Desas-desus pengganti Robert Pakpahan

Desas-desus pengganti Robert Pakpahan
« Kembali Baca berita lengkap »

KONTAN

Kemenkeu ungkap alasan-alasan dibalik naiknya alokasi belanja pegawai di RAPBN 2020

Kemenkeu ungkap alasan-alasan dibalik naiknya alokasi belanja pegawai dalam RAPBN 2020

19 jam58 menit Kontan

KONTAN

Tangkap tangan jaksa di Yogyakarta, KPK amankan uang Rp 100 juta

KPK melakukan operasi tangkap tangan jaksa di Yogyakarta

19 jam58 menit Kontan

KONTAN

Kata pengamat soal rancangan kebijakan pajak tahun 2020

Kata pengamat soal rancangan kebijakan pajak tahun 2020  

19 jam58 menit Kontan

KONTAN

Menteri Susi minta masyarakat berhenti gunakan plastik sekali pakai

Menteri Susi minta masyarakat berhenti gunakan plastik sekali pakai

19 jam58 menit Kontan

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

KONTAN

Kemenkeu dorong daerah tingkatkan kinerja penggunaan dana di 2020

Alokasi dana alokasi khusus (DAK) Fisik maupun Non Fisik sejatinya lebih efektif, terarah, dan intensif.

19 jam59 menit Kontan

BISNIS

Strategi Perseru-Badak Lampung Hadapi Persebaya

Kita akan percayakan pemain-pemain yang memiliki kecepatan untuk bermain cepat di babak pertama.

19 jam59 menit Bisnis

BISNIS

Jaga Profitabilitas, GEMS Bakal Tekan Biaya Operasi

Emiten berkode saham GEMS itu membukukan pendapatan US$491,64 juta pada semester I/2019. Realisasi itu naik tipis 2,27 persen dari US$480,74 juta periode yang sama tahun lalu.

19 jam59 menit Bisnis

BISNIS

Harga Minyak Menguat Dipicu Insiden di Saudi

Berdasarkan data Bloomberg, hingga pukul 17:50 WIB, harga minyak mentah West Texas Intermediate untuk pengiriman September 2019 menguat 0,75 persen atau 0,41 poin ke posisi US$55,26 per barel. Adapun harga minyak mentah Brent untuk pengiriman Oktober menguat 0,73 persen atau 0,43 poin ke posisi US$59,07 per barel.

19 jam59 menit Bisnis

BISNIS

Film Hobbs & Shaw Raup Lebih US400 Juta Dalam 2 Minggu

Film Hobbs & Shaw berhasil mengumpulkan pemasukan lebih dari US$400 juta dalam kurun waktu 2 minggu pascapeluncuran pertamanya pada 2 Agustus 2019 lalu.

19 jam59 menit Bisnis

BISNIS

BBJ Segera Luncurkan Kontrak Fisik Timah

Direktur Utama BBJ Stephanus Paulus Lumintang mengatakan bahwa pihaknya bersama dengan PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero) atau KBI telah mendapatkan persetujuan dari pemerintah sebagai salah satu bursa penyelenggara perdagangan pasar fisik timah murni batangan di Indonesia.

19 jam59 menit Bisnis

BISNIS

Surat Kabar Tertua di Malaysia Bakal Tutup

Surat kabar tertua yang terbit di Malaysia Utusan Malaysia (Utusan Melayu) dan salah satu media grupnya Harian Kosmo bakal berhenti terbit Rabu.

19 jam59 menit Bisnis

BISNIS

Ini Jawaban Anies Tanggapi Pandangan Fraksi DPRD Soal APBD-P 2019

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berharap proses pembahasan Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) 2019 berjalan lancar.

19 jam59 menit Bisnis

BISNIS

Penjualan Semen Baturaja (SMBR) Tumbuh 1,7 Persen pada Semester 1

Hasil tersebut dikontribusikan paling besar atas penjualan semen di daerah Sumatra Selatan sebesar 580.329 ton dengan pertumbuhan sebesar 8,9 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu sebanyak 532.565 ton.

19 jam59 menit Bisnis

JPNN.

7 Tanda Anda Kekurangan Vitamin K

JPNN.com - Jangan hanya vitamin A, B, C, dan E saja yang Anda perhatikan ya, tetapi penuhi juga kebutuhan vitamin K. Ada tanda-tanda yang perlu diwaspadai saat tubuh kekurangan vitamin K. Apa saja?

19 jam59 menit Jpnn

JPNN.

