Semen Padang, Badak Lampung FC, dan Kalteng Putra Degradasi

JPNN.com, JAKARTA - Semen Padang menyusul Badak Lampung FC, dan Kalteng Putra terdegradasi dari Liga 1 2019.
« Kembali Baca berita lengkap »

JPNN.

Mahaka Radio Integra Lakukan Restrukturisasi demi Hadapi 2020

JPNN.com, JAKARTA - PT Mahaka Radio Integra (MARI) Tbk bakal memperkuat lini bisnis percetakan melalui Pustaka Abdi Bangsa (PAB) pada 2020 agar bisa membalik kerugian tahun ini.

3 jam55 menit Jpnn

JPNN.

Membedah Keunggulan Future Light, Inovasi Terbaru North Face

JPNN.com, JAKARTA - North Face kini memiliki teknologi baru untuk memanjakan para pendaki. Future Light dipilih sebagai nama inovasi yang kini melekat di seluruh jaket North Face mulai akhir Desember 2019.

3 jam55 menit Jpnn

JPNN.

Selain Garuda, BUMN Kodja Bahari Perlu Perombakan Direksi

JPNN.com, JAKARTA - Mantan Komisaris Utama PT Dok dan Perkapalan Kodja Bahari (PT DKB), Desi Albert Mamahit, mendukung penuh program bersih-bersih perusahaan negara yang dilakukan oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir. Sebab, perusahaan yang bergerak di bidang galangan kapal ini selalu merugi setiap tahunnya.

3 jam55 menit Jpnn

JPNN.

Gus Nabil: Pencak Silat Efektif Mengatasi Ekstremisme

JPNN.com, JAKARTA - UNESCO menetapkan Pencak Silat sebagai Warisan Budaya Tak Benda. Penetapan ini mengukuhkan Pencak Silat Nusantara sebagai warisan penting untuk dunia.

3 jam56 menit Jpnn

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

Detik

Pelatih Semen Padang Meminta Maaf ke Suporter Usai Timya Degradasi

Semen Padang terdegradasi usai kalah dari PSIS Semarang. Pelatih Kabau Sirah, Eduardo Almaedi meminta maaf ke supoter atas hasil buruk ini.

3 jam57 menit Detik

Detik

Madura United Bantah Sengaja Kalah dari Persija

Madura United kalah 0-4 dari Persija Jakarta di pekan ke-32 Liga 1 2019. Pelatih mereka, Rasiman, membantah timnya sengaja mengalah kepada Macan Kemayoran.

3 jam57 menit Detik

Detik

Klopp di Liverpool Hingga 2024, Bagaimana Tanggapan Para Rival?

Frank Lampard dan Jose Mourinho memberikan komentar soal perpanjangan kontrak Juergen Klopp di Liverpool. Manajer The Reds itu tetap di Anfield hingga 2024.

3 jam57 menit Detik

Detik

Yellow Claw Bikin DWP 2019 Joget Koplo, Ramengvrl Jadi Kejutan

Yellow Claw tampil tak lama setelah Blasterjaxx turun panggung. Beberapa lagu yang di-remix dalam nuansa koplo menjadi kejutan bagi penonton DWP 2019.

3 jam58 menit Detik

Detik

Komisi DPR AS Setujui 2 Dakwaan Pemakzulan Trump untuk Vote

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump sebelumnya dituduh menyalahgunakan kekuasaannya dan menghalangi Kongres.

3 jam58 menit Detik

Detik

Bus Tabrak Truk Penyelundup Bahan Bakar di Pakistan, 13 Orang Tewas

Kebanyakan korban tewas akibat terbakar api dari bahan bakar yang dibawa truk tersebut. Seorang pria berhasil selamat dari kecelakaan itu.

