Giroud Makin Maut

Olivier Giroud membuktikan dirinya masih bisa diandalkan Chelsea. Nyatanya satu gol lagi ia torehkan kala Chelsea mengatasi Crystal Palace.
« Kembali Baca berita lengkap »

Viva.co

Sadis, Pria Ditembak Mati Saat Gandeng Putrinya Seberangi Jalan

Polisi kantongi rekaman CCTV berdurasi 10 detik kejadian tersebut.

19 jam4 menit Viva

Viva.co

Santuy, Anak-anak Ini Asyik Berenang Bareng Buaya

Video anak-anak berenang bareng buaya viral

19 jam4 menit Viva

.VOA.

Para Ahli WHO Akui Covid-19 Dapat Menyebar Lewat Udara

Para ahli Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Selasa (7/7) mengakui semakin banyak bukti bahwa virus corona dapat menyebar melalui udara dan sedang mempersiapkan laporan singkat tentang hal itu. Dalam briefing rutin Badan PBB di Jenewa, Ketua Komite Teknis WHO Dr. Maria Van Kerkhove mengatakan, WHO telah dihubungi oleh lebih dari 200 pakar kesehatan bulan April 2020 dan menyerukan agar PBB serta badan dunia lainnya mengakui bahwa virus corona dapat menyebar di udara. Kerkhove menyatakan komite yang dipimpinnya bersama kelompok itu sedang menyusun laporan ilmiah tentang apa yang diketahui tentang penularan virus melalui udara tersebut. Koordinator WHO untuk pencegahan dan pengendalian infeksi, Profesor Benedetta Allegranzi, mencatat, walaupun ada petunjuk tentang perebakan virus lewat udara, hal tersebut belum bisa dipastikan. DirJen WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan pandemi itu terus meningkat dan belum mencapai puncaknya. Tedros mencatat diperlukan waktu selama 12 minggu bagi dunia untuk mencapai angka 400.000 infeksi COVID, tapi akhir pekan ini saja, tercatat lebih dari 400.000 infeksi terjadi di seluruh dunia. [mg/ii]

19 jam20 menit VOAIndonesia

.VOA.

Tolak Penggunaan Masker, Presiden Brazil Bolsonaro Positif Corona

Setelah berbulan-bulan menganggap remeh bahaya yang bisa diakibatkan virus corona, Presiden Brazil Jair Bolsonaro dinyatakan positif corona.

19 jam20 menit VOAIndonesia

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

TRIBUNNEWS

Bocah 5 Tahun di Tulangbawang Temukan Mayat Pria Mengapung di Sungai Saat Sedang Bermain

CL seorang bocah di Kampung Mulyo Dadi, Kecamatan Rawapitu, Tulangbawang, Lampung menemukan sesosok mayat pria mengambang di aliran sungai

19 jam20 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Hasil Liga Italia AC Milan vs Juventus Babak Pertama: Ronaldo dan Ibrahimovic Mati Kutu, skor 0-0

Hasil Liga Italia AC Milan vs Juventus babak pertama, kedua tim bermain imbang tanpa gol, skor 0-0, Rabu (8/7/2020).

19 jam20 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Kisah Seorang Ibu di Batam Lolos Dari Aksi Percobaan Pemerkosaan Setelah Kelabui Pelaku

Seorang wanita menjadi korban pelecehan seksual ketika hendak mendaftarkan anaknya masuk SMA di Sekupang, Batam, Kepulauan Riau.

19 jam21 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Lazio Takluk di Tangan Lecce, Peluang Scudeto Tertutup

Lazio harus menelan kekalahan 1-2 dari Lecce di Stadio Via del Mare, pada pekan ke-31 Liga Italia, Selasa (7/7/2020) atau Rabu dini hari WIB.

19 jam21 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

5 Fakta Kemenangan Lecce atas Lazio Liga Italia: Keuntungan Juventus hingga Keperkasaan Salentini

Berikut catatan dan fakta menarik pasca kemenangan mengejutkan Lecce atas Lazio di lanjutan Liga Italia, Rabu (8/7/2020).

19 jam21 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Liverpool Bakal Kokoh Lini Pertahanannya Jika Rekrut Kalidou Koulibaly dari Napoli kata Alexander

Alexander Manninger mengatakan jika Kalidou Koulibaly bisa membuat lini pertahanan Liverpool jadi yang terbaik di Eropa.