Tentara Israel Serbu Stadion Penuh Warga Palestina, Brutal

JPNN.com, JERUSALEM - Personel intelijen Israel yang didukung oleh pasukan khusus menyerbu Stadion Burj Al-Laqlaq di Kota Tua Jerusalem, Minggu (18/8). Mereka mencabut semua spanduk event olah raga Liga Jerusalem yang dipasang di dalam stadion.

19 jam59 menit Jpnn

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

JPNN.

Pemerintah Thailand Gelar Pertemuan Rahasia dengan Pemberontak Melayu

JPNN.com, BANGKOK - Pemerintah Thailand menolak membebaskan warga etnis Melayu yang ditahan atas tuduhan terlibat pemberontakan di wilayah selatan. Keputusan tersebut disampaikan dalam pertemuan rahasia dengan delegasi kelompok pemberontak BRN, Jumat (16/8) lalu.

19 jam59 menit Jpnn

JPNN.

Mantan Presiden Sudan Akui Terima Duit Haram dari Arab Saudi

JPNN.com, KHARTOUM - Presiden Sudan terguling, Omar Hassan al-Bashir, tidak menyembunyikan perilaku korupnya selama memerintah negara di Benua Afrika tersebut. Di pengadilan, dia mengakui mengantongi uang bernilai jutaan dolar Amerika Serikat dari Arab Saudi.

19 jam59 menit Jpnn

JPNN.

Perseru BLFC vs Persebaya: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kandang Perdana

JPNN.com, BANDAR LAMPUNG - Perseru Badak Lampung FC (BLFC) akan bersua Persebaya Surabaya dalam laga lanjutan pada pekan ke-15 Liga 1 2019 di Stadion Sumpah Pemuda, Bandarlampung, Selasa (20/8) malam.

19 jam59 menit Jpnn

JPNN.

Anthony Golec Beri Sinyal Merapat ke Perseru BLFC?

JPNN.com, BANDARLAMPUNG - Perseru Badak Lampung FC dikabarkan tengah mendekati mantan bek tengah Wellington Phoenix klub yang berlaga di liga Australia, Anthony Golec.

19 jam59 menit Jpnn

JPNN.

Semua Tunggal Putra Indonesia Lolos ke Babak Kedua BWC 2019

JPNN.com, BASEL - Tunggal putra Indonesia Jonatan Christie mengalahkan Rajiv Ouseph dari Inggris 21-15, 21-19 pada babak pertama BWF World Chamiponships atau BWC 2019 di St. Jakobshalle, Basel, Swiss, Senin (19/8).

19 jam59 menit Jpnn

JPNN.

OCBC NISP Dorong Kemerdekaan Finansial Lewat Gerakan #NyalakanIndonesia

JPNN.com, JAKARTA - Bank OCBC NISP memeriahkan HUT ke-74 RI dengan meluncurkan gerakan #NyalakanIndonesia. Gerakan ini dibuat untuk mengajak masyarakat Indonesia memerdekakan diri dari rasa takut, ragu dan tidak percaya diri agar meraih aspirasi hidup mencapai kemerdekaan finansial.

19 jam59 menit Jpnn

JPNN.

Jokowi Disarankan Pilih Menkominfo dari Profesional

JPNN.com, JAKARTA - Anggota Komisi I DPR Bobby Adhityo Rizaldi mengatakan bila Presiden Joko Widodo alias Jokowi ingin mengganti menteri Komunikasi dan Informatika (Menkomonfo) di Kabinet Kerja Jilid II, sebaiknya penggantinya dari kalangan profesional.

20 jam0 menit Jpnn

JPNN.

Redam Gejolak di Papua, Waketum Gerindra Beri Pernyataan Menyejukkan Hati

JPNN.com, JAKARTA - Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Arief Poyuono mengimbau masyarakat di Papua dan Papua Barat, jangan terpancing dengan isu seputar kejadian di Malang dan Surabaya, Jawa Timur.

20 jam0 menit Jpnn

JPNN.

Peragi: Mentan Amran Sukses Tingkatkan Produksi dan Pertumbuhan Ekonomi

JPNN.com, JAKARTA - Perhimpunan Agronomi Indonesia (Peragi) menyampaikan penghargaan kepada Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman atas kinerja pembangunan pertanian selama pemerintahan Jokowi-JK.

20 jam0 menit Jpnn

WOWKEREN

Mantan 'Camer' Denny Sumargo Ditahan KPK, Dita Soedarjo: Lebih Sakit dari Batal Nikah

Dita Soedarjo, eks tunangan Denny Sumargo, mengaku begitu sakit dan terpukul saat sang ayah ditahan KPK. Rasa sakit yang dirasakan Dita melebihi kondisi saat gagal nikah bersama Denny.

20 jam0 menit Wowkeren