandi

Jika Anda kebetulan melintas di kota Tangerang, Banten, coba sesekali menyambangi kedai bakso Mang Bandi.

13 jam0 menit Kontan

KONTAN

Omnibus Law Berikat Karpet Merah Bagi Pebisnis Batubara

RUU Cipta Kerja tidak membatasi luas lahan konsesi pertambangan batubara

13 jam0 menit Kontan

KONTAN

UEFA larang Manchester City ikut kompetisi liga Eropa dua musim

Langgar aturan Financial Fair Play, UEFA larang Manchester City ikut kompetisi liga Eropa dua musim ke depan

13 jam0 menit Kontan

KONTAN

Tengok isi keranjang investasi terbaru Berkshire, perusahaan milik Warren Buffett

Terbaru, Berkshire Hathaway Inc, kendaraan investasi miliarder Warren Buffett berinvestasi di saham Kroger Co.

13 jam0 menit Kontan

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

KONTAN

Instrumen obligasi makin menarik, saham bisa dilirik di semester kedua

Instrumen obligasi diramal bakal menjadi pendorong kinerja industri tahun ini.

13 jam1 menit Kontan

KONTAN

Pengamat: Perubahan SKK Migas menjadi BUMN khusus merupakan keputusan tepat

Pemerintah berencana meniadakan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Migas (SKK Migas)

13 jam1 menit Kontan

KONTAN

Seberapa efektif kemudahan mendirikan PT dalam omnibus law bisa membantu UMKM?

Omnibus Law Cipta Kerja mempermudah syarat dan proses pendirian  perseroan terbatas (PT) bagi UMKM.

13 jam1 menit Kontan

KONTAN

Big data dinilai bisa meningkatkan penerimaan pajak sekaligus mencegah korupsi

Kesadaran akan fungsi penting pajak dinilai penting untuk terus digaungkan.

13 jam1 menit Kontan

BISNIS

Profesor Harvard Kaget 'Digas' Menteri Terawan soal Virus Corona

Profesor Marc Lipsitch dari kampus Harvard AS mengaku kaget dengan komentar balasan Menteri Kesehatan Terawan soal temuan kasus virus corona di Indonesia

13 jam1 menit Bisnis

BISNIS

Profesi Khatib Kini Harus Disertifikasi

Wakil Presiden Ma\'ruf Amin tanggung jawab sertifikasi khatib diambil oleh Ikatan Khatib DMI.

13 jam2 menit Bisnis

BISNIS

DKI Jakarta Terapkan Sistem Pajak Online TOSKA untuk Hotel, Resto, dan Hiburan

Melalui TOSKA wajib pajak dapat memonitor data transaksi usaha kapan saja dan dimana saja serta akses untuk mendapatkan laporan pajak terintegrasi atas objek pajak. Data tersebut dapat dijadikan sebagai pedoman pembayaran dan pelaporan pajak.

13 jam2 menit Bisnis

BISNIS

Menanti Gebrakan Otoritas dan Pulihnya Pasar Modal

Pada Jumat (14/2/2020), tepat di Hari Valentine, para pemangku kepentingan pasar modal berkumpul atas undangan Otoritas Jasa Keuangan.

13 jam2 menit Bisnis

JPNN.

Virus Corona Berpotensi Hancurkan Ekonomi Singapura

JPNN.com, SINGAPURA - Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong mengatakan, wabah COVID-19 alias virus corona dapat menjerumuskan ekonomi negara pulau itu ke dalam resesi. Dia pun mengimbau warga untuk bersiap-siap menghadapi pukulan keras di kuartal mendatang.

13 jam2 menit Jpnn

JPNN.

Jepang Kucurkan Utang Rp 3,9 T untuk Program Penanggulangan Bencana Indonesia

JPNN.com, JAKARTA - Jepang sepakat mengucurkan utang sebesar 31,8 miliar yen (setara Rp 3,9 triliun) untuk peningkatan kapasitas Indonesia dalam menanggulangi bencana alam. Pertukaran nota mengenai proyek tersebut ditandatangani kedua belah pihak di Jakarta, Jumat (14/2). 

13 jam2 menit Jpnn

JPNN.

