Ini Pusat Gempa M 7,1 di Malut yang Berpotensi Tsunami

Gempa bumi magnitudo 7,1 terjadi di Jailolo, Maluku Utara. Gempa ini berpotensi menimbulkan tsunami.
« Kembali Baca berita lengkap »

TRIBUNNEWS

Mundur dari MotoGP, Jorge Lorenzo Pensiun Atas Desakan Pihak Ini?

Namun melihat performanya yang kurang mulus saat pindah ke tim Repsol Honda, Lorenzo akhirnya memutuskan pensiun.

1 jam33 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Rekor MURI Hand Printing Terpanjang Murid TK Aisyiyah Bustanul Athfal

Sejak berdiri tahun 1919 hingga saat ini TK Aisyiyah Bustanul Athfal (TK ABA)sudah berjumlah ± 20.000 dan tersebar di seluruh Indonesia

1 jam33 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

BMKG: Peringatan Cuaca Ektrem Sepekan Kedepan

BMKG peringatkan cuaca ektrem akan melanda sebagian besar wilayah Indonesia

1 jam33 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Komisi II Nilai Wacana Pilkada Tidak Langsung yang Dilontarkan Mendagri Terlalu Terburu-buru

Ketua Komisi II Ahmad Doli Kurnia mengatakan wacana Mendagri Tito Karnavian mengubah Pilkada langsung menjadi tidak langsung terlalu terburu-buru.

1 jam33 menit Tribunnews

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

TRIBUNNEWS

Jorge Lorenzo Blak-blakan Soal Alasannya Pensiun dari MotoGP: Dimulai Karena Hal Ini

mimpi indah itu menjadi malapetaka buat Lorenzo, yang tidak bisa mengulangi prestasinya saat bersama Yamaha.

1 jam33 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Kecelakaan Maut Tol Cipali antara Bus Sinar Jaya dan Arimbi, Sopir: Ngerasain Ngantuk

Mendapatkan luka berat akibat kecelakaan Tol Cipali, sopir bus Sinar Jaya, Sanudin mengaku merasa ngantuk saat kejadian.

1 jam33 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Anies Baswedan Ungkap Alasan Kenapa Website APBD DKI Dikunci: Orang Enggak Sadar Ini

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjelaskan alasan mengapa Pemerintah DKI Jakarta tidak mengunggah data anggaran ke website

1 jam33 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Kata Bos Persib soal Peluang Maung Bandung Tampil di Piala AFC Musim Depan

Persib Bandung mengintip peluang untuk tampil di Piala AFC. Saat ini Persib Bandung memiliki tren yang cukup positif di Liga 1 2019.

1 jam33 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Jokowi Ingin RPJMN Bukan Jadi Formalitas, Tapi Jadi Panduan

Presiden Joko Widodo didampingi Wakil Presiden Ma'ruf Amin memimpin sidang kabinet paripurna bahas soal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional

1 jam33 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Dukung Kesejahteraan Keluarga Indonesia Melalui Pelatihan Literasi Keuangan untuk Perempuan

Stabilitas ekonomi keluarga dapat goyah jika perempuan tidak memiliki kapasitas memadai dalam manajemen keuangan

1 jam34 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Contoh Format Surat Pernyataan untuk Daftar CPNS Kemenag, Kemendikbud, Kemenkumham, Kejaksaan

Berikut ini contoh format surat pernyataan yang wajib diunggah pelamar untuk mendaftar CPNS di Kemenag, Kemendikbud, Kemenkumham, hingga Kejaksaan.

1 jam34 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Prabowo Optimis Kerja Sama Pertahanan Indonesia Dengan Malaysia Semakin Baik

Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto melakukan kunjungan kehormatan kepada Menteri Pertahanan Malaysia YB Tuan Haji Mohamad bin Sabu, Kamis (14/11/2

1 jam34 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Puluhan Kereta Terbakar di Kawasan Konservasi Stasiun Cikaum Subang

Kobaran api membumbung tinggi dan melahap puluhan gerbong kereta api tidak terpakai yang disimpan di kawasan tersebut

1 jam34 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Hasil Babak 16 Besar Hong Kong Open 2019: Ginting Genapkan 6 Wakil Indonesia di Perempat Final

Tercatat ada enam wakil Indonesia yang berhasil lolos ke babak perempat final Hong Kong Open 2019.

1 jam34 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Deklarasi Komunikasi Kebangsaan dari Titik 0 Kilometer Indonesia

menurut Dikdik, pihaknya ingin memperkuat kembali persatuan & solidaritas antar-masyarakat Indonesia yang terdiri dari berbagai budaya

1 jam34 menit Tribunnews

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

TRIBUNNEWS

Pensiun Tidaknya Valentino Rossi Tergantung Hal Penting Ini

Valentino Rossi pun mengatakan kalau kelemahan ini harus bisa dibenahi apabila Yamaha ingin lebih kompetitif ke depannya.

1 jam34 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Hadirkan Data Science untuk Lebih Mengerti Kebutuhan Kesehatan Masyarakat

Pola hidup yang seimbang, olahraga yang teratur, serta asupan dari makanan yang bergizi dapat mendukung gaya hidup sehat

1 jam34 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Pakar Intelejen Ingatkan Pentingnya Pengawasan Peredaran Bahan Peledak

Pakar Intelejen Soleman Ponto mengingatkan pemerintah agar lebih mengontrol peredaran bahan peledak.

1 jam35 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Peserta Rapimnas Golkar Mayoritas Dukung Airlangga Pimpin Golkar Lagi Lewat Musyawarah Mufakat

“DPD DKI Jakarta mendukung penuh pada Airlangga Hartarto untuk melanjutkan kepemimpinannya pada periode 2019-2024," katanya

1 jam35 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Menpora Bakal Bicarakan Penggunaan Fasilitas Olahraga di GBK untuk Pelatnas dengan Instansi Terkait

Zainudin Amali akan membicarakan masalah penggunaan fasilitas Komplek Gelora Bung Karno Jakarta agar bisa digunakan atlet nasional untuk berlatih

1 jam35 menit Tribunnews

ANTARA NEWS

KPK respons disebut halangi kerabat kunjungi Imam Nahrawi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merespons soal kuasa hukum mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi yang menyebut KPK menghalang-halangi saudara maupun kerabat yang ingin mengunjungi kliennya tersebut di ...

1 jam35 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Kalla berharap pengurus DMI berorientasi kemakmuran umat

Ketua Umum Pimpinan Pusat Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jusuf Kalla berharap pengurus DMI berorientasi pada kemakmuran umat. "Jangan masjidnya bagus dan megah, namun berbanding terbalik dengan kehidupan masyarakatnya. ...

1 jam35 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Thailand sita 176 kg sabu-sabu di dalam 'treadmill' menuju Jepang

Petugas antinarkotika Thailand menyita 176 kilogram sabu-sabu yang disembunyikan di kerangka logam alat olahraga  treadmill  menuju Jepang, demikian diungkapkan Kepolisian pada Kamis. "Oktober lalu, polisi ...

1 jam35 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Kemenhub usul jaket ojek online bukan milik pribadi

ANTARA – Bom bunuh diri yang terjadi di Medan pada Rabu pagi, 13 November 2019, tidak ada kaitan langsung antara tersangka dengan menggunakan jaket ojek online. Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, ...

1 jam35 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Basuki: PUPR akan menjadi instansi pertama pindah ke ibu kota baru

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat atau PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan PUPR akan menjadi instansi pertama yang pindah ke ibu kota baru di Kalimantan Timur (Kaltim) pada 2024. "Pada 2024, harus pindah pertama ...

1 jam35 menit Antaranews