Kepulauan Spratly Diklaim Prancis, China Marah dalam Ketidaktahuan

Pihak China marah karena Kepulauan Spratly diklaim Prancis pada 1930. Namun sebenarnya, pihak China sendiri tidak tahu di mana letak Kepulauan Spratly.
« Kembali Baca berita lengkap »

TRIBUNNEWS

Setelah Persebaya Gelar TC di Yogyakarta, Aji Santoso Siapkan Laga Uji Coba

TC tersebut dilakukan Persebaya bukan hanya untuk persiapan kompetisi Liga 1 2020, namun juga untuk ajang Piala Presiden.

13 jam31 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Ramalan Zodiak Cinta Kamis 16 Januari 2020 Pisces Ketemu Orang Baru, Virgo Komunikasi Terbuka

Cek zodiak cinta Kamis 16 Januari 2020 Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, Virgo, Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces.

13 jam31 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Jadwal Siaran Langsung Piala FA Dini Hari Nanti, Manchester United Vs Wolves

Kemenangan terakhir Manchester United atas Wolverhampton yaitu saat mereka menang 5-0 di Stadion Molineux pada Maret 2012.

13 jam32 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

PM Mahathir Mohamad Tanggapi Keputusan India Boikot Minyak Sawit Malaysia

Malaysia saat ini menjadi produsen dan pengekspor CPO terbesar kedua di dunia setelah Indonesia.

13 jam32 menit Tribunnews

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

TRIBUNNEWS

Soal Penggeledahan Kasus Eks Komisioner KPU,Tumpak Hatorangan: Kami Tak Campuri tapi Beri Izin

Tumpak Hatorangan Panggabean memastikan penggeledahan terkait kasus suap Komisioner KPU yang melibatkan politisi PDI Perjuangan telah memiliki izin.

13 jam32 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Temani Galaxy A51, Samsung Turut Kenalkan Galaxy A71

Populasi Keluarga Galaxy A Series di Indonesia makin banyak saja. Terbukti, anggotanya ketambahan lagi dengan kehadiran Galaxy A51 dan Galaxy A71

13 jam32 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Buka Kasus Lama di BUMN, Akbar Faizal Puji Sistem Pengelolaan Negara yang Diterapkan Jokowi

Politisi Partai Nasdem, Akbar Faizal memuji langkah Presiden Jokowi membuka borok-borok lama di tubuh perusahaan negara BUMN.

13 jam32 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Malaysia Alihkan Ekspor Minyak Sawit Ke Pakistan Pasca Putusan Boikot India

Pada 2018, Pakistan mengimpor 1,16 juta metrik ton minyak kelapa sawit dari Malaysia

13 jam32 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Klarifikasi Teddy Suami Lina Jawab Tudingan Peci Magic untuk Menutupi Ilmu Hitamnya

Teddy Pardiyana suami Lina Jubaedah buka suara terkait tudingan kenakan peci untuk menutupi ilmu yang dimilikinya.

13 jam32 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Mega Skandal Jiwasraya, Kejagung RI Periksa Enam Saksi Baru

Kapuspenkum Kejagung RI, Hari Setiyono membenarkan nama-nama yang diperiksa Kejagung pada hari ini.

13 jam33 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

DPR Dukung Upaya Pemerintah Perangi Mafia Migas

"Mafia migas tahu bagaimana memanfaatkan celah hukum, jadi itulah kesulitan memberantasnya selama ini," ujarnya.

13 jam33 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Rincian Warisan Lina Capai 10 M, Aset dari Pernikahan dengan Sule, Teddy dan Bayinya Tak Dijatah

Rincian harta warisan almarhumah Lina akhirnya dibeberkan oleh pengacaranya, Abdurrahman.

13 jam33 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Menko Luhut: Saya Belum Mengerti Soal Dugaan Korupsi Asabri

Manajemen PT Asabri diduga melakukan korupsi senilai Rp 10 triliun lebih.

