Anggota MKD: Langkah Andre Menggerebek PSK Tak Dibenarkan

JPNN.com, JAKARTA - Anggota Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR Arteria Dahlan menilai langkah anggota Komisi VI DPR Andre Rosiade yang menggerebek pekerja seks komersial (PSK) di Sumatera Barat, tidak dapat dibenarkan.
« Kembali Baca berita lengkap »

JPNN.

5 Berita Terpopuler: Angin Segar untuk Honorer K2? Kantong Plastik Rp 10 Ribu

JPNN.com, JAKARTA - Happy weekend pembaca setia JPNN berikut ini adalah lima berita terpopuler hingga pagi ini di JPNN.com. 

13 jam53 menit Jpnn

Viva.co

Formula E Diklaim Punya Jutaan Penggemar di Indonesia

Jumlahnya tidak kalah dari penggemar Formula 1.

13 jam54 menit Viva

Viva.co

Terlengkap, Jadwal Partai Semifinal Membara BATC 2020

Ada laga tim bulutangkis putra Indonesia vs India.

13 jam54 menit Viva

Detik

Kebiasaan Buang Air Kecil Sebelum Bercinta Ternyata Ada Risikonya

Berhubungan seks memang memiliki banyak manfaat, tetapi bila tak dibarengi dengan pemahaman yang benar justru akan berbahaya bagi kesehatan lho!

13 jam55 menit Detik

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

Detik

Negatif Corona, WNI di Karantina Kapal Pesiar Jepang 'Positif' Masuk Angin

WNI di Kapal Pesiar yang dikarantina di Jepang negatif corona COVID-19, tapi tak berarti sehat-sehat saja. Buktinya ada yang minta dikirimi obat masuk angin.

13 jam55 menit Detik

Detik

Pesan Dokter Jelang Kepulangan WNI dari Karantina di Natuna Hari Ini

Para WNI yang dikarantina di Natuna akan dipulangkan hari ini ke Jakarta. Dokter paru mengimbau agar tidak khawatir dan menerima dengan baik.

13 jam55 menit Detik

Detik

Foto: Wisata Murah di Situ Bagendit Garut

Salah satu yang menarik di kota Garut adalah kawasan Situ Bagendit. Letaknya strategis, tiket masuk yang murah, dan aneka hal menarik ada di kawasan ini.

13 jam56 menit Detik

Detik

Anggaran Formula E Jakarta Membengkak Jadi Rp 767 M, Buat Apa?

Awalnya disebutkan dana yang dibutuhkan untuk menggelar Formula E di Jakarta sebesar Rp 350 miliar. Namun sebenarnya dibutuhkan dana dua kali lipat dari itu.

13 jam56 menit Detik

Detik

Wolves Vs Leicester: Si Rubah Buang Kesempatan Salip City

Leicester City hanya mampu bermain imbang 0-0 saat melawan Wolverhampton Wanderers. Hasil ini membuat Si Rubah membuang momentum untuk menyalip Manchester City.

13 jam56 menit Detik

Detik

Tifatul: Siapa Oknum Pembuang Zat Radioaktif di Perumahan Batan Indah?

Area Perumahan Batan Indah Tangerang Selatan terpapar radioaktif. Anggota Komisi VII DPR menduga ada oknum yang membawa zat radioaktif ke area permukiman itu.

13 jam57 menit Detik

Detik

Geger Klinik Aborsi Buang Nyaris Seribu Bakal Bayi

Sebuah klinik di Paseban, Senen, Jakpus meraup untung Rp 5,5 miliar dengan cara merenggut hak hidup hampir bakal bayi. Bagaimana modus operandi para pelaku?

13 jam57 menit Detik

Detik

Bapeten Cari Tahu Oknum Pembawa Serpihan Radioaktif di Batan Indah

Instalasi nuklir terdekat dari lokasi yaitu Kawasan Nuklir Serpong. Lokasi itu berjarak sekitar 4,8 Km dari Perumahan Batan Indah.

