Penumpang Rasis Ini Ogah Duduk di Samping Wanita Kulit Hitam

Zaman sudah modern tapi masih ada saja orang yang rasialis. Penumpang kulit putih ini, misalnya, yang ogah duduk di samping wanita kulit hitam di pesawat.
« Kembali Baca berita lengkap »

TRIBUNNEWS

Ada Apa dengan Wajah Via Vallen? Lihat Juga yang Dialami Gracia Indri, Ayu Dewi, Jedar, Mpok Atiek

Ada Apa dengan Wajah Via Vallen? Lihat Juga yang Dialami Gracia Indri, Ayu Dewi, Jedar, Mpok Atiek

9 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Biasa Bungkam, Kini Luna Maya Ungkap Kehidupan Asmaranya, termasuk dengan Faisal Nasimuddin

Biasa Bungkam, Kini Luna Maya Ungkap Kehidupan Asmaranya, termasuk dengan Faisal Nasimuddin

9 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Menkes Terawan Usulkan Jual Terapi Kerokan ke Turis: Kerokan Bikin Takjub Orang Asing

Menkes Terawan mengusulkan terapi pengobatan kerokan bisa dijadikan daya tarik turis asing di sektor wisata kebugaran sehingga bisa menambah devisa.

9 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Tak Bisa Imbangi Gaya Hidup Istri, Satpam di Cipayung Nekat Bakar Diri, Ini Kronologinya

Kendati demikian, nyawa HF terselamatkan karena pihak kepolisian dan warga berusaha memadamkan api di tubuh korban dengan kain.

9 menit Tribunnews

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

TRIBUNNEWS

Dalam Keadaan Mabuk, 3 Sopir Angkot Perkosa Seorang Gadis

Para pelaku pun sudah diamankan di sel Polsek Kelapa Lima dan diperiksa penyidik Reskrim Polsek Kelapa Lima.

9 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Ramalan Zodiak Hari Ini Rabu 20 November 2019 Cancer Totalitas, Aquarius Sibuk, Gemini Memesona

Ramalan zodiak: Ini ramalan zodiak besok Rabu 20 November 2019: Aquairus sibuk, Cancer totalitas, sementara Gemini memesona.

9 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Ramalan Zodiak Kesehatan Hari Ini Rabu 20 November 2019 Virgo Stres, Capricorn Perlu Vitamin

Zodiak kesehatan Rabu 20 November 2019: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, Virgo, Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, Pisces.

10 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

POPULER! Setelah Teror Pelemparan Sperma, Kini Muncul Pria yang Pamerkan Alat Kelaminnya di Jalan

Diberitakan Tribun Jabar, pelecehan seksual terhadap perempuan dengan cara eksebisionis (exhibisionist) atau memamerkan alat kelamin juga terjadi.

10 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Detik-detik Blunder Fatal Yanto Basna versus Malaysia

Blunder 'mengerikan' dari Yanto Basna mewarnai kekalahan timnas Indonesia dari timnas Malaysia pada putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2022.

10 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Ramalan Zodiak Cinta Hari Ini Rabu 20 November 2019: Scorpio Bossy, Hubungan Pisces Stabil

Cek zodiak cintamu Rabu 20 November 2019 Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, Virgo, Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces.

10 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

VIDEO - Gol Freekick Timnas Malaysia ke Gawang Indonesia

Gol indah Safawi Rasid mewarnai kemenangan timnas Malaysia atas timnas Indonesia pada putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia.

10 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Ramalan Zodiak Hari Ini Rabu 20 November 2019: Aries Peduli Orang Lain, Virgo Ingin Berpetualang

Libra ingin pergi menjauh dari kehidupan duniawi. Lantas, bagaimana dengan nasib zodiak lainnya? Berikut ramalan zodiak Rabu, 20 November 2019.

10 menit Tribunnews

ANTARA NEWS

Bursa saham Inggris menguat, Indeks FTSE-100 ditutup naik 16,10 poin

Bursa saham Inggris berakhir lebih tinggi pada perdagangan Selasa (19/11/2019), dengan indeks acuan FTSE-100 di Bursa Efek London menguat 0,22 persen atau 16,10 poin, menjadi 7.323,80 poin. Halma, kelompok perusahaan teknologi ...

