COVID-19 'Serang' Pelaku UMKM, Pemerintah Siapkan Stimulus Rp 34 T

Untuk stimulus yang diberikan kepada pelaku UMKM terutama usaha di bawah Rp 10 miliar, paket yang diberikan sudah relatif lengkap.
« Kembali Baca berita lengkap »

Detik

6 Polisi AS Didakwa Atas Penyerangan Demonstran George Floyd, 2 Dipecat

Enam petugas Kepolisian Atlanta, AS didakwa menggunakan kekuatan berlebihan selama penangkapan dua mahasiswa dalam aksi protes kasus kematian George Floyd.

6 jam21 menit Detik

Detik

Isak Tangis Ibu dari Putri George Floyd: Saya Ingin Keadilan untuknya

"Aku di sini untuk anakkku, dan aku di sini untuk George, karena aku menginginkan keadilan baginya," kata ibu dari putri George Floyd, Roxie Washington.

6 jam21 menit Detik

Detik

Dorong PSBB DKI Disetop Besok, NasDem Harap Pemprov Awasi Wilayah Zona Merah

NasDem DKI mendorong PSBB Jakart disetop besok. Namun NasDem berharap Pemprov DKI tetap mengawasi wilayah yang termasuk dalam zona merah.

6 jam21 menit Detik

Detik

Perakit Bom Thamrin Dihukum 8 Tahun Penjara

Perakit bom Thamrin, Ali Makhmudin, dihukum 8 tahun pernjara. Bom yang mengguncang perempatan Sarinah pada Januari 2016 itu menewaskan 4 pelaku dan 4 korban.

6 jam21 menit Detik

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

Detik

1 Polisi Luka Saat Cegah Amuk Massa ke Pria Diduga Cabuli Anak Kandung di NTB

"Kepalanya sampai dijahit karena terkena lemparan batu tadi malam," ujar Aiptu Hujaifah.

6 jam22 menit Detik

Detik

Polda Sumut Pastikan Tak Ada Nama Anggota Seperti di Akun Posting 'Saya PKI'

Polisi menyelidiki akun FB mengaku kerja di Polda Sumut dan mengunggah foto 'Saya PKI'. Polisi memastikan tak ada nama anggota Polda Sumut di akun itu.

6 jam22 menit Detik

Detik

Bupati Luwu Utara Minta Warga Tak Gunakan BLT untuk Rokok dan Pulsa

Bupati Luwu Utara (Lutra) Indah Putri menyalurkan bantuan ke warga yang berada di wilayah pelosok Kecamatan Seko.

6 jam22 menit Detik

Detik

Mendes Pastikan Oknum yang Potong BLT di Sumsel Diproses Hukum

Mendes Halim menyesalkan adanya oknum yang memotong dana BLT ke masyarakat. Mendes pastikan oknum yang memotong bantuan itu diproses ke ranah hukum.

6 jam22 menit Detik

Detik

2 Petani Ditemukan Tewas di Poso, Diduga Korban Salah Tembak

Dua warga yang berprofesi sebagai petani kebun di Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah tewas ditembak saat berada di Pondok Pegunungan Poso.

6 jam22 menit Detik

Detik

Sidang Dakwaan Kasus Jiwasraya Dimulai, Terdakwa Pakai Masker-Face Shield

Terdakwa datang menggunakan rompi tahanan dan face shield yang menutupi muka. Mereka juga nampak menggunakan masker.

6 jam22 menit Detik

Detik

Polisi Tangkap Komplotan Anak di Bawah Umur Terlibat Tawuran di Makassar

Polisi menangkap komplotan anak di bawah umur yang yang terlibat tawuran antar kelompok di Kota Makassar.

6 jam22 menit Detik

Detik

Ketua Ahli Kesehatan Masyarakat: DKI Belum Waktunya Akhiri PSBB 4 Juni

Anies berharap 4 Juni besok menjadi hari terakhir PSBB di Ibu Kota. Namun ahli kesehatan masyarakat menyarankan Jakarta agar jangan dulu cabut PSBB pada 4 Juni.

6 jam22 menit Detik

Viva.co

Chelsea Ikut Ramaikan Perburuan Timo Werner

Sebelumnya, Werner dikaitkan dengan Liverpool dan Inter Milan.

7 jam21 menit Viva

.VOA.

