DKI Jakarta saat ini memiliki aset Rp 1.123 triliun, bakal ditukar guling?

Rencana pemeritah ke depan bakal menyewakan aset bangunan atau tanah.
« Kembali Baca berita lengkap »

KONTAN

Utang Minarak Lapindo dan Lapindo Brantas masih Rp 773 miliar, belum termasuk bunga

Pembayaran utang oleh Lapindo Brantas Inc dan PT Minarak Lapindo Jaya hingga saat ini baru mencapai Rp 5 miliar.

22 jam38 menit Kontan

KONTAN

Ada menteri usia di bawah 30 tahun dalam kabinet Jokowi mendatang

Menteri-menteri yang bakal mengisi kabinet pemerintahan 2019–2024 sudah ada di saku Presiden Joko Widodo.

22 jam38 menit Kontan

BISNIS

Home Credit Beri Edukasi Finansial ke Difabel

Andy Nahil Gultom, Chief External Affairs, Home Credit Indonesia mengatakan sejak tahun 2016, perusahaan aktif dalam menjalankan serangkaian program edukasi keuangan.

22 jam38 menit Bisnis

BISNIS

Hasil Boys Elite Football Tournament 2019: Indonesia Bekuk Myanmar

Hasil Boys Elite Football Tournament 2019: Indonesia Bekuk Myanmar

22 jam38 menit Bisnis

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

BISNIS

Mengapa Dividen BUMD DKI Jakarta Masih 'Mandul'?

Rencana Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggelontorkan Penyertaan Modal Daerah (PMD) sebesar Rp11,7 triliun kepada beberapa Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) pada 2020, menjadi sorotan.

22 jam38 menit Bisnis

BISNIS

Obligasi Daerah: Kaltim Masih Jauh dari Realisasi

Padahal, tercatat Kaltim menjadi salah satu dari sejumlah provinsi sudah menyatakan niat untuk menjadi pionir dalam penerbitan obligasi daerah bersamaan dengan DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Riau, dan Banten.

22 jam38 menit Bisnis

BISNIS

XL Axiata Gandeng Bakamla Dukung Desa Maritim di Nunukan

Kerja sama ini ditujukan untuk meningkatkan pemberdayaan masyarakat di Nunukan dan pemanfaatan internet untuk perkembangan ekonomi.

22 jam38 menit Bisnis

BISNIS

Ada Wacana Tax Amnesty Jilid II, Pemerintah Diminta Tak Beri Insentif WP Tak Patuh

Saat ini, dinilai ada waktu untuk meningkatkan kepatuhan Wajib Pajak (WP).

22 jam38 menit Bisnis

JPNN.

Huawei Gandeng Meitu untuk Tingkatkan Algoritma Kamera

JPNN.com, JAKARTA - Huawei dilaporkan telah melakukan kerja sama dengan Meitu untuk meningkatkan algoritma kamera seluruh perangkat Huawei.

22 jam38 menit Jpnn

JPNN.

Ini Alasan Mengapa Anda Suka Makan Manis Saat Sedang Stres

JPNN.com - Stres membuat kondisi tubuh dan pikiran terasa seperti ditekan. Supaya segera terbebas dari kondisi ini, sebagian orang memilih untuk mengonsumsi minuman atau makanan manis. Apakah Anda juga sering makan manis saat stres?

22 jam38 menit Jpnn

JPNN.

Kapal Induk Terbaru Tiongkok Mampu Angkut 36 Jet Tempur

JPNN.com, BEIJING - Kapal induk jenis terbaru milik Tiongkok mampu menampung lebih banyak pesawat tempur dibandingkan dengan generasi pertama. Kapal induk terbaru Tiongkok mampu mengangkut 36 unit jet tempur jenis J-15 buatan dalam negeri. Sedangkan generasi pertama hanya mampu 24 unit.

22 jam38 menit Jpnn

JPNN.

Menggalakkan Beras Organik, Kementan Wujudkan 1.000 Desa Mandiri

JPNN.com, JAKARTA - Kementerian Pertanian (Kementan) menggalakkan kembali pertanian organik karena diakui mempunyai manfaat ekologis yang lebih bagus.

22 jam39 menit Jpnn

JPNN.

KLHK Segel Tiga Kawasan Terdampak Karhutla

JPNN.com, JAKARTA - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) melalui Direktorat Jenderal Penegakan Hukum menyegel tiga kawasan yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Tiga kawasan itu ada di areal konsesi PT MSL di Kabupaten Mempawah, kemudian PT TAS, dan PT SPAS di Kabupaten Ketapang.

22 jam39 menit Jpnn

JPNN.

