Takut Didemo, Politikus Demokrat Ajak Komisi II Bentuk Panja Honorer

JPNN.com, JAKARTA - Politikus Demokrat Wahyu Sanjaya mendesak Komisi II DPR RI membentuk Panja Honorer K2. Ini untuk menyelesaikan masalah honorer K2 yang menahun dan tidak tuntas.
« Kembali Baca berita lengkap »

WOWKEREN

Erick Thohir Pangkas Eselon Kementerian, Deputi Bakal Dipindah ke Posisi Ini

Menteri BUMN Erick Thohir menjadi satu-satunya anggota kabinet dengan 2 wakil sekaligus. Keberadaan 2 wakil menteri ini pun membuat 7 eselon I Kementerian BUMN harus dipindah ke posisi lain.

20 jam53 menit Wowkeren

WOWKEREN

Ruben Onsu Beri Penjelasan, Kebiasaan Betrand Peto Minum ASI Sarwendah Masih Tuai Pro Kontra

Ruben Onsu memberikan penjelasan terkait alasan Betrand Peto belakangan rutin meminum hasil pompa ASI Sarwendah yang sebenarnya diperuntukkan untuk Tania.

20 jam53 menit Wowkeren

WOWKEREN

Park Seo Joon dan V BTS Lagi-Lagi Kepergok Jalan Bareng di Tempat Umum

V BTS dan Park Seo Joon yang dikenal bersahabat baik terlihat menghabiskan waktu bersama di sebuah toko fashion pada Minggu (17/11). Intip foto mereka seperti berikut ini.

20 jam54 menit Wowkeren

WOWKEREN

KKP Era Susi Banyak Dipuji, Menteri Edhy Prabowo Sigap Bongkar 'Cela'

Walau banyak dipuji, rupanya Kementerian Kelautan dan Perikanan di era Susi Pudjiastuti masih menyimpan sejumlah 'rapor merah', seperti diungkap oleh Menteri Edhy Prabowo.

20 jam54 menit Wowkeren

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

WOWKEREN

Usai Lamaran di Eropa, Mike Lewis dan Sang Kekasih Diam-diam Gelar Pesta Pertunangan

Mike Lewis mengumumkan pertunangannya dengan sang kekasih, Janisaa Pradja, yang digelar pada akhir pekan lalu. Namun, pesta pertunangan mereka hanya dihadiri keluarga dekat.

20 jam54 menit Wowkeren

WOWKEREN

Bodi Super Kekar Jung Yong Hwa CN Blue Usai Wamil Bikin Histeris hingga Dipuji Seksi

Melalui akun Instagram pribadinya, pada Minggu (17/11) Jung Yong Hwa membagikan foto yang menampilkan tubuh kekarnya. Setelah foto itu diposting, penggemar pun langsung dibuat histeris dan memberikan

20 jam54 menit Wowkeren

Viva.co

F1 Brasil 2019 Jadi Petaka bagi Tim Ferrari

Kedua pembalap mereka terlibat tabrakan.

20 jam54 menit Viva

Viva.co

Ngaku Disiksa dan Dilecehkan, Dua Member TRCNG Laporkan Agensi

TRCNG laporkan TS Entertainment ke polisi.

20 jam54 menit Viva

Viva.co

Ria Irawan Kembali Masuk Rumah Sakit, Suami Kabarkan Kondisinya

Ria Irawan kembali dilarikan ke RSCM.

20 jam55 menit Viva

Viva.co

Sandiaga Uno Bakal Jadi Dirut PLN? Ini Kata Istana

Kabar Sandaiga Uno akan jadi bos PLN santer terdengar.

20 jam55 menit Viva

Viva.co

Pernyataan Sukmawati Soekarnoputri Harus Disikapi Lewat Tabayyun

Sukmawati Soekarnoputri bandingkan Soekarno dengan Nabi Muhammad SAW.

20 jam55 menit Viva

Viva.co

Wujud 105 Kacamata Miliaran Rupiah Bos First Travel yang Akan Dilelang

Kacamata itu berasal dari sejumlah merek dunia.

