Mobil Hyper Pagani Serbu Stasiun Kereta New York

Mobil hyper Pagani tampil di Grand Central Terminal, stasiun komuter tersibuk di Kota New York. Yuk, lihat deretan hypercar seksi nan langka tersebut.
« Kembali Baca berita lengkap »

Detik

Klopp: Liverpool Tidak Akan Bisa Datangkan Mbappe

Juergen Klopp menegaskan Liverpool tidak akan bisa mendatangkan Kylian Mbappe. Harga mahal striker Paris Saint-Germain itu menjadi penyebabnya.

22 jam13 menit Detik

Detik

Barcelona Vs Celta Vigo: Blaugrana Tak Mau Terpeleset Lagi

Barcelona akan mengadapi Celta Vigo dalam pertandingan pekan ke-13 Liga Spanyol. Blaugrana tak mau terpeleset dari lawan yang kerap menjegalnya itu.

22 jam13 menit Detik

TRIBUNNEWS

Tes Kepribadian - Hewan Pertama yang Kamu Lihat Ungkap Masalahmu saat Ini

Tes kepribadian: Hewan pertama yang kamu lihat akan mengungkapkan masalahmu saat ini. Hewan apa yang kamu lihat?

22 jam35 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Undang Jokowi, Anies hingga PKS, Nasdem Coba Mengklaim Partai Independen

Presiden Joko Widodo hingga partai non-koalisi yakni Partai Keadilan Sejahtera (PKS) pun turut akan diundang dalam penutupan kongres tersebut.

22 jam35 menit Tribunnews

Belajar secara GRATIS di GOinggris

GO! Inggris adalah salah satu kursus bahasa Inggris online terbesar di Eropa, yang berencana untuk memasuki pasar Indonesia dalam beberapa minggu mendatang. Karena situasi saat ini di dunia, sangat penting bagi perusahaan kami untuk membantu dan mendukung masyarakat Indonesia dalam pendidikan bahasa Inggris digital.

Jadi kami memutuskan untuk memberikan AKSES GRATIS - selama situasi virus berlangsung * - ke PAKET PREMIUM kami yang paling kompleks, yang mencakup seluruh tata bahasa Inggris dari tingkat pemula hingga mahir. Jadi, kamu dapat menghabiskan hari-hari kamu dengan waktu belajar secara gratis selama Covid - 19.

Siapa pun dapat mendaftar secara GRATIS.

Ini sekarang merupakan peluang besar bagi PERUSAHAAN dan SEKOLAH untuk membantu karyawan atau siswa mereka belajar bahasa Inggris secara gratis.

TRIBUNNEWS

Ibunda Ayu Ting Ting ke India Disebut Jemput Calon Mantu Shaheer Sheikh, Umi Kalsum Malu Ungkap Ini

banyak komentar yang menyebutkan bahwa ibunda Ayu Ting Ting, Umi Kalsum ke India dalam rangka menjemput seorang calon menantu.

22 jam35 menit Tribunnews

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

TRIBUNNEWS

Asmara Citra Kirana dan Rezky Aditya Sempat Ditentang Sang Kakak, Erica Putri: 'Buka Mata Kamu'

Jalinan asmara Rezky Aditya dan Citra Kirana ternyata sempat terhalang restu sang kakak, Erica Putri.

22 jam35 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Bacaan Selawat untuk Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW 1441 H, Dibaca setelah Salat Wajib

Untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, umat muslim bisa melakukan sejumlah amalan sunah. Satu di antaranya adalah memperbanyak selawat nabi.

22 jam35 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Detik-detik Wanita Tukang Sapu Dihajar Pemuda saat Bersihkan Jalan sampai Tersungkur Bersimbah Darah

Detik-detik seorang wanita tukang sapu mendadak diserang pemuda tak dikenal saat tengah menyapu jalan, hingga tersungkur, videonya viral.

22 jam35 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Ibu Guru Ajak Murid Berhubungan Intim Bertiga dengan Pacar, Ini Kata dr Boyke dari Sisi Psikologis

Menurut dr Boyke, orang yang memiliki keinginan untuk threesome memiliki kelainan seksual yang diakibatkan pengaruh video porno.

22 jam35 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Sudah Saling Lempar Komentar di Instagram, Luna Maya Bantah Sedang Dekat dengan Ryochin

Luna Maya Saling Lempar Komentar dengan Ryochin di Medsos, Eks Reino Barack 'Kasian Salah!'

22 jam35 menit Tribunnews

Belajar secara GRATIS di GOinggris

GO! Inggris adalah salah satu kursus bahasa Inggris online terbesar di Eropa, yang berencana untuk memasuki pasar Indonesia dalam beberapa minggu mendatang. Karena situasi saat ini di dunia, sangat penting bagi perusahaan kami untuk membantu dan mendukung masyarakat Indonesia dalam pendidikan bahasa Inggris digital.

Jadi kami memutuskan untuk memberikan AKSES GRATIS - selama situasi virus berlangsung * - ke PAKET PREMIUM kami yang paling kompleks, yang mencakup seluruh tata bahasa Inggris dari tingkat pemula hingga mahir. Jadi, kamu dapat menghabiskan hari-hari kamu dengan waktu belajar secara gratis selama Covid - 19.

Siapa pun dapat mendaftar secara GRATIS.

Ini sekarang merupakan peluang besar bagi PERUSAHAAN dan SEKOLAH untuk membantu karyawan atau siswa mereka belajar bahasa Inggris secara gratis.

TRIBUNNEWS

25 Makam di TPU Kampung Pakemitan Digali Secara Misterius Hingga Berlubang pada Bagian Bawah Nisan

Sejumlah makam di tempat pemakaman umum di Kampung Pakemitan II, Desa Pakemitan Kecamatan Cikatomas, Kabupaten Tasikmalaya, digali secara misterius.

