Bukit Eksotis di Tanah Sumba

Tanah Sumba memang eksotis. Traveler bisa berkunjung ke Bukit Tanarara untuk melihat keeksotisan Sumba yang sebenarnya.
« Kembali Baca berita lengkap »

ANTARA NEWS

Saksi utama ledakan Monas adalah korban

Polda Metro Jaya menyebutkan korban dugaan ledakan di Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Selasa pagi, merupakan saksi utama kejadian itu.   "Tapi seperti yang kita ketahui, yang bersangkutan masih dalam ...

6 jam54 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Bursa Saham Hong Kong jatuh, Indeks Hang Seng anjlok 128,75 poin

Bursa Saham Hong Kong dibuka lebih rendah pada Selasa pagi, dengan indikator utama Indeks Hang Seng (HSI) kehilangan 128,75 poin atau 0,49 persen, menjadi diperdagangkan di 26.315,97 poin. Indeks Hang Seng naik 98,23 poin atau ...

6 jam54 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Berkomitmen jaga bumi, Wakil Ketua DPR ikuti COP 25 di Madrid

Wakil Ketua DPR RI Muhaimin Iskandar akan menghadiri Conference of the Parties (COP 25) di Madrid, Spanyol dengan komitmen Indonesia mendukung upaya menjaga bumi dari perubahan iklim dan mendorong dunia untuk bersama-sama menjaga ...

6 jam55 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Ledakan di Monas, polisi lakukan olah TKP

Anggota Gegana Brimob Polri melakukan pemeriksaan TKP ledakan di kawasan Monas, Jakarta, Selasa (3/12/2019). ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/pras .

6 jam55 menit Antaranews

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

ANTARA NEWS

Lalu lintas di sekitar TKP ledakan Monas lancar

Arus lalu lintas di Jalan Medan Merdeka Utara pukul 09.40 WIB di sekitar tempat kejadian perkara (TKP) ledakan di dalam kawasan Monumen Nasional (Monas), Selasa pagi, terpantau lancar. Lokasi kejadian tepat di seberang ...

6 jam55 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Dampak kerusakan air laut pasang di Kabupaten Buru ditinjau BPBD

Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Buru, Provinsi Maluku menerjunkan tim untuk meninjau dan mengkaji dampak kerusakan akibat banjir rob (air laut pasang) yang melanda Desa Bara, Kecamatan Air Buaya, pada Senin ...

6 jam55 menit Antaranews

ANTARA NEWS

KPK panggil enam saksi suap eks pejabat Pertamina Energy Services

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa memanggil enam saksi dalam penyidikan kasus suap terkait dengan perdagangan minyak mentah dan produk kilang di Pertamina Energy Services (PES) Pte. Ltd. Enam saksi itu diagendakan ...

6 jam55 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Jokowi teken Perpres Percepatan Pembangunan Kawasan Gerbangkertosusila

Presiden Joko Widodo menandatangani Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 80 Tahun 2019 tentang Percepatan pembangunan ekonomi pada Kawasan Gresik–Bangkalan–Mojokerto–Surabaya-Sidoarjo–Lamongan ...

6 jam55 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Kunjungan wisatawan mancanegara di Babel naik 167,33 persen

Badan Pusat Statistik Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mencatat kunjungan wisatawan mancanegara di Negeri Serumpun Sebalai itu pada Oktober 2019 mencapai 1.072 orang atau mengalami kenaikan 167,33 persen dibandingkan bulan ...

6 jam55 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Ledakan di Monas berasal dari granat asap

Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Polisi Gatot Eddy Pramono menyebutkan ledakan di kawasan Monumen Nasional (Monas) diduga berasal dari granat asap yang ditemukan oleh anggota TNI. "Dugaan sementara hasil temuan tim ...

6 jam55 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Harga emas Antam Selasa naik Rp1.000

Harga emas PT Aneka Tambang (Antam) Tbk pada hari Selasa yang dipantau Antara di Jakarta, melalui laman Logam Mulia tercatat naik Rp1.000 dari sebelumnya yaitu di angka Rp747.000 per gram. Sebelumnya pada Senin (2/12), harga ...

6 jam55 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Gregoria kalah, Indonesia tertinggal 0-1 dari Thailand

Tunggal pertama Indonesia Gregoria Mariska Tunjung belum berhasil mengalahkan ratu bulutangkis Thailand Ratchanok Intanon pada final beregu putri bulu tangkis SEA Games 2019 di Manila, Selasa. Setelah berjuang selama tiga gim, ...

