Rupiah masih menguat 0,09% di level Rp 14.055 per dolar AS

Penguatan rupiah beriringan dengan penguatan mayoritas mata uang kawasan Asia.
« Kembali Baca berita lengkap »

KONTAN

IHSG turun, cermati rekomendasi saham dari MNC Sekuritas untuk Selasa (12/11)

IHSG dibuka melemah 0,21% di level 6.135,49 pada Selasa (12/11).

12 jam50 menit Kontan

KONTAN

Makin turun, ini bunga deposito teranyar BCA, Bank Mandiri, BNI dan BRI

Dari empat bank besar, Bank Mandiri memasang bunga paling tinggi untuk deposito tenor 1 bulan, 3 bulan dan 6 bulan.

12 jam50 menit Kontan

KONTAN

Laba Askrindo Syariah tumbuh 85,8% menjadi Rp 26,17 miliar di kuartal III 2019

Laba Askrindo Syariah tumbuh 85,8% menjadi Rp 26,17 miliar di kuartal III 2019

12 jam50 menit Kontan

KONTAN

KPPU akan teliti dugaan praktik perdagangan tidak sehat e-wallet di minimarket

KPPU akan teliti dugaan praktik perdagangan tidak sehat e-wallet di minimarket

12 jam50 menit Kontan

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

KONTAN

Pendaftaran CPNS dibuka, warganet keluhkan situs sscasn.bkn.go.id sulit diakses

Warganet mengeluhkan sulitnya mengakses laman sscasn.bkn.go.id untuk melakukan pendaftaran online CPNS

12 jam50 menit Kontan

BISNIS

1 Januari 2020 Cukai Tembakau dan Harga Jual Eceran Rokok Naik, Asosiasi Petani Tembakau Keberatan

Asosiasi Petani Tembakau Indonesia tak begitu saja menerima rencana pemerintah yang akan menaikkan cukai tembakau dan harga jual eceran rokok pada 1 Januari 2020. APTI pun memberikan catatan khusus.

12 jam51 menit Bisnis

BISNIS

Whiz Prime Hotel Rayakan HUT ke-2 dengan Bakti Sosial

Whiz Prime Hotel Basuki Rahmat Malang memperingati HUT ke-2-nya dengan serangkaian kegiatan bakti sosial serta jalan sehat.

12 jam51 menit Bisnis

BISNIS

Trailer Eggnoid: Morgan Oey Menetas dari Telur Masa Depan

Film Eggnoid karya rumah produksi Visinema Pictures akan segera tayang pada 5 Desember 2019.

12 jam51 menit Bisnis

BISNIS

Militer dan Polisi Bolivia Siaga, Morales Siap Terbang ke Meksiko

Militer dan polisi Bolivia bersiaga menghadapi aksi vandalisme dan bentrokan dengan ribuan pendukung presiden terguling Evo Morales yang tengah bersiap mencari suaka ke Meksiko.

12 jam51 menit Bisnis

BISNIS

Mirae Asset Sekuritas: Trading Buy BNLI, SMRA, BBRI

Mirae Asset Sekuritas merekomendasikan investor untuk melakukan trading buy terhadap saham BNLI, SMRA, BBRI pada perdagangan Selasa (12/11/2019).

12 jam51 menit Bisnis

BISNIS

Jokowi Pernah Lapor Kasus Korupsi ke KPK, tapi Tak Terungkap

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD mengatakan Presiden Joko Widodo atau Jokowi telah memberinya tugas untuk terus memperkuat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

12 jam51 menit Bisnis

BISNIS

Produksi Bawang Merah Jatim Diperkirakan Surplus

Produksi bawang merah di Jawa Timur pada panen sepanjang kuartal IV/2019 diperkirakan bisa mencapai 78.554 ton dan masih akan surplus sekitar 53.354 ton.

12 jam51 menit Bisnis

BISNIS

IHSG Bergerak di Zona Merah Pagi Hari Ini

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak di zona merah pada perdagangan pagi ini, Selasa (12/11/2019).

12 jam51 menit Bisnis

BISNIS

Lionel Messi Kena Kartu Kuning, Barcelona Banding

Barcelona mengajukan banding terhadap kartu kuning Lionel Messi dalam kemenangan dengan skor 4 - 1 sang juara bertahan La Liga Spanyol itu atas Celta Vigo.

12 jam52 menit Bisnis

BISNIS

Polemik Ucapan Salam Lintas Agama, Wamenag Anjurkan Dialog Diutamakan

Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa\'adi mengajak umat mengedepankan dialog dalam polemik persoalan penggunaan salam lintas agama tersebut.

12 jam52 menit Bisnis

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

BISNIS

Wamenag Minta Seluruh Pihak Hentikan Debat Pengucapan Salam Lintas Agama, Ini Alasannya

Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa`adi menanggapi polemik ucapan salam yang santer beredar di masyarakat. Dia meminta seluruh pihak menghentikan perdebatan masalah ucapan tersebut.

12 jam52 menit Bisnis

BISNIS

5 Berita Populer, Ini Perintah Pertama Jokowi ke Prabowo dan Kala Pelamar Bayar Rp700.000 Demi Kursi Pegawai Negeri

Kabar perintah Presiden Joko Widodo kepada Menteri Pertahanan Prabowo Subianto jadi berita terpopuler hari ini, Selasa (12/11/19).

12 jam52 menit Bisnis

BISNIS

Prospek Investasi Properti Terpanas, Singapura Kalahkan Hong Kong

Nasib dua pasar properti terpanas di Asia kini berbeda. Singapura bercokol di peringkat 1 untuk prospek investasi real estat pada 2020. Sebaliknya, Hong Kong terjun ke urutan paling bawah.

12 jam52 menit Bisnis

BISNIS

Saksikan Gerhana Matahari Cincin 26 Desember di Lokasi Berikut

Setelah mengikuti peristiwa astronomi langka Transit Merkurius pada Senin malam (11/11/2019), LAPAN menyiapkan kegiatan pengamatan gerhana matahari cincin bersama pada 26 Desember 2019.

12 jam52 menit Bisnis

BISNIS

NTB Goes to Moslem Fashion Industry Gandeng Fashion Designer Wignyo Rahadi

Untuk turut mewujudkan cita-cita bersama yakni menjadikan Indonesia sebagai pusat fashion muslim dunia, Nusa Tenggara Barat (NTB) tengah digiatkan dengan progam ?NTB Goes to Moslem Fashion Industry?.

12 jam52 menit Bisnis

BISNIS

Pasar Obligasi Fluktuatif, Ini Sentimennya

Selain karena penyelenggaraan lelang sukuk, dia menilai sentimen lain yang memengaruhi pasar obligasi pada perdagangan hari ini yaitu, langkah China untuk menurunkam harga barang secara global.

12 jam53 menit Bisnis

BISNIS

Penyusutan Eselon Jamin Permudah Perizinan?

Rencana pemerintah memangkas jumlah eselon mendapat reaksi beragam. Sebenarnya, berapa banyak jumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Indonesia dan apa dampaknya jika niatan ini direalisasikan?

12 jam53 menit Bisnis

BISNIS

Catat! Mulai 1 Desember Jadwal Kereta Api Daop 2 Berubah

Sebagian perjalanan kereta api di wilayah Daerah Operasional (Daop) 2 akan mengalami perubahan jadwal keberangkatan menyusul diterapkannya Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka) 2019.

12 jam53 menit Bisnis