Nike Rilis Sneakers Khusus untuk Dokter dan Suster

Brand sportswear asal Amerika ini akan memiliki lini yang dirancang khusus untuk dokter, suster dan mereka yang berprofesi di bidang medis.
« Kembali Baca berita lengkap »

Detik

Tulungagung Ternyata Punya Air Terjun Secantik Ini

Tulungagung di Jawa Timur ternyata punya air terjun cantik dengan kolam alami berwarna biru jernih. Seperti itu gambaran Air Terjun Alam Kandung yang cantik.

22 jam11 menit Detik

Detik

Ini Bus Hop On-Hop Off Buat ke Masjid Nabawi & Keliling Madinah

Beribadah ke Tanah Suci, traveler bisa memanfaatkan busa hop on-hop off untuk berkeliling Kota Madinah, Masjid Quba hingga ke Masjid Nabawi.

22 jam11 menit Detik

Detik

Liburan ke Malang, Tak Lengkap Kalau Belum Kulineran

Jika kalian sedang liburan ke kota Malang, tidak ada salahnya untuk mencicipi beberapa makanan tersohor berikut ini. Apa saja kira-kira?

22 jam11 menit Detik

Detik

Review Yamaha MT 25, Naked Bike Melawan Gempuran Sport Bike

Yamaha MT 25 hadir dengan desain dan fitur baru. Salah satunya adalah lampu sein berjenis LED. Dan untuk fitur, ada fitur baru yaitu Big Bike Switch. Cekidot!

22 jam11 menit Detik

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

Detik

Kontrol di Rest Area, Satu Cara PO Bus Lihat Kondisi Pengemudi

Setiap angkutan bus dengan trayek Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) biasanya memiliki semacam check point untuk mengontrol kondisi awak pengemudi.

22 jam11 menit Detik

Detik

Ban Pacul Aman Dipakai Saat Hujan?

Pada dasarnya motor bergaya offroad ditujukan untuk kebutuhan jalan tak rata seperti tanah. Bannya pun dirancang agar bisa menapak dengan sempurna.

22 jam11 menit Detik

Detik

Kia Ingin Kembali ke Top 10 Indonesia

Produsen mobil Kia sempat menghilang dari radar dunia otomotif Indonesia. Perusahaan asal Korea Selatan itu kini berkibar di Indonesia dengan bendera baru.

22 jam11 menit Detik

Detik

Persija Vs Persela: Adu Tajam Marco Simic dengan Alex Goncalves

Persija Jakarta vs Persela Lamongan mempertemukan dua striker tajam, Marko Simic dan Alex Goncalves. Siapa yang lebih tajam di antara keduanya.

22 jam11 menit Detik

Detik

Berpotensi Gantikan Lorenzo, Zarco: Memikirkannya Saja Sudah Bikin Senang

Johann Zarco digadang-gadang sebagai calon kuat pengganti Jorge Lorenzo di MotoGP 2020. Zarco mengaku senang ada peluang untuk dia meski tak mau besar kepala.

22 jam11 menit Detik

Detik

Ronaldo Dekati 100 Gol di Laga Internasional

Cristiano Ronaldo semakin dekat dengan sebuah catatan spesial. Lewat hat-trick ke gawang Lithuania, Ronaldo mendekati angka 100 gol bersama timnas Portugal.

22 jam11 menit Detik

Detik

Marc Marquez Ingin Adiknya Gantikan Lorenzo di Honda?

Honda kini harus mencari pengganti Jorge Lorenzo di MotoGP, yang memutuskan pensiun. Apakah Marc Marquez menginginkan adiknya, Alex Marquez, menggantikannya?

22 jam11 menit Detik

Detik

Tolak Kembali ke Chelsea, Drogba Pilih Jadi Ketum PSSI-nya Pantai Gading

Didier Drogba menyebut sempat mendapatkan tawaran untuk masuk dalam barisan pelatih Chelsea. Tapi, dia menolaknya.

22 jam11 menit Detik

Detik

'Balapan dengan Dihinggapi Rasa Takut, Lorenzo Memang Harus Berhenti'

Jorge Lorenzo sudah memutuskan untuk pensiun dari MotoGP. Dia dinilai memang harus berhenti karena membalap dengan rasa takut.

22 jam11 menit Detik

Detik

Zamannya Sudah Lewat, Seperti Ini Kehidupan Christian Sugiono Sekarang

Christian Sugiono pada masanya tentu menjadi salah satu aktor yang digilai banyak kaum hawa. Kini, Tian bukan lagi aktor muda dengan peran sebagai cowok idola.

22 jam12 menit Detik

Detik

Sutradara Buka Kemungkinan Sekuel 'Joker' dengan Satu Syarat

Kesuksesan 'Joker' dinanti-nanti akan berlanjut. Sang sutradara menyebut film ini tak dikonsep untuk memiliki cerita keduanya.

22 jam12 menit Detik

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

Detik

Aksi 'Budi Setiawan Si Trader Profesional' Jadi Drummer Steven & Coconut Treez

Jauh sebelum mengenalkan sebagai Budi Setiawan, Yosua Putra adalah seorang drummer. Ini aksinya menabuh drum untuk Steven & Coconut Treez.

22 jam12 menit Detik

Detik

Voting I.O.I dan Wanna One Diduga Ikut Dimanipulasi, Mnet Minta Maaf

Pihak kepolisian masih terus melakukan investigasi terkait manipulasi voting seri 'Produce 101'.

22 jam12 menit Detik

Detik

Doctor Strange di Antara Superhero dan Ahli Bedah

Marvel Comics merilis trailer terbaru untuk 'Doctor Strange: Surgeon Supreme #1'. Doctor Strange berada dalam perubahan status quo.

22 jam12 menit Detik

Detik

Anies Bicara Nasib Jakarta Setelah Ibu Kota Pindah

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bicara soal nasib Provinsi DKI Jakarta selepas jadi mantan ibu kota negara pada 2024 nanti.

22 jam12 menit Detik

Detik

Gempa Guncang Sulut-Sumut, Pasokan BBM Masih Aman

Fasilitas perusahaan baik di sektor hulu maupun hilir hingga saat ini tidak mengalami gangguan.

22 jam12 menit Detik

Detik

Lebih Gede Mana, Gaji Ahok Jadi Gubernur DKI atau Bos Pertamina?

Jika tak ada halangan, Mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut masuk ke BUMN pada awal Desember. Sosoknya dinilai sangat dibutuhkan untuk mengisi kursi BUMN.

22 jam12 menit Detik

Detik

Menanjak 31 Poin, IHSG Diparkir Hijau di 6.130

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup positif siang ini. IHSG naik 31 poin (0,52%) ke level 6.130.

22 jam12 menit Detik

Detik

Siapa yang Bakal Pimpin Badan Otorita Ibu Kota Baru?

Pemerintah tengah menyusun pembentukan badan otorita ibu kota negara (IKN) di Kalimantan Timur. Siapa yang bakal pimpin badan tersebut?

22 jam13 menit Detik

Detik

Penetapan Lokasi Bandara Bali Utara Tunggu Kesiapan Pemprov

"Saya minta pak gubernur melengkapi hal-hal yang lain seperti aksesibilitas dan lainnya"

22 jam13 menit Detik

Detik

Deretan Infrastruktur yang Mau Dibangun Jokowi di Labuan Bajo

Presiden Jokowi telah menetapkan Labuan Bajo jadi salah satu tujuan wisata super prioritas. Sejumlah infrastruktur akan dibangun, begini daftarnya.

22 jam13 menit Detik