PSSI Resmi Gandeng Mills Jadi Sponsor Apparel Timnas Indonesia

PSSI mengumumkan sponsor jersey Timnas Indonesia. Federasi resmi menunjuk Mills untuk menyuplai kostum bertanding skuat Garuda.
« Kembali Baca berita lengkap »

Detik

Balapan F1 Jadi 'Korban' Corona

Padahal ajang balap mobil bergengsi ini terdiri dari 22 seri balapan yang merupakan seri terbanyak sepanjang sejarah F1.

14 jam26 menit Detik

Detik

Jakpro :Sirkuit Formula E Cuma Butuh Dua Bulan Membangun

Formula E di Jakarta diklaim tak akan membutuhkan waktu lama-lama membangun sirkuitnya. PT Jakarta Propertindo bilang cuma butuh dua bulan.

14 jam26 menit Detik

Detik

Indonesia Vs India di Semifinal Kejuaraan Bulutangkis Beregu Asia

India secara gemilang mengalahkan Thailand di perempatfinal Kejuaraan Bulutangkis Beregu Asia 2020. Selanjutnya, India akan menghadapi Indonesia di semifinal.

14 jam26 menit Detik

Detik

Tonton Aksi Superman Tua Buffon

Gianluigi Buffon menjadi pahlawan bagi Juventus kala kontra 1-1 lawan AC Milan di semifinal Coppa Italia. Dia melakukan 10 penyelamatan!

14 jam26 menit Detik

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

Detik

BTS Bersaing dengan Taylor Swift di Kids' Choice Awards 2020

Jelang perilisan album barunya, BTS kembali mendapat sorotan lewat Kids' Choice Awards 2020. Mereka masuk ke dalam nominasi penghargaan dari Nickelodeon itu.

14 jam27 menit Detik

Detik

Gisel Gemas Lihat Profil Terduga Pelaku Penyebar Video Syur Mirip Dirinya

Gisella Anastasia akhirnya ditunjukkan profil para terduga pelaku dalam kasus video syur miripnya oleh penyidik kepolisian Polda Metro Jaya.

14 jam27 menit Detik

Detik

Ke Polres Jaksel, Ayu Azhari Rayakan Valentine dengan Axel Gondokusumo?

Artis Ayu Azhari menyambangi Polres Metro Jakarta Selatan pada Jumat (14/2/2020) bersama suaminya, Mike Tramp.

14 jam27 menit Detik

Detik

Ozzy Osbourne Buka Diri Tentang Perjuangannya Melawan Parkinson

Ozzy Osbourne akhirnya buka-bukaan mengenai perjuangan dirinya melawan penyakit parkinson yang diidapnya sejak 2003.

14 jam27 menit Detik

Detik

Menaker: Jangan Sampai K3 Dianggap Sebagai Penghambat Investasi

Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) harus dianggap sebagai penjaga investasi karena pelaksanaannya soal nyawa manusia.

14 jam27 menit Detik

Detik

Ekonomi RI Waspada Dampak Corona

Pemerintah Indonesia melakukan berbagai upaya terkait pertumbuhan ekonomi dunia yang melemah termasuk akibat virus corona baru.

14 jam27 menit Detik

Detik

Belum Dapat Instruksi, Kemenkeu Siap Sediakan Tanah Buat Eks GAM

MoU itu adalah bukti perjanjian damai antara RI dengan GAM yang ditandatangani di Finlandia pada 15 Agustus 2005 lalu untuk menyelesaikan konflik di Aceh.

14 jam28 menit Detik

Detik

BPH Migas Gaet Pemprov Kalbar Kebut Proyek Pipa Trans Kalimantan

Dalam pembangunan pipa gas sepanjang 2.219 Km ini, perlu adanya dukungan nyata dari pemerintah pusat maupun pemda untuk mempercepat pembangunan pipa tersebut.