13 jam33 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Via Vallen Nagku Pernah Main Aplikasi Cari Jodoh, Boy William Ngakak hingga Lakukan Ini

Penyanyi terkenal Via Vallen ternyata pernah main aplikasi pencarian jodoh.

13 jam33 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Masih Jomblo, Via Vallen Akui Pernah Coba Gunakan Aplikasi Pencari Jodoh

Penyanyi dangdut Via Vallen mengakui bahwa sampai saat ini statusnya masih single dan pernah gunakan aplikasi pencari jodoh.

13 jam33 menit Tribunnews

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

TRIBUNNEWS

Kakek Sebatang Kara di Bekasi Ditemukan Tewas Membusuk di Rumahnya

"Awalnya saksi bernama Rian (27), mencium bau tidak sedap dari dalam rumah tetangganya (Matasan)," kata Sunardi, Rabu (15/1/2020).

13 jam33 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Fenomena Kerajaan Agung Sejagat: Ada Iuran KTA dan Dijanjikan Dapat Dolar Amerika

Seorang warga yang mengaku mantan pengikut kerajaan Agung Sejagat memberikan kesaksian, terkait fenomena kemunculan kerajaan baru

13 jam34 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Daftar Warisan Lina: Perhiasan, Rumah Kos, Villa dan Lahan Tanah, Hak Rizky Febian, Bukan Anak Teddy

Daftar Warisan Lina: Perhiasan, Rumah Kos, Villa dan Lahan Tanah, Hak Rizky Febian, Bukan Anak Teddy

13 jam34 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

BRI Garap BRILink Xpress: One Stop Solution untuk Wirausahawan Muda

Wirausaha muda dengan usia hingga 35 tahun yang terpilih menjadi agen dapat melakukan transaksi pembayaran layaknya agen Laku Pandai.

13 jam34 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Ashanty Gemas Lihat Kiano Tiger Woy Sampai Mau Punya Anak Lagi, Baim Wong Beri 'Kode' ke Mas Anang

Ashanty tampak gemas saat melihat bayi dari pasangan Baim Wong dan Paula Verhoeven. Bahkan Ashanty sampai berkata ingin punya anak lagi.

13 jam34 menit Tribunnews

ANTARA NEWS

Studi: Manusia merasa paling tidak bahagia saat berusia 47 tahun

Studi terbaru dari Biro Riset Ekonomi Nasional Amerika Serikat menunjukkan bahwa manusia akan merasa paling tidak bahagia di usia 47,2 tahun di negara-negara maju. Sementara di negara berkembang seperti Indonesia, usia manusia ...

13 jam34 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Jalan Mampang Prapatan kembali mulus setelah diperbaiki

Setelah sempat berlubang pada awal Januari 2020, kini Jalan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan sudah mulus dilalui oleh pengendara roda dua maupun roda empat, setelah dilakukan perbaikan oleh petugas Suku Dinas Bina ...

13 jam34 menit Antaranews

ANTARA NEWS

KPK panggil dua korporasi terkait korupsi pembangunan Dermaga Sabang

Komisi Pemberantasan Korupsi, Rabu, memanggil dua korporasi masing-masing PT Tuah Sejati dan PT Nindya Karya dalam penyidikan tindak pidana korupsi pelaksanaan proyek pembangunan Dermaga Sabang dibiayai APBN TA 2006 sampai dengan ...

13 jam35 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Akses masuk Keraton Agung Sejagat dipasang garis polisi

Akses masuk Keraton Agung Sejagat (KAS) di Desa Pogung Jurutengah, Bayan, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah dipasang garis polisi dan warga yang datang tidak boleh masuk lokasi KAS. Berdasarkan pantauan di Purworejo, Rabu, ...

13 jam35 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Babak pertama IM 2020, tunggal putra Indonesia hadapi India

Empat pebulu tangkis nasional di nomor tunggal putra yaitu Shesar Hiren Rhustavito, Tommy Sugiarto, Anthony Sinisuka Ginting, dan Jonatan Christie secara kebetulan akan menghadapi wakil India pada babak pertama Indonesia Masters ...

13 jam35 menit Antaranews