Berjasa Tangani COVID-19, Dokter Andani Raih Pin Emas Pemko Padang

Pemko Padang memberi penghargaan pin emas pada Kepala Laboratorium Pusat Diagnostik dan Riset Penyakit Infeksi FK Unand dokter Andani Ekja Putra.
« Kembali Baca berita lengkap »

.VOA.

Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri, Nadimah Mencari Keadilan

Seorang perempuan di Kabupaten Labuhan Batu, Sumatera Utara (Sumut) dituduh mencuri di kebun sawit miliknya sendiri. Perempuan itu kini tengah mencari keadilan.

26 menit VOAIndonesia

TRIBUNNEWS

Tetap Sekolah Meski tinggal di Bekas Kandang Ayam, Idriana: Kalau Hanya Lulus SMP Enggak Bisa Kerja

“Kalau hanya lulus SMP enggak bisa kerja, makanya saya tetap harus sekolah,” ujar Indriana, Kamis (6/8/2020) malam.

26 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Dalam 2 Bulan Terakhir, Sudah 4 Kali Tambahan Kasus Positif Covid-19 di Indonesia Tembus 2.000 Orang

Pemerintah melalui Satuan Tugas Penanganan Covid-19 memberikan informasi terbaru data jumlah pasien positif corona di Indonesia, Jumat (7/8/2020).

27 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Pemain Eropa Lempar Pujian ke Rekan Setim di Timnas Indonesia

Datang dari Eropa, Elkan Baggot memberikan pujian terhadap keramahan pemain saat training camp (TC) timnas Indonesia.

27 menit Tribunnews

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

TRIBUNNEWS

Kaneta Indonesia Dapat Bantuan Pinjaman Dana Bank Jepang 1,4 Juta Dolar AS

Pinjaman tersebut diperuntukkan bagi proyek individu berdasarkan batas kredit yang telah diselesaikan dengan Bank Shizuoka

27 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Barcelona Vs Napoli: Lionel Messi Memang Dahsyat di Babak 16 Besar, Ini Buktinya

"Saya hanya dapat menjaga Messi dalam mimpi saya," kata pelatih Napoli, Gennaro Gattuso.

27 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Melemah, Rupiah Berada di Level Rp 14.625 per Dolar AS Jumat, 7 Agustus 2020, Berikut Kurs 5 Bank

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS di pasar spot ditutup melemah ke Rp 14.625 per dolar AS atau turun 0,27 persen , Jumat (7/8/2020).

28 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Sempat Diserang Buzzer, Bintang Emon Akui Ketakutan hingga Pindah-pindah Tempat: Kayak Buronan

Komika Bintang Emon buka suara soal kasus penyerangan secara virtual oleh buzzer kepada dirinya beberapa waktu lalu.

28 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Sebaran Virus Corona Indonesia 7 Agustus 2020: Tambah 665 Kasus Baru, DKI Jakarta di Posisi Pertama

Berdasarkan laporan data pada akun Twitter @BNPB_Indonesia, Jumat (7/8/2020) sore, tercatat ada 2.473 kasus baru.

28 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Ivan Gunawan Sarankan Evi Masaba Jadi Penyanyi Saja Ketimbang Calonkan Diri Jadi Bupati Luwu Utara

Penyanyi dangdut Evi Masamba membuat pernyataan mengejutkan yang dibagikannya di di Instagram @evi_masamba_real.

29 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Liburan Musim Panas Jepang Dimulai Dengan Kenaikan Drastis 462 Terinfeksi Corona di Tokyo

Jumlah orang yang terinfeksi itu berusia 20-an dan 30-an adalah 304, terhitung sekitar 66% dari total.

29 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Barcelona Wajib Siap Siaga, Napoli Bakal dapat Amunisi Tambahan di Liga Champions

Barcelona vs Napoli Liga Champions: Parteopei bakal mendapatkan suntikan tenaga baru pada diri Lorenzo Insigne.

