12 Jenazah Korban Heli MI-17 Berhasil Dievakuasi

TNI telah akhirnya berhasil mengevakuasi 12 jenazah korban kecelakaan helikopter MI-17 di Pegunungan Mandala, Oksibil, Papua.
« Kembali Baca berita lengkap »

Detik

Cs 137 Diduga Cemari Batan Indah, Sama Seperti Unsur Nuklir Chernobyl

Cs 137 diduga adalah unsur radioaktif yang mencemari Perumahan Batan Indah, Tangsel. Ternyata, Cs 137 adalah unsur yang sama dari bencana nuklir Chernobyl.

9 jam55 menit Detik

Detik

Sungai Meluap, Permukiman Warga di Simalingkar Deli Serdang Kebanjiran

Permukiman warga di Simalingkar, Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut), kebanjiran. Air berasal dari luapan sungai di sekitar permukiman.

9 jam55 menit Detik

Detik

Pemkab Bekasi Akan Sambut 2 Mahasiswa dari Natuna, Minta Warga Tak Takut

Selain melakukan penjemputan, Pemkab Bekasi juga mengimbau warga agar tak takut berinteraksi dengan kedua mahasiswa itu.

9 jam56 menit Detik

Detik

Sebut Tak Ada Kerajaan di Ciamis, Ini Referensi Ridwan Saidi

Ridwan Saidi menuai polemik usai menyebut tak ada kerajaan di Ciamis. Dia masih menggunakan referensi yang sama seperti ketika menyebut Sriwijaya fiktif.

9 jam56 menit Detik

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

Detik

Antivenom Ular Weling Belum Ada, Pakar Ingatkan Pertolongan Pertama

Saat ini antivenom yang ada di Indonesia diperuntukkan untuk 3 jenis ular. Antivenom yang ada itu juga dipakai untuk menangani korban gigitan ular weling.

9 jam56 menit Detik

TRIBUNNEWS

Curahan Hati Lucinta Luna Diam-diam Tak Kuat Dibully sampai Malu Beli Obat Penenang Sendiri

Curahan hati Lucinta Luna terpaksa beli obat penenang lewat perantara karena malu beli sendiri.

10 jam59 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Abash Beberkan Daftar Pesanan Lucinta Luna untuk Dibawa ke Penjara, Ada Soft Lens hingga Mukena

Kekasih Lucinta Luna, Abash mengungkap barang-barang yang diminta untuk dibawakan saat menjenguk ke penjara.

10 jam59 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Kiper Senior Persib Rupanya Paling 'Álergi' dengan Sosok Striker Ini

Kiper senior Persib Bandung, I Made Wirawan, mengungkapkan sosok Cristian Gonzales, adalah striker yang paling ditakutinya.

10 jam59 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Kronologi Anak Bupati Rokan Hilir Aniaya Seorang Pemuda Karena Cemburu Lihat Pacarnya Didekati

Mendapat informasi itu, pelaku dan dua temannya langsung mendatangi hotel dan menemukan pacarnya bersama Asep.

10 jam59 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Antisipasi Virus Corona, Vietnam Blokir Kapal Pesiar AIDAvita dan Norwegian Jade Cruise Masuk Dermaga

Vietnam mengantisipasi penyebaran wabah virus corona dengan memblokir akses masuk dua kapal pesiar dari dermaga yaitu AIDAvita dan Norwegian

11 jam0 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

BMKG Peringatan Dini Hari Ini Sabtu, 15 Februari 2020: Waspada 14 Wilayah Ini Berpotensi Hujan Lebat

BMKG menyatakan peringatan dini hari ini Sabtu (15/2/2020), terdapat 14 wilayah yang diprediksi akan terjadi hujan dengan intensitas lebat esok hari.

11 jam0 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Kejuaraan Beregu Asia 2020, Skuad Malaysia Jadi Tim Paling 'Kompak' Lolos ke Semifinal di 2 Sektor

Malaysia sukses menjadi satu-satunya negara yang meloloskan tim putra dan tim putri mereka melesat ke semifinal Kejuaraan Beregu Asia 2020.

