KMI Wire and Cable (KBLI) tebar dividen sebesar Rp 32,05 miliar

KMI Wire and Cable (KBLI) tebar dividen sebesar Rp 32,05 miliar 
« Kembali Baca berita lengkap »

KONTAN

Tahun ini Pegadaian genjot bisnis gadai syariah

Pegadaian menggenjot bisnis gadai syariah. Pegadaian menargetkan pembiayaan gadai syariah tumbuh 22% tahun ini.

2 jam43 menit Kontan

KONTAN

Bank Rakyat Indonesia (BBRI) optimistis sektor kredit mikro tumbuh hingga 16%

Bank Rakyat Indonesia (BBRI) optimistis sektor kredit mikro tumbuh hingga 16%

2 jam43 menit Kontan

KONTAN

Megang Kacaribu jadi Dirut Asuransi Jasa Tania yang baru

Asuransi Jasa Tani merombak susunan Direksi dan Dewan Komisaris melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), Rabu (19/6)

2 jam43 menit Kontan

KONTAN

Apindo berharap pelaksanaan super deduction tax tidak dipersulit

Apindo berharap pelaksanaan super deduction tax tidak dipersulit

2 jam43 menit Kontan

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

KONTAN

Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) minta dibebaskan dari pembayaran pajak

Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) minta dibebaskan dari pembayaran pajak

2 jam43 menit Kontan

KONTAN

Maqdir Ismail sebut Sjamsul Nursalim masih WNI

Maqdir Ismail sebut Sjamsul Nursalim masih WNI 

2 jam43 menit Kontan

BISNIS

Hasil 8 Besar Piala Indonesia, Persebaya Dipaksa Imbang Madura United

Persebaya Surabaya dipaksa imbang ntamunya Madura United dalam pertandingan leg pertama babak 8 besar Piala Indonesia pada Rabu (19/6/2019).

2 jam43 menit Bisnis

BISNIS

Corpus Luncurkan Aplikasi Trading Online di Surabaya

PT Corpus Sekuritas Indonesia secara resmi meluncurkan aplikasi trading bernama CORE (Corpus Online Trading System) sekaligus membuka kantor cabang pertama di Surabaya.

2 jam43 menit Bisnis

BISNIS

Aktivis AS Desak Google Pisahkan Diri jadi Beberapa Perusahaan Berbeda

Grup Aktivis asal Amerika Serikat, SomeOfUs, mendesak Google yang notabene merupakan perusahaan anak Alphabet Inc., untuk memisahkan diri menjadi beberapa perusahaan berbeda sebelum pihak regulator memaksa perusahaan iklan internet terbesar itu untuk memisahkan diri.

2 jam43 menit Bisnis

BISNIS

Lion Air Jorjoran Promo Tiket Murah Mulai 20 Juni, Ini Rutenya!

Maskapai Lion Air milik Lion Air Group, mengumumkan program promo yang bertagar #wujudkanmimpiterbang untuk rute penerbangan domestik.

2 jam43 menit Bisnis

BISNIS

Saksi Prabowo-Sandi di Boyolali Mengaku Diancam, Ini Kronologinya

Saksi pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno membeberkan ancaman usai menyaksikan pencoblosan ilegal di tempat pemungutan suara atau TPS yang dimenangi oleh pasangan Joko Widodo-Ma?ruf Amin.

2 jam43 menit Bisnis

BISNIS

Alasan INKA Belum Tetapkan Harga Kereta Pesanan KAI

PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA masih menunggu spesifikasi yang diminta PT Kereta Api Indonesia (Persero) guna menentukan nilai pesanan 448 unit kereta yang belum direalisasikan.

2 jam43 menit Bisnis

BISNIS

Evaluasi Lebaran, Bus Reguler Diusulkan Bisa Melaju di Bahu Jalan

Bus-bus reguler diusulkan mendapat kemudahan pada Lebaran tahun depan untuk memantik perpindahan pemudik dari kendaraan pribadi ke transportasi umum.

2 jam44 menit Bisnis

BISNIS

Alvin Lie : Pemerintah Perlu Kaji Ulang Aturan Penerbangan

Pemerintah dinilai harus meninjau kembali peraturan di industri penerbangan alih-alih mengundang maskapai asing untuk ikut berkompetisi untuk menciptakan penurunan harga tiket.

