Pendidikan RI Sepuluh Besar Terbawah Dunia, Nadiem: Masukan Berharga

Penilaian PISA 2018 sudah dirilis. Mendikbud Nadiem Makarim mengatakan ini dapat menjadi masukan berharga dalam meningkatkan kualitas bangsa.
« Kembali Baca berita lengkap »

TRIBUNNEWS

KRONOLOGI Meninggalnya Cha In Ha, Jenazah Ditemukan Manajer Padahal Tengah Mencuri Perhatian

Berikut kronologi meninggalnya artis Korea Cha In Ha, jenazahnya ditemukan manajer ketika namanya tengah mencuri perhatian karena drama

15 jam34 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Punya 17,7 Juta Subscriber, Ria Ricis Bongkar Jumlah Penghasilannya dari YouTube: Terkecil Rp 3 Juta

YouTuber Ria Ricis membongkar penghasilan yang dirinya dapatkan dari YouTube.

15 jam34 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Begini Cara Dishub DKI Jakarta dan Bank DKI Percepat Layanan Uji KIR

Dalam rangka mempercepat Layanan pengujian KIR kendaraan bermotor, Bank DKI bekerjasama dengan Dinas Perhubungan DKI Jakarta telah menciptakan Sistem

15 jam34 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Menangi Ballon d'Or, Messi Bersumpah Setia untuk Barcelona

Kapten Barcelona, Lionel Messi, menyinggung masa depannya setelah berhasil memenangi Ballon d'Or 2019.

15 jam34 menit Tribunnews

Belajar secara GRATIS di GOinggris

GO! Inggris adalah salah satu kursus bahasa Inggris online terbesar di Eropa, yang berencana untuk memasuki pasar Indonesia dalam beberapa minggu mendatang. Karena situasi saat ini di dunia, sangat penting bagi perusahaan kami untuk membantu dan mendukung masyarakat Indonesia dalam pendidikan bahasa Inggris digital.

Jadi kami memutuskan untuk memberikan AKSES GRATIS - selama situasi virus berlangsung * - ke PAKET PREMIUM kami yang paling kompleks, yang mencakup seluruh tata bahasa Inggris dari tingkat pemula hingga mahir. Jadi, kamu dapat menghabiskan hari-hari kamu dengan waktu belajar secara gratis selama Covid - 19.

Siapa pun dapat mendaftar secara GRATIS.

Ini sekarang merupakan peluang besar bagi PERUSAHAAN dan SEKOLAH untuk membantu karyawan atau siswa mereka belajar bahasa Inggris secara gratis.

TRIBUNNEWS

Ruben Onsu Beri Tanggapan Soal Kedekatan Betrand Peto dan Sarwendah, Ayah Thalia: Saya Sudah Tahu

Betrand resmi menjadi kakak bagi dua anak Ruben dan Sarwendah, Thalia dan Thania Onsu.

15 jam35 menit Tribunnews

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

TRIBUNNEWS

Di Ujung Tahun Ada Diskonan Toyota Rush Capai Belasan Juta, 11 Desember Naik

Diskon ini berlaku untuk semua sistem pembayaran, baik pembelian Low Sport Utility Vehicle (LSUV) andalan Toyota itu secara cash maupun kredit.

15 jam35 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Prakiraan Cuaca BMKG Maluku Besok Rabu 4 Desember 2019, Dobo Hujan Sepanjang Hari

Berdasarkan prakiraan cuaca Maluku besok Rabu (4/12/2019), Dobo hujan sepanjang hari, Kisar dan Namlea cerah berawan sepanjang hari.

15 jam35 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

6 Hal Gila yang Pernah Terjadi saat Penerbangan, Termasuk Pesan Jet Pribadi untuk Membawa Kucing

Tahukah traveler jika ada beberapa hal gila yang pernah terjadi di dunia penerbangan? Ini enam hal gila yang pernah terjadi di dunia penerbangan.

15 jam35 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Jika Pekan Ini Man United Kalah 2 Kali, Ole Gunnar Solskjaer Akan Dipecat

Tim asuhan Ole Gunnar Solskjaer bermodalkan tiga hasil tidak memuaskan untuk menghadapi dua pertandingan berat itu.

15 jam35 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

BMKG Rilis Peringatan Dini Gelombang Tinggi, Terdapat Typhoon Kammuri di Sebelah Timur Filipina

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) rilis peringatan dini gelombang tinggi di perairan Indonesia berlaku hingga Rabu (4/12/2019)

15 jam35 menit Tribunnews

Belajar secara GRATIS di GOinggris

GO! Inggris adalah salah satu kursus bahasa Inggris online terbesar di Eropa, yang berencana untuk memasuki pasar Indonesia dalam beberapa minggu mendatang. Karena situasi saat ini di dunia, sangat penting bagi perusahaan kami untuk membantu dan mendukung masyarakat Indonesia dalam pendidikan bahasa Inggris digital.

Jadi kami memutuskan untuk memberikan AKSES GRATIS - selama situasi virus berlangsung * - ke PAKET PREMIUM kami yang paling kompleks, yang mencakup seluruh tata bahasa Inggris dari tingkat pemula hingga mahir. Jadi, kamu dapat menghabiskan hari-hari kamu dengan waktu belajar secara gratis selama Covid - 19.

Siapa pun dapat mendaftar secara GRATIS.

Ini sekarang merupakan peluang besar bagi PERUSAHAAN dan SEKOLAH untuk membantu karyawan atau siswa mereka belajar bahasa Inggris secara gratis.

