Neraca dagang defisit, BPS:Ekspor dan impor Indonesia masih terguncang

Neraca dagang defisit, BPS:Ekspor dan impor Indonesia masih terguncang
« Kembali Baca berita lengkap »

TRIBUNNEWS

Bamsoet: TNI-Polri Disiagakan dengan Kekuatan Penuh saat Pelantikan Presiden

Ia mengatakan bahwa personel TNI dan Polri disigiakan dengan kekuatan penuh pada saat pelantikan mulai dari Istana Negara hingga Kompleks parlemen

9 jam15 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Irfan Hakim Menangis, Kesal Raffi Ahmad Sering Marahi Nagita Di depan Umum: Gigi Punya Harga Diri

Momen mengharukan sempat terjadi antara artis Irfan Hakim serta pasangan selebriti, Raffi Ahmad dan Nagita Slavina.

9 jam15 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Rumah Zaskia Adya Mecca Selalu Didatangi Ondel-ondel Tiap Sore

Bhai Kaba, anak ketiga pasangan Zaskia Adya Mecca dan Hanung Bramantyo merupakan fans berat ondel-ondel, kesenian khas Betawi.

9 jam15 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Google Blokir Aplikasi Pinjaman Online 'Fintech' dengan Bunga Tinggi

Adapun aplikasi pinjaman online yang ditolak oleh Google adalah mereka yang menawarkan pinjaman bulanan yang memiliki tingkat persentase bunga tahunan

9 jam15 menit Tribunnews

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

TRIBUNNEWS

Persiapan Pernikahan Delon Thamrin dan Aida Chandra Sudah 88 Persen

Hari ini Delon Thamrin baru saja melakukan fitting jas pernikahannya di butik Wong Hang milik Samuel Wongso.

9 jam15 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

WP KPK Berharap Jokowi Keluarkan Perppu Batalkan UU KPK Hasil Revisi

Menurut Yudi, sesuai dengan ketentuan pembuatan peraturan perundangan, UU KPK hasil revisi akan berlaku secara otomatis dalam waktu 30 hari

9 jam15 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Calon 5 Besar Indonesian Idol, Juri Terpukau Suara Kevin Hugo, Keisya hingga Ziva, Ini Alasannya

Peserta audisi Indonesian Idol 2020 banyak yang memikat hati para juri, mereka memiliki talenta luar biasa, siapa saja yang layak masuk babak 5 besar?

9 jam15 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

MUI Jelas Tolak Crosshijaber, Aparat Turun Lakukan 'Sweeping': Jelas Menyimpang!

MUI menolak dan menyatakan bahwa crosshijabers adalah menyimpang, aparat mulai bertindak

9 jam15 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Polri Sebut Penangkapan Terduga Teroris Tak Terkait Upaya Penggagalan Pelantikan Presiden

"Dari hasil analisa dan pemeriksaan, mereka belum ditemukan jejak akan lakukan amaliyah di pelantikan," kata dia

9 jam16 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Raffi Ahmad Akui Nyaris Setiap Hari Minta Maaf ke Istri

Raffi Ahmad, sadar bukan manusia sempurna. Kadang, sadar atau tidak, ada saja kesalahan yang dilakukannya.

9 jam16 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Dua Pasal Ini Menurut Jaksa Agung yang Bisa Menjerat Tersangka Penusukan Wiranto

Prasetyo pelaku bisa dijerat dengan sejumlah pasal, tergantung dengan berkas yang nanti diajukan ke pangadilan

9 jam16 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Sinopsis dan Trailer Film 'Sin', Drama Romantis Dibintangi Mawar Eva De Jongh Adaptasi dari Wattpad

Film drama romantis yang diadaptasi dari novel wattpad berjudul 'Sin' hadir di bioskop pada Oktober 2019. Film dibintangi oleh Mawar Eva De Jongh

9 jam16 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Denmark Open 2019, Tontowi/Winny dan Gregoria Harus Tersingkir Lebih Dini

Tontowi Ahmad/Winny Oktavina Kandow dan Gregoria Mariska Tunjung sama-sama menelan kekalahan di babak pertama Denmark Open 2019.

