Buya Syafii Minta Jokowi Pilih Sosok Pandai Bergaul jadi Mendikbud, Siapa?

JPNN.com, JAKARTA - Ahmad Syafii Maarif berharap Presiden Jokowi memilih tokoh yang paham masalah pendidikan untuk jabatan mendikbud. Syarat lain, orang tersebut harus pandai bergaul.
« Kembali Baca berita lengkap »

Viva.co

Selain Knock Knock, Ini 4 Film Thriller Erotis yang Hot Menegangkan

Film thriller erotis kerap cerita kengerian hubungan seks terlarang.

13 jam38 menit Viva

Viva.co

Jalani Rehabilitasi, Nunung Mengaku Rindu Keluarga

Nunung juga rindu menghibur masyarakat

13 jam38 menit Viva

Viva.co

Rekomendasi 7 Film Dewasa Korea, Adegan Panasnya Bikin Deg-degan

Beberapa di antaranya juga ditayangkan di festival film internasional.

13 jam38 menit Viva

Viva.co

Soal Gimmick Sama Banyak Cewek, Raffi Ahmad: TV Panggung Sandiwara

Menurut Raffi Ahmad, ia hanya menjalankan tugasnya.

13 jam38 menit Viva

Belajar secara GRATIS di GOinggris

GO! Inggris adalah salah satu kursus bahasa Inggris online terbesar di Eropa, yang berencana untuk memasuki pasar Indonesia dalam beberapa minggu mendatang. Karena situasi saat ini di dunia, sangat penting bagi perusahaan kami untuk membantu dan mendukung masyarakat Indonesia dalam pendidikan bahasa Inggris digital.

Jadi kami memutuskan untuk memberikan AKSES GRATIS - selama situasi virus berlangsung * - ke PAKET PREMIUM kami yang paling kompleks, yang mencakup seluruh tata bahasa Inggris dari tingkat pemula hingga mahir. Jadi, kamu dapat menghabiskan hari-hari kamu dengan waktu belajar secara gratis selama Covid - 19.

Siapa pun dapat mendaftar secara GRATIS.

Ini sekarang merupakan peluang besar bagi PERUSAHAAN dan SEKOLAH untuk membantu karyawan atau siswa mereka belajar bahasa Inggris secara gratis.

Detik

Diskors 2 Laga, Dembele Absen di El Clasico

Barcelona tak akan diperkuat Ousmane Dembele dalam dua laga ke depan di LaLiga. Hukuman itu adalah buntut kartu merah yang didapat Dembele saat lawan Sevilla.

13 jam39 menit Detik

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

Detik

Duel Merah-Putih di ONE Championship: Adrian Vs Stefer Rahardian

Duel sesama Indonesia akan dihelat di ONE Championship Jakarta akhir bulan ini. Siapa yang terbaik, Adrian Matthies atau Stefer Rahardian?

13 jam39 menit Detik

TRIBUNNEWS

Polisi Buat Pos di Titik Rawan Untuk Jaga Keamanan di Wamena

Kedatangan para pengungsi ini dijemput langsung Bupati Kabupaten Jayawijaya Jhon Richard Banua, Dandim 1702/jwy Letkol Inf Candra Dianto.

14 jam35 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Para Wisudawan SUSS Terkejut Tak Menyangka Kaesang Pangareb Anak dari Jokowi

Sebabnya selama empat tahun dia menuntut ilmu di SUSS, mereka tidak mengetahui bahwa dia merupakan putra bungsu Presiden Jokowi

14 jam35 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Sidang Kasus Suap Jual-beli Jabatan di Kemenag, Hakim Tolak Nota Keberatan Romahurmuziy

Sidang kasus suap jual-beli jabatan di lingkungan Kementerian Agama terdakwa Romahurmuziy, mantan ketua umum PPP, berlanjut ke tahap pembuktian.

14 jam35 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Melvin Platje Sudah Torehkan 11 Gol dan Lima Assist untuk Bali United

Melvin Platje telah melakoni penampilan yang cukup impresif dalam 20 pertandingan resmi yang dijalaninya bersama Bali United.

14 jam35 menit Tribunnews

Belajar secara GRATIS di GOinggris

GO! Inggris adalah salah satu kursus bahasa Inggris online terbesar di Eropa, yang berencana untuk memasuki pasar Indonesia dalam beberapa minggu mendatang. Karena situasi saat ini di dunia, sangat penting bagi perusahaan kami untuk membantu dan mendukung masyarakat Indonesia dalam pendidikan bahasa Inggris digital.

Jadi kami memutuskan untuk memberikan AKSES GRATIS - selama situasi virus berlangsung * - ke PAKET PREMIUM kami yang paling kompleks, yang mencakup seluruh tata bahasa Inggris dari tingkat pemula hingga mahir. Jadi, kamu dapat menghabiskan hari-hari kamu dengan waktu belajar secara gratis selama Covid - 19.

Siapa pun dapat mendaftar secara GRATIS.

Ini sekarang merupakan peluang besar bagi PERUSAHAAN dan SEKOLAH untuk membantu karyawan atau siswa mereka belajar bahasa Inggris secara gratis.

TRIBUNNEWS

Tujuan Menteri Susi Usulkan Ada Tol Laut ke Luar Negeri

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengamini saat ini cost ikan dari tempat penangkapan hingga ke tangan konsumen biayanya sangat mahal.

14 jam35 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Jauh-Jauh dari Jember ke Bali untuk Bertemu Anaknya, Ibu Tua Renta Ini Malah Diusir

Demi bertemu sang buah hati seorang ibu yang sudah berusia lanjut rela datang jauh-jauh datang dari Jember, Jawa Timur ke Bali.

14 jam35 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Shkodran Mustafi Tidak Senang Dengan Ucapan Emmanuel Petit

Legenda Arsenal, Emmanuel Petit mengomentari penampilan Shkodran Mustafi dengan menyebut sang pemain dengan sebutan 'Raja Blunder'.

14 jam35 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Persiapan Pemprov DKI Jakarta Hadapi Musim Hujan

Kepala Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta Juaini Yusuf mengatakan pihaknya sudah jauh-jauh hari melakukan persiapan penanganan menghadapi musim hujan.

14 jam35 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Gerard Pique Alergi Kenakan Jersey Real Madrid

Bek FC Barcelona, Gerard Pique, punya cara unik untuk mengejek Real Madrid. Baru-baru ini Gerard Pique diundang sebagai bintang tamu

14 jam35 menit Tribunnews

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

TRIBUNNEWS

Tampil di Konser Super Junior, Rossa Ungkap Perasaannya Bisa Kolaborasi Bersama Yesung dan Ryeowook

Penyanyi Rossa mencetak sejarah dengan menjadi artis berbahasa melayu pertama yang tampil di konser 'World Tour Super Junior - Super Show 7S.'

14 jam35 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Prediksi Susunan pemain Brazil vs Senegal Laga Persahabatan: Tite Duetkan Firmino dan Neymar

Laga seru antara Brazil vs Senegal akan berlangsung di Stadion Nasional Singapura pukul 19.00 WIB live TV One, Kamis (10/10/2019).

14 jam35 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Terjadi 63 Kasus Penyelundupan Benih Lobster di Tahun 2019

Menengok ke belakang rekapitulasi penanganan penyelundupan benih lobster ‎siklusnya bervariasi. Di 2015 ada 10 kasus, 2016 ada 45 kasus.

14 jam35 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Arema FC Menang dari PSS Sleman dan PSM Makassar yang Jadi Pembicaraan Ridwan Tawainella

Arema FC mampu menunjukkan performa apik pada dua laga terakhirnya berkat permainan salah satu gelandangnya, Ridwan Tawainella.

14 jam35 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Prakiraan Cuaca 33 Kota Besar Kamis (10/10/2019) Semarang dan Bandung Cerah Berawan saat Pagi Hari

Prakiraan Cuaca 33 Kota Besar Kamis (10/10/2019) Jakarta Pusat dan Yogyakarta Cerah Berawan

14 jam35 menit Tribunnews

Belajar secara GRATIS di GOinggris

GO! Inggris adalah salah satu kursus bahasa Inggris online terbesar di Eropa, yang berencana untuk memasuki pasar Indonesia dalam beberapa minggu mendatang. Karena situasi saat ini di dunia, sangat penting bagi perusahaan kami untuk membantu dan mendukung masyarakat Indonesia dalam pendidikan bahasa Inggris digital.

Jadi kami memutuskan untuk memberikan AKSES GRATIS - selama situasi virus berlangsung * - ke PAKET PREMIUM kami yang paling kompleks, yang mencakup seluruh tata bahasa Inggris dari tingkat pemula hingga mahir. Jadi, kamu dapat menghabiskan hari-hari kamu dengan waktu belajar secara gratis selama Covid - 19.

Siapa pun dapat mendaftar secara GRATIS.

Ini sekarang merupakan peluang besar bagi PERUSAHAAN dan SEKOLAH untuk membantu karyawan atau siswa mereka belajar bahasa Inggris secara gratis.

TRIBUNNEWS

Lama Tak Bertemu, Seorang Kakak Jatuh Cinta Pada Adiknya Hingga Hamil, Adiknya Kadang Minta Duluan

seorang kakak di Kabupaten Kutai Timur, Kalimatan Timur ini malah meniduri adiknya hingga hamil.

14 jam35 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Live Streaming TV Online UEA vs Indonesia Kualifikasi Piala Dunia 2022 Mola TV, Akses di Sini

Pertandingan Timnas Uni Emirat Arab (UEA) melawan Timnas Indonesia Kualifikasi Piala Dunia 2022 disiarkan melalui Mola TV mulai pukul 23.00 WIB

14 jam35 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Paulo Dybala tak Ingin Tinggalkan Juventus Meski Ada Tawaran dari Manchester United dan Spurs

Paulo Dybala merupakan salah satu nama mentereng yang berkeliaran pada bursa transfer musim panas lalu.

14 jam36 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Bagaimana Menghadapi Orang yang Punya Penyakit Tertawa Tanpa Sebab Seperti Joker?

Arthur Fleck, tokoh utama di Film Joker, mengalami penyakit yang disebut Pseudobulbar Affect (PBA) atau refleks tertawa tanpa sebab.

14 jam36 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Prediksi Skor Pemain Timnas UAE vs Indonesia: Hansamu Yama Optimis Raih Poin

Pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2022 mempertandingkan UEA vs Indonesia di Stadion Al-Maktoum, Dubai, Kamis (10/10/2019)

14 jam36 menit Tribunnews

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko.