Balas Dendam ke Mantan, Mantan PM Italia Gandeng Pacar 53 Tahun Lebih Muda

Silvio Berlusconi menggandeng pacar baru lebih muda 53 tahun dihadapan fotografer. Dilaporkan itu dilakukan Berlusconi untuk balas dendam ke mantan pacar.
« Kembali Baca berita lengkap »

Detik

Isi Garasi Duo Penerima Bintang Jasa, Fahri Punya Alphard Fadli Punya BeAT

Waketum Partai Gelora Fahri Hamzah punya satu unit Alphard. Sedangkan Waketum Gerindra Fadli Zon, koleksi kendaraannya beragam, salah satunya Honda BeAT.

6 jam28 menit Detik

Detik

MotoGP Austria: Yamaha Tercekik, Ducati Jangan Jeblok

Carlo Pernat mewanti-wanti masalah motor di Yamaha dan Ducati saat berlaga di kandang KTM, Sirkuit Redbull Ring, Spielberg, Autria, Minggu (16/8/2020).

6 jam28 menit Detik

Detik

Selera Modifikasi Mobil Jerinx SID: Mobil Amerika Bermesin Jepang

Di balik sosok penuh kontroversi, Jerinx menyimpan cita rasa tinggi pada mobil klasik.

6 jam28 menit Detik

Detik

Data Waze: Kemacetan Lalu Lintas Naik Hingga 32,7% saat PSBB Transisi

Dengan kembali dibukanya aktivitas masyarakat setelah dibatasi saat PSBB beberapa bulan lalu, aktivitas transportasi mulai menggeliat. Volume lalu lintas naik.

6 jam28 menit Detik

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

Detik

Julian Nagelsmann dan Diego Simeone Sempat Ribut, Ada Apa?

Kelolosan RB Leipzig diwarnai insiden perselisihan antara Julian Nagelsmann dan Diego Simeone. Memangnya apa sih yang mereka ributkan?

6 jam28 menit Detik

Detik

Lionel Messi Vs Robert Lewandowski dalam Statistik

Barcelona Vs Bayern Munich sekaligus menghadirkan duel Lionel Messi Vs Robert Lewandowski. Berikut komparasi statistik kedua pemain top tersebut.

6 jam29 menit Detik

Detik

Diego Simeone, 'Pemain Sinetron' di Pinggir Lapangan

Tingkah nyeleneh Diego Simeone di pinggir lapangan saat duel RB Leipzig vs Atletico Madrid mendapat sindiran. Dia dianggap tak ubahnya pemain sinetron.

6 jam29 menit Detik

Detik

Awas, Barca! Robert Lewandowski Paling Ngeri di Menit-menit Ini

Statistik ini mengungkap menit-menit berapa saja Robert Lewandowski, striker Bayern, biasanya menjebol gawang lawan. Barcelona harus waspada!

6 jam29 menit Detik

Detik

Miguel Oliveira Ungguli Rossi di Sirkuit Red Bull Ring, Tapi Bukan Balapan

Valentino Rossi, Oliveira, Morbidelli, Quartararo, Johann Zarco, dan Stefan Bradl ditantang menggambar Sirkuit Red Bull Ring. Siapa yang menang?

6 jam29 menit Detik

Detik

Barcelona Vs Bayern: Duel Tim yang Belum Tumbang di Liga Champions

Barcelona vs Bayern Munich merupakan salah satu laga besar di perempatfinal Liga Champions. Duel itu mempertemukan dua tim yang belum terkalahkan.

6 jam29 menit Detik

Detik

Potret Rumah Mewah Mamah Dedeh

Mamah Dedeh menjadi salah satu ustazah agama yang menjadi idola. Yuk intip rumah mewahnya Mamah Dedeh:

6 jam29 menit Detik

Detik

Apa Jadinya Jika TikTok Dilarang?

Beberapa negara akan melarang penggunaan aplikasi asal China, TikTok. Larangan ini pun dikeluhkan oleh para pengguna di negara tersebut.

6 jam30 menit Detik

Detik

Mau Hemat Saat Pandemi? Belanja Pakai Kartu Kredit Bank Mega Diskon 50%

Bank Mega memberikan diskon 50% untuk membeli makan dan minuman di merchant penerima diskon kartu kredit Bank Mega.

6 jam30 menit Detik

Detik

Bos BP Jamsostek Jamin Bantuan Rp 600 Ribu Murni Uang Pemerintah

Direktur Utama BP Jamsostek, Agus Susanto memastikan bantuan Rp 600 ribu untuk pegawai bergaji di bawah Rp 5 juta murni uang pemerintah

6 jam30 menit Detik

Detik

Jokowi Telepon Putra Mahkota Abu Dhabi, Jajaki Bikin Vaksin Corona

Indonesia dan Uni Emirat Arab (UEA) sedang menjajaki kerja sama pembuatan vaksin COVID-19. Begini ceritanya.

6 jam30 menit Detik

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

Detik

Heboh Rusia Punya Vaksin Pertama, Bio Farma: Tidak Mengikuti Kaidah

Rusia menjadi negara pertama di dunia yang menyetujui vaksin Corona (COVID-19). Bagaimana tanggapan Bio Farma?

6 jam30 menit Detik

Detik

Melihat Aktivitas SPBU Mini di Tangsel

Bisnis SPBU ukuran mini semakin menjamur. Mereka meraup pasar hingga jalan kecil di pedesaan atau perkampungan.

6 jam31 menit Detik

Detik

Ke Pengkritik Pemerintah, Luhut: Nggak Mungkin Lebih Baik dari Kami!

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan merespons para pengkritik keputusan pemerintah.

6 jam31 menit Detik

Detik

Kim Jong-Un Tolak Bantuan Internasional Terkait Corona dan Banjir

Kim Jong-Un juga menegaskan bahwa Korut tidak akan menerima bantuan apapun, baik terkait Corona maupun banjir, dari pihak luar.

6 jam31 menit Detik

Detik

Iran Sebut Perjanjian Damai Uni Emirat Arab dan Israel Berbahaya

Iran menyebut kesepakatan yang mengatur normalisasi hubungan antara UEA dan Israel itu 'berbahaya dan tidak sah'.

6 jam31 menit Detik

Detik

Terlupakan oleh Ayahnya, Bocah 4 Tahun Tewas di Dalam Mobil

Seorang anak perempuan berusia empat tahun di negara bagian Kedah, Malaysia, tewas di dalam mobil usai ditinggalkan ayahnya. Tragis!

6 jam31 menit Detik

Detik

Ombudsman Soroti PTN yang Gelar Seleksi Mandiri Sebelum Pengumuman SBMPTN

Ombudsman menyoroti potensi PTN menarik duit calon mahasiswa selagi calon mahasiswa tersebut masih belum menemui kepastian apakah diterima di SBMPTN atau tidak.

6 jam31 menit Detik

Detik

PKS Kritik Pidato Jokowi: Jangankan Lompat, Jalan Saja Susah!

PKS mengkritik pidato Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam sidang tahunan MPR soal membajak momentum krisis untuk melakukan lompatan besar.

6 jam32 menit Detik

Detik

Keluarga Korban Penembakan Maut di Kelapa Gading Jalani Pemeriksaan Hari Ini

Kepolisian terus mengumpulkan keterangan dari para saksi terkait penembakan maut di Kelapa Gading, Hari ini, penyidik akan memeriksa keluarga korban.

6 jam32 menit Detik

Detik

Terungkap! Mahasiswi S2 Unram Tergantung di Ventilasi Ternyata Dibunuh Pacar

Misteri kematian LNS (23) atau Linda, mahasiswi S2 Fakultas Hukum Universitas Mataram, NTB yang ditemukan tergantung di ventilasi rumah terungkap.

6 jam32 menit Detik