Foto: Kucing Berwajah Nyebelin Sedunia

Kucing satu ini bernama Manul atau Pallas Cat. Wajahnya selalu nyebelin!
« Kembali Baca berita lengkap »

Detik

Makam Sunan Muria Mulai Dibuka, Kuota Peziarah Separuhnya

Makam Sunan Muria menjadi salah satu objek yang akan dibuka Pemerintah Kabupaten Kudus menjelang New Normal. Jumlah peziarah pun dibatasi hingga 50 persen.

19 jam48 menit Detik

Detik

Luhut Cerita Masih Rajin Lari 6 Kali Seminggu di Usia 73 Tahun

"Saya ini umur 73 tahun, saya masih lari 5 kali seminggu mungkin 6 kali malah rata-rata 40 menit sampai satu jam."

19 jam49 menit Detik

Detik

PSBB Transisi DKI sampai 18 Juni, Jika Corona Tak Naik Lanjut hingga 2 Juli

Jika masa transisi fase pertama tak terjadi peningkatan kasus COVID-19, PSBB transisi fase II dimulai 19 Juni. Transisi fase II akan berakhir 2 Juli.

19 jam49 menit Detik

Detik

PSBB Masa Transisi DKI: Motor dan Mobil Kena Aturan Ganjil-Genap

Pemprov DKI Jakarta mengeluarkan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 51 Tahun 2020. Dalam pergub tersebut diatur rekayasa ganjil-genap untuk motor dan mobil.

19 jam49 menit Detik

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

Detik

Kabar Gembira, Petugas Puskesmas di Sumedang Sembuh dari Corona

Seorang petugas Puskesmas di Sumedang dinyatakan sembuh dari Corona.

19 jam49 menit Detik

Detik

Boy Rafli Canangkan Zona Integritas Bebas Korupsi di BNPT

Boy Rafli mengatakan reformasi birokrasi adalah langkah awal untuk melakukan penataan sistem penyelenggaraan pemerintah yang baik, efektif, dan efisien.

19 jam49 menit Detik

Detik

Ini Isi Lengkap Pergub Anies soal Pelaksanaan PSBB Transisi

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengeluarkan peraturan gubernur (pergub) tentang pembatasan sosial berskala besar (PSBB) masa transisi.

19 jam49 menit Detik

Detik

PSBB Masa Transisi DKI Dihentikan Jika Kasus Corona Meningkat Signifikan

Pemprov DKI menandatangani Pergub Nomor 51/2020 soal PSBB masa transisi. PSBB masa transisi akan dihentikan jika kasus positif Corona meningkat signifikan.

19 jam49 menit Detik

.VOA.

Petugas Laboratorium Berpeluang Terpapar Covid-19

Pengamanan tidak maksimal menyebabkan sejumlah tenaga laboratorium yang memeriksa sampel COVID-19 tertular virus corona.

20 jam53 menit VOAIndonesia

.VOA.