22 jam36 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Surya Paloh Jeli Melihat Popularitas Anies yang Meningkat

Hendri Satrio, mengatakan Anies adalah salah satu pemimpin atau kepala daerah yang sering disoroti.

22 jam36 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

50 Nama Bayi Terbaik Berawalan Huruf Y dari Berbagai Bahasa Lengkap dengan Artinya!

Dikutip Tribunnews.com dari yourtango.com, berikut adalah daftar nama bayi terbaik berawalan huruf Y dari berbagai bahasa lengkap dengan artinya.

22 jam36 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Bantu Anak Kerjakan PR Matematika, Seorang Ibu Hampir Meninggal karena Serangan Jantung

Seorang ibu hampir meninggal karena serangan jantung setelah mencoba membantu anaknya mengerjakan PR Matematika.

22 jam36 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Fenomena Pembunuhan Sadis, Tempat Ramai Ideal Bagi Pelaku Kejahatan

Belakangan ini, terjadi sejumlah pembunuhan sadis yang menggegerkan publik. Sebagian di antaranya dilakukan oleh orang dekat korban sendiri.

22 jam36 menit Tribunnews

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

TRIBUNNEWS

Fenomena Pembunuhan Sadis, Waspada Orang Terdekat Anda!

Belakangan ini, terjadi sejumlah pembunuhan sadis yang menggegerkan publik. Sebagian di antaranya dilakukan oleh orang dekat korban sendiri.

22 jam36 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Saat Rocky Gerung Sebut Jokowi Ingin Bangun Dinasti Sendiri, Gerindra dan PDIP akan Jadi Blok Oposisi

Pengamat politik Rocky Gerung menyebut jika Jokowi saat ini ingin bangun dinasti sendiri, PDIP dan Gerindra akan jadi blok opisisi di kabinet Jokowi.

22 jam36 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Laga Timnas U-19 Indonesia Diboikot, Fakhri Husaini Beri Pesan Menohok

Pelatih timnas U-19 Indonesia, Fakhri Husaini, buka suara terkait aksi suporter memboikot laga timnas U-19 Indonesia vs Hong Kong.

22 jam36 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Kalahkan Samyang, 2 Mi Instan Asal Indonesia Ini Masuk 10 Besar yang Terlezat di Amerika Serikat

Berita viral hari ini - Ini lho, dua mi instan asli Indonesia yang terlezat versi media Amerika Serikat, kalahkan Samyang dan Ramen.

22 jam36 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Pengedar Ganja Diringkus Saat Menunggu Pelanggan di Minimarket

Petugas Polres Cirebon Kota berhasil meringkus pengedar ganja, SJ (50), warga Desa Kalisapu, Kecamatan Gunungjati, Kabupaten Cirebon.

22 jam37 menit Tribunnews

Belajar secara GRATIS di GOinggris

GO! Inggris adalah salah satu kursus bahasa Inggris online terbesar di Eropa, yang berencana untuk memasuki pasar Indonesia dalam beberapa minggu mendatang. Karena situasi saat ini di dunia, sangat penting bagi perusahaan kami untuk membantu dan mendukung masyarakat Indonesia dalam pendidikan bahasa Inggris digital.

Jadi kami memutuskan untuk memberikan AKSES GRATIS - selama situasi virus berlangsung * - ke PAKET PREMIUM kami yang paling kompleks, yang mencakup seluruh tata bahasa Inggris dari tingkat pemula hingga mahir. Jadi, kamu dapat menghabiskan hari-hari kamu dengan waktu belajar secara gratis selama Covid - 19.

Siapa pun dapat mendaftar secara GRATIS.

Ini sekarang merupakan peluang besar bagi PERUSAHAAN dan SEKOLAH untuk membantu karyawan atau siswa mereka belajar bahasa Inggris secara gratis.

TRIBUNNEWS

Fuzhou China Open 2019 - Kalah 12 Kali Beruntun, Viktor Axelsen Masih Punya Asa Taklukkan Momota

Viktor Axelsen harus kembali menahan diri dalam upayanya mengoleksi gelar juara pada Fuzhou China Open 2019.

22 jam37 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Deretan Sinopsis 12 Film yang Tayang di Festival Sinema Prancis 2019

12 film pilihan dari Prancis ditayangkan di Festival Sinema Prancis 2019, berikut ini adalah sinopsisnya.

22 jam37 menit Tribunnews

ANTARA NEWS

Merapi erupsi masyarakat diminta tenang

Masyarakat diimbau untuk tetap tenang seiring terjadinya erupsi Gunung Merapi di perbatasan Yogyakarta-Jawa Tengah pada Sabtu, kata Kepala Pusdatin dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana Agus Wibowo. "Meski ...

22 jam37 menit Antaranews

ANTARA NEWS

GP Ansor minta Pemprov NTT serius sikapi kelompok radikal

Gerakan Pemuda Ansor Provinsi Nusa Tenggara Timur mendesak Pemprov NTT serius dalam menyikapi tantangan masih adanya kelompok radikal yang berkeliaran bebas di ibu kota provinsi berbasis kepulauan itu. "Kita kan sudah ...

22 jam37 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Empat tim delapan besar tak masalahkan cuaca Sidoarjo

Empat tim yang maju ke delapan besar Liga 2 musim ini tak memasalahkan cuaca panas di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur, yang menjadi venue seluruh tim Grup A. BMKG, Sabtu, memperkirakan suhu udara selama dua hari ini ...

22 jam37 menit Antaranews

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko.