Mau Touring Libur Akhir Tahun? Jangan Lupa Servis Mobil

Bagi Anda yang berencana berpergian menggunakan mobil pribadi, jangan lupa melakukan servis.
« Kembali Baca berita lengkap »

Detik

Sepakbola Bukan Playstation, Liverpool Harus Dirotasi

Juergen Klopp mau tak mau harus merotasi skuatnya dalam beberapa laga ke depan. Sebab, dia ingin pemainnya bebas cedera di jadwal yang padat.

6 jam3 menit Detik

Detik

Jadwal Myanmar Vs Indonesia di SEA Games 2019

Timnas Indonesia U-22 menghadapi Timnas Myanmar U-22 di semifinal SEA Games 2019. Berikut jadwal siaran langsungnya.

6 jam4 menit Detik

Detik

Myanmar Vs Indonesia: Sengit Sejak 2001!

Timnas Indonesia U-22 menghadapi Timnas Myanmar U-22 di semifinal SEA Games 2019. Berikut jadwal siaran langsungnya.

6 jam4 menit Detik

Detik

Loh, Bale Latihan Golf di Real Madrid?

Gareth Bale kembali jadi pembicaraan perihal ketertarikannya dengan golf. Kali ini, Bale kedapatan berlatih golf saat sesi latihan bersama Real Madrid.

6 jam4 menit Detik

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

Detik

Merayakan Kesedihan dalam Konser Didi Kempot 'The Lord of Loro Ati'

Ketimbang berlarut-larut dalam kesedihan, salah satu cara untuk berdamai dengan perasaan yang membuat kita tidak nyaman itu adalah dengan merayakan.

6 jam4 menit Detik

Detik

RANS Kalahkan Gen Halilintar, Ini Daftar Pemenang Lengkap PGA 2019

Berikut Daftar Pemenang Lengkap Panasonic Gobel Awards 2019:

6 jam4 menit Detik

Detik

Moncer di Karier, Inul Juga Pernah Diserang Kontroversi

Karier Inul Daratista sebagai pedangdut sudah tidak diragukan lagi. Inul juga disebut-sebut sebagai penyanyi dangdut dengan bayaran fantastis.

6 jam4 menit Detik

Detik

Aneh tapi Nyata! Karya Seni Pisang Terjual Rp 1,68 M

Ada-ada saja karya seni yang terjual di ajang Art Basel Miami 2019.

6 jam4 menit Detik

Detik

Bukan Sekadar Acara Musik, DWP Bantu Tingkatkan Pariwisata Indonesia

Acara musik tahunan yang bergengsi dikalangan millenial, Djakarta Warehouse Project (DWP) 2019 tampil berbeda dari sebelumnya.

6 jam5 menit Detik

Detik

Orang Kaya ke-3 RI Diminta Jokowi Bereskan Tekor Neraca Dagang

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta Prajogo Pangestu membenahi masalah defisit alias tekor neraca perdagangan Indonesia.

6 jam5 menit Detik

Detik

Banjir Karangan Bunga Dukung Erick Thohir Pecat Dirut Garuda

Beberapa karangan bunga tampak membanjiri kementerian sebagai wujud apresiasi pada kebijakan Menteri BUMN Erick Thohir.

6 jam5 menit Detik

Detik

Akhir 2020, Jakarta Dikelilingi Tol Baru 110 Km

Targetnya pada akhir 2020 sebanyak tujuh ruas jalan tol yang berada pada proyek tol Jakarta Outer Ring Road 2 (JORR 2) selesai dibangun.

6 jam5 menit Detik

Detik

Bahas Skandal Harley, Komisaris Garuda Merapat ke Kantor Erick Thohir

Komisaris Independen PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, Herbert Timbo Parluhutan Siahaan merapat ke kantor Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir.

6 jam5 menit Detik

Detik

Pehobi Tolak Usul Direksi BUMN Tak Boleh Main Moge: Itu Tanda Iri Hati

Usulan melarang direksi untuk bermain motor gede dinilai tidak ada hubungannya dengan kasus penyelundupan yang menimpa Dirut Garuda.

6 jam5 menit Detik

Detik

Sudah 16 Jam, Asap Masih Muncul di Lokasi Kebakaran Mal Lokasari

Petugas pemadam kebakaran masih berupaya melakukan pendinginan di lokasi kebakaran Mal Lokasari, Jakarta Barat. Asap masih terlihat keluar dari dalam mal.

6 jam6 menit Detik

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

Detik

IPW Kritik Truk Lawan Arah di Busway: Pimpinan Brimob Harus Menindak

Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW), Neta S Pane menyebut tindakan truk Brimob yang lawan arah di jalur TransJakarta sebagai bentuk arogansi kepolisian

6 jam6 menit Detik

Detik

Bela Jokowi yang Dinilai Emosional Sikapi Isu Amandemen, PD: Dia Rasional

Presiden Joko Widodo (Jokowi) disebut cenderung emosional dalam menyikapi isu amandemen UUD 1945. Partai Demokrat membela dengan menyebut Jokowi rasional.

6 jam6 menit Detik

Detik

Soroti Mobdin Bupati Karanganyar, Kemendagri: Harus Peka, Itu Uang Rakyat

Kemendagri menyoroti penggunaan dana publik oleh Bupati Karanganyar untuk membeli mobil dinas (mobdin) mewah.

6 jam6 menit Detik

Detik

Jangan Ditiru! Penumpang Ini Ngeyel Merokok Dalam KRL

Video seorang pria yang merokok di dalam KRL viral di media sosial. Karena tetap ngeyel, penumpang tersebut diturunkan secara paksa oleh petugas.

6 jam6 menit Detik

Detik

Kemendagri Minta Ganjar Tegur Bupati Karanganyar Pakai Mobdin Mahal Rubicon

Jika langgar aturan, Kemendagri akan meminta Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo untuk ingatkan bawahannya.

6 jam6 menit Detik

Detik

Induk Kobra di Perumahan Citayam Bogor Belum Ditemukan, Warga Ketar-ketir

Warga perumahan di Citayam, Bogor, masih ketar-ketir karena induk ular kobra yang anak-anaknya ditemukan di sekitar perumahan belum ditemukan.

6 jam7 menit Detik

Detik

Busana Santai Nadiem Dikritik, Komisi X: Tak Perlu Judge Orang dari Outfit

"Kita tidak perlu men-judge atau mendiskreditkan seseorang hanya dari outfit-nya di satu peristiwa," Wakil Ketua Komisi X DPR Hetifah Sjaifudian.

6 jam7 menit Detik

Detik

Sedan BMW Tabrak Angkot-Taksi di Sudirman, Kendaraan Ringsek

Mobil sedan BMW menabrak angkot dan taksi di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat.

6 jam7 menit Detik

Detik

Kelompok Pria Bersenjata Lepas Tembakan Saat Demo Irak, 15 Orang Tewas

Sekelompok pria bersenjata melepas tembakan di Alun-alun Khilani di Baghdad, Irak, saat unjuk rasa antipemerintah masih digelar. Sedikitnya 15 orang tewas.

6 jam22 menit Detik

TRIBUNNEWS

Demi Tetap Menjadi Manager Sandra Dewi, Adik Ipar Harvey Moeis Rela Bekerja Hingga 24 Jam 'Non Stop'

Adik kandung Sandra Dewi ungkapkan alasannya rela kerja hingga 24 jam demi tetap menjadi manager istri Harvey Moeis.

6 jam51 menit Tribunnews