Luhut Minta Bantuan KPK Pelototi Penyelundupan Nikel

Menkor Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan hari ini akan mengundang para petinggi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ke kantornya.
« Kembali Baca berita lengkap »

Detik

Pesawat Delta Buang Bahan Bakar ke Taman Bermain SD, Puluhan Orang Luka

Pesawat maskapai Delta Airlines mengalami gangguan mesin dan terpaksa membuang bahan bakar ke area taman bermain sebuah sekolah di Los Angeles, AS.

12 jam0 menit Detik

Detik

Sebelum Disidang Etik, Komisioner KPU Wahyu Setiawan Diperiksa KPK

Wahyu Setiawan siang ini akan menjalani sidang pelanggaran kode etik. Namun sebelumnya Wahyu yang juga Komisioner KPU itu mengaku akan menemui penyidik KPK.

12 jam0 menit Detik

Detik

4 Penambang Emas Ilegal Dongi-Dongi Sulteng Ditangkap, 39 Karung Disita

Polisi menangkap 4 orang penambang emas ilegal di wilayah Dongi-Dongi, Poso, Sulawesi Tengah (Sulteng).

12 jam1 menit Detik

Detik

Pertemuan Jokowi dan Pimpinan Koalisi Juga Bahas Finalisasi Omnibus Law

"Nah, omnibus law sedang difinalisasi oleh pemerintah, segera akan disahkan. Presiden memang berharap bahwa ini bisa diselesaikan dalam 100 hari kerja lah."

12 jam1 menit Detik

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

Detik

Diperiksa Polda Metro, Pelapor Isu Pemerasan Rp 1 M Bawa Bukti Percakapan

Propam Polda Metro Jaya menindaklanjuti isu oknum Polres Jakarta Selatan memeras pelapor sebesar Rp 1 miliar. Hari ini, pelapor diperiksa.

12 jam1 menit Detik

Detik

'Sengketa' Mattoanging, YOSS: Pemprov Sulsel Sewenang-wenang Menyerang

Ketua Dewan Pembina Yayasan Olahraga Sulawesi Selatan (YOSS) Andi Ilham Mattalatta memprotes upaya pengosongan kawasan Mattoanging.

12 jam1 menit Detik

Detik

KPU Harap Jokowi Segera Tetapkan PAW Tersangka Suap Wahyu Setiawan

KPU meminta Presiden Jokowi segera menetapkan PAW tersangka kasus suap Wahyu Setiawan. Hal ini disebut agar proses Pilkada 2020 dapat berjalan dengan baik.

12 jam1 menit Detik

Detik

Soal 9 Garis Putus-putus, Awalnya Klaim China Tak Sampai Natuna

Baru-baru ini, isu China mengklaim Perairan Natuna mengemuka. Peta Nine Dash Line atau 9 Garis Putus-putus China beririsan dengan perairan Natuna.

12 jam1 menit Detik

Detik

Lampu Motor Tidak Nyala Tak Ditilang, Polri: Presiden Itu Orang Nomor 1 di RI

Menurut mahasiswa UKI Jakarta, Jokowi tak ditilang telah melanggar asas kesamaan di mata hukum (equility before the law) yang terdapat dalam Pasal 27 UUD 1945.

12 jam1 menit Detik

Detik

PDIP Usul Ambang Batas DPR 5%, PPP: Kalau Bisa Tidak Dinaikkan

PPP tidak setuju dengan rekomendasi kenaikan ambang batas parlemen (parliementary threshold/PT) menjadi 5 persen seperti usulan PDIP.

12 jam1 menit Detik

Detik

Polisi Tangkap Pembawa 4 Bom Molotov di Ricuh Stadion Mattoanging

Penertiban Stadion Mattoanging diwarnai kericuhan. Polisi menangkap seorang pria yang membawa empat bom molotov.