Kader Partai Pendukung yang tak Lolos ke Parlemen Sulit Masuk Kabinet Jokowi

JPNN.com, JAKARTA - Pengamat politik Satyo Purwanto meyakini kabinet Presiden RI terpilih Joko Widodo (Jokowi) bersih dari kader partai politik pendukung yang tidak lolos ke parlemen.

22 jam39 menit Jpnn

JPNN.

Respons Fahri Hamzah Terkait Polemik Taruna Akmil Enzo

JPNN.com, JAKARTA - Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah angkat bicara soal polemik taruna Akademi Militer (Akmil) Enzo Zens Allie yang dituding terpapar radikalisme karena memegang bendera Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). Untuk diketahui, TNI akhinya tetap meloloskan Enzo sebagai taruna.

22 jam39 menit Jpnn

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

JPNN.

KAHMI Siap Kerja Bareng Kementan Demi Wujudkan Pertanian Modern di Indonesia

JPNN.com, JAKARTA - Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) memberikan dukungan penuh terhadap upaya Kementerian Pertanian (Kementan) dalam membangun sektor pertanian Indonesia. Terlebih untuk mewujudkan pertanian yang modern.

22 jam39 menit Jpnn

JPNN.

Doli Kurnia Sentil Bamsoet, Azis Sumual Meradang

JPNN.com, JAKARTA - Pernyataan Plt Ketua DPD Partai Golkar Sumatera Utara Ahmad Doli Kurnia yang menyebut Bambang Soesatyo (Bamsoet) terlalu sibuk meminta Munas Golkar dipercepat, membuat Azis Samual meradang.

22 jam39 menit Jpnn

JPNN.

Galakkan Beras Organik, Kementan Wujudkan 1.000 Desa Mandiri

JPNN.com, JAKARTA - Kementerian Pertanian (Kementan) kembali menggalakkan pertanian organik karena diakui mempunyai manfaat ekologis yang lebih bagus.

22 jam39 menit Jpnn

JPNN.

Moeldoko: Kalau yang Omong Presiden, Pasti Benar

JPNN.com, JAKARTA - Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko mengatakan, apa yang disampaikan presiden terpilih Joko Widodo alias Jokowi soal komposisi kabinet ke depan dipastikan benar.

22 jam39 menit Jpnn

JPNN.

Jangan Cuma Wacana, Pemerintah Diminta Serius Menangani Masalah Polusi Udara

JPNN.com, JAKARTA - Pengamat Kebijakan Publik, Trubus Rahadiansyah mengatakan selain asap hasil kendaraan bermotor, industri merupakan penyumbang dominan emisi yang menyebabkan polusi udara di Ibu Kota.

22 jam39 menit Jpnn

JPNN.

Soal Calon Menteri Kabinet Kerja Jilid II, Jokowi: Jangan Menebak-nebak

JPNN.com, CIBUBUR - Presiden Joko Widodo alias Jokowi menegaskan bahwa penyusunan kabinet merupakan hak prerogatifnya selaku Presiden Republik Indonesia. Suami Iriana itu juga menekankan punya hak memilih atau menunjuk para menterinya.

22 jam39 menit Jpnn

JPNN.

PKS Tidak Bahagia Oposisi Sendiri

JPNN.com, JAKARTA - Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera mengatakan pihaknya siap menjadi partai di luar pemerintahan. Menurut dia, meski merasa tidak bahagia kalau menjadi partai di luar pemerintahan sendirian, PKS akan siap menerima hal tersebut.

22 jam39 menit Jpnn

JPNN.

Menteri Siti Nurbaya: Karhutla di Taman Nasional Teso Nilo sudah Parah

JPNN.com - Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya menyoroti kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Taman Nasional Teso Nilo (TNTN), Riau.

22 jam39 menit Jpnn

JPNN.

Soal Enzo, Fahira Idris: Semua Pihak Harus Menghormati Keputusan TNI

JPNN.com, JAKARTA - Wakil Ketua Komite I DPD RI Fahira Idris yang membidangi urusan politik, hukum, dan HAM meminta semua pihak untuk menghargai dan menghormati proses seleksi calon prajurit taruna akademi TNI yang meloloskan Enzo Zenz Allie. Jangan sampai hanya karena asumsi terkait kecintaan Enzo terhadap agamanya, beberapa pihak bebas menuding Enzo terlibat organisasi radikal bahkan menuding TNI kecolongan telah meloloskan pemuda yang menguasai empat bahasa ini.

22 jam39 menit Jpnn

JPNN.

Panglima Mutasi dan Promosi Jabatan 56 Perwira Tinggi TNI

JPNN.com, JAKARTA - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto memutuskan untuk mutasi jabatan di lingkungan TNI. Mutasi tersebut dalam rangka memenuhi kebutuhan organisasi dan pembinaan karier Perwira Tinggi guna mengoptimalkan tugas-tugas TNI yang semakin kompleks dan dinamis.

22 jam39 menit Jpnn