Prabowo Merapat ke Jokowi, Gerindra Bakal Dihukum Konstituen di Pilkada 2020

JPNN.com, JAKARTA - Partai Gerindra diprediksi bakal menghadapi persoalan serius jika akhirnya memilih bergabung dalam koalisi pendukung pemerintah hasil Pemilihan Presiden 2019.
« Kembali Baca berita lengkap »

JPNN.

Penjelasan Jenderal Andika Saat Menghukum Prajurit TNI Karena Ulah Istri

JPNN.com, JAKARTA - Kepala Staf Angkatan Darat atau KASAD Jenderal TNI Andika Perkasa menyadari terdapat kritik dari pihak tertentu setelah enam prajurit TNI AD dihukum disiplin militer karena aktivitas istri mereka di media sosial.

21 jam59 menit Jpnn

JPNN.

31.000 Personel Gabungan Dikerahkan Saat Pelantikan Jokowi - Ma’ruf

JPNN.com, JAKARTA - Puluhan ribu personel gabungan bakal dikerahkan untuk mengamankan kegiatan pelantikan Joko Widodo dan Kiai Ma’ruf Amin sebagai presiden dan wakil presiden periode 2019-2024.

21 jam59 menit Jpnn

WOWKEREN

Tak Cuma Marahi Nagita Slavina, Raffi Ahmad Punya Benjolan di Leher Akibat Jarang Ucapkan Ini

Raffi Ahmad disebut memiliki benjolan di tenggorokan akibat sering memarahi Nagita Slavina di depan umum. Namun ada faktor penting lain yang membuat tenggorokan Raffi menjadi benjol.

22 jam0 menit Wowkeren

WOWKEREN

Begini Sambutan Mulan Jameela Untuk Kembalinya Sandiaga Uno Ke Gerindra

Lolos menjadi anggota DPR dengan bergabung bersama partai Gerindra membuat Mulan Jameela turut memberikan sambutan terhadap kabar kembalinya Sandiaga Uno di partai tersebut.

22 jam0 menit Wowkeren

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

WOWKEREN

Enggak Terduga, 7 Pekerjaan Rumah Ini Ternyata Bisa Bakar Kalori Yang Cukup Banyak Loh!

Jika kalian tidak sempat pergi ke gym, kini ada cara lain supaya kalian tetap bisa membakar timbunan kalori dalam tubuh. Pekerjaan rumah tangga adalah cara yang bagus untuk membantu membakar kalori ta

22 jam0 menit Wowkeren

WOWKEREN

PNS Nyinyir di Medsos Bisa Dipecat, Pengamat: Harus Dibedakan Antara Kritik dan Ujaran Kebencian

Pengamat media sosial Ismail Fahmi menuturkan bahwa harus dibedakan antara kritik dengan nyinyiran alias ujaran kebencian sebab kritik diperlukan pemerintah untuk membangun negara.

22 jam0 menit Wowkeren

WOWKEREN

119 Kepala Daerah Jadi Tersangka Kasus Korupsi, Begini Respons Mendagri

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo menegaskan bahwa selama ini sudah ada sekitar 119 kepala daerah yang telah menjadi tersangka kasus korupsi.

22 jam0 menit Wowkeren

WOWKEREN

Terus Didesak KontraS, Kompolnas Sebut Hanya Menghakimi Tanpa Melihat Fakta

Kompolnas akhirnya buka suara usai didesak terus oleh KontraS terkait penindakan kasus kematian mahasiswa pada aksi demo di sejumlah daerah bulan lalu. Komisioner Kompolnas Pungki mengatakan agar Kont

22 jam0 menit Wowkeren

WOWKEREN

Hilda Vitria Tanggapi Tudingan Kriss Hatta Soal Terlibat Kasus Penganiayaan Anthony Hillenaar

Sebelumnya, Kriss Hatta menduga bahwa kasus penganiayaannya terhadap Anthony Hillenaar merupakan settingan yang sudah direncanakan oleh sang mantan istri, Hilda Vitria.

22 jam0 menit Wowkeren

WOWKEREN

Kangen Masa Pacaran, Andhika Pratama Foto Bareng Ussy Sulistiawaty Di Flyover Bekasi

Andhika Pratama tampak sedang merindukan momen masa pacaran dengan Ussy Sulistiawaty. Lantas ia mengunggah foto lawas mereka saat berpose di sebuah Flyover Bekasi.

