Jika Diminta, Polda Metro Siap Cari Sopir yang Lindas Pria di Bandung

"Kita bantu (Polda Jawa Barat cari pelaku) jika dibutuhkan," kata Kombes Pol Yusri Yunus.
« Kembali Baca berita lengkap »

Detik

Menanti Langkah Nyata KPK Setelah Harun Masiku Dipastikan di Indonesia

Ditjen imigrasi telah mengakui tersangka KPK Harun Masiku sudah berada di Indonesia sejak 7 Januari 2020. Akankah KPK berhasil menangkap politikus PDIP itu?

13 jam34 menit Detik

Detik

Kejagung Gandeng BPK Telusuri Fee Broker di Kasus Jiwasraya

"Fee yang dikeluarkan ke broker itu yang dianggap melanggar hukum yang seharusnya tidak diterima oleh mereka (perusahaan sekuritas)," ujar Febrie.

13 jam34 menit Detik

Detik

Setneg: Revitalisasi Monas Belum Ada Izin dari Komisi Pengarah

Kementerian Sekretariat Negara mengatakan revitalisasi Monas belum mendapatkan izin dari Komisi Pengarah Pembangunan Kawasan Medan Merdeka.

13 jam34 menit Detik

TRIBUNNEWS

Menjalar Cepat! Awas, Virus Corona Kini Sudah Menyebar ke Tujuh Negara

Dengan kasus di Hong Kong dan Macau, virus misterius mematikan itu semakin menyebar di luar China.

14 jam29 menit Tribunnews

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

TRIBUNNEWS

Fabio Quartararo Masih Belum Dapat Cara Kalahkan Marc Marquez di MotoGP

Mengalahkan Marc Marquez dalam balapan MotoGP masih menjadi sebuah misteri bagi Fabio Quartararo.

14 jam29 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Mahasiswi Ini Mengaku Konsumsi Sabu Bikin Pikirannya Jauh Lebih Rileks

DIPS menjelaskan, terlibat menggunakan sabu itu karena tengah menghadapi tekanan (stres) mengerjakan skripsi

14 jam29 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Komite II DPD RI Dukung KKP Majukan Potensi Kelautan dan Perikanan di Indonesia

Komite II DPD RI Dukung Program Kerja Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI majukan potensi kelautan dan perikanan di Indonesia.

14 jam29 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Jadwal Siaran Langsung dan Link Streaming Garuda Select Vs Inter Milan U-17

Sebelumnya tim Garuda Select berhasil mengalahkan Torino U-17 dengan skor 3-0 pada laga uji coba pertamanya.

14 jam29 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Petinggi Sunda Empire Rangga Sasana Sebut Setelah 2020, Seluruh ASEAN Gunakan Pancasila

Setelah klaim Keraton Agung Sejagat selesai, Rangga Sasana dan para pengikut Sunda Empire mengaku mampu memberikan tatanan empire yang satukan bangsa.

14 jam30 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Video Perubahan Aria Permana hingga Bobot Berkurang Drastis, Intip Sederet Upaya yang Dilakukannya

Binaragawan Ade Rai belum lama ini membagikan video momen kebersamaannya dengan bocah asal Karawang, Aria Permana.

14 jam30 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Rajawali Corpora Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana Longsor di Sukajaya

Bantuan yang disalurkan melalui Rajawali Foundation tersebut di antaranya dalam bentuk sembako, makanan cepat saji, perlengkapan sekolah

14 jam30 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Pelatih Persib Akui Pantau Bruno Matos dan Dua Pemain Bali United

Pelatih Persib Bandung, Robert Alberts, tak memungkiri bahwa Bruno Matos merupakan pemain yang memiliki kualitas.

14 jam30 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Shafa Harris 2 Kali Coba Bunuh Diri Karena Faisal Harris dan Jedun, Sarita: Kamu Tega Tinggalin Mama?

Shafa Harris 2 Kali Coba Bunuh Diri Karena Faisal Harris & Jedun, Sarita beri kata-kata menyentuh

14 jam30 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Jadwal Acara TV Besok, Kamis 23 Januari 2020: Film Chappie di TransTV dan Film Maze Runner di GTV

Berikut jadwal acara televisi TransTV, Trans7, Indosiar, SCTV, GTV, dan ANTV pada Kamis, 23 Januari 2020.

14 jam31 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Menkumham Yasonna Laoly Pilih Tinggalkan Wartawan Saat Ditanya Soal Harun Masiku

Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly enggan menanggapi pertanyaan awak media soal keberadaan caleg PDIP Harun Masiku.

14 jam31 menit Tribunnews

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

TRIBUNNEWS

Petinggi Sunda Empire Ajak Jack Ma dan Bill Gates: Setelah 2020, Seluruh ASEAN Gunakan Pancasila

Petinggi Sunda Empire, Rangga Sasana mengungkap peran Jack Ma dan Bill Gates dalam Sunda Empire dan menyebut seluruh ASEAN akan menggunakan pancasila.

14 jam31 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Di ILC, Korban Keraton Agung Sejagat Ngaku Diiming-imingi Bayaran Dolar: Jabatan Tingkat Dunia

Korban Keraton Agung Sejagat, Setyo Eko Pratolo mengungkap motifnya bergabung dalam kerajaan yang dipimpin oleh Totok Santosa itu.

14 jam31 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

5 Zodiak yang Siap Keluar dari Zona Nyaman untuk Memulai Hidup Baru, Zodiakmu Termasuk?

Inilah 5 zodiak yang tidak takut untuk memulai kehidupan baru dengan keluar dari zona nyaman mereka.

14 jam31 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

2 Guru PAUD Jadi Tersangka Kasus Mayat Balita Tanpa Kepala, Ayah Korban: Kami Tak Terlalu Senang

Jasadnya ditemukan tanpa kepala dipinggiran sungai dekat rumah yang berlokasi di Jalan P Antasari, Kecamatan Samarinda Ulu.

14 jam32 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Aksi Polisi Gadungan di Banjarbaru, Peras Warga Hingga Foya-Foya

Dia beraksi bersama dengan temannya dan uang dari hasil memeras dan menipu warga, digunakan untuk berfoya-foya

14 jam32 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Pujian Tukul Arwana untuk Bu Risma saat Bagikan Rahasia Harmonis Rumah Tangganya: Wanita Shalehah

Tukul Arwana memberikan pujian kepada Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini saat membagikan rahasia harmonis rumah tangganya.

14 jam32 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Direktur Utama dan Direktur Pemasaran PTPN III Didakwa Terima Suap Rp 3,55 Miliar

Dirut PTPN III Dolly Parlagutan Pulungan dan Direktur Pemasaran PTPN III I Kadek Kertha Laksana didakwa menerima suap 345 Ribu Dollar Singapura.

14 jam32 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Seputar Transfer Ezechiel: Eze Tak Bisa Main Lawan Persib, Tak Benar Dibarter Bruno Matos

Teddy Tjahjono, mengungkapkan Ezechiel tidak bisa diturunkan ketika Bhayangkara FC menghadapi Maung Bandung.

14 jam32 menit Tribunnews

ANTARA NEWS

BUMN ini bangun salah satu akuarium terbesar di dunia

- BUMN konstruksi, PT Amarta Karya (Persero) atau biasa disebut AMKA, telah merampungkan pembangunan terowongan akuarium air tawar yang digadang-gadang akan menjadi salah satu yang terpanjang di dunia, yakni sepanjang 47,895 ...

14 jam33 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Tata Janeeta akui tak tahu investasi "MeMiles"

Penyanyi Tata Janeeta mengakui tak tahu sama sekali tentang bentuk investasi "MeMiles" yang dijalankan PT Kam and Kam. "Saya belum tahu 'MeMiles'. Sebab selama ini kalau mengisi acara dari event ...

14 jam33 menit Antaranews