Kapolri: Polisi Kena Narkoba Harus Dihukum Mati

JPNN.com, JAKARTA - Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis menegaskan oknum polisi yang terlibat penyalahgunaan dan peredaran narkoba di Indonesia harus mendapatkan hukuman berat.
« Kembali Baca berita lengkap »

JPNN.

Bea Cukai Yogyakarta Berikan Fasilitas Kawasan Berikat Mandiri Untuk PT Udaka

JPNN.com, YOGYAKARTA - Kepala Kantor Bea Cukai Yogyakarta, Hengky Aritonang memberikan surat keputusan pemberian fasilitas kawasan berikat mandiri kepada Danu Radityo selaku General Manager PT Udaka Indonesia, di aula Bea Cukai Yogyakarta, Selasa (30/6).

22 jam43 menit Jpnn

WOWKEREN

Garneta Haruni Jadi Sering Dimarahi Netizen Gara-Gara Peran Pelakor

Garneta Haruni mengaku sering kena marah netizen gara-gara perannya sebagai pelakor. Garneta kemudian menceritakan awal mula dapat peran jadi tokoh antagonis.

22 jam43 menit Wowkeren

WOWKEREN

Lebih Baik Daripada Eksfoliasi Fisik, Ini 8 Rekomendasi Produk Untuk Chemical Exfoliating

Chemical exfoliate adalah teknik eksfoliasi yang menggunakan bahan-bahan kimia untuk mengexfoliasi kulit. Pada umumnya, cara kerja chemical exfoliator adalah dengan mempercepat proses regenerasi kulit

22 jam43 menit Wowkeren

WOWKEREN

Dimas Seto Unggah Foto Dhini Aminarti Gendong Kiano, Baim Wong Kok Kesal?

Hampir 11 tahun menikah, Dhini dan Dimas hingga kini masih belum dikaruniai momongan. Menggendong putra Baim Wong, doa netter pun membanjiri unggahan Dimas.

22 jam43 menit Wowkeren

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

WOWKEREN

Lee Min Ho Buat Postingan di Hari Ulang Tahun Kim Go Eun, Fans Yakin Lagi Kasmaran

Banyak fans yang masih belum move on dari 'The King: Eternal Monarch' curiga jika Lee Min Ho sedang kasmaran dengan Kim Go Eun dan tak ingin lagi menutupi perasaannya.

22 jam43 menit Wowkeren

WOWKEREN

Rizki D'Academy Diam-Diam Lamaran, Lesti Andryani 'Semprot' Netter Usil

Sebelum memutuskan melamar gadis lain, Rizki sempat berpacaran dengan Lesti Andryani hingga 4 tahun. Lantas, apa kata Lesti saat diejek ditinggal Rizki nikah?

22 jam43 menit Wowkeren

WOWKEREN

Trump: Slogan Black Lives Matter adalah Simbol Kebencian

Pernyataan itu diutarakan Trump untuk merespons rencana Wali Kota New York Bill de Blasio yang ingin melukis jalan Fifth Avenue di kota itu dengan tulisan Black Lives Matter.

22 jam44 menit Wowkeren

WOWKEREN

Sering Perankan Tokoh Antagonis, Tyas Mirasih Jengkel Dianggap Layak Jadi Pelakor

Tyas Mirasih sering memerankan tokoh antagonis baik di sinetron maupun FTV. Kendati demikian, tak sedikit dari netizen yang beranggapan bahwa Tyas pantas memerankan tokoh pelakor.

22 jam44 menit Wowkeren

WOWKEREN

Seventeen Pecahkan Rekor 42 Tahun Di Chart Oricon Lewat Album Comeback 'Heng:garae'

Prestasi Seventeen yang luar biasa ini lewat album comeback 'Heng:garae' ini memecahkan rekor sejarah di Oricon yang tidak pernah dicapai oleh artis asing lain selama 42 tahun dan 11 bulan terakhir.

