Kiat Objek Wisata dan Agen Travel Jepang Hadapi New Normal

Objek wisata dan agen travel di Jepang telah bersiap menghadapi new normal dengan memberlakukan aturan baru dan strategi promosi untuk menarik wisatawan.
« Kembali Baca berita lengkap »

Detik

Spesifikasi Toyota Fortuner Baru, Tenaga Lebih Besar Ditambah Varian Legender

Fortuner Facelift yang baru meluncur di Thailand punya dua varian, berikut rangkuman spesifikasinya.

7 menit Detik

Detik

Lionel Messi Cedera, Mungkin Absen di Laga Lawan Mallorca

Lionel Messi mengalami cedera saat menjalani sesi latihan tim Barcelona. La Pulga diprediksi absen pada laga Blaugrana kontra Real Mallorca pekan depan.

7 menit Detik

Detik

Berita Buruk untuk Timnas, Piala AFF 2020 Digelar Sesuai Jadwal

Piala AFF 2020 akan tetap digelar sesuai jadwal. Kepastian ini bisa menjadi dilema buat PSSI terkait melanjutkan Shopee Liga 1 2020 pada September atau Oktober.

7 menit Detik

Detik

Rencana Buka di Fase II New Normal, Bioskop Siapkan Protokol Kesehatan

Gubernur Anies Baswedan mengumumkan jika pusat perbelanjaan dan mal di Jakarta sudah mulai buka pada 15 Juni mendatang. Lalu bagaimana dengan bioskop?

7 menit Detik

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

Detik

Lantang Protes Rasisme, Bintang 'Star Wars': Aku Tak Tahu Bagaimana Karierku Nanti

Bintang 'Star Wars' John Boyega ikut melakukan demonstrasi terkait kematian George Floyd. Ia pun memberikan pidato soal rasisme dan kariernya kelak.

7 menit Detik

Detik

K-Talk Ep 33: Cerita Perjalanan Jun Chef Berkarier di Indonesia

Indonesia menjadi pilihan Jun Chef untuk memperluas kariernya di dunia kuliner. Di samping itu, ia juga mencoba peruntungan di YouTube.

7 menit Detik

Detik

Digugat Rp 5 M Soal Dugaan Gelapkan Dana, Ini Tanggapan Yusuf Mansur

Ustaz Yusuf Mansur digugat perdata Rp 5 miliar ke Pengadilan Negeri Tangerang atas dugaan penggelapan dana investasi. Terkait hal tersebut, pihaknya buka suara.

7 menit Detik

Detik

Tomohisa Yamashita Perankan Serial Thriller Terbaru HBO Asia 'The Head'

Penyanyi Jepang Yamapi atau Tomohisa Yamashita memerankan Aki di serial original HBO Asia yang bergenre thriller berjudul 'The Head'.

7 menit Detik

Detik

Alasan Kriss Hatta Ingin Serius Jadi Penyanyi

Dijelaskan Kriss, menyanyi memang menjadi hobinya. Ia kini menekuni dunia tarik suara hingga mempelajari lebih jauh lagi.

8 menit Detik

Detik

Punya Kiswah dari Makam Rasulullah, Roro Fitria Banjir Penawar

Roro Fitria hobi mengoleksi kiswah dari makam Rasulullah SAW. Ternyata dia juga akan menjual, jika ada yang berminat.

8 menit Detik

Detik

OJK Sebut Program 'Libur Nyicil' Bisa Ganggu Kas Perbankan

Program restrukturisasi kredit atau keringanan cicilan untuk nasabah yang diberikan bank dapat mengganggu arus kas perbankan dan lembaga pembiayaan.

8 menit Detik

Detik

Keputusan Anies soal PSBB DKI Selamatkan Rupiah Hari Ini

Pergerakan rupiah sempat tertekan terhadap dolar AS hari ini. Namun lajunya berbalik hingga ditutup stagnan setelah pengumuman PSBB transisi.

