Hidup Lebih Sederhana, Pangeran Harry Masak untuk Meghan Markle

Setelah memutuskan keluar dari tugas kerajaan, Pangeran Harry dan Meghan Markle tinggal di Amerika. Tampaknya kehidupan pasangan ini kini lebih sederhana.
« Kembali Baca berita lengkap »

Detik

MotoGP Ceko: Vinales Selamat dari Cedera, Rossi Kesulitan

Maverick Vinales sempat mengalami crash di sesi latihan bebas MotoGP Ceko. Sementara Valentino Rossi kesulitan menemukan setelan ban.

4 jam47 menit Detik

Detik

Kapan Lagi Punya Hypercar seperti Mobil F1 Ini?

Sebuah pabrikan otomotif yang telah lama hilang bangkit dari kubur dengan melahirkan Hypercar hybrid berdarah F1.

4 jam47 menit Detik

Detik

Sarri: Juventus Dikutuk!

Juventus lagi-lagi gagal di Liga Champions. Pelatih Maurizio Sarri menilai Bianconeri memang dikutuk di ajang prestisius itu.

4 jam47 menit Detik

Detik

Video Quartararo Tercepat di Latihan Bebas II MotoGP Ceko

Fabio Quartararo jadi yang tercepat pada sesi latihan bebas II MotoGP Ceko di Sirkuit Brno. Rider tim Petronas Yamaha itu catatkan waktu 1 menit 56,502 detik.

4 jam47 menit Detik

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

Detik

Dear Barcelona, Posting Begini Maksudnya Nyindir Real Madrid?

Barcelona ditengarai menyindir Real Madrid, rival abadinya, lewat sebuah postingan. Ini merujuk pada konten dan momen dari postingan tersebut.

4 jam47 menit Detik

Detik

Juventus Kandas, Bisakah Buffon Menangi Liga Champions di Sisa Kariernya?

Penantian Gianluigi Buffon akan gelar Liga Champions terus berlanjut usai Juventus kandas. Di sisa kariernya yang pendek, akankah Buffon bisa memenanginya?

4 jam47 menit Detik

Detik

Lampard, Kecewakah Willian Bakal Pergi?

Willian di ambang pintu keluar Chelsea pada musim panas ini. Manajer Frank Lampard kecewa atau tidak bakal ditinggal sang pemain?

4 jam48 menit Detik

Detik

Intip Bocoran It's Okay to Not Be Okay yang Tayang Malam Ini

It's Okay to Not Be Okay tinggal 2 episode lagi. Bagaimana kisah Moon Gang Tae, Moon Sang Tae, dan Go Moon Young akan berlanjut?

4 jam48 menit Detik

Detik

Sinopsis Twilight Saga: Breaking Dawn Part 2

Twilight Saga: Breaking Dawn Part 2 merupakan salah satu film paling populer yang dirilis 2012. Kini, Anda bisa menyaksikannya kembali di Bioskop Trans TV.

4 jam48 menit Detik

Detik

#FOUReverWithBLACKPINK! BLACKPINK Rayakan 4 Tahun Debut Bareng BLINK

BLACKPINK dan BLINK merayakan 4 tahun debut bersama. Tagar #FOUReverWithBLACKPINK pun menjadi trending topic.

4 jam48 menit Detik

Detik

Sinopsis Lentera Merah, Horor Tentang PKI

Bioskop Trans 7 kembali menghadirkan film Indonesia pilihan. Lentera Merah akan ditayangkan malam ini.

4 jam48 menit Detik

Detik

Cinta Tubuh Sendiri! Ashley Graham Unggah Video Cukur Bulu Ketiak

Ashley Graham nikmati masa isolasi bersama keluarga. Saat karantina itu, ia juga pamer saat cukur bulu ketiak.

4 jam49 menit Detik

Detik

Siap Ya! PNS Kategori Ini Bakal Dipindah ke Desa

Pemerintah akan memindahkan PNS dengan kategori tertentu ke desa. PNS kategori apa yang akan dipindah? Cek di sini.

4 jam49 menit Detik

Detik

Ekonomi RI Minus 5,32%, Jokowi: Kuartal 3 Kita Harus Bangkit!

"Kita tidak boleh menyerah, kita harus betul-betul upaya agar di kuartal ketiga kita harus bangkit, kita bisa reborn sehingga tidak jatuh ke jurang resesi."

4 jam49 menit Detik

Detik

Bro & Sis Ada Diskon Belanja Online Se-ASEAN, Borong Nih!

Program diskon besar-besaran untuk belanja online dilakukan serentak di ASEAN, Sabtu (8/8/2020).

4 jam49 menit Detik

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

Detik

Ustaz Tengku Zul Cuit Singapura Krisis, Stafsus Sri Mulyani Meluruskan

Staf Khusus Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati Bidang Komunikasi Strategis Yustinus Prastowo membalas cuitan Tengku Zulkarnain soal Singapura. Apa Isinya?

4 jam49 menit Detik

Detik

Tahan Lama, Buah Naga RI Bakal Rajai Pasar China

Indonesia mulai menjajaki pasar ekspor buah naga ke China.

4 jam50 menit Detik

Detik

Antisipasi Klaster Corona, Pegawai Hutama Karya Dites Swab

Pegawai yang terkonfirmasi positif akan difasilitasi perawatannya oleh perusahaan.

4 jam50 menit Detik

Detik

Lebih dari 60 Orang Masih Hilang Usai Ledakan di Lebanon

Lebih dari 60 orang masih hilang di Beirut, empat hari setelah ledakan dahsyat di pelabuhan yang menewaskan lebih dari 150 orang.

4 jam50 menit Detik

Detik

Tetap Gelar Sidang Tahunan Saat Pandemi, HNW: MPR Makin Kredibel

Menurut Hidayat Nur Wahid, sebagai salah satu lembaga pembuat aturan, MPR menjalankan aturan yang telah dibuat.

4 jam50 menit Detik

Detik

Prabowo Akan Dikukuhkan Jadi Ketum Lagi di Sidang Pleno Ketiga KLB Gerindra

Gerindra tengah menggelar KLB di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, untuk mengukuhkan Prabowo Subianto sebagai Ketum kembali. Prabowo akan dikukuhkan sore ini.

4 jam51 menit Detik

Detik

Prabowo Subianto Resmi Dikukuhkan Lagi Jadi Ketum Gerindra

Prabowo Subianto secara resmi kembali ditetapkan sebagai Ketua Dewan Pembina dan Ketua Umum Partai Gerindra.

4 jam51 menit Detik

Detik

Pria di Riau Perkosa Anak Kandung, Pertama Kali Saat Korban Masih SMP

AP (49), seorang ayah yang tega memperkosa putri kandungnya, di Siak, Riau ditangkap polisi. AP ternyata pertama kali melakukan aksinya saat korban masih SMP.

4 jam51 menit Detik

Detik

Polisi Temukan Sejumlah Narkoba dari 4 Napi Penipu yang Catut Nama Menlu

Dalam penangkapan terhadap keempat napi tersebut, polisi menemukan sejumlah narkoba.

4 jam51 menit Detik

Detik

Bertambah 2.277, Kasus Positif Corona di RI Per 8 Agustus Jadi 123.503

Kasus positif virus Corona (COVID-19) di Indonesia per 8 Agustus 2020 bertambah 2.277.

4 jam51 menit Detik