Hasil Coppa Italia: Singkirkan Perugia, Napoli ke Perempatfinal

Napoli melangkah ke perempatfinal Coppa Italia. Napoli melaju usai menang 2-0 atas Perugia di babak 16 besar.
« Kembali Baca berita lengkap »

Detik

Edhy Prabowo Blak-blakan soal Status Terkini Satgas Antimaling Ikan

Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo blak-blakan soal status satgas antimaling ikan atau satgas 115. Begini penjelasan lengkap Edhy Prabowo

23 jam59 menit Detik

Detik

12 Jam Diperiksa di Kasus Mark-up Tanah Kuburan, Wabup OKU Ditahan

Wakil Bupati Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan, Johan Anuar hadir dalam pemeriksaan pertama setelah jadi tersangka. 12 jam diperiksa, Johan Anuar pun ditahan.

23 jam59 menit Detik

Detik

Pria di Hamparan Perak Sumut Tewas Ditikam dengan Obeng

Sukardi (50), warga Kecamatan Hamparan Perak, Deli Serdang, tewas setelah ditikam. Usai menikam, pelaku kabur dan hingga kini masih diburu polisi.

23 jam59 menit Detik

Detik

Pikap Bawa Gas Melon Terguling di Tol Bekasi Arah Cikampek

Kendaraan pikap yang mengangkut gas melon mengalami pecah ban di Km 20 Jalan Tol Tambun arah Cikampek. Tabung gas 3 kg sempat berceceran di jalan tol.

23 jam59 menit Detik

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

Detik

Bule Australia Aniaya Sopir Taksi hingga Mulut Robek-Mata Lebam di Bali

Turis asal Australia, Tore Gerard Vincenzo Bempasciuto (23), memukul sopir taksi di Jalan Legian Kelod seberang Lexxy Bali Bar Kuta, Badung, Bali.

0 menit Detik

Detik

Duel Lawan Pencuri, 3 Jari Tangan Satpam di Jaksel Putus Ditebas Golok

Seorang satpam di Kompleks TNI AL Radio Dalam, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, berduel melawan pelaku pencurian motor. Akibatnya, korban mengalami luka bacok.

0 menit Detik

Detik

Wabup OKU Ditahan Terkait Mark-up Tanah Kuburan, Pengacara: Ini Politis!

Wakil Bupati Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan Johan Anuar resmi ditahan setelah dia ditetapkam tersangka kasus mark-up tanah kuburan tahun 2012.

0 menit Detik

TRIBUNNEWS

Sinopsis Episode 2 Drama Korea 'Chocolate', Lee Kang Selamat, Cha Young Pindah ke Yunani

Sinopsis Episode 2 Drama Korea 'Chocolate', Lee Kang Selamat, Cha Young Pindah ke Yunani

58 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Pengakuan Mantan Pengikut Kerajaan Agung Sejagat Purworejo, Bayar Uang Seragam Rp 3 Juta

Sinuhun mengklaim dirinya sebagai pemimpin Kerajaan Agung Sejagat (KAS) atau yang mereka sebut sebagai World Empire.

58 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Tontowi Ahmad/Apriyani Rahayu Ditunggu Unggulan Tujuh di Babak Utama

Tontowi Ahmad/Apriyani Rahayu mampu menunjukkan kualitasnya pada babak pertama Indonesia Masters 2020 di Istora Senaya, Jakarta, Selasa (14/1/2020).

58 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Persiapan Persib Bandung Jelang Asia Challenge 2020, Dhika Siap Bersaing

Skuat Maung Bandung menunjukkan peningkatan dari sisi kebugaran fisik dan hasil medical chek up Duo Brasil.

59 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Masih Kecil Sudah Ditinggal Sang Ibu,Teddy Pardiana Sedih dengan Nasib Bayinya

Pernikahan Teddy Pariyana dan Lina Jubaedah dikaruniai seorang bayi perempuan. Namun, bayi tersebut hanya sebentar mendapat kasih sayang ibunya.