Presiden Turki Mendadak Batalkan Perintah Tinggal di Rumah Akhir Pekan

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, Jumat (5/6), secara mengejutkan membatalkan perintah tinggal di rumah selama akhir pekan ini di 15 provinsi di negara itu. Di akun Twitter-nya, Erdogan mengatakan, ia membatalkan keputusan itu karena berisiko menimbulkan serangkaian konsekuensi sosial dan ekonomi. Ia tidak merinci lebih jauh alasan membatalkan keputusan yang diumumkan sebelumnya pada hari yang sama itu. Padahal, keputusan itu telah membuat banyak orang bergegas membatalkan rencana perjalanan kereta dan udara mereka untuk akhir pekan ini, dan bahkan untuk akhir pekan-pekan mendatang. Erdogan hanya mengatakan, “Saya tidak tega membiarkan warga negara kita, yang baru menata kembali kehidupan sehari-hari setelah 2,5 bulan terkurung (karena pandemi), menderita.” Meski demikian ia mendesak masyarakat Turki untuk mengenakan masker, mematuhi praktik-praktik social distancing dan menjaga kebersihan diri. Kementerian Dalam Negeri sebelumnya mengumumkan perintah tinggal di rumah selama akhir pekan di 15 provinsi, termasuk Istanbul dan Ankara, meski Turki telah mencabut sejumlah pembatasan sebelumnya pekan ini. Layanan perjalanan udara domestik kembali dibuka, restoran bisa kembali menerima tamu di ruang dalam, sementara pantai, kolam renang, taman, pusat kebugaran dan museum diizinkan beroperasi kembali. Alpay Azap, seorang anggota Dewan Sains Turki, mengatakan, perintah terbaru tinggal di rumah selama akhir pekan diumumkan karena meningkatnya kasus virus corona di sejumlah kota di bagian tenggara Turki, seperti Gaziantep dan Diyarbakir, serta sejumlah kawasan di pantai Laut Hitam. Ia juga mengatakan jumlah kasus baru di Ankara juga belum menunjukkan penurunan. Mengkhawatirkan dampak negatif yang mungkin muncul, Turki hanya memberlakukan perintah tinggal di rumah selama akhir pekan dan hari libur, dan bukan lockdown sepenuhnya, Negara itu juga melarang orang-orang yang berusia di atas 65 dan anak-anak meninggalkan rumah. Pembatasan-pembatasan itu masih berlaku. Turki berencana memulihkan operasi penerbangan internasional dengan 40 negara pada bulan Juni. Pada 10 Juni, negara itu aka memulainya dengan penerbangan dari dan ke Bahrain, Bulgaria, Qatar, Yunani dan Siprus. Negara itu memiliki lebih dari 167.00 kasus yang telah dikukuhkan dengan 4.630 kematian. [ab/uh]

20 jam53 menit VOAIndonesia

.VOA.

Ledakan Kapal Norwegia di Florida, 9 Petugas Pemadam Kebakaran Cedera

Sembilan petugas pemadam kebakaran dirawat di rumah sakit karena cedera yang dialami sewaktu memadamkan api dan ledakan yang terjadi berikutnya di sebuah kapal kargo, kata para pejabat dinas kebakaran dan penyelamatan di Florida. Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan kota Jacksonville (JFRD) mencuit bahwa para petugas bertindak menanggapi panggilan dari kapal berbendera Norwegia, Hoegh Xiamen pada Kamis sore (4/6). Mereka berjuang memadamkan api selama tiga jam sebelum ledakan terjadi ketika kapal tersebut berlabuh di Pelabuhan Jacksonville. Petugas pemadam telah mengevakuasi lebih dari 20 awak kapal sebelum ledakan terjadi. Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Keith Power mengatakan para petugas berada di dalam ruang kargo kapal itu sewaktu ledakan terjadi. JFRD mencuit bahwa dari sembilan petugas yang dirawat, empat di antaranya dirawat karena luka bakar, satu orang menjalani operasi dan satu orang dirawat di unit perawatan intensif. Satu orang dirawat karena kelelahan akibat suhu tinggi. JFRD menyatakan para petugas yang dirawat karena luka bakar dalam kondisi serius namun stabil. Media setempat melaporkan bahwa kapal itu mengangkut mobil-mobil bekas dan sebelumnya telah dijadwalkan untuk meninggalkan Jacksonville. Power mengatakan hampir 150 petugas terus digilir secara beregu untuk mengatasi kebakaran di kapal itu. Belum jelas apa penyebab kebakaran dan ledakan itu. [uh/ab]

20 jam53 menit VOAIndonesia

TRIBUNNEWS

Ibu 3 Anak Curi Sawit untuk Beli Beras, Ditawari Pekerjaan oleh Dirut PTPN V Setelah Minta Maaf

Terpaksa curi sawit untuk beli beras, ibu 3 anak di penjara selama 7 hari. Akhirnya ditawari pekerjaan oleh PTPN V.

