Bamsoet Mundur, Suara DPD Tingkat I dan II Golkar Bakal Terbang ke Airlangga?

JPNN.com, JAKARTA - Wasekjen Golkar Dave Laksono menyambut baik keputusan Ketua MPR Bambang Soesatyo atau Bamsoet yang mundur dari pencalonan Ketua Umum (Ketum) Golkar periode 2019 - 2024.
« Kembali Baca berita lengkap »

WOWKEREN

Logo Kim Jaehwan Mirip Dengan Milik Serikat Mahasiswa Universitas Chung Ang, Swing Ent Buka Suara

Penggemar Kim Jaehwan menemukan bahwa logo untuk serikat mahasiswa ke-62 untuk Universitas Chung Ang tampak agak terlalu mirip dengan logo penggemarnya, 'WIN:D'.

5 menit Wowkeren

WOWKEREN

Cindy Fatikasari dan Tengku Firmansyah Bicara Pernikahan Pasca 20 Tahun Hidup Bersama

Cindy Fatikasari dan Tengku Firmansyah mampu mempertahankan rumah tangga hingga di usia pernikahan yang menginjak 20 tahun. Apa rahasia langgeng mereka ya?

5 menit Wowkeren

WOWKEREN

Marvel Tetap Ingin Hugh Jackman Perankan Wolverine

Sebenarnya Hugh Jackman sendiri sudah pensiun memerankan karakter mutan legendaris tersebut setelah berperan di film 'Logan' yang dirilis pada tahun 2017 lalu.

5 menit Wowkeren

WOWKEREN

Viral Utusan KONI Jatim Diusir Walkot Kediri Terkait Isu Atlet Senam Tak Perawan, Ini Penjelasannya

Dalam sebuah video viral, tampak atlet senam SEA Games 2019 yang dipulangkan dan diisukan tak perawan, Shalfa, pingsan di rumah dinas Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar.

5 menit Wowkeren

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

WOWKEREN

Megawati Ungkap Telah Selamatkan Prabowo, Gerindra: Tidak Akan Kami Lupakan

Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, menyampaikan kisahnya merangkul Prabowo kala Ketua Umum Partai Gerindra tersebut berada dalam status stateless alias tak bernegara.

6 menit Wowkeren

WOWKEREN

Putri Beatrice Bakal Gelar Pesta Pertunangan Mewah Meski Sang Ayah Kena Skandal Seks dan Pedofilia

Pesta pertunangan Putri Beatrice dan calon suaminya, Edoardo Mapelli Mozzi, akan digelar di sebuah restoran mewah di London. Ayah Beatrice, Pangeran Andrew, diduga tak akan datang dalam acara ini.

6 menit Wowkeren

Viva.co

Ternyata Raja Menembak SEA Games Pasukan Elite TNI Kopassus

Dia merebut medali emas.

6 menit Viva

Viva.co

Laga SEA Games Diundur, Tim Indonesia Pertanyakan Kejelasan Jadwal

Penundaan sejumlah laga juga akan menambah biaya pengeluaran kontingen

6 menit Viva

Viva.co

Honda Berangkatkan Puluhan Atlet Pelajar ke DBL Camp

Mereka adalah pemenang Honda DBL 2019.

6 menit Viva

Detik

Terungkap! Ternyata Begini Otak Manusia yang Ingin Bunuh Diri

Setiap tahun, ada 800.000 orang yang meninggal akibat bunuh diri di berbagai belahan dunia. Dan akhirnya, para peneliti bisa mengungkap faktor pemicunya.

6 menit Detik

Detik

Miss V 'Becek' Berarti Wanita Sedang Terangsang? Ini Kata Ahli

Jadi anggapan umum bahwa gairah seks wanita bisa dilihat dari produksi lendir vagina. Namun apakah semua vagina 'becek' karena rangsangan?

6 menit Detik

Detik

Si.Se.Sa Rilis Busana Syar'i untuk Liburan, Diklaim Pertama di Indonesia

Memasuki penghujung 2019 Si.Se.Sa memanjakan konsumennya dengan koleksi busana syar'i untuk cruise atau resor.