2 jam44 menit Bisnis

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

JPNN.

Sony Bakal Realisasikan Hp dengan 6 Kamera?

JPNN.com - Perkembangan teknologi kamera di ponsel pintar terasa begitu cepat berjalan, setelah klaim empat kamera di belakang bodi, kini Sony diketahui sudah mengembangkan enam kamera di perangkat Hp Xperia.

2 jam44 menit Jpnn

JPNN.

Janji Manis Pemimpin Hong Kong setelah Sepekan Penuh Dihajar Demonstrasi

JPNN.com, HONG KONG - Selasa (18/6) pukul 16.00, Chief Executive Hongkong Carrie Lam berjalan menuju tengah panggung aula di kompleks pemerintahan. Di bawah podium, tisu sudah disiapkan. Mungkin berjaga-jaga jika Lam meneteskan air mata.

2 jam44 menit Jpnn

JPNN.

16 Negara Bahas Skenario Kasus Pelanggaran Hukum di Perairan Internasional

JPNN.com, JAKARTA - Pertemuan hari kedua, peserta Maritim Security Desktop Exercise (MSDE) and Law of The Sea Course yang diikuti 16 negara, membahas skenario kasus pelanggaran hukum di Perairan Laut Internasional.

2 jam44 menit Jpnn

JPNN.

Lerby Eliandry dkk Bakal Maksimalkan Persiapan di Samarinda

JPNN.com, JAKARTA - Meski telah menuntaskan training camp (TC) di Jogjakarta, skuat Borneo FC belum tiba di Samarinda. Lerby Eliandry dkk dijadwalkan baru tiba di Kota Tepian, hari ini (19/6).

2 jam44 menit Jpnn

JPNN.

Gareth Bale Tidak Akan Meninggalkan Real Madrid!

JPNN.com, MADRID - Gareth Bale tidak akan meninggalkan Real Madrid dengan status pinjaman musim panas ini. Hal ini ditegaskan oleh sang agen, Jonathan Barnett.

2 jam44 menit Jpnn

JPNN.

Pelatih PSMS Percayakan Ban Kapten Kepada Legimin Raharjo

JPNN.com, MEDAN - Pelatih PSMS, Abdul Rahman Gurning telah menetapkan Legimin Raharjo sebagai kapten tim untuk memimpin rekan-rekannya mengarungi Liga 2 musim 2019. Gurning menjelaskan senioritas Legimin masih dibutuhkan dalam tim.

2 jam44 menit Jpnn

JPNN.

Tinggalkan Bayern Muenchen, Mats Hummels Balik ke Borussia Dortmund

JPNN.com, MUENCHEN - Borussia Dortmund atau Ballspielverein Borussia 09 e.V. Dortmund (BVB) telah mencapai kesepakatan dengan FC Bayern Muenchen untuk transfer pemain berusia 30 tahun Mats Hummels.

2 jam44 menit Jpnn

JPNN.

HM Sampoerna Sabet Penghargaan Asia Responsible Enterprise Award 2019

JPNN.com, JAKARTA - PT HM Sampoerna Tbk. meraih penghargaan Asia Responsible Enterprise Award 2019 untuk kategori Green Leadership Award di Taipei, Taiwan pada Jumat (24/5) lalu.

2 jam44 menit Jpnn

JPNN.

Gandeng Perusahaan Asing, PT PP dan Hyundai Jalin Kerja Sama

JPNN.com, JAKARTA - PT Pembangunan Perumahan (PT PP) bersama dengan PT Hyundai Engineering & Construction (Hyundai E&C) melakukan penandatanganan memorandum of understanding (MoU) terkait penjajakan kerja sama di Kantor Pusat perseroan Jakarta, pada hari ini Rabu (19/6).

2 jam44 menit Jpnn

JPNN.

PT KAI Angkut 6,8 juta Penumpang Selama Lebaran 2019

JPNN.com, JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (Persero) selama masa Angkutan Lebaran 22 hari dari 26 Mei (H1-10) hingga 16 Juni (H2+10), telah mengangkut penumpang mencapai 6.810.407 orang, dengan rincian 3.694.170 penumpang KA Jarak Jauh dan 3.116.237 penumpang KA Lokal.

2 jam44 menit Jpnn