12 jam1 menit Detik

TRIBUNNEWS

Mega Skandal Jiwasraya! Ini Peran 5 Tersangka yang Kini DItahan Kejaksaan Agung

Masih ada belasan orang yang diperiksa oleh kejaksaan agung terkait mega skandal investasi di Jiwasraya

12 jam53 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Tak Hanya Amankan Raja dan Ratu Keraton Agung Sejagat, Polisi Juga Geledah Tempat Ini

Polisi tidak hanya menangkap Raja Keraton Agung Sejagat Sinuhun Totok Santosa (42) dan istrinya Fanni Aminadia (41).

12 jam54 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Ilmuwan Temukan Sungai Terdalam di Dunia, Ikan-ikan Buta dan Pucat

Para ilmuwan telah menemukan sungai terdalam di dunia, yaitu Sungai Kongo yang terletak di Afrika tengah bagian barat.

12 jam54 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Shin Tae-Yong Berencana Gelar Uji Coba Timnas Indonesia-U19 Lawan Klub Korea Selatan di Thailand

Dipilihnya Thailand karena ingin mempertemukan Garuda Muda Indonesia dengan beberapa klub Liga Korea yang juga akan datang ke Negeri Gajah Putih.

12 jam54 menit Tribunnews

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

TRIBUNNEWS

Erick Thohir Dukung Kejagung Tahan 5 Tersangka Mega Skandal Jiwasraya

Menurut Erick, penetapan tersangka itu penting dilakukan demi mengembalikan kepercayaan publik.

12 jam54 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Soal Kasus Suap Komisioner KPU, Haris Azhar Tanya Keberadaan Ketua KPK Firli Bahuri: Kok Gak Nongol?

Direktur Eksekutif Lokataru, Haris Azhar mempertanyanyakan keberadaan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Firli Bahuri.

12 jam55 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Gara-gara Rokok Elektrik, Perempuan 19 Tahun Alami Kerusakan Jaringan Paru-paru Parah

Rokok elektrik atau vapor atau vape masih menjadi pro-kontra. Claire Chung (19) perempuan asal Amerika Serikat mengalami kerusakan jaringan paru-paru.

12 jam55 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Teddy Suami Lina Akhirnya Buka Suara Dituding Pakai Peci 'Magic', Begini Pengakuannya

"Kalau saya lihat banyak orang yang ikut campur atau mungkin aji mumpung," imbuh Teddy.

12 jam55 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Dewi Tanjung Minta Anies Mundur Sebagai Gubernur, Begini Reaksinya Disebut Norak oleh Fahira Idris

Dewi Tanjung dengan lantang meminta Anies Baswedan untuk mundur dari jabatannya, Fahira Idris sebut norak.

12 jam55 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Update Harga Emas Antam Hari Ini, Rabu 15 Januari 2020: Ini Rinciannya

Update harga emas batangan PT Aneka Tambang (Antam) Rp 767.000 per gram hari ini, Rabu (15/1/2020).

12 jam55 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Jadwal Babak Pertama Indonesia Master 2020 : Tontowi/Apriyani Hadapi Unggulan, Jonatan Main Terakhir

Berikut adalah jadwal babak pertama Indonesia Master 2020 yang dilaksanakan pada Rabu, 15 Januari 2020.

12 jam56 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Bermula dari Hal Ini, Kembar Nabila dan Nadya Bertemu setelah 16 Tahun Terpisah

Nadya belum bisa bertatap wajah lantaran terhalang jarak yang cukup jauh dengan kembarannya Nabila yang tinggal di daerah Gowa, Sulawesi Selatan.

12 jam56 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Kurs Yuan Naik ke Level Tertinggi dalam 5 Bulan Terakhir

Para pengamat memprediksi Yuan akan naik ke level 6,8 per dolar dalam waktu tiga bulan ke depan.

12 jam56 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Sepak Terjang Mantan Direktur Keuangan Jiwasraya Hary Prasetyo yang Ditahan KPK

Hary Prasetyo diketahui diangkat menjadi Direktur Keuangan PT Asuransi Jiwasraya pada usia relatif muda.

12 jam56 menit Tribunnews