6 menit Detik

Detik

Potret Penyanyi Hengkang dari Hiburan Usai Video Tanpa Busananya Viral

Penyanyi Rabi Pirzada jadi kontroversi setelah video dan foto-fotonya tanpa busana viral di media sosial. Ia pun memilih untuk mundur dari industri hiburan.

7 menit Detik

Detik

Tak Ada Papan Tulis di Desa Bahasa yang Inspiratif Ini

Berkunjung ke Desa Bahasa Borobudur untuk belajar Bahasa Inggris, traveler tidak akan menemukan papan tulis. Ternyata, ada alasan di balik itu.

7 menit Detik

Detik

Indahnya Kerlap-kerlip Kampung Natal di Mamasa

Sekelompok pemuda di Mamasa, Sulawesi Barat, sulap hutan pinus jadi Kampung Natal yang bekerlapan. Indah dan menarik, begini nih suasananya!

7 menit Detik

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

Detik

Labuan Bajo Akan Jadi Wisata Super Premium, Ini Kata Wishnutama

Jokowi berniat menjadikan Labuan Bajo sebagai tempat wisata super premium. Lantas, seperti apa penjelasan Menparekraf Wishnutama?

7 menit Detik

Detik

Pesona Desa Wisata Sungsang, Lumba-lumba hingga Burung Migran

Sebuah desa di Palembang terbilang memiliki potensi wisata walaupun belum terkelola maksimal. Di sini traveler bisa melihat lumba-lumba dan burung bermigrasi.

7 menit Detik

Detik

Pantas Kabur saat Razia, Banyak yang Belum Bayar Pajak!

Badan Pajak dan Restribusi Daerah Provinsi DKI Jakarta Selatan mengungkapkan masih banyak kendaraan bermotor yang menungggak pajak tahun ini

7 menit Detik

Detik

Si Cantik Faren dan Lambo Aventador

Ada sosok gadis yang menarik perhatian di pameran Indonesia Automodified (IAM) 2019 beberapa waktu lalu. Kenalkan ini adalah Faren, seorang model.

7 menit Detik

Detik

Abang Ojol Ini Pengamen Kali Ya, Main Gitar Kok Sambil Naik Motor

Satu sisi saat melihat video ini pasti banyak yang berkomentar video ini sangat keren. Tapi detikcom pastikan perilaku ini jangan sampai ditiru.

7 menit Detik

Detik

Mantap! Lifter Deni Tambah Medali Emas Indonesia

Lifter Indonesia Deni mempersembahkan medali emas untuk kontingen Indonesia di SEA Games 2019 Filipina. Deni meraihnya dari angkat besi di kelas 67 kg putra.

7 menit Detik

Detik

Indonesia Sementara Unggul 3-0 atas Brunei

Timnas Indonesia unggul 3-0 atas Brunei Darussalam pada babak I di SEA Games 2019. Osvaldo Haay membikin brace, satu gol lainnya dicetak Egy Maulana Vikri.

7 menit Detik

Detik

Tangismu Tak Cukup untuk Bawa Pulang Emas, Ni Ketut

Ni Ketut Mahadewi Istarani sempat menangis saat mengalahkan pasangan Thailand dan membuat kedudukan imbang 1-1. Tapi, air matanya sia-sia.

8 menit Detik

Detik

Aksi Wushu Beregu Putra yang Berbuah Emas

Wushu kembali menambah pundi-pundi emas Indonesia di SEA Games 2019 Filipina hari ini. Emas dipersembahkan beregu putra.

8 menit Detik

Detik

Sempat Gugup, Puspa Akhiri Paceklik Emas Pencak Silat Indonesia di SEA Games

Pesilat Puspa Arum Sari berhasil mengantongi emas di SEA Games 2019 Filipina. Dia mengakhiri paceklik emas emas pencak silat.

8 menit Detik