Corona Menyerang, Neymar Malah Main Voli Pantai

Neymar lagi-lagi bikin tajuk utama. Kali ini striker Paris Saint-Germain itu malah berjemur dan bermain voli pantai di tengah pandemi virus corona.
« Kembali Baca berita lengkap »

Detik

'Tahu Musim Takkan Lanjut, Pemain Juventus Mau Dipotong Gaji'

Pemain Juventus dipuji karena menerima pemotongan gaji. Tapi, hal itu dilakukan karena skuat Bianconeri merasa musim 2019/2020 takkan bisa dilanjutkan.

5 jam10 menit Detik

Detik

Trent Alexander-Arnold: Assist Banyak, tapi Akurasi Umpannya Jelek

Trent Alexander-Arnold adalah mesin assist Liverpool. Tapi, jumlah assist Trent bisa lebih banyak jika dia mampu mengasah akurasi umpannya yang sangat buruk.

5 jam10 menit Detik

Detik

Komisi VI DPR Bentuk Tim Pengawas Anggaran-Regulasi Penanganan Corona

Komisi VI DPR RI mengadakan rapat secara virtual untuk membahas terkait penanganan virus Corona. Hasilnya, tim pengawas penanganan Corona akan dibentuk.

5 jam10 menit Detik

TRIBUNNEWS

Saddil Ramdani Kembali Dilaporkan ke Polisi, Ini Langkah Manajemen Bhayangkara FC

Saddil Ramdani kembali tersandung kasus hukum. Kali ini, Saddil dilaporkan ke Polres Kendari, Sulawesi Tenggara atas dugaan penganiayaan

6 jam16 menit Tribunnews

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

TRIBUNNEWS

Kemenhub Telah Menyiapkan Berbagai Skenario Apabila Mudik Lebaran 2020 Dilarang

Menyikapi hal tersebut Kemenhub pada dasarnya telah menyiapkan berbagai skenario terkait pengaturan transportasi

6 jam16 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Bek PSIS Semarang ini Rindukan Atmosfer Kompetisi Liga Indonesia

Bek PSIS Semarang, Wallace Costa mengaku sangat rindu dengan atmosfer di kompetisi sepak bola Indonesia.

6 jam16 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Manchester United Bakal Jadi Klub Baru Jadon Sancho

Penyerang Borussia Dortmund, Jadon Sancho, telah melakukan konfirmasi secara pribadi jika dirinya akan segera berlabuh menuju Manchester United.

6 jam17 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Ditolak Masuk Jakarta, 300 Bus Asal Garut Masuk 'Kandang'

Sedikitnya 300 bus antar kota antar provinsi (AKAP) dari Garut tujuan Jabodetabek sudah tak beroperasi

6 jam17 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

RSU Adhyaksa Terima Bantuan APD dari Kementerian BUMN

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Tohir menyerahkan langsung bantuan APD

6 jam17 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Ditanya Pembahasan RUU Ciptaker, Ini Jawaban Puan

Politikus PDI Perjuangan (PDIP) ini menegaskan DPR sejatinya memprioritaskan tugas dan fungsi pengawasan

6 jam17 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Besok, Pemerintah akan Putuskan Masalah Mudik Saat Ada Wabah Corona

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona, Doni Monardo mengatakan bahwa pemerintah

6 jam17 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Terapkan Sistem Pysical Distancing, Supermarket Ini Batasi Pengunjungnya

Selain itu para pengunjung yang berbelanja diberikan waktu yakni hanya dapat berbelanja 45 menit.

6 jam17 menit Tribunnews

ANTARA NEWS

Status Sumut naik menjadi Tanggap Darurat COVID -19

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mulai Selasa (31/3) menaikkan status daerah itu dari Siaga Darurat Bencana Non Alam COVID-19 menjadi Tanggap Darurat untuk menekan penyebaran virus corona baru itu. "Peningkatan status ...

6 jam18 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Bantu hadapi COVID-19, Persija lelang pakaian-sepatu Riko Simanjuntak

Klub Persija Jakarta melelang pakaian dan sepatu berukuran 38 yang dikenakan Riko Simanjuntak di musim 2020 untuk membantu melawan penyakit virus corona (COVID-19) di Indonesia. Dikutip dari laman resmi Persija di Jakarta, ...