29 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Pemerintah Akan Benahi Tata Niaga Produk UMKM

Tata niaga yang dimaksud adalah upaya menghubungkan produk UMKM dengan pasar.

29 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Jelang Hadapi Chelsea, Pelatih Bayern Munchen Bicarakan Masa Depan Thiago Alcantara

Hansi Flick selaku pelatih Bayern Munchen menyinggung soal masa depan Thiago Alcantara dalam persiapan timnya menjamu Chelsea di Liga Champions.

30 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Dapat Kado Spesial dari Rizky Billar dan Teman, Lesty Kejora Merasa Pesta Ultahnya Ada yang Kurang

Dikelilingi sahabat dekat bahkan Rizky Billar, Lesty Kejora merasa pesta ultahnya ada yang kurang, ada apa?

30 menit Tribunnews

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

TRIBUNNEWS

Hasil FP1 MotoGP Republik Ceska 2020: Tanpa Marc Marquez, Honda Tercepat dan Paling Lambat

pebalap Repsol Honda, Stefan Bradl, yang menggantikan peran Marc Marquez, menjadi pebalap yang paling lambat

30 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Sido Muncul Beri Bantuan Paket Sembako Rp 100 Juta Bagi Kaum Duafa Melalui Kemenko Perekonomian

PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk memberikan bantuan berupa paket sembako senilai Rp 100 juta untuk kaum duafa

30 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Merasa Jadi Korban Pencemaran Nama Baik, Ashanty Laporkan Mantan Rekan Bisnis ke Polisi

Ashanty mendatangi gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Jumat (7/8/2020).

30 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Guru TK Teriak Setelah Dipanggil Kepala Sekolah ke Ruangannya, Korban Ngaku Diperlakukan Begini

Seorang kepala sekolah dilaporkan atas tuduhan melakukan pelecehan seks terhadap seorang guru TK.

31 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Daftar 13 Kabupaten/Kota yang Jadi Zona Merah Covid-19, Kota Depok hingga Mimika Papua

Daftar 13 kkota/kabupaten yang sebelumnya berstatus zona oranye kini menjadi zona merah, di antaranya Kota Depok, Kota Gorontalo, dan Karangasem Bali.

31 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Zona Kuning Boleh Gelar Belajar Tatap Muka, Mendikbud: Harus Disepakati bersama Orangtua Siswa

Mendikbud Nadiem Makarim menyebut daerah zona kuning Covid-19 diperbolehkan melaksanakan kegiatan belajar mengajar secara tatap muka di sekolah.

31 menit Tribunnews

ANTARA NEWS

Saham Malaysia ditutup lebih rendah, indeks KLCI merosot 0,66 persen

Saham-saham Malaysia ditutup lebih rendah pada perdagangan Jumat, berbalik dari kenaikan sehari sebelumnya, dengan indikator utama Indeks Komposit Kuala Lumpur (KLCI) merosot 0,66 persen atau 10,43 poin, menjadi 1.578,14 ...

31 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Peluncuran awal Pelabuhan Patimban ditargetkan awal November 2020

Gubernur Jawa Barat (Jabar) M Ridwan Kamil mengatakan, sesuai arahan Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi, peluncuran awal (soft launching) Pelabuhan Patimban di Kabupaten Subang rencananya akan dilakukan awal November ...

31 menit Antaranews

ANTARA NEWS

MPR publikasikan laporan tahunan lembaga negara secara daring

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mengatakan pimpinan MPR akan mempublikasikan laporan tahunan pimpinan lembaga negara kepada masyarakat secara daring karena tidak bisa disampaikan secara langsung dalam Sidang Tahunan MPR RI pada 14 ...

31 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Aktivitas Terminal Peti Kemas Perawang

Pekerja mengoperasikan crane di Terminal Peti Kemas Perawang, di Kabupaten Siak, Riau, Jumat (7/8/2020). Terminal Peti Kemas Perawang yang dikelola PT Pelindo 1, pada semester I-2020 melayani bongkar muat peti kemas sebanyak ...

32 menit Antaranews