22 jam0 menit Wowkeren

Viva.co

Duo Jepang Kewalahan Kalahkan Owi/Winny di Denmark Open

Terjadi pertarungan sengit di game kedua.

22 jam1 menit Viva

Viva.co

Korea Berkabung, Acara TV yang Dipandu Sulli Batal Tayang

Sulli diketahui merupakan host acara Reply Night.

22 jam1 menit Viva

Viva.co

Sulli Meninggal, Goo Hara Menangis Pilu di Instagram Live

Goo Hara dan Sulli diketahui merupakan sahabat dekat.

22 jam1 menit Viva

Viva.co

Jatuh Bangun PFN, dari Mati Suri hingga Mampu Cetak Laba

Perum PFN akan memproduksi 20 film dan menggandeng kedutaan besar.

22 jam1 menit Viva

Viva.co

Donald Trump Ditegur Band Rock Queen

Video kampanye Trump diprotes Queen.

22 jam1 menit Viva

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

Viva.co

Teroris Cirebon yang Diciduk Siapkan Bom Beracun, Bisa Bunuh 100 Orang

Dua terduga teroris di Cirebon itu menggunakan bahan abrin.

22 jam1 menit Viva

Detik

Ikatan Apoteker Ingatkan untuk Tak Mengedarkan Obat Maag Ranitidin

Obat maag ranitidin ditarik, Ikatan Apoteker Indonesia mengingatkan untuk tidak mengedarkan produk tersebut meski izin edarnya masih belum dicabut.

22 jam2 menit Detik

Detik

Banyak Jajanan Pakai Cabe Bubuk, Bahayakah Bagi Pencernaan?

Kabar cabe bubuk yang populer digunakan dalam jajanan gorengan bisa sebabkan difteri memang hoaks, tapi seberapa bahayanya sih cabe bubuk untuk pencernaan?

22 jam2 menit Detik

Detik

Gaya Klasik Modern Inggris di Koleksi Terbaru Uniqlo x JW Anderson

Kali ini, kolaborasi Uniqlo dan JW Anderson tersebut berlanjut dengan koleksi Fall/Winter 2019 dengan sentuhan gaya Inggris yang khas.

22 jam2 menit Detik

Detik

Sering Gonta-ganti Gaya Rambut, Wanita Cantik Ini Ternyata Botak

Wanita ini tampil mempesona dengan pamer gaya rambut yang bergonta-ganti di Instagramnya. Tapi nyatanya wanita cantik ini botak.

22 jam2 menit Detik

Detik

Okidoki, Ritel Fast Fashion Terbaru di Indonesia

Menjawab minat dan antusiasme yang tinggi dari masyarakat Indonesia, OKIDOKI hadir melengkapi setiap kebutuhan fast fashion pencintanya.

22 jam2 menit Detik

Detik

Tidak Mudah, Ini Syarat Menjadi Istri TNI

Apa saja syarat menjadi istri TNI AD, AU, AL ataupun Polisi? Berikut syarat yang wajib dipenuhi dan disiapkan untuk menjadi istri TNI.

22 jam2 menit Detik

Detik

Sedihnya Kisah Sulli, Melawan Bullying Tapi Depresi karena Di-bully

Sulli meninggal bunuh diri diduga karena depresi. Kisahnya ironis karena Sulli yang depresi akibat komentar jahat netizen dikenal sebagai pejuang bullying.

22 jam2 menit Detik

Detik

Cirebon Diproyeksikan Jadi Destinasi Wisata Budaya dan Sejarah

Pemprov Jabar memproyeksikan Kota Cirebon sebagai destinasi wisata unggulan budaya dan sejarah. Cirebon dinilai punya modal bagus terkait rencana tersebut.

22 jam3 menit Detik

Detik

Horor di Udara, Mesin Pesawat Ngadat Saat Pilot Terbangkan Keluarga

Seorang pilot membawa keluarganya terbang dalam sebuah pesawat kecil. Yang ngeri, mesin pesawat ngadat ketika mereka tengah berada di udara!

22 jam3 menit Detik