19 jam21 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Sedang Naik Daun, Frank Lampard Sebut Wonderkid Man United Masih Butuh Waktu

Pelatih Chelsea, Frank Lampard, menyebut wonderkid Manchester United, Mason Greenwood, masih butuh waktu, meskipun sedang naik daun.

19 jam21 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Kisah Jenderal Hoegeng Iman Santoso Aktifkan HT 24 Jam Hingga Dibawa Tidur Pantau Keadaan Masyarakat

Nama Kapolri periode 1968-1971 Jenderal Hoegeng Iman Santoso tidak asing di telinga masyarakat Indonesia.

19 jam21 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Bocah Wanita 5 Tahun Tewas di Dekat Ladang Jagung Warga Pasuruan, Barang Berharga Korban Raib

Kepolisian masih mencari petunjuk dengan mengumpulkan barang bukti dan memeriksa saksi-saksi untuk mengungkap kasus tersebut.

19 jam21 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Frank Lampard bilang Mason Greenwood Masih Butuh Waktu Meski Sedang Jadi Pembicaraan

Frank Lampard menyebut wonderkid Manchester United, Mason Greenwood, masih butuh waktu, meskipun sedang naik daun.

19 jam21 menit Tribunnews

ANTARA NEWS

Kejuaraan balap skuter listrik siap meluncur pada 2021

Ajang eSkootr Championship (eSC) akan menjadi kejuaraan balap skuter listrik pertama ketika memulai musim perdananya pada 2021 di sejumlah kota besar di berbagai belahan dunia. Tim dan pebalap profesional eSC akan berkompetisi ...

19 jam22 menit Antaranews

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

ANTARA NEWS

Leicester imbangi 10 pemain Arsenal 1-1

Leicester City berhasil mengimbangi Arsenal 1-1 setelah tuan rumah harus menyelesaikan pertandingan dengan 10 pemain dalam laga pekan ke-34 Liga Inggris tanpa penonton di tengah pandemi COVID-19 di Stadion Emirates, London, ...

19 jam22 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Klasemen Liga Inggris setelah Chelsea rebut posisi tiga besar

Chelsea merebut posisi tiga besar klasemen Liga Inggris selepas memenangi laga pekan ke-34 mereka dengan skor 3-2 atas Crystal Palace di Selhurst Park, London, Selasa waktu setempat (Rabu WIB). Posisi Chelsea terjaga setelah ...

19 jam22 menit Antaranews

KONTAN

MA kabulkan gugatan soal Pilpres, bagaimana nasib hasil Pilpes 2019?

KPU menyebut bahwa hasil Pilpres 2019 sudah memenuhi prinsip konstitusional atau sesuai dengan UUD 1945. 

19 jam23 menit Kontan

KONTAN

Soal transfer dana haji Rp 7,1 miliar, DPR kabulkan permintaan Menteri Agama

Menag mengajukan permohonan ke DPR agar BPKH mentranfser dana haji sebesar Rp 7,1 miliar.

19 jam23 menit Kontan

KONTAN

Harap sabar, seleksi CPNS kemungkinan baru dibuka lagi pada 2021

Bagi Anda yang tengah menanti informasi tentang seleksi penerimaan CPNS, sepertinya harus bersabar. 

19 jam23 menit Kontan

JPNN.

Benarkah Buah Alpukat Bisa Memperbesar Payudara?

JPNN.com - Punya payudara besar mungkin menjadi impian banyak wanita. Memiliki payudara besar sering kali dianggap lebih menarik ketimbang payudara kecil.

19 jam23 menit Jpnn

JPNN.

Begini Jadinya Jika Polisi India Marah Besar

JPNN.com, INDIA - Otoritas India begitu marah terhadap kelompok kejahatan bernama Vikas Dubey.

19 jam23 menit Jpnn

JPNN.

Yusril: Putusan MA Tidak Membatalkan Kemenangan Jokowi-Ma’ruf

JPNN.com, JAKARTA - Pakar hukum tata negara Yusril Ihza Mahendra menanggapi tulisan M Rizal Fadillah berjudul 'Skandal Politik Pilpres Usut Tuntas', terkait putusan MA (Mahkamah Agung) Nomor 44 44 P/HUM/2019.

19 jam24 menit Jpnn

Viva.co

10 Pemain Arsenal Diimbangi Leicester

Kemenangan Arsenal dibuyarkan gol Jamie Vardy.

19 jam42 menit Viva

Viva.co

Bek Persib Pasrah Gajinya Dipotong 50 Persen

Dia mengaku paham dengan kondisi saat ini.

19 jam43 menit Viva