Waspada, aksi profit taking akan bikin rupiah koreksi dan cenderung sideways hari ini

Setelah mencatatkan penguatan besar di sepanjang pekan lalu, rupiah diprediksi mengalami aksi profit taking pada hari ini.
« Kembali Baca berita lengkap »

BISNIS

Aturan Fintech 15 Persen ke Luar Jawa Pacu Inklusi Keuangan

OJK meyakini aturan penyaluran pinjaman 15 persen ke luar Jawa bakal meningkatkan inklusi keuangan di Indonesia.

6 jam40 menit Bisnis

BISNIS

Tas Wasit Dicuri, Pengamanan Turnamen Indonesia Masters Dievaluasi

PBSI akan melakukan peningkatan keamanan pada agenda-agenda turnamen bulu tangkis selanjutnya di dalam negeri.

6 jam41 menit Bisnis

JPNN.

Tahun Ini, Warga Jayawijaya Papua Dapat Internet Gratis

JPNN.com, JAKARTA - Masyarakat Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua, mendapat bantuan 138 perangkat untuk jaringan internet atau Wifi Nusantara dari Kementerian Komunikasi dan Informatika pada 2020.

6 jam41 menit Jpnn

JPNN.

Target Red Bull di F1 2020: Jika Gagal Tak Ada Maaf

JPNN.com - Semangat juang Max Verstappen menyambut balapan F1 musim ini, mendapat dukungan penuh oleh Dr. Helmut Marko, penasehat tim yang sangat berpengaruh di Red Bull.

6 jam41 menit Jpnn

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

Detik

Greysia/Apriyani Langsung Alihkan Fokus ke Thailand Masters

Greysia Polii/Apriyani Rahayu baru saja menjuarai Daihatsu Indonesia Masters 2020. Greysia/Apriyani langsung mengalihkan fokus ke Thailand Masters, pekan depan.

6 jam42 menit Detik

Detik

Solskjaer: Penyelesaian Manchester United Jelek

Manajer Manchester United Ole Gunnar Solskjaer menyebut para pemainnya sudah habis-habisa melawan Liverpool. Namun, Solskjaer menyoroti penyelesaian Man United.

6 jam42 menit Detik

Detik

Bobol Gawang MU, Van Dijk: Bukan Gol yang Mudah

Virgil van Dijk mencetak gol pertama Liverpool ke gawang Manchester United. Meski dikawal ketat lawan, ia tetap mampu menanduk bola ke jala The Red Devils.

6 jam42 menit Detik

Detik

Polisi Tembak Kaki Spesialis Curanmor di Jayapura

Tim Delta Polresta Jayapura Kota menembak kaki spesialis curanmor, OW (21). OW ditembak karena melawan saat hendak ditangkap.

6 jam43 menit Detik

TRIBUNNEWS

Permaisuri Keraton Agung Sejagat Tulis Surat Terbuka di Instagram

Fanni Aminadia posting surat tersebut tertanggal 15 Januari 2020. Disertai pula tagar #ganjarpranowo #nurani poldajateng.

7 jam49 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Pria di Tulungagung Hajar Ibunya Pakai Balok Kayu, Alasannya Sakit Hati karena Tak Diperhatikan

Bukan hanya Rupingah yang jadi sasaran penganiayaan, Khoirudin juga menghajar Mujiati (48), kakaknya.

7 jam49 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

BNPT Berikan Wawasan Kebangsaan Berkaitan Radikalisme di Rakernas PT Pos Indonesia

Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) memberikan wawasan kebangsaan berkaitan radikalisme kepada sekitar 300-an pejabat PT Pos Indonesia.

7 jam49 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Robert Alberts Berikan Ultimatum Wander Luiz dan Vinicius hingga Berikan Pujian untuk Beni Oktavianto

Pelatih Persib Bandung berikan ultimatum untuk duo Brasil yang tengah menjalani trial bersama Maung Bandung, Wander Luiz dan Joel Vinicius.