11 jam0 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Masih Ingat Dengan Oik Idola Cilik? Dulu Imut-imut dan Dikenal Pemalu, Kini Semakin Cantik!

Masih ingat dengan Oik Idola Cilik? Dulu imut-imut dan dikenal pemalu, kini semakin cantik dan glowing bak selebriti

11 jam0 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Melihat dari Dekat Persiapan Kepulangan 238 WNI yang Dikarantina di Natuna

Pemulangan termasuk bagi 47 orang kru penjemput, sehingga total yang dipulangkan sebanyak 285 orang.

11 jam0 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Pulang setelah Jadi SPG dan Diduga Terseret Aliran Sesat, Wanita Dipasung selama 6 Tahun karena Ngamuk

Enam tahun lalu, ia pulang ke kampung halamannya dalam keadaan berbeda dan tampak seperti Orang dengan Gangguan Jiwa / ODGJ.

11 jam0 menit Tribunnews

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

TRIBUNNEWS

Hadir Kompor Wood Pellet, Mbok Sugini Berharap Gunung Kidul Jadi Sentra Energi Terbarukan

Hampir dua bulan belakangan ini Sriyadi, 31 tahun, giat mengenalkan wood pellet sebagai energi alternatif untuk memasak di rumah tangga.

11 jam0 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Ibu Bunuh Bayi karena Takut Dikira Hasil Selingkuh, Jasad Dibuang ke Penampungan Limbah Pabrik

Seorang ibu di Klaten tega membunuh bayi yang dikandungnya karena takut dikira hasil perselingkuhan, dan membuang bayinya di tempat penampungan limbah

11 jam1 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Kisah Pernikahan 12 Hari, Ternyata Pengantin Wanita Sudah Rasakan Kejanggalan Sebelum Akad

Nay Naima wanita asal Malang yang viral karena menikah 12 hari buka suara tentang kejadian sebenarnya.

11 jam1 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Johann Zarco Satu-satunya Pembalap MotoGP Pakai 5 Motor Berbeda dalam 5 Musim

Johann Zarco mencatat rekor sebagai satu-satunya pembalap yang menggunakan lima motor berbeda dalam lima musim MotoGP

11 jam1 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Kritik Sistem Upah hingga PHK Kaum Buruh dalam Omnibus Law, Presiden OPSI: Bagaimana Tidak Pesimis?

Presiden Organisasi Pekerja Seluruh Indonesia (OPSI), Saeful Tavip mengungkap sejumlah kerugian buruh akibat Omnibus Law.

11 jam1 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Identitas Jurnalis China Hilang Misterius, Lihat Keberaniannya Siarkan Kondisi Wuhan Sesungguhnya

Identitas Jurnalis China Hilang Misterius, Lihat Keberaniannya Siarkan Kondisi Wuhan Sesungguhnya

11 jam1 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Akhir Observasi 14 Hari di Natuna, WNI Dipulangkan Pukul 12.00 WIB, Tiba di Jakarta Pukul 16.00 WIB

Setelah 14 Hari Jalani Observasi, 65 WNI di Natuna dari Jawa Timur Dipulangkan Pukul 12.00 WIB, Tiba di Jakarta Pukul 16.00 WIB

11 jam1 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Cerita WNI yang Ikut Dikarantina di Kapal Pesiar Jepang Karena Virus Corona

Vensya menambahkan, para WNI itu akan diberi kartu kewaspadaan kesehatan atau health alert card saat dipulangkan ke Indonesia.

11 jam1 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Ganjar Bujuk Siswi Korban Bullying di Purworejo Pindah ke SLB: Semua Biaya dari Kami

Ganjar Pranowo mengaku tengah membujuk siswi SMP yang menjadi korban bullying ketiga temannya di Purworejo untuk pindah sekolah.

11 jam2 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Mengenal Pulau Aogashima di Jepang, Penduduknya Tinggal di Dalam Kawah Gunung Berapi

Meski terletak di wilayah Tokyo, Jepang, Pulau Aogashima memiliki kondisi yang jauh dari modernitas kota metropolitan tersebut.

11 jam2 menit Tribunnews