59 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Chord Gitar dan Lirik Lagu Menepi - Guyon Waton (Ngatmombilung), Tak Ada Waktu Kembali

Chord gitar dan lirik lagu Menepi Guyon Waton (Ngatmombilung). Lagu Menepi pertama kali dinyanyikan oleh Ngatmombilung.

59 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

2 Pelaku Pelemparan Bus Jurusan Surabaya - Jogja di Sragen Dikejar dan Ditangkap Kondekturnya

Aksi pelemparan bus yang terjadi di Solo juga terjadi di Karang Malang Masaran, Kabupaten Sragen pada Sabtu (9/1/2020) sekira pukul 23.30.

59 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Jadwal Salat 15 Januari 2020, Mulai dari DKI Jakarta, Kota Surabaya, hingga Kota Medan

berikut Tribunnews.com sajikan jadwal salat Selasa 15 Januari 2020,DKI Jakarta, Kota Bekasi, Kota Surabaya, hingga Kota Medan

1 jam0 menit Tribunnews

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

TRIBUNNEWS

Bus Terperosok dalam Jalan Berlubang di Tiongkok, Dillaporkan Enam Penumpang Tewas dan Empat Hilang

Dalam video yang beredar, bus itu jatuh ke jalan berlubang dengan sebelumnya terdengar ledakan dan asap yang menguar dari jalan

1 jam0 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Gabung Persija Jakarta Evan Dimas Sempat Diteror, Alfath Faathier Diejek saja Sama Bobotoh

Baru-baru ini, media sosial dihebohkan dengan adanya teror yang menimpa salah seorang pemain baru Persija Jakarta, Evan Dimas Darmono di kediamannya.

1 jam0 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Menanti Kejutan Pemain Baru Persebaya Surabaya, Aji Santoso: Sedang Negosiasi

Pelatih Persebaya, Aji Santoso memastikan pihaknya sedang sangat intens komunikasi dengan salah satu calon pemain baru.

1 jam0 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Kevin Aprilio Kabarnya Menikah Pertengahan 2020, Addie MS Ungkap Kesannya Terhadap Calon Menantu

Musisi Kevin Aprilio akan mempersunting kekasihnya, Vicy Melanie, pada pertengahan 2020. Hari bahagia itu rencananya dilangsungkan di Jakarta.

1 jam0 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Tontowi Ahmad/Apriyani Rahayu ke Babak Utama, Begini kata Apriyani

Tontowi Ahmad/Apriyani Rahayu mampu menunjukkan kualitasnya pada babak kualifikasi Indonesia Masters 2020 di Istora Senaya, Jakarta, Selasa (14/1/2020

1 jam0 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Berseberangan dengan Erdogan, Mantan Striker Turki dan Inter Milan Diteror dan Jadi Pengungsi

Mantan pesepak bola Turki Hakan Sukur menyatakan, dia menjadi sopir taksi online karena Presiden Recep Tayyip Erdogan.

1 jam1 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Asupan Makanan yang Disarankan Ahli Gizi untuk Mencegah Stunting

Stunting atau kurang gizi mengganggu pertumbuhan anak. Tinggi badan anak lebih pendek dari standar usianya.

1 jam1 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

5 Fakta TKI Indonesia Dipidana 6 Bulan Usai Campur Nasi Majikan dengan Air Kencing dan Darah Haid

TKI Diana juga berusaha membela diri dengan menyatakan tidak pernah berbuat kriminal selama di Indonesia

1 jam1 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Macan Tutul Muda Ditemukan Mati di Pinggir Hutan Gunung Muria Pati, BKSDA Selidiki Penyebabnya

Seekor anak macan tutul (Panthera Pardus Melas) berusia sekira 1,5 tahun ditemukan dalam keadaan mati di kawasan hutan Gunung Muria

1 jam1 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Terlalu Banyak Air Minum Bisa Membebani Ginjal

Meski secara umum menyehatkan, minum air putih ternyata ada aturannya dan tidak boleh sembarangan.

1 jam1 menit Tribunnews