10 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Bursa saham Spanyol nyaris datar, Indeks IBEX-35 hanya naik 1,20 poin

Bursa saham Spanyol ditutup hampir tidak berubah pada perdagangan Selasa (19/11/2019), dengan indeks acuan IBEX-35 di Bursa Efek Madrid naik tipis 0,01 persen atau 1,20 poin, menjadi 9.259,20 poin setelah dibuka di 9.258,00 ...

10 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Ombudsman RI Jakarta Raya buka layanan pengaduan seleksi CPNS 2019

Ombudsman RI Perwakilan Jakarta Raya buka layanan pengaduan "hotline" pengawasan seleksi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2019 melalui pesan obrolan "whatsapp" dan sosial ...

10 menit Antaranews

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

ANTARA NEWS

Pabrikan Inggris sediakan mobil untuk atlet-ofisial SEA Games 2019

Pabrikan asal Inggris Morris Garages (MG) resmi menyediakan mobil untuk transportasi atlet dan ofisial SEA Games 2019 di Filipina setelah menandatangani nota kesepahaman dengan Panitia Pelaksana SEA Games Filipina (Phisgoc), ...

10 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Yamaha dominasi hari pertama tes pramusim Valencia

Fabio Quartararo (Petronas Yamaha SRT) mencatatkan waktu tercepat di hari pertama tes pramusim di Valencia, Selasa, di saat tiga motor Yamaha mendominasi di peringkat atas. Quartararo melahap 76 putaran di Sirkuit Ricardo ...

10 menit Antaranews

ANTARA NEWS

BMKG perkirakan hujan dan angin kencang di Jakarta Selatan-Timur sore

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini potensi hujan disertai kilat dan angin kencang durasi singkat di Jakarta Selatan dan Timur, dikutip dari laman web resmi ...

10 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Dolar AS menguat tipis, hentikan penurunan 3 hari beruntun

Kurs dolar AS sedikit menguat terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB), pada kecepatan untuk menghentikan penurunan beruntun tiga hari karena berlanjutnya ketidakjelasan tentang ...

10 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Nunung Srimulat dan suami bacakan Pledoi Rabu ini

Komedian Srimulat Tri Retno Prayudati alias Nunung dan suaminya July Jan Sambiran, Rabu ini akan membacakan nota pembelaannya di hadapan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Seperti yang tertera dalam Sistem ...

11 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Yamaha masih terbuka untuk Zarco

Manajer tim Yamaha Motor Racing Lin Jarvis mengungkapkan jika mereka masih membuka kesempatan bagi Johann Zarco untuk bergabung dengan pabrikan asal Iwata, Jepang itu sebagai pebalap uji di musim 2020. Juara dunia Moto2 dua ...

11 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Harga emas naik 2 hari beruntun, dipicu penurunan saham di AS

Harga emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange naik moderat pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB), memperpanjang keuntungan untuk hari kedua berturut-turut karena Indeks Dow Jones Industrial Average ...

11 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Cari lima lokasi perpanjangan SIM terdekat di Jakarta Rabu ini

Butuh layanan terdekat mengurus perpanjangan SIM di Jakarta? Anda dapat memanfaatkan layanan SIM Keliling Rabu ini yang tersedia di lima lokasi di wilayah DKI Jakarta. Bagi Anda yang ingin memperpanjang masa berlaku Surat Izin ...

11 menit Antaranews

ANTARA NEWS

DPR RI gelar Forum Legislasi bahas Pilkada Langsung, apa masalahnya?

Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) menggelar forum legislasi membahas persoalan pemilihan kepala daerah (pilkada) secara langsung. Forum tersebut mendatangkan pembicara dari politikus hingga akademikus guna ...

11 menit Antaranews

BISNIS

Panorama : Penjualan Paket Wisata ke Luar Negeri Melejit

Emiten pariwisata, PT Panorama Sentrawisata Tbk. (PDES) mencatatkan pertumbuhan penjualan paket wisata tour ke luar negeri hingga tiga digit.

12 menit Bisnis