Cerita Listrik di Pulau Terdepan RI, Pariwisata pun Tercerahkan

Listrik sudah menjadi kebutuhan dasar, tak terkecuali di wilayah terdepan Indonesia ini. Keberadaannya pun amat menyokong industri pariwisata.
« Kembali Baca berita lengkap »

Detik

Man City Masih Jadi Tolok Ukur Juara Buat Liverpool

Liverpool sukses membenamkan Manchester City, membuat sang rival tercecer di posisi empat. Tapi bicara soal persaingan gelar, City masih jadi patokan Liverpool.

11 jam12 menit Detik

Detik

Dana ke SEA Games Kurang, Kenapa KOI Juga Biayai Atlet Jalur Mandiri?

Chief de Mission (CdM) SEA Games 2019 Filipina, Harry Warganegara, juga bakal membiayai cabang olahraga mandiri padahal dana kurang Rp 17 miliar. Kenapa?

11 jam12 menit Detik

Detik

Hongkong Open 2019: Wakil Indonesia Berguguran di Hari Pertama

Hongkong Open 2019 sudah mulai berlangsung. Wakil Indonesia berguguran di hari pertama, salah satunya adalah pasangan Tontowi Ahmad/Winny Oktavina Kandow.

11 jam12 menit Detik

Detik

Cedera Achilles, Rakitic Dipulangkan Timnas Kroasia

Timnas Kroasia dipastikan tampil tanpa Ivan Rakitic di Kualifikasi Piala Eropa 2020 pekan ini. Rakitic dipulangkan karena mengalami cedera achilles.

11 jam12 menit Detik

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

Detik

4 Ruang Kelas Sementara Bakal Dibangun di SDN Gentong Pasuruan

Empat unit ruang kelas sementara itu akan dibangun dengan jarak 150 meter dari lokasi gedung sekolah yang ambruk.

11 jam12 menit Detik

Detik

Bunga KUR Dipangkas Jadi 6%, Bank Masih Dapat Untung

Bunga Kredit Usaha Rakyat (KUR) diturunkan jadi 6%, bank diperkirakan masih dapat untung sekitar 3%.

11 jam12 menit Detik

Detik

Bos Travel Umrah yang Tipu Puluhan Calon Jemaah Jaring Korban di Pengajian

Polisi menyebut tersangka menjaring para korban dalam kegiatan pengajian. Pelaku mengaku sebagai PPIU.

11 jam12 menit Detik

Detik

IPM Pemkab Serang Meningkat, Ini yang Dilakukan Ratu Tatu

Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah terus melakukan kampanye Perilaku Hidup Sehat dan Bersih (PHBS) kepada masyarakat.

11 jam12 menit Detik

Detik

Terkait 'Pencekalan' HRS, Prabowo Akan Diskusi dengan Jokowi-Pihak Saudi

Prabowo Subianto mengatakan akan mempelajari soal klaim 'pencekalan' Habib Rizieq. Prabowo juga akan berdiskusi dengan Presiden Jokowi hingga pihak Saudi.

11 jam12 menit Detik

Detik

Kemenhub Teken MoU Penyediaan Infrastruktur Terminal Merak

penandatangan ini dilakukan untuk mengoptimalkan barang milik negara (BMN) dalam mengurangi pembiayaan pembangunan infrastruktur melalui APBN.

11 jam12 menit Detik

Detik

Jelang Munas Golkar, Nurdin Halid: Saling Sikut Normal dalam Parpol

"Di dalam politik itu dinamis, sikut-menyikut hal yang normal," kata Nurdin Halid.

11 jam13 menit Detik

Detik

Mahasiswa UMI Makassar Tewas Diserang, Tim Penikam Turun Tangan

AF, mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar, tewas diserang sekelompok orang berparang dan badik.

11 jam13 menit Detik

TRIBUNNEWS

Bek Arema FC Minta Maaf ke Bobotoh atas Aksi Provokasi: Sebut Cuma Kalah Beruntung dari Persib

Merasa melakukan provokasi dalam pertandingan itu, Alfin Tuasalamony pun meminta maaf kepada bobotoh, suporter Persib Bandung.

12 jam16 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Kursi Pelatih Timnas Indonesia Kosong, PSSI Bakal Bertemu Sang Calon Pengganti di Malaysia

PSSI dijadwalkan bertemu dengan calon pelatih Timnas Indonesia yang baru kala Skuad Garuda melakoni laga tandang kontra Malaysia

12 jam16 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Persija Jakarta vs Persela LamonganL Edson Tavares Siapkan Komposisi Pemain Berbeda

Klub kebanggaan masyarakat Ibu Kota, Persija Jakarta dipastikan tidak akan diperkuat penjaga gawang utamanya Andritany Ardhiyasa

12 jam16 menit Tribunnews

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

TRIBUNNEWS

Cinta Laura Dapat Penghargaan Aktris Wanita Terbaik di Official Latino Film and Arts Festival

Cinta Laura mendapatkan penghargaan best female actress di ajang Official Latino Film and Arts Festival 2019 di California, Amerika Serikat.

12 jam17 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Persija Jakarta vs Persela Lamongan: Andritany Ardhiyasa Absen Shahar Ginanjar Siap

Persija Jakarta dipastikan tidak bisa menurunkan penjaga gawang utamanya Andritany Ardhiyasa pada saat berjumpa dengan Persela Lamongan.

12 jam17 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Kapolri Sambangi Kantor PBNU Untuk Bersilaturahmi

Kapolri Jenderal Idham Azis menyambangi Kantor Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) untuk bersilaturahmi.

12 jam17 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Persikasi Bekasi Siap Arungi Liga 3 Regional Jawa

Klub kebanggaan masyarakat Kabupaten Bekasi, Persikasi terus berbenah jelang berlaga di kompetisi Liga 3 regional Jawa.

12 jam17 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Sambut Natal dan Tahun Baru, Telkomsel Bagi-bagi Hadiah Mobil BMW Hingga Xpander

Menjelang Hari Raya Natal 2019 dan tahun Baru 2020, operator telekomunikasi Telkomsel kembali memberikan apresiasi k

12 jam17 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Pasca Persib vs Arema, Alfin Sebut Wasit Hancurkan Pertandingan

Persib Bandung mampu membalas dendam kala menjamu Arema FC di Stadion Si Jalak Harupat, Selasa (12/11/2019).

12 jam17 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Perankan Gadis Bogor di Film Jeritan Malam, Cinta Laura Kesulitan Aksen Indonesia

Cinta Laura memerankan karakter gadis Bogor bernama Wulan di film Jeritan Malam. Wulan dikisahkan sebagai sosok pendiam dan lugu.

12 jam17 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Pesta Meriah Ultah ke-38 Ririn Ekawati, Para Tamu Undangan Datang dengan Dress Code Khusus

Ririn Ekawati berulang tahun ke 38 tahun. Pesta ulang tahun sahabat Ashanty itu terlihat unik karena semua tamu undangan memakai dresscode hitam.

12 jam17 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Pelatih Arema FC Soal Penyebab Kekalahan Telak dari Persib: Singgung Wasit Hingga Rekor Buruk

Dikatakan Milomir, seharusnya wasit memberikan pelanggaran kepada timnya sebelum gol pertama yang dicetak Kim Jeffrey Kurniawan terjadi.

12 jam18 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Persib Menang Telak Atas Arema FC, Kapten Maung: Sebenarnya Kami Targetkan 5 Gol

di babak kedua, Persib Bandung masih ingin menambah keunggulan tapi gagal lantaran Arema FC mampu bangkit dan memberikan perlawanan.

12 jam18 menit Tribunnews