3 jam58 menit Detik

TRIBUNNEWS

Perolehan medali Sea Games 2019: Target terpenuhi, tapi gagal wujudkan keinginan Jokowi

Kontingen Indonesia dinilai tak semesetinya dianggap gagal di Sea Games 2019 karena tak memenuhi target Jokowi. Apalagi, sejumlah atlet berusia

5 jam5 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Cinta Laura Ajak Wanita Pancarkan Kekuatan Lewat Koleksi Busana

Di akhir tahun 2019 ini Cinta Laura Kiehl merilis bisnis pertamanya berkolaborasi dengan sportware brand lokal

5 jam5 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

MARI Perkuat Bisnis Guna Hadapi Persaingan 2020

Pergantian kepemimpinan Mahaka Grup ini berkaitan dengan diangkatnya Erick Thohir sebagai Menteri BUMN periode 2019-2024

5 jam6 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Syuting Si Manis Jembatan Ancol, Ozy Syahputra Asah Akting Lagi

Ozy tak bisa menolak tawaran itu lantaran film dengan judul yang sama telah membawa namanya dikenal.

5 jam6 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

AKBP Sumardji Lepas Jabatan Manajer Bhayangkara FC, Punya Jabatan Baru di Kompetisi Musim Depan

Ajun Komisaris Besar Kepolisian (AKBP) Sumardji dipastikan tidak akan mengemban jabatan sebagai manajer klub Bhayangkara FC di kompetisi musim depan.

5 jam6 menit Tribunnews

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

TRIBUNNEWS

Takumi Minamino Masih Belum Banyak Dibahas Juergen Klopp

Pelatih Liverpool, Juergen Klopp cukup menutupi saat ditanyai soal transfer Takumi Minamino pada konferensi pers jelang bertemu Watford di Liga

5 jam6 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Rahmad Darmawan Musim Depan Arsiteki Madura United kata Presiden Klub

Presiden klub Madura United, Achsanul Qosasi memastikan pihaknya sudah menetapkan sosok nahkoda baru yang akan menangani timnya di kompetisi depan

5 jam6 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Tottenham Hotspur Sudah Mulai Baik Prestasinya kata Jose Mourinho

Pelatih Tottenham Hotspur, Jose Mourinho yakin jika The Lilywhites bisa finis di empat besar Liga Inggris musim ini.

5 jam6 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Heru Pujihartono Semakin Tertantang Bawa Bhayangkara FC U-20 Raih Gelar di Musim Depan

Manajemen tim Bhayangkara FC menggelar acara syukuran dalam memperingati keberhasilan tiga tim mudanya meraih hasil membanggakan di ajang Elite Pro

5 jam6 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Nyaris Seribuan Pelamar CPNS di Kemenpan-RB Lolos Seleksi Adminstrasi

Pemerintah sudah mengumumkan hasil seleksi administrasi calon pegawai negeri sipil (CPNS)

5 jam7 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Edson Tavares Sebut Lini Belakang Jadi Kunci Sukses Persija Kalahkan Madura United

Persija Jakarta sukses menang telak 4-0 saat menjamu Madura United dalam lanjutan Liga 1 2019, Jumat (13/12/2019).

5 jam7 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Persija Jakarta vs Madura United: Tiga Penalti yang Didapat Persija Jakarta Bikin Bingung AQ

Achsanul Qosasi mengaku bingung dengan tiga penalti yang didapat tim Persija Jakarta saat berjumpa dengan timnya di pekan ke-32 Liga 1 2019.

5 jam7 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Persija Jakarta Lolos dari Degradasi, Edson Tavares Siap Tatap Kompetisi Musim Depan

Edson Tavares mengaku senang bisa membawa timnya mengalahkan Madura United di pertandingan lanjutan Liga 1 2019 pekan ke-32.

5 jam7 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Pencak Silat Dalam Representative List Unesco Merupakan Kebanggaan Bagi Masyarakat Indonesia

Sidang ke-14 Komite Warisan Budaya Takbenda UNESCO di Bogota, Kolombia, pada Kamis, 12 Desember 2019 telah menetapkan usulan Indonesia

5 jam7 menit Tribunnews

ANTARA NEWS

Edson lega misinya di Persija hampir selesai

Pelatih Persija Jakarta Edson Tavares merasa lega misinya di klub itu hampir selesai, setelah Macan Kemayoran memastikan diri selamat dari ancaman degradasi berkat kemenangan 4-0 atas Madura United dalam pertandingan Liga 1, ...

5 jam7 menit Antaranews