20 jam54 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

WNI di AS Diminta Hati-hati Pakai Nama Indonesia untuk Tanggapi Kejadian BLM

Demonstrasi menentang rasialisme yang terjadi di Amerika Serikat (AS) mengingatkan bahwa keberagaman dapat menjadi kekuatan persatuan.

20 jam54 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Jadwal Liga Inggris Terbaru, Kesempatan Liverpool Berpesta di Markas Rival Sekota

Liverpool berkesempatan berpesta juara di kandang Everton di pekan ke-30 Liga Inggris.

20 jam54 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Lionel Messi Alami Cedera Jelang Laga Perdana Barcelona di Tengah Pandemi Virus

Messi telah menjalani latihan mandiri di gym dalam langkah pemuliah preventif sejak Kamis (4/6/2020).

20 jam54 menit Tribunnews

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

TRIBUNNEWS

Catatan Ombudsman Untuk Pemprov DKI Jakarta Terkait PSBB Transisi

Ombudsman RI Perwakilan Jakarta Raya memberi beberapa catatan penting kepada Pemprov DKI soal pelaksanaan PSBB masa transisi.

20 jam54 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Tes Kepribadian: Apa Buah Kesukaanmu? Jawabannya Dapat Ungkap Sifat Tersembunyi dalam Dirimu

Apa buah kesukaanmu? jawabannya dapat ungkap sisi tersembunyi dalam dirimu, simak penjelasannya dalam artikel ini

20 jam54 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Hari Ini Pasien Covid-19 Sembuh Sebanyak 551 Orang, Yuri: Jumlahnya Cenderung Meningkat

Pasien sembuh dari COVID-19 cenderung semakin meningkat. Hal tersebut tentunya menjadi hasil patut untuk disyukuri.

20 jam54 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

RUPS, Waskita Karya akan Bagikan Dividen Rp 46 Miliar

Waskita Karya Tbk (WSKT) bakal membagikan dividen tunai dari laba bersih tahun buku 2019 sebesar Rp 46 miliar.

20 jam54 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Pademi Covid-19 Mampu Memberikan Perubahan Besar Dalam Dunia Pendidikan

Adanya pandemi, pendidik didorong untuk melakukan inovasi dalam pembelajaran, dan dibutuhkan sikap mental yang nyaman di ketidaknyamanan

20 jam55 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Penelitian Baru di China, Obat Tekanan Darah Tinggi Lindungi Tertular Covid-19

Menurut penelitian di China, obat tekanan darah tinggi membantu melindungi warga tertular Covid-19.

20 jam55 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Gara-gara Ribut Soal Sepeda Motor, Pria Ini Jual Istrinya di Media Sosial

Akibat permintaan mahar sepeda motornya tidak dipenuhi, seorang pria di India menjual istrinya.

20 jam55 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Warga Surabaya Apresiasi Rapid Test Massal BIN Sasar Zona Merah Covid-19

Kepala BIN daerah (Kabinda) Jawa Timur, Brigjen TNI M Syafei mengatakan rapid test dan swab test yang dilakukan BIN telah menyisir 13 titik di wilayah

20 jam55 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Ombudsman Beri Catatan ke Pemprov DKI di Masa Transisi: Ubah Pergub Jadi Perda, Pertahankan SIKM

Satu yang bisa dimulai yaitu penyesuaian Peraturan Gubernur Nomor 41 Tahun 2020 tentang pengenaan sanksi.

20 jam55 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Remaja Putri Berusia 16 Tahun Jadi Korban Pencabulan Ayah Tiri, Keduanya Kerap Tidur Sekamar

Ibu korban mengaku kerap melihat suami dan anaknya tidur satu kamar namun tidak menaruh curiga karena keduanya adalah ayah dan anak

20 jam55 menit Tribunnews