Pencinta Medsos, Baca Nih Pesan Gus Miftah

JPNN.com, JAKARTA - KH Miftah Maulana Habiburrahman atau biasa disapa Gus Miftah memberi saran kepada kawula muda dalam bermedia sosial, untuk mem-follow tokoh-tokoh dan akun-akun yang menetramkan, dan menunjukkan Islam yang rahmatan lil alamin (rahmat seluruh alam).
« Kembali Baca berita lengkap »

WOWKEREN

Raffi Ahmad Umumkan Akan Bangun Rumah Mulai Bulan Depan, Desain Bak Istana Bikin Melongo

Raffi Ahmad mengumumkan rencana pembangunan rumah yang akan mulai terlaksana bulan depan. Raffi juga menunjukkan gambar desain rumah tersebut yang lebih cocok disebut istana.

3 jam23 menit Wowkeren

WOWKEREN

Usai Mobil Dibakar, Via Vallen Cover Lagu 'How You Like That' BLACKPINK Versi Koplo

Di tengah masalah yang menimpanya, Via Vallen tetap berusaha menghibur para penggemarnya. Via pun mengunggah video cover lagu terbaru BLACKPINK, 'How You Like That'.

3 jam24 menit Wowkeren

WOWKEREN

Jessica Iskandar Girang Dapat Tas Branded Rp 500 Juta dari Fitri Salhuteru, Ternyata Ini Alasannya

Jessica Iskandar mendapat hadiah tak terduga sebuah tas branded jutaan rupiah dari Fitri Salhuteru. Momen ini terlihat dalam video yang diunggah di kanal YouTube Jessica.

3 jam24 menit Wowkeren

WOWKEREN

Kasus COVID-19 di Indonesia yang Terus Meningkat Bikin Rupiah Ikut Melemah

Rupiah dilaporkan melemah 121 poin atau 0,84 persen menjadi Rp 14.499 per dolar Amerika Serikat (AS). Sebelumnya, rupiah berada di angka Rp 14.378 per dolar AS.

3 jam24 menit Wowkeren

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

WOWKEREN

Kasus COVID-19 Meningkat Dua Kali Lipat di 14 Negara Bagian AS

Peningkatan jumlah kasus ini dialami Arizona, Oklahoma, Oregon, hingga Utah. Secara nasional, kasus COVID-19 di AS naik sedikitnya 46 persen dan kematian juga naik sebesar 21 persen.

3 jam24 menit Wowkeren

WOWKEREN

Lee Hyori Diminta Tinggalkan 'Hangout with Yoo' Karena Kontroversi Karaoke

Lee Hyori menuai kontroversi gara-gara pergi ke tempat karaoke padahal kondisi di Korea Selatan kini masih harus menjaga jarak karena pandemi COVID-19. Ia ditemani Yoona SNSD.

3 jam24 menit Wowkeren

WOWKEREN

Erick Thohir Ungkap Keinginan Gabungkan Bank BUMN Syariah Awal 2021

Menteri BUMN itu membuka opsi untuk menggabungkan beberapa bank pelat merah syariah, seperti BNI maupun Mandiri Syariah, pada awal 2021 mendatang. Begini rencana garis besarnya.

3 jam24 menit Wowkeren

WOWKEREN

Viral Video Tuyul Ditangkap Dan Dijejalkan Ke Dalam Botol, Seperti Apa Penampakannya?

Warga Palembang tengah digegerkan dengan viralnya sebuah video sesosok diduga tuyul yang ditangkap dan dijejalkan ke dalam botol. Seperti apa penampakannya?

3 jam24 menit Wowkeren

WOWKEREN

Kantor di Jakarta Disidak, Ketahuan Tak Terapkan Protokol COVID-19

Suku Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan Energi melakukan sidak di kawasan perkantoran hari ini (3/7). Menurut laporan sejumlah kantor di Jakarta Barat masih belum menerapkan protokol COVID-19.

3 jam24 menit Wowkeren

WOWKEREN

Grab Buka Suara Usai Didenda Rp 30 Miliar Buntut Persaingan Tak Sehat

Denda Rp 30 miliar terdiri dari Rp 7,5 miliar pelanggaran pasal 14 dan Rp 22,5 miliar atas pasal 19. Selain Grab, PT TPI juga dikenai sanksi sebesar 19 miliar rupiah.

3 jam24 menit Wowkeren

WOWKEREN

Laudya Cynthia Bella Kembali Kerja Usai Cerai, 'Pabrik Uang' Tak Kalah Tajir dari Emran

Meski telah bercerai dari Engku Emran, Laudya Cynthia Bella tampaknya tak perlu khawatir akan kekurangan penghasilan karena memiliki banyak bisnis yang sukses.

3 jam24 menit Wowkeren

WOWKEREN

Menlu AS Mike Pompeo Sebut UU Keamanan Nasional Hong Kong Adalah Penghinaan Global

Terkait masalah ini, Mike Pompeo juga menyebut bahwa Washington akan terus menerapkan arahan Presiden AS Donald Trump untuk mengakhiri status khusus Hong Kong usai pengesahan UU tersebut.

