Ridwan Kamil Siapkan Fisik untuk Disuntik Vaksin Corona Sinovac

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, tengah mempersiapkan diri untuk melakukan penyuntikan vaksin Corona Sinovac. Ia mendaftar sebagai relawan uji klinis.
« Kembali Baca berita lengkap »

Detik

Daftar 130 Brand Fashion & Kecantikan Gelar Diskon HUT RI Mulai Hari Ini

Berikut lebih dari 130 brand yang menggelar pesta diskon skala nasional hingga akhir bulan Agustus yang sayang jika dilewatkan.

19 jam51 menit Detik

Detik

Wajah Manis Mantan Miss USA yang Ternyata Sadis, Patahkan Hidung Kekasih

Mantan Miss USA 2013 Nicole Poteet punya wajah manis dan kalem. Tapi ternyata di balik penampilannya itu, perilaku Nicola cukup sadis ke sejumlah pria.

19 jam51 menit Detik

Detik

Dongkrak Mendadak Rusak, Pria Ini Nyaris Tewas Tertindih Mobil Sendiri

Dongkrak mobil tiba-tiba rusak saat pemiliknya sedang memeriksa kolong. Meski sempat tertindih, pria ini berhasil selamat.

19 jam52 menit Detik

Detik

MotoGP Austria: Krisis Mesin, Yamaha Dikabarkan Terpaksa Kurangi Power YZR-M1

Permintaan ini diajukan Yamaha berlaku untuk semua tim, sayangnya tak ada yang sependapat.

19 jam52 menit Detik

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

Detik

Hasil Free Practice III MotoGP Austria: Vinales Tercepat di Lintasan Lembap

Trek Red Bull Ring sebagian basah saat menggelar free practice III MotoGP Austria. Maverick Vinales menjadi rider tercepat di kesempatan ini.

19 jam52 menit Detik

Detik

Momen Alphonso Davies Gocek Messi lalu Permalukan Semedo

Alphonso Davies beraksi saat Bayern Munich melumat Barcelona. Satu assist yang dibuatnya turut menghadirkan momen ia menggocek sang idola, Lionel Messi.

19 jam52 menit Detik

Detik

Man City vs Lyon: Hati-hati Kejutan Les Gones, The Citizens!

Ilkay Guendogan memperingatkan rekan setimnya jelang laga Manchester City vs Olympique Lyon. Les Gones disebutnya bisa saja memberi kejutan tak terduga.

19 jam53 menit Detik

Detik

Sinopsis Soar into The Sun, Film tentang Angkatan Udara Korea Selatan

Seorang pilot menyebabkan masalah dengan aksinya yang berbahaya. Dia tak menanggapi dengan serius sampai ketika pertempuran udara rekan pilot lain tewas.

19 jam53 menit Detik

Detik

Konflik dengan Irwansyah, Medina Zein Batasi Komentar Medsos

Polisi telah memberhentikan laporan Medina Zein terhadap artis Irwansyah. Sebab, perkara tersebut diduga tidak terbukti mengandung unsur pidana.

19 jam53 menit Detik

Detik

Penegasan! Gisel dan Wijin Tidak Putus

Sekali lagi, Wijin tegaskan tidak putus dengan Gisel.

19 jam53 menit Detik

Detik

Harley Quinn Punya Kostum Baru yang Lebih Modern

Sejak kemunculannya, Harley Quinn punya kostum unik yang khas diingat fans DC. Seniman Bruno Redondo membocorkan mengenai kostum terbaru Harley Quinn

19 jam53 menit Detik

Detik

Pengusaha Hiburan Malam Terus Merugi karena Belum Bisa Buka Usaha

Pengusaha hiburan malam belum diizinkan membuka usahanya. Namun, masih ada sejumlah kewajiban yang harus mereka bayar.

19 jam54 menit Detik

Detik

Mampukah Tim Ekonomi Jokowi Realisasikan Ekonomi 5,5% di 2021?

Pemerintah menetapkan asumsi pertumbuhan ekonomi di level 4,5-5,5% pada tahun 2021. Bisa dicapai?

19 jam54 menit Detik

Detik

Momen Sandiaga Uno Kunjungi Pabrik Tahu di Magelang

Sandiaga Uno meninjau pembuatan tahu di Dusun Sawahan, Magelang, Jateng. Sandi mengatakan, keberadaan UMKM sangat berpengaruh kepada perekonomian nasional.

19 jam54 menit Detik

Detik

5 Langkah Daftar Prakerja Gelombang V

Berikut 5 langkah mendaftar Kartu Prakerja.

19 jam54 menit Detik

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

Detik

Intip Kekayaan 5 Orang RI yang Masuk Daftar 500 Orang Terkaya Dunia

Beberapa pengusaha Indonesia masuk dalam daftar 500 orang terkaya di dunia menurut data Bloomberg Billionaires Index.

19 jam54 menit Detik

Detik

Abaikan Peringatan Corona, Ribuan Warga Korsel Ikut Demo Antipemerintah

Unjuk rasa tetap digelar dengan mengabaikan peringatan pemerintah Korsel agar warga tetap di rumah saat terjadi lonjakan kasus virus Corona (COVID-19).

19 jam54 menit Detik

Detik

Kecam Perjanjian Israel, Iran Bakal Bikin Perhitungan dengan UEA

Garda Revolusi Iran menjanjikan akan ada konsekuensi berbahaya bagi Uni Emirat Arab (UEA) usai negara itu menormalisasi hubungan diplomatik dengan Israel.

19 jam55 menit Detik

Detik

Daerah Nihil Kasus Baru Corona pada 15 Agustus: Sulteng, Lampung, Papua

Hanya 31 daerah yang melaporkan temuan adanya kasus baru virus Corona. Tiga daerah yang nihil kasus baru Corona adalah Sulawesi Tengah, Lampung, dan Papua.

19 jam55 menit Detik

Detik

Terbanyak di DKI-Jatim, Ini Sebaran 91.321 Kasus Sembuh Corona

Pemerintah melaporkan penambahan 1.703 pasien sembuh dari COVID-19 hari ini. Jadi total kasus sembuh virus Corona sampai saat ini menjadi 91.321 pasien.

19 jam55 menit Detik

Detik

Tembus 137.468, Ini Sebaran Kasus Corona di RI per 15 Agustus

Kasus Corona di Indonesia berjumlah 137.468 per hari ini. Berikut sebarannya di 34 provinsi di Indonesia.

19 jam55 menit Detik

Detik

Polisi Bubarkan Aksi Demo ULMWP di Jayapura Papua

Aparat kepolisian membubarkan demonstrasi menolak perjanjian New York Agrement dan Otsus Jilid II di beberapa titik di Kota Jayapura, Papua.

19 jam55 menit Detik

Detik

441 Personel Polres Depok Cek Penerapan Protokol Kesehatan di 38 Titik

Pengecekan dilakukan di pasar-pasar tradisional, modern, hingga ke stasiun dan terminal.

19 jam55 menit Detik

Detik

Komite PCPEN Terima Hasil Uji Klinis Tahap 3 Obat Corona dari Unair

PCPEN menerima hasil uji klinis tahap 3 obat Corona dari Unair. Wakil Ketua PCPEN, Jenderal Andika Perkasa akan segera memproduksi obat tersebut.

19 jam56 menit Detik

Detik

Doni: Jika Corona di Jawa Selesai, Bisa Kurangi 74% Kasus Tanah Air

Doni Monardo mengungkapkan jika kasus virus Corona di Pulau Jawa selesai, maka akan mengurangi 74% kasus di Indonesia.

19 jam56 menit Detik