9 jam16 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

209 Anak Jadi Pasien RSJ Cisarua Jawa Barat Gara-gara Kecanduan Bermain Handphone

Berdasarkan data RSJ Provinsi Jawa Barat hingga saat ini ada 209 pasien yang kecanduan main handphone.

9 jam16 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Mulai Hari Ini Sampai 20 Oktober ke Depan, POlda Metro Jaya Tak akan Terbitkan STTP Aksi Demo

Argo Yuwono memastikan perizinan aksi penyampaian pendapat itu tidak diterbitkan mulai tanggal 15 hingga 20 Oktober 2019

9 jam16 menit Tribunnews

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

TRIBUNNEWS

Hanum Rais jadi Sorotan, Pernah Tulis Buku Tentang Kisah Hidupnya serta Perjuangannya Punya Anak

Hanum Rais Jadi Sorotan, Pernah Menulis Buku Tentang Kisah Hidupnya serta Perjuangannya Punya Anak

9 jam16 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Marc Marquez Tak Masalahkan Adiknya jika Tidak Jadi Juara Dunia Moto2

Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez, tidak mempermasalahkan jika adiknya, Alex Marquez, tidak menjadi juara dunia Moto2 pada musim ini.

9 jam16 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Cerita Dubes Wahid Supriyadi Tentang Dua Bocah Rusia Bernama Soekarno

Duta Besar Indonesia untuk Rusia, Mohamad Wahid Supriyadi berdiri di tengah kakak beradik yang bernama Soekarno dari Rusia.

9 jam16 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Viral Pernikahan Satrio, Sederhana Tapi Mewah: Modal di Bawah 1 Juta, Cincin Kawinnya Sangat Langka!

Inilah kisah Satrio, pria asal Purwokerto yang pernikahannya viral di media sosial.

9 jam16 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

AHY hingga Edhy Prabowo Disebut Jadi Menteri, Ngabalin: Mudah-Mudahan Diterima Bapak Presiden

Ali Mochtar Ngabalin mengamini memang terbuka peluang baik AHY maupun Edhy Prabowo menjadi menteri dan bisa diterima Jokowi

9 jam16 menit Tribunnews

ANTARA NEWS

Batan:pemerintah Jokowi kembangkan industri berbasis iptek dan inovasi

Kepala Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) Anhar Riza Antariksawan mengatakan pemerintahan periode 2019-2024 di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi) diharapkan akan mendorong geliat pertumbuhan industri berbasis ilmu ...

9 jam16 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Golkar: Peluang Gerindra masuk koalisi jadi wilayah Presiden

Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto menyatakan wacana terkait dengan peluang Gerindra masuk dalam koalisi menjadi wilayah kewenangan Presiden Jokowi. Airlangga merasa Golkar dan Gerindra memiliki banyak persamaan dan ...

9 jam16 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Ragam investasi bagi generasi milenial

ANTARA - Pemerintah telah menerbitkan seri pertama surat utang negara yang diperdagangkan secara daring bernama Obligasi Ritel Indonesia (ORI) bernomor 016, pada 2 Oktober 2019. Obligasi ini menjadi satu-satunya instrumen ...

9 jam17 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Polda DIY sebut Densus 88 tangkap terduga teroris di Yogyakarta

Kepala Bidang Humas Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta Kombes Pol Yulianto menyatakan Detasemen Khusus 88 Anti Teror beberapa hari lalu telah menangkap terduga teroris di Yogyakarta terkait dengan rencana ...

9 jam17 menit Antaranews

ANTARA NEWS

LPEI jajaki potensi ekspor Indonesia ke Amerika Latin, Karibia

Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) atau Indonesia Eximbank menjajaki potensi negara-negara Amerika Latin dan Karibia untuk menjadi tujuan ekspor baru bagi produk Indonesia. Direktur Eksekutif LPEI Shintya Roesli ...

9 jam17 menit Antaranews