Kelompok Advokasi: Perintah Trump di Medsos Inkonstitusional

Kelompok advokasi yang didukung industri teknologi, Selasa (2/6), mengajukan gugatan atas perintah eksekutif Presiden Donald Trump tentang media sosial. Gugatan itu dilayangkan sementara perusahaan-perusahaan teknologi Amerika terus ini menentang upaya Gedung Putih untuk melemahkan undang-undang yang melindungi mereka. Pusat Demokrasi dan Teknologi yang berkantor di Washington mengatakan dalam gugatannya bahwa perintah eksekutif Trump melanggar hak Amandemen Pertama perusahaan media sosial. Lembaga itu mencatat, perintah dikeluarkan setelah Twitter Inc mengubah salah satu cuitan Trump, dan menyebutnya "jelas pembalasan." Dalam gugatan dikatakan bahwa perintah eksekutif Trump akan "nantinya mengurangi ketegasan pidato daring pembicara lain" dan mengurangi kemampuan orang Amerika berbicara secara bebas di internet. Pekan lalu, dalam upaya meregulasi platform media sosial yang mengkritiknya, Trump mengatakan akan membuat undang-undang yang bisa membatalkan atau melemahkan undang-undang yang selama ini melindungi perusahaan-perusahaan internet, termasuk Twitter dan Facebook. Undang-Undang yang diusulkan itu merupakan bagian perintah eksekutif yang ditandatangani Trump pada Kamis (28/5) lalu. Trump mengatakan ingin "menghapus atau mengubah" ketentuan undang-undang yang dikenal sebagai Artikel 230 yang melindungi perusahaan media sosial dari tuntutan atas konten yang diunggah pengguna. Ia juga mengatakan Jaksa Agung akan "segera" mulai menyusun undang-undang untuk meregulasi perusahaan-perusahaan media sosial. Gedung Putih menolak mengomentari gugatan itu.[ka/ii]

7 jam29 menit VOAIndonesia

.VOA.

Industri Musik Jeda untuk 'Black Out Tuesday'

Beberapa organisasi media dan hiburan terkemuka, termasuk Apple dan ViacomCBS, mendukung seruan akan kesetaraan ras dan keadilan, dengan menghentikan layanan rutin dan acara perusahaan tersebut pada Selasa (2/6). Kampanye yang bertema "Black Out Tuesday" diadakan di tengah sejumlah demonstrasi di Amerika Serikat, yang beberapa di antaranya disertai kekerasan. Menurut kantor berita Reuters, CBS mengatakan mengisi hari itu dengan menghentikan sejenak usaha, menyiarkan 8 menit 46 detik suara napas dengan kata-kata "I can’t breathe atau Saya tidak bisa bernapas," menggemakan kata-kata terakhir George Floyd, laki-laki yang meninggal pekan lalu di Minneapolis. "Black Out Tuesday" pada awalnya dilakukan komunitas musik. Namun, kantor berita Associated Press melaporkan, gerakan itu dengan cepat menyebar di media sosial dan mengundang bintang-bintang olahraga, seperti Lebron James, dan ikon hiburan lainnya seperti Kylie Jenner. Ada beberapa kritik di media sosial, bahwa orang-orang yang mengunggah tagar #blacklivematter malah mengaburkan, bukan membantu memperkuat pesan yang hendak disampaikan. Mereka menuduh, cara itu tidak dipahami dengan baik sehingga tidak mencapai tujuan yang diinginkan. Apple Music dan iTunes menampilkan grup Black Lives Matter di beranda mereka, sedangkan layanan streaming Spotify membuat logo hitam untuk beberapa daftar putar paling populer, masing-masing diberi judul dengan tagar #BlackLivesMatter. Perusahaan itu juga memutar selama 8 menit dan 46 detik dalam daftar putar dan podcast pilihan, serta akan menghentikan publikasi media sosial. Delapan menit dan 46 detik adalah durasi video yang merekam saat Floyd ditahan polisi. Beberapa artis mengunggah kotak hitam di Instagram, sebagian dengan tagar #TheShowMustBePaused atau mendorong orang memilih.[ka/pp]

7 jam29 menit VOAIndonesia

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

.VOA.

Trump Undang PM India Hadiri KTT G7

Kementerian Luar Negeri India, Selasa (2/6), mengatakan Perdana Menteri India Narendra Modi menerima undangan dari Presiden Amerika Donald Trump untuk menghadiri KTT G-7 mendatang. Kemenlu India, dalam pernyataannya mengatakan, Modi mengatakan kepada Trump melalui telepon bahwa India akan dengan senang hati bekerja sama dengan Amerika dan negara-negara lain untuk memastikan keberhasilan KTT G-7 mendatang. Trump mengatakan, Sabtu (30/5), ia menunda KTT G7 hingga September KTT , dari semula yang dijadwalkan akhir Juni di Camp David, tempat peristirahatan presiden Amerika. Dia juga mengatakan ingin mengundang Australia, Rusia, Korea Selatan, dan India ke pertemuan itu. Trump menyampaikan keinginannya untuk memperluas partisipasi di luar anggota kelompok ekonomi paling maju di dunia tersebut. "Dalam konteks ini, ia menyampaikan undangan kepada Perdana Menteri Modi untuk menghadiri KTT G7 mendatang yang akan diadakan di Amerika," kata kementerian itu. Pernyataan Gedung Putih menyebutkan Trump dan Modi membahas pertemuan G7, respons terhadap pandemi virus corona dan masalah keamanan regional. Menurut Gedung Putih, dalam pembicaraan tersebut, Trump mengatakan kepada Modi, Amerika akan mengirim tahap pertama 100 ventilator yang disumbangkan ke India pekan depan. Menteri Luar Negeri Amerika Mike Pompeo dan seorang pemimpin senior Kongres telah menegur  China karena perilaku intimidasi terhadap India dalam perselisihan militer di perbatasan mereka yang disengketakan.[ka/pp]

7 jam29 menit VOAIndonesia

TRIBUNNEWS

PP Muhammadiyah Nilai Tepat Keputusan Menag Batalkan Keberangkatan Ibadah Haji

Abdul Mu'ti menilai keputusan Menteri Agama Fachrul Razi membatalkan keberangkatan ibadah haji dari Indonesia sudah tepat.

7 jam30 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Bertahun-tahun Berhasil Tutupi Pernikahannya, Ternyata Rumah Tangga Daniel Mananta di Ujung Tanduk?

8 tahun pandai sembunyikan pernikahannya dari publik, Daniel Mananta ungkap rumah tangganya hampir berada di ujung tanduk.

7 jam30 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Hadapi Tim Korea, Shin Tae-yong: Awalnya Bak Laga Murid SMA Vs Profesional, Lalu Tampil Mengejutkan

Shin Tae-yong baru-baru ini mengungkapkan pada media Korea Selatan, KBS soal ia melatih timnas Indonesia.

7 jam30 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Selain Menara Eiffel, 4 Tempat Wisata Populer di Paris ini Bisa Dikunjungi saat Pandemi Berakhir

Selain Menara Eiffel, Paris masih memiliki sejumlah tempat wisata yang tak kalah populer yang bisa dikunjungi

7 jam30 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

WHO Ungkap Munculnya Ebola Baru di Kongo Buktikan Covid-19 Bukan Satu-satunya Ancaman Kesehatan

Direktur Jenderal WHO, Dr Tedros Adhanom ungkap munculnya kembali virus ebola di Kongo membuktikan Covid-19 bukanlah satu-satunya ancaman kesehatan.

7 jam30 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

4 Kali Dikabarkan Meninggal, Mamah Dedeh Tak Menduga Kabar Terkini Dahsyat dan Mendunia

Bukan hanya sekali Dedeh Rosidah atau yang lebih akrab disapa Mamah Dedeh dikabarkan meninggal dunia. Ia pun buka suara soal isu dirinya wafat.

7 jam30 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Login portal.ltmpt.ac.id Daftar UTBK-SBMTPN 2020, Tutorial Pengisian Biodata-Pemilihan Pusat UTBK

Login portal.ltmpt.ac.id untuk mendaftar UTBK-SBMPTN 2020. Simak tutorial pengisian biodata dan pemilihan pusat UTBK.

7 jam30 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

VIDEO Detik-detik Crane Terjungkir Tak Kuat Angkut Potongan Pohon, Operator Selamat

VIRAL video detik-detik truk crane terjungkir karena tak kuat mengangkut potongan pohon beredar di media sosial. Kejadian tersebut terjadi di Malang.

7 jam30 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Rupiah Kembali Menguat ke Rp 14.208 per Dolar AS, Naik 1,45 Persen, Rabu 3 Juni 2020

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS di pasar spot kembali menguat ke Rp 14.208 per dolar AS, Rabu (3/6/2020), pukul 10.05 WIB.

7 jam31 menit Tribunnews