Begini Cara Jo Jung Suk Bangun Chemistry dengan "Anaknya" di 'Hospital Playlist'

Pencinta drama Korea 'Hospital Playlist' pasti senang melihat keakraban Lee Ik Jun dan anaknya Woo Joo. Interaksi keduanya selalu bisa bikin gemas penonton.
« Kembali Baca berita lengkap »

Detik

Banyak Waktu Kosong, Wulan Guritno Belajar Jadi Youtuber

Pandemi COVID-19 membuat artis Wulan Guritno menjadi seorang YouTuber. Ia sampai belajar ke Baim Wong hingga Atta Halilintar.

4 jam12 menit Detik

Detik

Jay Park Donasi Rp 146 Juta untuk Gerakan Black Lives Matter

Gerakan #BlackLivesMatter digaungkan, dan mendapatkan dukungan dari publik figur seluruh dunia.

4 jam12 menit Detik

Detik

Nabila Ayu Ngaku Sudah Nikah Tahun Lalu

Tak pernah mengumbar pasangannya, Nabila Putri tiba-tiba mengaku sudah menikah. Siapa pria beruntung itu?

4 jam12 menit Detik

Detik

Mal hingga Supermarket Wajib Batasi Pengunjung Saat New Normal

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menerbitkan pedoman protokol pusat keramaian dalam hal ini pasar, mal, pertokoan selama new normal.

4 jam12 menit Detik

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

Detik

Ini Aturan New Normal buat Bisnis Salon, Barbershop, hingga Spa

Pemerintah menetapkan protokol atau aturan bagi bisnis salon, barbershop hingga spa yang buka saat new nornal.

4 jam12 menit Detik

Detik

Tak Boleh Bawa Penumpang Saat New Normal, Ojol Ancam Geruduk Istana

Gabungan pengemudi ojek online (ojol) mengancam akan demo besar-besaran di Istana Presiden karena tetap tak boleh angkut penumpang saat new normal.

4 jam12 menit Detik

Detik

New Normal di Pasar: Buka 06.00-11.00, Jaga Jarak 1,5 Meter

Selama masa new normal, pasar tradisional buka mulai pukul 06.00-11.00, dan ada jaga jarak 1,5 meter.

4 jam13 menit Detik

Detik

Daging Kerbau India Mulai Masuk Indonesia

Daging kerbau Indonesia mulai masuk Indonesia. Shipment pertama telah masuk ke Indonesia melalui Pelabuhan Tanjung Priok sebanyak 672 ton.

4 jam13 menit Detik

Detik

Pasar Hewan Jatinegara Masih Dipadati Warga, Imbauan Jaga Jarak Diabaikan

Siang ini kondisi di pasar hewan di kawasan Jatinegara, Jakarta Timur, cukup ramai dipenuhi warga. Para pengunjung tidak mematuhi imbauan protokol kesehatan.

4 jam32 menit Detik

Detik

Kasus Pria Bugil Kabur dari Hotel Usai Diperas Waria di Medan Berujung Damai

Seorang pria keluar dari hotel dalam keadaan bugil sambil minta tolong setelah diduga diperas waria. Polisi menyebut pihak-pihak terkait peristiwa ini berdamai.

4 jam32 menit Detik

Detik

Update Kasus Corona di RI 30 Mei: 25.773 Positif, 7.015 Sembuh, 1.573 Meninggal

Kasus positif virus Corona (COVID-19) di Indonesia masih terus bertambah. Namun angka kesembuhan juga terus mengalami peningkatan.

4 jam32 menit Detik

Detik

Ruslan Buton Ditahan, Pengacara Ajukan 2 Tuntutan Ini ke Polri

Pengacara meminta polisi menangguhkan penahanan Ruslan Buton. Jika tidak, polisi diminta menghentikan penyidikan.

4 jam32 menit Detik

Detik

Pemerintah Pantau 47.714 ODP dan Awasi 12.832 PDP di RI Per 30 Mei

Pemerintah mengumumkan data pasien dalam pengawasan (PDP) dan orang dalam pemantauan (ODP) virus Corona di Indonesia.