20 jam55 menit Viva

Detik

Raih 'Orgasme Puting' dengan Deretan Posisi Seks Berikut Ini (1)

Orgasme wanita tak hanya didapat melalui penetrasi vagina saja, tapi juga bisa lewat puting. Berikut deretan posisi yang bisa bantu raih 'orgasme puting'.

20 jam55 menit Detik

Detik

Tak Perlu Parfum Mahal, Wewangian Alami Ini Bisa Buat Pria Terangsang

Sebagian wanita akan mengandalkan parfum untuk menarik seorang pria. Padahal, ada wewangian alami yang bisa buat pria terangsang.

20 jam56 menit Detik

Detik

Penerbangan Dialihkan, Penumpang Terjebak 5 Jam di Pesawat

Penumpang Qantas Airlines terjebak di pesawat selama berjam-jam setelah penerbangan dialihkan. Mereka mengaku merasa kepanasan di dalam pesawat.

20 jam56 menit Detik

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

Detik

Mobil Amerika Cabut, Beratkah Persaingan Otomotif Indonesia?

Hengkangnya Ford dan Chevrolet seakan membuktikan bahwa persaingan otomotif di Indonesia cukup ketat.

20 jam56 menit Detik

Detik

BBN DKI Jakarta Jadi 12,5%, Harga Motor Naik Ratusan Ribu Rupiah

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menaikkan tarif Bea Balik Nama-Kendaraan Bermotor 10% menjadi 12,5%. Harga motor dinilai hanya akan naik ratusan ribu rupiah.

20 jam56 menit Detik

Detik

Suzuki V-Strom 1050 Makin Galak

Suzuki juga tidak ingin kalah saing di market Eropa, kali ini pabrikan asal Jepang ini langsung meggoda pencintanya dengan memperkenalkan V-Strom 1050 terbaru.

20 jam56 menit Detik

Detik

Wow Seru! Menerobos Jalur Offroad Cikole

Mobil offroad 4x4 klasik Land Rover menerobos jalan sempit saat wisata offroad menuju trek Sukawana-Cikole di Kab Bandung Barat, Jawa Barat. Wow serunya.

20 jam56 menit Detik

Detik

Yeyen Tumena: Semua Pemain Malaysia Berbahaya

Timnas Indonesia tak akan melakukan penjagaan khusus pada satu pemain Malaysia di lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2022. Yeyen Tumena menilai semua berbahaya.

20 jam57 menit Detik

Detik

'Mending Dulu MU Rekrut Trippier daripada Wan-Bissaka'

Mantan Direktur Olahraga Everton, Steven Walsh, menilai Manchester United keliru merekrut Aaron Wan-Bissaka. Setan Merah harusnya mendatangkan Kieran Trippier.

20 jam57 menit Detik

Detik

Bisakah Basket Indonesia Gemilang di SEA Games Tanpa Pemain Naturalisasi?

Timnas basket Indonesia kemungkinan tampil di SEA Games 2019 tanpa pemain naturalisasi. Andakara Prastawa tetap optimistis tim Garuda masih bisa unjuk gigi.

20 jam57 menit Detik

Detik

IBL Tak Lewati GOR Sritex Musim Depan, Kenapa Piala Presiden Digelar di Sana?

Turnamen Piala Presiden bola basket akan menggunakan GOR Sritex Arena, Solo, Jawa Tengah, padahal IBL tak memasukkannya lagi musim depan. Kenapa?

20 jam57 menit Detik

Detik

Persita dan Persik Lolos ke Semifinal Liga 2 2019

Slot sisa di babak semifinal Liga 2 2019 sudah terisi. Persik Kediri dan Persita Tangerang yang melaju ke babak empat besar.

20 jam57 menit Detik

Detik

Lorenzo Bakal Liburan ke Bali dalam Waktu Dekat

Jorge Lorenzo sudah mengakhiri karier balapan MotoGP di musim ini. Setelah race di Valencia, ia ingin menikmati liburan ke Bali.

20 jam57 menit Detik