Jadi Tersangka Kasus Balita Yusuf Tanpa Kepala, 2 Pengasuh PAUD Dinilai Lalai

Pengajar dan pengasuh PAUD ditetapkan sebagai tersangka terkait tewasnya balita Yusuf. Keduanya dianggap lalai.
« Kembali Baca berita lengkap »

TRIBUNNEWS

Ahmad Dhani Dukung Apapun Pilihan Karier Al Ghazali

Al Ghazali putuskan cuti kuliah dan pilih sibuk sebagai artis, Ahmad Dhani beri dukungan untuk karier sang putra

2 jam34 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Bermodal Seragam TNI dan Kartu Identitas Palsu, Kapten Gadungan Berhasil Menipu Empat Janda

Bermodalkan seragam dan Kartu Palsu anggota TNI, pria berusia 45 tahun itu sedikitnya telah memperdayai empat korban.

2 jam34 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Update Siswi SMP Bunuh Diri, Ternyata Sebelumnya Sempat Dikeluarkan dari Group WhatsApp

Siswi SMPN 147 Ciracas, Jakarta Timur yang bunuh diri dengan melompat dari lantai empat sekolahnya sebelumnya dikeluarkan dari grup Whatsapp.

2 jam34 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Pelaku Pembunuhan Sekeluarga di Pakistan Diamankan di Sumut Ini Telah Nikahi Perempuan Indonesia

Pelaku tinggal di Indonesia selama 2 tahun dengan berpindah-pindah dan menikahi wanita Indonesia atas nama Evi Lili Midati (33)

2 jam34 menit Tribunnews

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

TRIBUNNEWS

Whisnu Sakti Buana Angkat Bicara Soal Polemik Persebaya Terancam Tak Bisa Gunakan GBT Jadi Home Base

Satu sisi, Surabaya tengah berbenah menuju Piala Dunia U-20 2021 mendatang. Di sisi lain, Persebaya dan Bonek adalah kebanggaan warga Surabaya

2 jam35 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Blokir Ratusan Aset Tanah, Kejagung Sebut Tersangka Kasus Jiwasraya Benny Tjokro Punya Realestate

Kejaksaan Agung RI menyebut tersangka korupsi PT Asuransi Jiwasraya (Persero), Benny Tjokrosaputro memiliki sejumlah realestate.

2 jam35 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Ramalan Zodiak Kesehatan Besok, Rabu 22 Januari 2020: Leo, Aries, dan Sagitarius Perlu Istirahat

Ramalan zodiak kesehatan Leo, Aries, dan Sagitarius tampaknya perlu istirahat & bersantai untuk menangkan pikiran pada Rabu, 22 Januari 2020.

2 jam35 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Pengacara Lina Sebut Teddy Kooperatif Serahkan Warisan Mendiang Istrinya

Disebut bakal kuasai harta Lina yang tembus angka Rp 20 miliar, sifat asli Teddy dibongkar sang pengacara mendiang

2 jam35 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Tangis Ibu Tersangka Pembunuh Hakim PN Medan: Saya Tak Percaya, Bunuh Binatang Saja Pasti Tak Berani

Ibu dari dua tersangka pembunuh Hakim PN Medan, Jamaluddin, masih tak percaya, anak-anaknya menjadi sang eksekutor.

2 jam35 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Prediksi Susunan Pemain Napoli vs Lazio Perempat Final Coppa Italia, Adu Tajam Milik-Immobile

Pada pertandingan nanti akan menyajikan duel dua striker yang ketajamannya bagi klub dan negara tidak diragukan lagi.

2 jam35 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Satu Tim Promosi Lengkapi Daftar Pemain Asing di Liga 1 2020

Satu tim promosi telah melengkapi kuota pemain asing untuk mengarungi kompetisi Liga 1 2019.

2 jam36 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Warisan Lina Untuk 2 Anak Sule, Butet Ungkap Masih Ada Harta Lina yang Dikelola Orang Terdekat Teddy

Mantan asisten Lina ungkap masih ada harta kekayaan Lina yang ternyata di kelola oleh orang terdekat Teddy, ini sosoknya.

2 jam36 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Jadwal Arema FC Uji Kemampuan Pemain Seleksi: Ambil Risiko Kontrak Tanpa Tes Kesehatan

Laga uji coba yang dijadwalkan oleh manajemen Arema FC akan digelar di Lapangan Kusuma Agro Wisata Kota Batu.

2 jam36 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Ibu 2 Eksekutor Hakim Jamaluddin Tak Percaya Perbuatan Anaknya: Bunuh Binatang Pasti Enggak Berani

Dua eksekutor pembunuh Hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan, Jamaluddin, kembali menjalani rekonstruksi pembunuhan, dan bertemu dengan ibu mereka.

2 jam36 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Video Kesurupan Massal di Depok Viral di Medsos, Ini Kesaksian Seorang Korban

Sejumlah sales tersebut mengalamai kesurupan massal usai menyambangi lokasi kecelakaan maut di depan Perumahan Telaga Golf

2 jam36 menit Tribunnews

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

TRIBUNNEWS

Begini Buntut Video Viral Pengendara Mobil Maki Polantas Purwakarta yang Sedang Bertugas

Belum lama ini beredar video viral pengendara mobil menghina polisi lalu lintas (Polantas) yang sedang bertugas mengatur lalu lintas.

2 jam36 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Teddy Serahkan Warisan dari Lina untuk Anak Kedua Sule, Putri Delina Tandatangani Sejumlah Dokumen

Anak kedua Sule dan Lina Jubaedah, Putri Delina resmi menguasai warisan yang menjadi haknya seperti diwasiatkan sang ibunda.

2 jam37 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Calon Striker Asing Arema FC Dikabarkan Tiba Pekan Depan, German Rivero?

Arema FC dikabarkan telah sepakat dengan calon striker baru asal Aregentina. Bahkan, calon pemain anyar tersebut dikabarkan akan tiba pada pekan depan

2 jam37 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Renan da Silva Pemain Berkualitas kata Pelatih Bhayangkara FC

Pemain terbaik Liga 1 2019, Renan da Silva telah resmi menjadi pemain Bhayangkara FC. Ia dikontrak dengan durasi selama satu musim.

2 jam37 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Update Jadwal dan Lokasi Pelaksanaan SKD CPNS 2019, KemenKes dan LIPI Cek di Sini!

Mulai hari ini, Selasa 21 Januari 2020, jadwal dan lokasi tes SKD akan segera dirilis pada masing-masing website atau portal resmi instansi.

2 jam37 menit Tribunnews

ANTARA NEWS

Rektor: Mendikbud setujui penambahan enam guru besar di USU

Rektor Universitas Sumatera Utara Prof. Dr Runtung Sitepu,SH, mengatakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim telah menyetujui penambahan enam orang guru besar (profesor) di perguruan tinggi negeri ...

2 jam37 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Imigrasi sebut ada indikasi WNA China tewas overdosis

Kantor Imigrasi Jakarta Barat menyebutkan ada indikasi seorang perempuan berkebangsaan China bernama Wu Xinyi tewas akibat overdosis di Diskotek Golden Crown, Tamansari, Jakarta Barat, Jumat (17/1) lalu. "Info dari ...

2 jam37 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Bupati Serang: Pemerintah daerah harus dekat dengan ulama

Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah mengatakan jajaran pemerintah daerah harus dekat dengan para alim ulama sebagai pengontrol jalannya roda pemerintahan. "Kami sangat meyakini bahwa umaro atau pemerintah tidak boleh jauh ...

2 jam38 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Polisi tak berlakukan lagi Car Free Day di Garut

Kepolisian Resor Garut menyampaikan hasil rapat koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Garut, Jawa Barat, bahwa jalan yang selama ini dijadikan sebagai kawasan Car Free Day (CFD) atau bebas kendaraan setiap Minggu pagi tidak akan ...

2 jam38 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Indonesia pamerkan kopi dan topi NTT di WEC

Indonesia kembali membuka Indonesia Pavilion di pertemuan tahunan Forum Ekonomi Dunia atau World Economic Forum 2020 yang diadakan di Davos, Swiss, pekan ini. "Dengan tema Unity in Diversity: Partner for Action di ...

2 jam38 menit Antaranews