3 jam25 menit Wowkeren

WOWKEREN

Nonton Konser dan Nge-Gym Disebut Aktivitas yang Sulit Pulih Saat New Normal

Lifepal.co.id melakukan survei terhadap sekitar 500 orang yang tinggal dan beraktivitas di Jakarta. Dari hasil survei tersebut, rata-rata aktivitas kembali pulih hanya 42,6% dari semula.

3 jam25 menit Wowkeren

WOWKEREN

On The Lens: Zaman Gamer Brisia Jodie, New Normal Marcell Siahaan Hingga Peran Garneta Haruni

On The Lens Hari Jumat (3/7) ini akan kembali menyuguhkan momen-momen menarik para selebriti Tanah Air yang diambil selama sepekan terakhir dalam berbagai kesempatan.

3 jam25 menit Wowkeren

WOWKEREN

Jun U-Kiss Ngaku Kesulitan Lakoni Adegan Ciuman dengan Yoo In Young di 'Good Casting', Kenapa?

Saat melakukan wawancara belum lama ini, Jun U-Kiss mengaku cukup kesulitan saat syuting adegan ciuman dengan Yoo In Young di 'Good Casting'. Simak penuturan lengkapnya berikut ini.

3 jam25 menit Wowkeren

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

WOWKEREN

Nekat Buka Perekonomian, Pakar Sebut Pemerintah Brasil Seperti Kirim Warga ke Rumah Penjagalan

Pemerintah Brasil perlahan-lahan kembali membuka perekonomian di negaranya meski krisis Corona masih mencekam. Pakar setempat pun menganalogikan kebijakan ini dengan 'pembunuhan massal'.

3 jam25 menit Wowkeren

WOWKEREN

Sabai Morscheck Sulit Tidur Sejak Hamil Anak Kedua, Bagikan Kelakuan Ringgo Yang Bikin Kesal

Istri Ringgo Agus Rahman, Sabai Morscheck menceritakan bagaimana kondisi yang ia alami di kehamilan keduanya ini. Ia lantas membagikan postingan soal Ringgo yang membuatnya kesal.

3 jam25 menit Wowkeren

WOWKEREN

Kwon Mina Klaim Di-Bully Member AOA, Jimin Diduga Tanggapi Dingin Lewat Postingan Ini

Tak lama setelah postingan Mina diunggah, Jimin mengunggah postingan via Instagram Story yang diduga menjadi tanggapan dinginnya atas postingan yang ditulis Mina.

3 jam25 menit Wowkeren

WOWKEREN

Investor Prediksi Girl Grup Jepang JYP NiziU Bakal Bikin Keuntungan Agensi Melambung Pesat

Debut NiziU turut menarik perhatian para investor terkait prospek masa depannya. Perusahaan Hana Financial Investment mengklaim bahwa JYP Entertainment akan melihat untung besar tahun depan berkat Niz

3 jam25 menit Wowkeren

WOWKEREN

Tangis Bella Pecah Sebelum Cerai, 'Reaksi' Zaskia-Shireen Bijak Bak Sahabat Sejati

Laudya Cynthia Bella sempat menangis mencurahkan isi di depan dua sahabat tercinta, Zaskia dan Shireen, sebelum perpisahan dengan Emran terjadi. Ketika tangisan Bella itu disorot, begini sikap Kia dan

3 jam25 menit Wowkeren

WOWKEREN

Diduga Jadi 'Kompor' Kisruh dengan Baim Wong, Karyawan Nikita Mirzani Beri Klarifikasi

Muhammad Rizky Irhamsyah memberikan klarifikasi soal kabar yang menyebut dirinya adalah dalang dari perseteruan antara Nikita Mirzani dan Baim Wong. Rizky Irhamsyah sendiri merupakan karyawan dari Nik

3 jam26 menit Wowkeren

WOWKEREN

Sejumlah Dokter Ditekan Kepala Daerah Kurangi Tes PCR Agar Jumlah Kasus COVID-19 Berkurang

Koalisi Warga untuk Lapor COVID-19 melaporkan adanya sejumlah dokter yang ditekan oleh para kepala daerah untuk mengurangi tes PCR corona demi menekan jumlah pertambahan kasus baru di suatu wilayah.

3 jam26 menit Wowkeren

WOWKEREN

Kwon Mina Blak-Blakan Sebut Jimin AOA Pelaku Bully, Posting Bekas Luka Percobaan Bunuh Diri

Mina tak ingin publik menebak-nebak siapa pelaku bully yang ia maksud. Membuat dua postingan baru di akun Instagram pribadinya, Mina terang-terangan menyebut nama Jimin.

3 jam26 menit Wowkeren

WOWKEREN

Fans Harry Potter Kompak Boikot JK Rowling Akibat Isu Transgender

Dua situs terbesar penggemar Harry Potter, MuggleNet dan The Leaky Cauldron, menentang kicauan kontroversial Rowling mengenai transgender serta dengan tegas memboikot sang penulis.

3 jam26 menit Wowkeren

WOWKEREN

Mulai Jadi YouTuber, Ayu Dewi Sudah Siapkan Tim Khusus dan Belanja Kamera Berbagai Jenis

Ayu Dewi membagikan cerita mengenai pengalamannya memulai channel YouTube. Ayu rupanya sudah memiliki persiapan matang mulai dari kamera hingga membentuk tim khusus.

3 jam26 menit Wowkeren