Perbasasi! Ayo, Bereskan Laporan Keuangan agar Gaji Atlet Timnas Sofbol Cair

Timnas sofbol putri belum menerima gaji selama tiga bulan, padahal SEA Games 2019 Filipina sudah dekat. Kok bisa?
« Kembali Baca berita lengkap »

Detik

Yuk, Ikutan Nonton 'Frozen II' Bareng detikHOT

Setelah 'Ford v Ferrari', detikHOT ingin ajak kamu yang ingin nonton 'Frozen II'.

23 jam21 menit Detik

Detik

Vanessa Angel Putus Sekolah Demi Keinginan Ayah

Vanessa Angel putus sekolah demi terjun ke entertainment. Bukan tanpa sebab, Vanessa melakukan itu untuk keinginan sang ayah.

23 jam21 menit Detik

Detik

Anggun Jadi Juri, 'The Mask Singer' Prancis Ukir Rekor Rating

Belum lama ini penyanyi Anggun telah menyelesaikan episode pertama 'The Mask Singer' Prancis. Dalam acara itu, ia dipercaya menjadi juri.

23 jam21 menit Detik

Detik

Tak Mau Peran Heroik, Apa Alasan Robert Pattinson Terima Batman?

Robert Pattinson mengaku tak ingin memerankan tokoh heroik, lantas kenapa dirinya mengambil peran Batman?

23 jam21 menit Detik

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

Detik

Ngayogjazz 2019 Siapkan Persembahan Khusus untuk Djaduk Ferianto

Akan ada persembahan khusus untuk Djaduk Ferianto di Ngayogjazz 2019. Apa persembahan tersebut?

23 jam21 menit Detik

Detik

Sosok Sarita Abdul Mukti yang Disebut Dekat dengan Vicky Prasetyo

Sarita Abdul Mukti dikabarkan dekat dengan Vicky Prasetyo. Dikenal dengan hidupnya yang mewah, berikut sosok Sarita Abdul Mukti.

23 jam21 menit Detik

Detik

Heboh Kabar Dwayne 'The Rock' Johnson Meninggal saat Syuting

Baru-baru ini heboh kabar meninggalnya Dwayne Johnson saat syuting. Ternyata kabar tersebut adalah hoaks yang dibuat orang usil.

23 jam21 menit Detik

Detik

Fadel Pilih Hilang Harta Ketimbang Berantem sama Muzdalifah, Hotman Takjub

Fadel Islami dan Muzdalifah diajak berbincang-bincang dalam talkshow yang dipandu Hotman Paris. Pengacara parlente itu begitu ketus sekali dengan Fadel.

23 jam21 menit Detik

Detik

Setelah Ditunggu-tunggu, MAMAMOO Comeback Lewat 'HIP'

MAMAMOO semakin jadi perhatian setelah memenangkan acara 'Queendom'. Setelah ditunggu-tunggu, akhirnya Hwasa Cs merilis lagu comeback.

23 jam21 menit Detik

Detik

Komik 'Wonder Woman' Terbaru Soroti Isu Pengungsi

DC Comics mengembangkan karakter superhero Wonder Woman' untuk seri yang terbit Juni 2020 dan menyelipkan isu pengungsi di dalamnya.

23 jam21 menit Detik

Detik

Kereta INKA Mau Dibarter dengan Komoditas Tambang Kamboja

Delegasi Kamboja beberapa waktu lalu melakukan kunjungan ke PT Industri Kereta Api atau INKA (Persero) Madiun, Jawa Timur.

23 jam21 menit Detik

Detik

Soal Keuangan Syariah, Sri Mulyani: RI Akan Belajar Dari Malaysia

"Indonesia akan belajar dari Malaysia, bagaimana mereka berhasil. Misalnya melihat bagaimana fokus investasi dan instrumen sosial seperti zakat di masyarakat,"

23 jam21 menit Detik

Detik

Menpera Era SBY Meninggal karena Sakit Jantung

Mantan Menteri Perumahan Rakyat (Menpera) era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Muhammad Yusuf Asy'ari, meninggal dunia.

23 jam22 menit Detik

Detik

Buka Sidang Kabinet, Jokowi: RPJMN Bukan Dokumen Formalitas

Jokowi minta seluruh menteri merealisasikan target yang tertuang dalam dokumen tersebut.

23 jam22 menit Detik

Detik

Ada BBM Satu Harga, Warga Perbatasan Tak Lagi Beli Solar ke Malaysia

Adapun APMS di Krayan hanya menjual BBM jenis premium dengan solar. Harganya Rp 6.450/liter untuk premium dan Rp 5.150/liter untuk solar subsidi.

23 jam22 menit Detik

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

Detik

Kemenhub Pantau Laporan Keuangan Sriwijaya Usai Cerai dengan Garuda

Kementerian Perhuhungan akan memastikan Sriwijaya Air tetap memenuhi standar pelayanan setelah resmi bercerai dengan Grup Garuda Indonesia.

23 jam22 menit Detik

Detik

Intip Tiga Coworking Space di Jakarta Barat yang Strategis

Sayangnya, Coworking Space baru benar-benar merajalela di Jakarta Pusat yang memang merupakan jantung kota Jakarta.

23 jam22 menit Detik

Detik

Sri Mulyani Jadi Kepanjangan Tangan Jokowi Kawal RPJMN

Jokowi menjelaskan, RPJMN bukan dokumen formalitas yang hanya menjadi pegangan setiap kementerian/lembaga (k/l).

23 jam22 menit Detik

Detik

84% Pembaca detikcom Setuju Ahok Jadi Bos BUMN

detikcom menggelar polling untuk mengetahui respons masyarakat terkait rencana masuknya Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok sebagai salah satu petinggi di BUMN.

23 jam22 menit Detik

Detik

8 Perusahaan Mau Keroyokan Selamatkan Jiwasraya

Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menegaskan akan membantu manajemen baru dalam rangka menyehatkan kondisi keuangan PT Asuransi Jiwasraya (Persero).

23 jam22 menit Detik

Detik

Tembak Mati Pria Bersenjata di Ruang Sidang, Pria Thailand Didakwa Pembunuhan

Seorang asisten pengacara di Thailand didakwa atas pembunuhan setelah menembak mati seorang pria bersenjata saat baku tembak di dalam ruang sidang.

23 jam22 menit Detik

Detik

Mahasiswa Tembak Mati 1 Orang dan Lukai 3 Lainnya di Kampus Rusia

Seorang mahasiswa di Rusia menembaki teman-teman sekampusnya, lalu menembak dirinya sendiri. Sedikitnya satu orang tewas dan tiga orang lainnya luka-luka.

23 jam22 menit Detik

Detik

Remaja 16 Tahun Diinterogasi terkait Kebakaran Hutan Australia

Seorang remaja berusia 16 tahun ditangkap dan kini tengah diinterogasi oleh Kepolisian Australia terkait kebakaran hutan yang melanda wilayah Queensland.

23 jam22 menit Detik

Detik

Pengacara Ungkit Kasus Bendera HRS: Penyidik Saudi Banyak Tanya Soal Jakarta

Soal pencekalan di Saudi, pengacara HRS mengungkit kasus bendera tauhid. Dia mengatakan HRS lebih banyak diperiksa soal kehidupan di Jakarta dibanding di Saudi.

23 jam22 menit Detik

Detik

Polisi dan Warga Korban Luka Bom Bunuh Diri di Medan Membaik

Kondisi polisi dan warga korban terluka akibat bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan, Sumut, membaik.

23 jam22 menit Detik