8 menit Detik

Detik

Penjualan Ritel di Eropa Anjlok, Terparah Sejak 1999

Penurunan penjualan terjadi pada hampir semua jenis barang termasuk makanan dan minuman akibat penerapan lockdown mencegah penyebaran COVID-19.

8 menit Detik

Detik

Gara-gara Corona, LRT Jabodebek Molor ke Juni 2022

Penyelesaian pembangunan LRT Jabodebek diperkirakan akan mundur ke Juni 2022.

8 menit Detik

Detik

Anak Sekolah di Rumah, Biaya SPP Turun Nggak Ya?

Biaya bulanan sekolah atau SPP (Sumbangan Pembinaan Pendidikan) anak tidak mengalami penurunan meski belajar di rumah.

8 menit Detik

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

Detik

Anies: 3 Bulan Ekonomi Terhambat, Sekarang Transisi Jangan Berulang

"Selama tiga bulan kemarin semua terhambat, kegiatan ekonomi terhambat, semua terhambat. Sekarang ini transisi jangan berulang," jelas Anies.

8 menit Detik

Detik

Tarif Tol Pakis-Malang Berlaku 6 Juni, Ini Rinciannya

Tol Pandaan-Malang Seksi V yakni Pakis-Malang sepanjang 3,113 km mulai bertarif pada Sabtu, 6 Juni 2020 pukul 00.00 WIB.

8 menit Detik

Detik

China Buka Penerbangan Terbatas ke AS

China akan kembali membuka penerbangan terbatas maskapai asing. Negara itu juga mencabut larangan de facto pada maskapai penerbangan Amerika Serikat (AS).

8 menit Detik

Detik

Ayatollah Khamenei: Kasus George Floyd Tunjukkan Wajah AS Sebenarnya

Pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, menyebut pembunuhan George Floyd oleh polisi AS telah menunjukkan 'wajah sebenarnya' dari AS.

9 menit Detik

Detik

Ini Kisah Babil, Bocah 6 SD yang Harus Rawat Ortu Sakit Seorang Diri

Babil, siswi berusia 12 tahun sebatang kara mengurus bapak-ibunya yang sakit. Dia harus membagi waktu belajar, urus ortu, dan memenuhi kebutuhan makan.

9 menit Detik

Detik

Masjid Sunda Kelapa Gelar Salat Jumat Besok, Tampung 700 Jemaah

Jemaah yang ditampung sekitar 700 jemaah setelah menyesuaikan aturan 50 persen kapasitas selama masa transisi pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

9 menit Detik

Detik

Kabar Baik! 11 Pasien Positif Corona di Luwu Timur Dinyatakan Sembuh

Ke-11 orang yang dinyatakan sembuh itu berasal dari Kecamatan Wotu 1 orang, Tomoni 6 orang, Mangkutana 3 orang, dan Angkona 1 orang.

9 menit Detik

Detik

Jaksa KPK Nilai Pernyataan Ulum soal Aliran Duit ke BPK-Kejagung Perlu Didalami

"Keterangan terdakwa menambah keyakinan penuntut umum bahwa penerimaan uang tidak sah dari pihak lain untuk kepentingan Menpora," kata Jaksa KPK.

9 menit Detik

Detik

Jaksa Sebut Eks Menpora Imam Nahrawi dan Aspri Terima Gratifikasi Rp 8,6 M

Jaksa KPK meyakini eks Menpora Imam Nahrawi menerima gratifikasi senilai Rp 8,6 miliar. Penerimaan gratifikasi itu dilakukan bersama mantan aspri Miftahul Ulum.

9 menit Detik

Detik

Polda Metro Putar Balik 41.439 Kendaraan saat Arus Mudik, 670 Travel Diamankan

41.439 kendaraan diputar balik selama arus mudik pada Operasi Ketupat 2020. 670 kendaraan travel gelap yang menyelundupkan pemudik juga ditangkap.

9 menit Detik