Pegadaian akan ekspansi ke fintech pada awal semester II tahun ini

Pegadaian akan ekspansi ke fintech pada awal semester 2 tahun ini.
« Kembali Baca berita lengkap »

KONTAN

Ketum sebut Golkar akan bahas jatah kursi menteri usai putusan MK

Ketum sebut Golkar akan bahas jatah kursi menteri usai putusan MK.

22 jam47 menit Kontan

KONTAN

Penurunan cadangan devisa bulan Mei wajar karena tekanan ekternal dan domestik

Penurunan cadangan devisa bulan Mei wajar karena tekanan ekternal dan domestik

22 jam47 menit Kontan

KONTAN

Akomodir usulan pengusaha, Kemnaker akan kaji perubahan UU Ketenagakerjaan

Akomodir usulan pengusaha, Kemnaker akan kaji perubahan UU Ketenagakerjaan 

22 jam47 menit Kontan

BISNIS

Jabatan Ma'ruf Amin di BUMN Diungkit-Ungkit, Yusril Ogah Terpancing

Ketua Tim Kuasa Hukum Joko Widodo-Ma\'ruf Amin, Yusril Ihza Mahendra angkat bicara terkait tudingan Badan Pemenangan Nasional (BPN) 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yang mempersoalkan jabatan Ma\'ruf Amin di BUMN.

22 jam47 menit Bisnis

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

BISNIS

Ketika Gamelan Berpadu Musik Klasik di Austria

Berbagai harmoni dan alunan lagu serta musik khas Indonesia dimainkan dalam acara bertajuk Ethnochestra: A Melody of Friendship di Wiener Konzerthaus, Wina, Austria, Rabu (12/06/2019).

22 jam47 menit Bisnis

BISNIS

Diterpa Isu IMB Pulau Reklamasi, Anies Diam Dua Hari

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan hingga hari ini masih enggan menanggapi dan enggan menjelaskan terkait isu terbitnya Izin Mendirikan Bangunan di Pulau D atau Kawasan Pantai Maju.

22 jam47 menit Bisnis

BISNIS

Cek Fakta : Viral China Airlines Diam-Diam Terbangi Rute Domestik Indonesia? Ini Kenyataan Sebenarnya

Baru-baru ini sebuah tangkapan layar yang beredar di jejaring whatsapp menunjukkan laman China Airlines yang sudah menjual tiket penerbangan Jakarta-Makassar. Hal itu memancing pertanyaan, benarkah maskapai asing sudah masuk ke pasar domestik secara diam-diam?

22 jam47 menit Bisnis

BISNIS

Selisih Suara 16,9 Juta, Pengamat : Prabowo-Sandi "Game Over" di MK

Pengamat Hukum Tata Negara Refly Harun menilai pasangan calon nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno sulit untuk memenangkan gugatan di Mahkamah Konstitusi.

22 jam47 menit Bisnis

BISNIS

Menperin : Insentif Super Deductible Tax Segera Keluar

Insentif fiskal bagi industri pengolahan berupa super deductible tax bakal disahkan dalam waktu dekat.

22 jam47 menit Bisnis

BISNIS

Ringkasan Perdagangan 13 Juni: IHSG & Rupiah Turun Lagi, Harga Emas Naik

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan pelemahannya pada perdagangan hari kedua berturut-turut bersama dengan nilai tukar rupiah.

22 jam47 menit Bisnis

BISNIS

Semen Tonasa Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Sidrap dan Soppeng

Sebanyak 1.638 kepala keluarga atau 5.888 jiwa warga Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara, masih bertahan di tempat-tempat pengungsian.

22 jam47 menit Bisnis

BISNIS

Kurangi Sampah Plastik, Kemasan Produk Coca Cola 100 Persen Dapat Didaur Ulang

Kemasan produk Coca Cola 100% dapat didaur ulang telah tercapai, padahal pencapaian tersebut ditargetkan pada 2025.

22 jam48 menit Bisnis

BISNIS

Sekda Sulut Minta Pemda dan Pemprov Tingkatkan Koordinasi

Hal itu disampaikannya dalam sosialisasi Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 141 Tahun 2017 tentang Penegasan Batas Daerah. Dia didampingi oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Sulut Edison Humiang dan kepala Biro Pemerintahan Sulut Jemmy Kumendong.