14 jam28 menit Detik

Detik

Cerita Detik-detik Bripka Sigit Gendong Warga Kena Serangan Jantung

"Jadi asal mulanya tadi saya dapat perintah dari pimpinan saya melalui HT kalau ada masyarakat yang diminta bantuan di Halte Harapan Kita," kata Bripka Sigit.

14 jam28 menit Detik

Detik

Anies Pastikan Keamanan 12 Warga DKI yang Akan Pulang Observasi dari Natuna

"... Bagi mereka yang pulang, kita akan komunikasi bahwa mereka betul-betul aman," ucap Anies Baswedan.

14 jam28 menit Detik

Detik

Menyelamatkan Buaya Berkalung Ban dengan Pancingan Ayam 'Terbang'

Tim menggunakan pesawat tanpa awak (drone) untuk menyelamatkan buaya. Umpan berupa ayam dan pelampung diterbangkan untuk memancing buaya.

14 jam28 menit Detik

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

Detik

Pengacara: Wahyu Setiawan Kembalikan Uang SGD 15 Ribu ke KPK

Tersangka kasus dugaan suap pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPR, Wahyu Setiawan mengaku mengembalikan duit ke KPK.

14 jam28 menit Detik

Detik

Usai Diperiksa, Lucinta Luna Dikembalikan ke Rutan Polda Metro Jaya

Lucinta Luna telah selesai menjalani pemeriksaan lanjutan di Polres Metro Jakarta Barat. Dia dikembalikan ke Rutan Polda Metro Jaya

14 jam29 menit Detik

Detik

Serpihan Sumber Radioaktif Ditemukan, Bapeten Ambil Sampel Tanah

Pihak Batan-Bapeten juga telah melakukan dekontaminasi. Usai dekontaminasi, laju paparan mengalami penurunan, namun masih tetap di atas nilai normal.

14 jam29 menit Detik

Detik

Dubes AS Diculik di Hari Valentine, Tewas Saat Dibebaskan

Hari Valentine 41 tahun lalu, Dubes Amerika Serikat untuk Afghanistan Adolph Dubs diculik. Dia akhirnya tewas saat operasi pembebasan.

14 jam29 menit Detik

Detik

Formula E Digelar 6 Juni di Monas, Jakpro: Bertepatan Hari Lahir Bung Karno

Direktur Utama PT Jakarta Propertindo Dwi Wahyu Darwoto mengungkapkan alasan Formula E di Monas digelar pada 6 Juni 2020.

14 jam29 menit Detik

TRIBUNNEWS

Istana Pastikan Keseriusan Jokowi Terapkan Kebijakan Pengelolaan Lingkungan

Fadjroel Rachman mengatakan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) serius menerapkan kebijakan dalam pengelolaan wilayah keamanan lingkungan.

15 jam10 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

BMKG: Peringatan Dini Cuaca Besok Sabtu 15 Februari 2020, Sejumlah Wilayah Berpotensi Hujan Lebat

Simak peringatan dini cuaca yang dirilis oleh BMKG, berkaitan dengan adanya potensi hujan lebat disertai angin kencang di sejumlah wilayah Indonesia.

15 jam10 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Lucinta Luna Kangen Abash, Sosok yang Membuatnya Berarti dan Ingin Hidup

Lucinta Luna merasa kehilangan yang teramat sangat kala Abash tak ada di dekatnya.

15 jam11 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Sebut Jokowi dan Jan Ethes di Facebook, Dosen Unnes Dibebastugaskan

Mantan Kepala Humas Universitas Negeri Semarang (Unnes), Dr Sucipto Hadi Purnomo dibebaskan sementara dari tugasnya sebagai dosen.

15 jam11 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Langkah Kepala BNN Soal Maraknya Bandar Narkoba Kendalikan Peredaran di Balik Lapas

Heru Winarko menjawab banyaknya kasus narapidana narkoba yang masih ketahuan mengendalikan penjualan barang haram tersebut di balik Lapas.

15 jam11 menit Tribunnews