Presiden La Liga Puas dengan Hukuman Manchester City

JPNN.com, MANCHESTER - Manchester City mendapat hukuman dilarang tampil di kompetisi antarklub Eropa selama dua musim 2020/21 dan 2021/22, setelah UEFA menemukan pelanggaran serius terkait masalah finansial klub.

13 jam3 menit Jpnn

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

JPNN.

Jadwal Semifinal BATC 2020 Hari Ini, Indonesia Jangan Takabur

JPNN.com, MANILA - Tim putra Indonesia akan meladeni India pada semifinal Badminton Asia Team Championships atau BATC 2020, di Rizal Memorial Coliseum, Manila, Sabtu (15/2) sore WIB.

13 jam3 menit Jpnn

JPNN.

Penuh Kebahagiaan, Menkes Terawan Terbang ke Natuna

JPNN.com, JAKARTA - Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menjemput warga negara Indonesia (WNI) dari Wuhan, Tiongkok yang diobservasi di Kepulauan Natuna, Riau.

13 jam3 menit Jpnn

WOWKEREN

Pemerintah Tolak Pulangkan Teroris Lintas Batas, Eks Presiden ISIS Indonesia: Saya Siap Tampung

Mantan Presiden Islamic State of Iraq and Suriah (ISIS) Regional Indonesia, Chep Hernawan, menyatakan siap untuk menampung WNI eks ISIS yang benar-benar ingin pulang ke Indonesia.

13 jam3 menit Wowkeren

WOWKEREN

Kim Da Mi Gagalkan Ciuman Park Seo Joon dan Kwon Nara, Rating 'Itaewon Class' Cetak Rekor

Kim Da Mi ogah membiarkan Kwon Nara mencium pria yang ia cintai. Episode kelima itu berhasil membuat 'Itaewon Class' mencetak rekor rating baru menembus 2 digit.

13 jam4 menit Wowkeren

WOWKEREN

Perdana, Taylor Swift dan Joe Alwyn Kedapatan Ciuman di Depan Umum

Taylor Swift dan Joe Alwyn rupanya tak segan mengumbar kemesraan dalam acara penghargaan NME Awards yang digelar di London pada Rabu (12/2) lalu. Seperti apa?

13 jam4 menit Wowkeren

WOWKEREN

Sutradara Taika Waititi Bicara Soal Orientasi Seksual Valkyrie di 'Thor: Love and Thunder'

Sejak pertama kali muncul di 'Thor: Ragnarok', Valkyrie memang digambarkan sebagai seorang biseksual, dan menjadi karakter LGBTQ pertama yang diperkenalkan di jagat Marvel.

13 jam4 menit Wowkeren

WOWKEREN

Daftar Permintaan Lucinta Luna Di Penjara Terkuak, Rachel Vennya Tanggapi Wulan Russell-Topik Pagi

Sederet Berita Terpopuler Dari Para Selebriti Dunia Hiburan Berikut Ini Berhasil Menyita Perhatian Netizen. Penasaran Apa Saja? Yuk Simak Berita Selengkapnya Di Sini!

13 jam4 menit Wowkeren

WOWKEREN

Han Seo Hee Pamer Selfie Usai Hampir Dibunuh Pacar, Wajah Cantik Tuai Komentar Julid

Han Seo Hee selalu berhasil membuat geger publik Korea Selatan. Belum lama ini, ia curhat hampir dibunuh oleh sang pacar transgender bahkan mendapat beberapa luka lebam.

13 jam4 menit Wowkeren

WOWKEREN

Ada Radiasi Radioaktif Tinggi di Kompleks Perumahan Tangerang Selatan, Kenapa?

Radiasi radioaktif yang tinggi tersebut ditemukan saat Badan Pengawasan Tenaga Nuklir (BAPETEN) melakukan uji fungsi rutin pemantauan radioaktivitas lingkungan di area Jabodetabek.

13 jam4 menit Wowkeren

WOWKEREN

Aktor 'Eternals' Bocorkan Siapa Karakter Gay Pertama MCU dan Pastikan Ada Adegan Ciuman Sesama Jenis

Belum lama ini salah satu aktor 'The Eternals' membocorkan bahwa ia akan memerankan karakter suami dari salah satu superhero pria dan membangun keluarga bersama.

13 jam4 menit Wowkeren