22 jam48 menit Bisnis

BISNIS

Kemenperin : Kontribusi Terhadap PDB Besar, Sektor Mamin Jadi Prioritas

Sektor makanan dan minuman menjadi prioritas pengembangan industri di bawah Direktorat Jenderal Industri Agro Kementerian Perindustrian.

22 jam48 menit Bisnis

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

BISNIS

Ajak Pelaku Usaha Olah Sampah, DLH DKI Luncurkan Less Waste Initiative

Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta meluncurkan program partisipasi pengolahan sampah oleh dunia usaha, bertajuk \"Less Waste Initiative for Buildingband Restaurant\". Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Andono Warih mengatakan, program ini termasuk dalam upaya mengurangi timbulan sampah di ibu kota yang saat ini mencapai 7.500 ton per hari.

22 jam48 menit Bisnis

BISNIS

Pengamat : Peluang Pasar Masih Lebar, AirAsia Memang Perlu Tambah Pesawat

Langkah AirAsia Indonesia yang berencana mendatangkan 5 unit Airbus 320-200 dinilai sebagai hal yang memang diperlukan demi mengimbangi ekspansi maskapai hingga akhir 2019.

22 jam48 menit Bisnis

BISNIS

Wagub Sulut Ajak Lestarikan Budaya Lokal

Wakil Gubernur Sulawesi Utara Steven Kandouw menyatakan, budaya lokal harus tetap dijaga untuk mencegah bahaya berkembangnya paham radikalisme dan senofobia di masyarakat.

22 jam48 menit Bisnis

BISNIS

Mobil Terbakar di Flyover Palur Dipadamkan dengan Truk Molen

Satu unit mobil terbakar di Flyover Palur, Karanganyar, terekam dalam video viral kiriman pemilik akun Instagram @ardianfauzie. Video viral tersebut direspons netizen seusai diunggah ulang pengelola akun @explorekabkaranganyar, Kamis (13/6/2019).

22 jam48 menit Bisnis

BISNIS

Bukit Asam Diajak Perluas Cakupan Tanggung Jawab Perusahaan

Perusahaan memiliki tanggung jawab dalam meningkatkan kualitas kehidupan dan lingkungan di sekitarnya.

22 jam48 menit Bisnis

BISNIS

Tim Hukum TKN Tetap Persiapkan Jawaban Gugatan BPN Versi 20 Juni

Tim Hukum TKN Jokowi-Ma\'ruf menegaskan bahwa permohonan gugatan sengketa pemilu tidak bisa diubah atau ditambah lagi setelah teregistrasi.

22 jam48 menit Bisnis

JPNN.

Waspada, 5 Jenis Makanan ini Dampaknya Buruk untuk Kesehatan Hati

JPNN.com - Hati atau liver adalah organ kedua terbesar dalam tubuh manusia. Organ ini memiliki fungsi terkait sistem pencernaan, juga mengolah dan membuang racun yang masuk ke tubuh.

22 jam48 menit Jpnn

JPNN.

Erick Thohir Dampingi Jokowi Bahas Perkonomian dengan Apindo

JPNN.com, JAKARTA - Presiden Joko Widodo didampingi Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Erick Thohir menggelar pertemuan tertutup dengan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (13/6).

22 jam48 menit Jpnn

JPNN.

Soal TGPF Kerusuhan 22 Mei, Kapolri Pilih Gandeng Komnas HAM

JPNN.com, JAKARTA - Sejumlah pihak mendorong pemerintah membentuk Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) untuk mengusut tuntas dugaan pelanggaran HAM oleh aparat ketika rusuh 21-22 Mei di Jakarta.

22 jam48 menit Jpnn

JPNN.

Bandara Soetta Ramai, Harga Tiket Garuda Sempat Turun

JPNN.com, TANGERANG - Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, pada H+8 Lebaran 2019, Kamis (13/6), masih tampak ramai. Tidak hanya satu daerah tujuan tetapi merata di kota lainnya.

22 jam48 menit Jpnn