22 jam44 menit Wowkeren

WOWKEREN

Ria Ricis Pamer 'Calon Suami' di Ultah ke-25, Ini Harapan Oki Setiana Dewi Untuk Adik

Ria Ricis baru saja merayakan ultah yang ke-25. Lewat akun Instagram miliknya, ia mengunggah foto bersama sang calon suami. Benarkah Ria Ricis hendak menikah?

22 jam44 menit Wowkeren

WOWKEREN

Dikta Eks Kekasih Chef Renatta Jadian dengan Prilly Latuconsina?

Putus dari Chef Renatta, Dikta diduga telah melabuhkan hatinya kepada Prilly Latuconsina. Dugaan ini bermula saat Prilly dan Dikta kompak mengunggah foto mesra.

22 jam44 menit Wowkeren

Viva.co

3 Klub Menolak Liga 1 Dilanjutkan, PSSI Melunak

Keputusan PSSI melanjutkan Liga 1 tuai penolakan.

22 jam44 menit Viva

Viva.co

MU Tunggu Lampu Hijau dari Pemerintah untuk Gelar Latihan

Kompetisi Liga 1 direncanakan Oktober mendatang

22 jam44 menit Viva

Viva.co

Usai Berpisah dengan Engku Emran, Laudya Cynthia Bella Semangat Kerja

Laudya Cynthia Bella memulai pekerjaan dengan pamer di instagram story

22 jam45 menit Viva

Viva.co

Pengakuan Mantan Istri Tentang Sosok Deddy Corbuzier Sebenarnya

Kalina menyebut Deddy sebagai orang yang baik dan penyayang.

22 jam45 menit Viva

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

Viva.co

Karyawan Terinfeksi COVID-19, Unilever Tutup Pabrik di Cikarang

Unilever melakukan tes PCR kepada 265 karyawan gedung TBB.

22 jam45 menit Viva

Viva.co

Lima Kereta Api Jarak Jauh Kembali Beroperasi Besok, Cek Jadwalnya

Yakni KA Turangga, Kertajaya, Bengawan, Tegal Ekspress dan Serayu.

22 jam46 menit Viva

Viva.co

VIDEO: Sidang Kasus Jiwasraya Tertunda, Rapid Test Terdakwa Reaktif

Selanjutnya, terdakwa diinstruksikan untuk menjalani swab test.

22 jam46 menit Viva

Viva.co

Video Viral Kelabang Besar Merayap di Dinding, Bikin Merinding

Ukuran kelabang tidak normal.

22 jam46 menit Viva

Viva.co

Starbucks Indonesia Pecat Pegawai yang Intip Payudara Pelanggannya

Pihak Starbucks Indonesia telah mengeluarkan permintaan maaf.

22 jam46 menit Viva

Detik

Inspiratif, Remaja Down Syndrome Jadi Model Gucci dan Vogue

Siapa saja bisa menjadi seorang model profesional, tanpa terkecuali mereka yang memiliki Down syndrome. Ellie Goldstein adalah buktinya.

22 jam47 menit Detik

Detik

8 Fakta Mantan Bos F1 Bernie Ecclestone yang Punya Anak Lagi di Usia 89

Mantan bos F1 Bernie Ecclestone jadi sensasi karena akan jadi ayah lagi di usia 89 tahun. Inilah fakta bos Formula One itu.

22 jam47 menit Detik

Detik

Berita Otomotif Paling Seksi Sore Ini

Berita paling menarik pembaca sore ini adalah informasi mengenai masa berlaku SIM sampai pada Ferrari yang bikin sepeda seharga Avanza.

22 jam47 menit Detik

Detik

Turun 23%, Penjualan Mobil Jepang Belum Pulih

Penjualan mobil di Jepang belum sepenuhnya bangkit. Berdasarkan data, penjualan mobil di Negeri Sakura itu masih ngedrop.

22 jam48 menit Detik

Detik

Para Sultan Merapat, Ini 5 Sepeda yang Diracik Pabrikan Mobil Mewah

Beragam pabrikan mobil mewah melahirkan sepeda dengan banderol ratusan juta rupiah. Berikut ulasannya.

22 jam48 menit Detik