6 jam55 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Presiden Senegal apresiasi Indonesia atas dukungan infrastruktur

Presiden Senegal Macky Sall mengapresiasi peran Indonesia yang mendukung pembangunan infrastruktur di negara tersebut, melalui rencana pembangunan gedung multi fungsi Menara Goree (Tour de Goree) dan penjualan pesawat ...

6 jam55 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Granat yang meledak di Monas masih ditelusuri asalnya

TNI dan Kepolisian masih menelusuri asal granat asap yang meledak di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Selasa pagi.   "Polisi sudah mengatakan bahwa asal ledakan dari granat asap. Asal granatnya ...

6 jam55 menit Antaranews

ANTARA NEWS

KPK panggil sembilan mantan anggota DPRD Muara Enim

KPK memanggil sembilan mantan anggota DPRD Kabupaten Muara Enim sebagai saksi dalam penyidikan kasus korupsi menerima hadiah atau janji terkait proyek-proyek pekerjaan di lingkungan Dinas PUPR Kabupaten Muara Enim, Sumatera ...

6 jam55 menit Antaranews

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

ANTARA NEWS

Edgar Xavier rebut emas nomor Daoshu/Gunshu

Atlet wushu Edgar Xavier Marvelo tampil sebagai yang terbaik di nomor Taolu kombinasi Daoshu/Gunshu SEA Games 2019 untuk mempersembahkan medali emas bagi Indonesia. Setelah mengemas poin tertinggi di nomor Daoshu dengan 9,68 ...

6 jam55 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Dua anggota TNI korban ledakan akan diminta keterangan

Kapolda Metro Jaya Irjen Polisi Gatot Eddy Pramono menyatakan pihaknya akan meminta keterangan dua anggota TNI yang menjadi korban ledakan granat asap, yakni Serma Fajar Arisworo dan Praka Gunawan Yusuf. "Ini masih ...

6 jam56 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Ibukota pindah, kebutuhan gas bumi di Kalimantan meningkat 92 persen

Kepala BPH Migas M Fashurullah Asa menyatakan, kebutuhan gas bumi di Pulau Kalimantan akan meningkat sekitar 92 persen dari kebutuhan saat ini sebesar 675,21-696,40 MMSCFD (juta standar kaki kubik per hari) menjadi 1.214 ...

6 jam56 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Taylor Swift menyukai "keanehan" dalam film "Cats"

Taylor Swift yang turut menjadi pemeran dalam film drama musikal garapan Tom Hooper, "Cats", mengakui bahwa dirinya menyukai "keanehan" yang dibawa oleh film itu. "Aku benar-benar bersenang-senang di ...

6 jam56 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Aparat pastikan tidak ada penyerangan dalam ledakan granat Monas

Kapendam Jaya Letkol Czi Zulhadrie memastikan tidak ada unsur penyerangan dalam insiden ledakan granat asap yang melukai dua anggota TNI di Monumen Nasional (Monas), Selasa pagi.   "Tidak ada pelaku yang ...

6 jam56 menit Antaranews

Detik

Musim Hujan Halangi Ganti Oli di Bengkel? Ganti Sendiri Mudah Kok

Jika tak memiliki waktu atau kesempatan tepat untuk ke bengkel akibat terhalang hujan, paling tidak detikers bisa mengganti oli sendiri.

6 jam58 menit Detik

Detik

Inspirasi Futuristik Lamborghini di Gran Turismo Keren Banget

Lamborghin meramaikan Gran Turismo dengan memperkenalkan mobil virtual konsep Sian Hybrid System. Tampilan keren mobil ini diperlihatkan di setiap sudut.

6 jam58 menit Detik

Detik

Ada Nmax Baru, Nmax Lama Didiskon?

PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) resmi menghadirkan generasi baru Nmax. Bagaimana nasib Nmax lawas?

6 jam58 menit Detik

Detik

PSM Gagal Menang, Performa Marc Klok Disorot

PSM Makassar gagal menang usai diimbangi Borneo FC. Performa pemain asingnya, Marc Klok, mendapat sorotan tajam dari pelatih Darije Kalezic.

6 jam58 menit Detik

Detik

Selesai di Prema, Sean Lanjut Tes F1 Bareng Toro Rosso

Sean Gelael sudah menuntaskan kariernya di F2 bersama Prema Racing akhir pekan kemarin. Kini, Sean fokus untuk mengikuti tes F1 bareng Toro Rosso.

6 jam58 menit Detik