13 jam57 menit Detik

Detik

Lucinta Luna Bicara, Eksklusif di detikcom

Selebritis Lucinta Luna disorot publik lantaran kasus narkoba yang menimpanya. Kepada detikcom, transgender kenamaan ini buka suara soal masalahnya.

13 jam57 menit Detik

TRIBUNNEWS

Rio Haryanto Bersama Tim T2 Motorsports Raih Hasil Positif Dalam Free Practice Asian Le Mans Series

T2 Motorsports menunjukkan hasil yang positif dalam free practice Asian Le Mans Series yang digelar di Sepang International Circuit, Malaysia

15 jam6 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Shin Tae-yong Beri Latihan Ringan di Sesi Perdana Latihan Timnas Indonesia

Timnas Indonesia senior menjalani TC perdana yang dipersiapkan jelang mengikuti laga lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia di Stadion Madya,

15 jam6 menit Tribunnews

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

TRIBUNNEWS

Jadwal Siaran Langsung Bola Malam Ini, Live MNCTV, TVRI, Mola TV, Bein Sports, hingga Fox Sports

Berbagai siaran langsung pertandingan Liga Top Eropa tersebut dapat Anda saksikan melalui tayangan RCTI, TVRI, Mola TV, Fox Sports, hingga Bein Sports

15 jam6 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Prakiraan Cuaca BMKG Hari Ini, Sabtu 15 Ferbuari 2020: Waspada, 4 Wilayah Ini Hujan Petir

Prakiraan cuaca hari ini, Sabtu (15/2/2020), diprediksi akan terjadi hujan petir di 4 wilayah dan hujan lebat di Bandar Lampung.

15 jam6 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Hikmahanto Juwana: Semoga Masyarakat Tidak Tergoda dan Menjadi Warga Negara Indonesia yang Baik

Hikmahanto Juwana, SH, LLM, Ph.D, meminta kepada masyarakat Indonesia untuk menjadikan masalah eks. WNI anggota ISIS di Suriah sebagai pelajaran

15 jam6 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Berikut Daerah Asal WNI yang Akan Dipulangkan dari Natuna Hari Ini

Proses karantina dan observasi kesehatan 285 WNI dari Wuhan, China di Natuna, Kepulauan Riau berakhir, Sabtu (15/2/2020) hari ini.

15 jam6 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Ramalan Zodiak Hari Ini, Sabtu 15 Februari: Libra di Bawah Tekanan, Bukan Hari Baik Scorpio

Ramalan zodiak yang berlaku untuk Sabtu (15/2/2020) hari ini. Libra di bawah tekanan dan hari ini bukan hari baik untuk Scorpio.

15 jam7 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Beredar Video Lucinta Luna Depresi, Abash Ungkap Fakta Pilu: Histeris, Sakiti Diri Nyaris Bunuh Diri

Beredar Video Lucinta Luna Depresi, Abash Ungkap Fakta Pilu: Histeris, Sakiti Diri Nyaris Bunuh Diri

15 jam7 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Barcelona Rela Keluarkan Dana Rp 1,6 Triliun untuk Gaet Lautaro Martinez dari Inter Milan

Barcelona rela mengucurkan dana sebesar Rp1,6 triliun untuk segera datangkan bomber Inter Milan, Lautaro Martinez.

15 jam7 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Kejanggalan Diah Ayu Ashari di Kolam Renang Ungkap Jenis Kelamin Sebenarnya Abash Pacar Lucinta Luna

Kejanggalan Diah Ayu Ashari di Kolam Renang Ungkap Jenis Kelamin Sebenarnya Abash Pacar Lucinta Luna

15 jam7 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Paris Saint Germain Tawari Kontrak Baru untuk Kylian Mbappe

Paris Saint-Germain siap mengeluarkan dana besar demi mempertahankan penyerang andalan mereka, Kylian Mbappe.

15 jam7 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Berjatuhan Korban Meninggal Virus Corona di Asia, Benarkah Indonesia Masih Aman? WHO Ungkap Faktanya

Berjatuhan Korban Meninggal Virus Corona di Asia, Benarkah Indonesia Masih Aman? WHO Ungkap Faktanya

15 jam7 menit Tribunnews