7 jam49 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Arema FC Lanjutkan Perburuan di Ladang Bursa Transfer Pemain Setelah Gagal Gaet 3 Amunisi

Arema FC melanjutkan perburuan pemain anyarnya untuk mempersipkan amunisi gelaran Liga 1 musim 2020, Senin (20/1/2020)

7 jam50 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Pelatih Kiper Arema FC Tak Butuh Nama Besar, Ini Kriteria Penjaga Gawang Anyar Singo Edan

Pelatih kiper Arema FC, yakni Filipe Americo menegaskan bahwa dirinya tak butuh pemain dengan nama besar.

7 jam50 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Live Streaming Barcelona vs Granada Liga Spanyol, beIN Sports 1 via Vidio Premier, Akses di Sini

Link live streaming pertandingan antara Barcelona kontra Granada dalam laga lanjutan Liga Spanyol dapat anda ikuti dalam berita ini.

7 jam50 menit Tribunnews

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

TRIBUNNEWS

Ratusan Istri di Gresik Layangkan Gugatan Cerai, Alasan Mereka Rata-rata Ekonomi

Rata-rata, para istri di Gresik yang layangkan gugatan cerai ke suami, masih berusia produktif

7 jam50 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Hasil Klasemen Liga Inggris 2020 Pekan ke-23, Liverpool Menuju Gelar Juara, MU Sulit ke Empat Besar

Hasil klasemen Liga Inggris 2020, Liverpool makin dekat menuju gelar juara, Manchester United makin sulit ke empat besar, Senin (20/1/2020)

7 jam50 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Teror Pamer Kelamin Resahkan Siswi SMA di Denpasar, Pelakunya Lebih dari Seorang

Berdasarkan pengakuan dari seorang siswi SMA, pelakunya pria. Jumlahnya lebih dari satu orang.

7 jam50 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

K-ARRAY Menawarkan High Technology Sound System Serta Design Produk

PT. Akustika Swara Indonesia, sebagai perusahaan manufaktur produk K-array yang merupakan loudspeaker dari Italia dan WaveBoard Acoustic

7 jam51 menit Tribunnews

ANTARA NEWS

Banjir landa wilayah Polewali Mandar

Banjir melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Polewali Mandar setelah hujan deras mengguyur wilayah itu pada Minggu (19/1) malam. Pemantauan di Polewali Mandar, Senin dini hari, sejumlah wilayah di kecamatan Polewali, ...

7 jam51 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Gempa Magnitudo 6,6 di Bolsel Terasa di Banggai

Belasan pengunjung warung kopi Cafe Coffee Jie di Luwuk Shopping Mall, kota Luwuk, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah serentak melompat dari tempat duduknya saat gempa bumi berkekuatan 6.6 pada Skala Richter menggoncang wilayah ...

7 jam51 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Gempa Bolaang Mongondow terasa hingga bagian barat Gorontalo Utara

Gempa bumi magnitudo 6,6, yang terjadi pada Senin pukul 00:58:20 Wita, berlokasi di 0,20 lintang selatan (LS), 123,89 bujur timur (BT) atau 64 kilometer barat daya Bolaang Uki, Bolaang Mongondow Selatan, Sulawesi Utara, dengan ...

7 jam51 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Hasil Liga Inggris: Liverpool unggul 16 poin dengan satu laga simpanan

Liverpool kini punya keunggulan bersih 16 poin di puncak klasemen Liga Inggris disertai simpanan satu laga tunda yang belum dimainkan, menyusul kemenangan nyaman atas Manchester United pada pekan ke-23, Minggu setempat (Senin ...

7 jam51 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Ringkasan Liga Belanda: Ajax mulus awali 2020 demi tegaskan keunggulan

Liga Belanda musim 2019/20 kembali berlanjut untuk pertama kalinya di tahun 2020 dan Ajax memulainya dengan mulus demi menegaskan keunggulan mereka menjadi enam poin di puncak klasemen sementara. Ajax menang 2-1 saat menjamu ...

7 jam51 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Roma hentikan rangkaian kekalahan dengan tundukkan Genoa

AS Roma menghentikan rangkaian dua kekalahan beruntun mereka dengan menundukkan tuan rumah Genoa 3-1, dalam pertandingan Liga Italia yang dimainkan di Stadion Luigi Ferraris, Genoa, Minggu setempat (Senin dini hari ...

7 jam52 menit Antaranews