6 jam18 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Padang Panjang adakan penyemprotan disinfektan massal, atasi COVID-19

Pemerintah Kota Padang Panjang, Sumatera Barat akan melaksanakan penyemprotan disinfektan massal pada Selasa (31/3) sebagai tindak lanjut instruksi pemerintah pusat dalam upaya pencegahan penularan virus corona jenis baru ...

6 jam18 menit Antaranews

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

ANTARA NEWS

Sutan Zico ingin kunci tempat di timnas U-19

Penyerang skuat U-20 Persija Jakarta, Sutan Zico, ingin mengunci satu tempat di tim nasional U-19 yang saat ini berada di bawah kepemimpinan pelatih timnas Indonesia Shin Tae-Yong. “Saya akan berusaha keras untuk ...

6 jam18 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Balitbangtan kawal percepatan tanam jagung di Kalimantan Selatan

Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan), Kementerian Pertanian mengawal percepatan tanam jagung di Provinsi Kalimantan Selatan sebagai salah satu sentra produksi jagung di Indonesia. "Kami bekerjasama ...

6 jam18 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Edgar berharap PON Papua ditunda jika pandemi corona belum usai

Edgar Xavier Mavelo, atlet wushu peraih dua medali emas SEA Games 2019 Filipina, berharap bahwa Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020 di Papua ditunda jika pandemi virus corona belum usai. Pewushu yang akan mewakili Provinsi DKI ...

6 jam19 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Pemkab Deliserdang terima APD dari swasta untuk tangani COVID-19

Pemerintah Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara menerima bantuan berupa alat pelindung diri dari sejumlah perusahaan swasta untuk selanjutnya disalurkan ke rumah sakit-rumah sakit di daerah itu dalam rangka penanganan penyebaran ...

6 jam19 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Persiapan penyelenggaraan ibadah haji Papua alami penyesuaian

Persiapan penyelenggaraan haji tahun 1441 H/2020 Masehi di Provinsi Papua mengalami penyesuaian akibat pandemi virus corona (COVID-19) yang berdampak pada semua aspek kehidupan masyarakat. Kepala Kantor Wilayah Kementerian ...

6 jam19 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Menteri BUMN serahkan bantuan APD untuk RSU Adhyaksa Jakarta

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyerahkan secara langsung bantuan APD (alat pelindung diri) untuk tenaga medis Rumah Sakit Umum (RSU) Adhyaksa Jakarta dan  diterima oleh Jaksa Agung Sanitiar ...

6 jam19 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Jabar siapkan karantina wilayah parsial hingga tingkat desa

ANTARA - Pemerintah Pusat masih memastikan tidak akan melakukan karantina wilayah terkait pandemik COVID-19. Meski demikian, Pemerintah Provinsi Jawa Barat tetap menyiapkan prosedur karantina wilayah secara parsial untuk ...

6 jam19 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Kejuaraan dunia atletik digelar saat musim panas 2022

World Athletics, federasi atletik dunia, memastikan kejuaraan dunia atletik akan diselenggarakan pada musim panas 2022 mendatang, setelah semula dijadwalkan pada 2021 di Eugene, Oregon, Amerika Serikat. “Kejuaraan ...

6 jam19 menit Antaranews

ANTARA NEWS

KKB tembaki pekerja Freeport, satu korban meninggal

Kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua kembali menebar teror dengan menembaki pekerja PT Freeport Indonesia di Kuala Kencana, Kabupaten Mimika, Papua sehingga mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan dua korban ...

6 jam20 menit Antaranews

ANTARA NEWS

2,3 ton bantuan alat kesehatan  tiba di Papua

ANTARA - Sebanyak 2,3 ton alat pelindung diri (APD)  dan alat kesehatan lain kiriman dari  Kementerian Kesehatan tiba di  Lanud Silas Papare, Senin (30/3). Alat kesehatan ini segera didistribusikan untuk ...

6 jam20 menit Antaranews