4 jam32 menit Detik

Detik

Pemerintah Sudah Periksa 311.906 Spesimen Terkait Corona Per 30 Mei

Uji spesimen yang dilakukan pemerintah hari ini melebihi target, yakni sebanyak 11.361 spesimen sehingga yang sudah diperiksa oleh pemerintah menjadi 311.906.

4 jam32 menit Detik

Detik

Berikut Sebaran Kasus Positif Corona 30 Mei, Terbanyak di 5 Provinsi Ini

Kasus positif Corona di Indonesia mencapai 25 ribu lebih per 30 Mei 2020. Dari jumlah tersebut, terbanyak masih berada di DKI, Jawa Timur dan 3 provinsi lain.

4 jam32 menit Detik

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

Detik

Positif Corona jadi 25.773, 10 Provinsi Nihil Kasus Baru Corona di 30 Mei

Kasus positif Corona (COVID-19) di RI menjadi 25.773 hari ini. Ada 10 provinsi yang tidak ada tambahan kasus positif.

4 jam33 menit Detik

Detik

Ada 523 Pasien Corona Sembuh pada 30 Mei, Ini Sebarannya

Kasus positif Corona di Indonesia total menjadi 25.773 hingga hari ini. Lalu pasien yang sembuh ada tambahan 523 sehingga total menjadi 7.015 orang.

4 jam33 menit Detik

.VOA.

Pandemi Corona Ikut Pukul Industri Media

Pandemi virus corona tidak saja memaksa industri media di Indonesia untuk beradaptasi dengan pola liputan jurnalistik baru, tetapi tak jarang memukul industri ini karena anjloknya pendapatan lewat iklan.

5 jam0 menit VOAIndonesia

.VOA.

Pandemi Corona Ikut Pukul Industri Media

Pandemi virus corona tidak saja memaksa industri media di Indonesia untuk beradaptasi dengan pola liputan jurnalistik baru, tetapi tak jarang memukul industri ini karena anjloknya pendapatan lewat iklan.

5 jam0 menit VOAIndonesia

TRIBUNNEWS

Wamendes Dukung Pengawasan Penyaluran BLT Dana Desa untuk Hindari Penyelewengan

Budi Arie menegaskan setiap dugaan penyelewengan BLT Dana Desa bakal ditangani oleh penegak hukum.

5 jam0 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Wamendes Dukung Pengawasan Penyaluran BLT Dana Desa untuk Hindari Penyelewengan

Budi Arie menegaskan setiap dugaan penyelewengan BLT Dana Desa bakal ditangani oleh penegak hukum.

5 jam0 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Pesan Haru Ruben Onsu Jika Dirinya Tiada, Titip Hal Penting ke Betrand Peto, Buat Sang Putra Sedih

Pesan Ruben Onsu kepada Betrand Peto saat dirinya telah tiada nanti. Titip hal penting hingga buat sang putra sedih.

5 jam0 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Pesan Haru Ruben Onsu Jika Dirinya Tiada, Titip Hal Penting ke Betrand Peto, Buat Sang Putra Sedih

Pesan Ruben Onsu kepada Betrand Peto saat dirinya telah tiada nanti. Titip hal penting hingga buat sang putra sedih.

5 jam0 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Reino Barack Tak Tinggal Diam Syahrini Difitnah, Aisyahrani Sebut Ada Sosok Terkenal yang Terlibat

Kini, nama Syahrini muncul di pemberitaan karena adanya kasus pencemaran nama baik yang dilakukan hatersnya.

5 jam1 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Reino Barack Tak Tinggal Diam Syahrini Difitnah, Aisyahrani Sebut Ada Sosok Terkenal yang Terlibat

Kini, nama Syahrini muncul di pemberitaan karena adanya kasus pencemaran nama baik yang dilakukan hatersnya.

5 jam1 menit Tribunnews