TRIBUNNEWS

Empat Nama Calon Ketua Umum Golkar Dicoret Jelang Pembukaan Munas, Ini Alasannya

Ketua Komite Pemilihan Munas Golkar Maman Abdurahman mengatakan, empat nama bakal calon ketua umum Partai Golkar dicoret karena tidak memenuhi syarat.

15 jam36 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Ada Larangan Bawa Lightstick Official untuk MAMA 2019, Fans K-Pop Sebut Peraturan Tak Masuk Akal

MAMA 2019 melarang para penggemar membawa lightstick official saat acara besok. Fans K-Pop sebut peraturan tak masuk akal.

15 jam36 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Tim Bulu Tangkis Putri Bawa Pulang Medali Perak dari SEA Games 2019

Tim bulutangkis putri Indonesia berhasil membawa pulang medali perak dari nomor beregu putri SEA Games 2019.

15 jam36 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Mulan Jameela Memuji Kasih Sayang Putra Maia Estianty ke Safeea Ahmad: Terimakasih Kakak

Kasih sayang anak-anak Maia Estianty pada anak-anak Mulan Jameela dari Ahmad Dhani tak perlu diragukan lagi.

15 jam36 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Pura-pura Sakit di Pesawat, Seorang Wanita Ditahan Pihak Berwenang

Secara sengaja mengklaim dirinya sakit saat penerbangannya bersama American Airlines dari Bandara Internasional Pensacola tiba Miami.

15 jam36 menit Tribunnews

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

TRIBUNNEWS

Alasan Fadia/Ribka Tak Dapat Selamatkan Nasib Indonesia di Final SEA Games 2019

Siti Fadia Silva Ramadhanti/Ribka Sugiarto membeberkan kesulitan yang dialami dalam laga final nomor bulutangkis beregu putri SEA Games 2019.

15 jam37 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

PBB: 2010-2019 Jadi Dekade Paling Panas Dalam Sejarah

Laporan terbaru Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menunjukkan bahwa dalam empat dekade terakhir ini suhu di bumi tercatat kian panas.…

15 jam37 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Amnesty International: 208 Orang Tewas dalam Kerusuhan di Iran

Organisasi hak asasi manusia, Amnesty International, mengatakan angka kematian tersebut adalah bukti bahwa pasukan keamanan Iran telah…

15 jam37 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

VIRAL PNS Resign setelah Kerja 14,5 Tahun, Ini Aturan Pemberhentian ASN yang Ternyata Tidak Mudah

Instagram diramaikan dengan kisah seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang resign (mengundurkan diri) setelah 14,5 tahun mengabdi kepada negara

15 jam37 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Kubu Airlangga Sebut Kemungkinan Pemilihan Ketua Umum Golkar Dilakukan Secara Aklamasi

Kubu Airlangga menyebut kemungkinan besar pemilihan ketua umum Partai Golkar akan dilakukan secara aklamasi setelah Bambang Soesatyo (Bamsoet) mundur

15 jam37 menit Tribunnews

Belajar secara GRATIS di GOinggris

GO! Inggris adalah salah satu kursus bahasa Inggris online terbesar di Eropa, yang berencana untuk memasuki pasar Indonesia dalam beberapa minggu mendatang. Karena situasi saat ini di dunia, sangat penting bagi perusahaan kami untuk membantu dan mendukung masyarakat Indonesia dalam pendidikan bahasa Inggris digital.

Jadi kami memutuskan untuk memberikan AKSES GRATIS - selama situasi virus berlangsung * - ke PAKET PREMIUM kami yang paling kompleks, yang mencakup seluruh tata bahasa Inggris dari tingkat pemula hingga mahir. Jadi, kamu dapat menghabiskan hari-hari kamu dengan waktu belajar secara gratis selama Covid - 19.

Siapa pun dapat mendaftar secara GRATIS.

Ini sekarang merupakan peluang besar bagi PERUSAHAAN dan SEKOLAH untuk membantu karyawan atau siswa mereka belajar bahasa Inggris secara gratis.

ANTARA NEWS

Megawati: Kenapa orang seperti saya bisa sobatan dengan Pak Prabowo?

Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Megawati Soekarnoputri menceritakan mengapa ia dapat dekat dengan Menteri Pertahanan yang juga Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. "Sampai orang ...

15 jam38 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Agun dan Indra ikut mundur dari pencalonan ketua umum Golkar

Dua tokoh Golkar, yakni Agun Gunandjar dan Indra Bambang Utoyo ikut mundur dari pencalonan ketua umum Partai Golkar periode 2019-2024, menyusul langkah Bambang Soesatyo yang lebih dulu mundur. "Saya maju sebagai calon ...

15 jam38 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Kepsek sebut atap gedung SD Negeri ambruk karena kucing dan tikus

Kepala Sekolah Dasar Negeri 106171 Gunung Tinggi, Ramis, mengatakan penyebab ambruknya atap salah satu ruang kelas di sekolah tersebut karena kucing.   "Ambruknya karena kucing gaduh sama tikus. Memang sering juga ...

15 jam38 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Ombudsman tekankan soal integritas untuk calon kepala perwakilan

Ombudsman RI menekankan soal integritas kepada para calon pelamar untuk posisi kepala perwakilan dan asisten. "Kuncinya hanya satu bagi Ombudsman yaitu terletak pada integritasnya, jadi lakukan ujian ini dengan ...

15 jam38 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Real Madrid menang tipis 5-4 atas Indonesia All Stars

Tim Real Madrid CF U-18 menang 5-4 atas Indonesia U-20 All Stars pada kompetisi U-20 International Cup 2019 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Selasa. Mulai peluit ditiup wasit Yudi Nurcahya, pemain Indonesia All ...

15 jam38 menit Antaranews

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko.