Usaha Waralaba Thai Tea Asetehe Cuma Modal 3 Jutaan Rupiah

JPNN.com, JAKARTA - Minuman Thai Tea kini makin digemari masyarakat tanah air. Hal itu ditandai dengan antrean panjang sejumlah booth minuman kekinian tersebut di pusat perbelanjaan di seluruh Indonesia.
« Kembali Baca berita lengkap »

JPNN.

Izin Dipangkas, Ekspor Sayuran Semakin Meningkat

JPNN.com, JAKARTA - Upaya pemerintahan Presiden Jokowi-JK dalam menggenjot penerimaan devisa negara melalui ekspor komoditas sektor strategis, yaitu pangan menunjukkan hasil yang menjanjikan. Terbukti, menurut data BPS ekspor komoditas sayuran menunjukkan trend peningkatan.

6 jam39 menit Jpnn

JPNN.

Keppres Sudah Terbit, 4 Ribu Bidan Desa PTT Bisa jadi PNS

JPNN.com, JAKARTA - Sekitar empat ribuan tenaga kesehatan (bidan desa, dokter umum, dan dokter gigi) usia 35 tahun plus bisa segera diangkat jadi PNS.

6 jam39 menit Jpnn

JPNN.

Logo Parpol di Soal Ujian SD Harus Diusut

JPNN.com, JAKARTA - Wakil Ketua Komisi X DPR Abdul Fikri Faqih meminta pihak berwenang mengusut kasus munculnya logo partai politik (parpol) dalam soal ujian penilaian akhir semester (PAS) siswa sekolah dasar (SD) di Kabupaten Bogor, Jawa Barat (Jabar).

6 jam39 menit Jpnn

JPNN.

31 Pekerja Tewas, TKN Jokowi: Beratnya Membangun Indonesia

JPNN.com, JAKARTA - Tim Kampanye Nasional Joko Widodo - Ma'ruf Amin (TKN Jokowi - Ma'ruf) menilai insiden kematian 31 pekerja di Papua merupakan bukti beratnya tugas pemerintah membangun Indonesia. Insiden tersebut menjadi jawaban atas kritik oposisi yang menyebut pembangunan adalah pekerjaan yang mudah bagi pemerintah.

6 jam39 menit Jpnn

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

WOWKEREN

'Korban' Buka Suara, Ayah Tiffany Dituding Lakukan Penipuan

'Korban' juga mengungkapkan kalau ayah Tiffany bekerja sama dengan mafia.

6 jam39 menit Wowkeren

WOWKEREN

Disindir Mirip Lucinta Luna, Sonia Fergina Tak Pakai Celana di Ajang Miss Universe?

Nampak anggun mengenakan gaun hijau, Sonia malah dituding tak pakai celana.

6 jam39 menit Wowkeren

WOWKEREN

Bagikan Pose Duduk Ngangkang, Cita Citata Kena Semprot Warganet

Warganet langsung ramai memenuhi kolom komentar Cita Citata dalam unggahan potret elegan bernuansa hitam putih berikut ini.

6 jam39 menit Wowkeren

WOWKEREN

Imutnya Sooyoung 'Marahi' Jung Kyung Ho Karena Spam Komentar Saat Live Instagram

Menuliskan komentar-komentar lucu saat sang Sooyoung siaran live Instagram membuat Jung Kyung Ho 'dimarahi' sang kekasih.

6 jam39 menit Wowkeren

WOWKEREN

Tampil Anggun Bareng Ranty Maria, Kulit Marion Jola Terlihat 'Jomplang' Tuai Pujian

Lala membagikan foto bersama Ranty Maria saat menghadiri acara penghargaan di salah satu program infotainment televisi dulu.

6 jam39 menit Wowkeren

WOWKEREN

Kedua Putri Ussy Sulistiawaty Jadi Korban Bullying, Ruben Onsu Ikut Kesal

Seperti di pemberitaan sebelumnya, Ussy sempat geram pada netizen yang menghujat anaknya lantaran disebut tak modis.

6 jam39 menit Wowkeren

Viva.co

Semen Padang: Erick Thohir Bisa Benahi PSSI Jadi Lebih Baik

Erick dinilai memiliki banyak pengalaman di dunia sepakbola.

6 jam40 menit Viva

Viva.co

Gagal Promosi ke Liga 1, Pelatih Persita Pasang Badan

Persita kalah 0-2 dari Kalteng Putra.

6 jam40 menit Viva

Viva.co

Babak I, PSS 2 Kali Bobol Gawang Semen Padang

Laga final Liga 2 berlangsung di Stadion Pakansari, Bogor.

6 jam40 menit Viva

Viva.co

Dahsyat, Uang Hadiah Tur BWF Kevin/Marcus Sudah Rp1.539.039.599

Dihitung setelah jad manusia 1 juta dolar AS.

6 jam40 menit Viva

Viva.co

Novelis Ternama NH Dini Meninggal Akibat Kecelakaan

NH Dini meninggal dunia usai kecelakaan lalu lintas di tol Semarang.

6 jam40 menit Viva

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

Viva.co

Rocky Gerung Bilang Ratna Sarumpaet Sempat Kirim Foto Wajah Lebam

Ratna, menurut Rocky, hanya mengirim foto dan tak mengatakan apa pun.

6 jam40 menit Viva

Viva.co

Sembilan Jenazah di Selat Malaka, Polisi Belum Pastikan Itu TKI Ilegal

Polisi masih harus melakukan proses identifikasi yang mendalam.

6 jam40 menit Viva

Viva.co

Dubes Arab Saudi Harus Jelaskan Cuitannya

Mungkin saja maksud Dubes Saudi beda dengan Ketum Said Aqil.

6 jam40 menit Viva

Viva.co

TNI-Polri Harus Kejar Habis-habisan Pembantai Pekerja Trans Papua

Hal itu diinstruksikan oleh Menko Polhukam Wiranto.

6 jam40 menit Viva

Viva.co

Beritakan Korupsi Bupati Pakpak Bharat, Jurnalis tvOne Diancam Dibunuh

Irvan lalu melakukan laporan ke polisi.

6 jam40 menit Viva

Viva.co

Sekompi Brimob Jatim Dikirim ke Papua Bantu Buru Kelompok Bersenjata

Brimob Jawa Timur dikirim menyusul penembakan 31 pekerja Trans-Papua.

6 jam40 menit Viva

Viva.co

Kronologi Kecelakaan Novelis NH Dini di Tol Semarang

Mobil yang ditumpangi NH Dini ditabrak truk di tol Semarang.

6 jam40 menit Viva

Detik

Tak Pernah Pikirkan Pria, Rahasia Wanita Ini Capai Usia Seabad

Seorang wanita asal Skotlandia rayakan ulang tahun yang ke-100. Rahasia umur panjangnya hanya satu: jangan khawatir soal pria!

6 jam40 menit Detik

Detik

5 Manfaat Kesehatan Berikut Bisa Jadi Alasan untuk Bercinta Malam Ini (1)

Siapa bilang bercinta tak bisa memberimu manfaat kesehatan? Hal-hal berikut ini bisa kamu jadikan alasan untuk bercinta malam ini juga!

6 jam40 menit Detik

Detik

Hindari! 5 Kesalahan Sebelum Tidur yang Sering Dilakukan

Tidurmu harus berkualitas. Maka dari itu, kita harus menghindarkan lima kesalahan sebelum tidur yang ternyata secara tidak sadar itu berbahaya.

6 jam40 menit Detik