Kisah Bocah Pengangkut Air, Tiap Hari Naik Kereta 14 Km

Ada kisah menyentuh dari India. Isinya tentang bocah laki-laki yang setiap harinya naik kereta 14 Km untuk mengangkut air bersih ke rumahnya.
« Kembali Baca berita lengkap »

Detik

Cuma Ada 60 Unit, MINI Edisi 60 Tahun Sudah Ludes di RI

Tak butuh waktu lama, MINI edisi terbatas sudah habis dibeli orang Indonesia.

9 jam27 menit Detik

Detik

Yuk, Lihat Toyota Yaris JDM Model dari Dekat

Dua pesaing abadi di kelas hatchback, Toyota Yaris dan Honda Jazz bertemu di Tokyo. Kita intip dulu dari dekat Toyota Yaris.

9 jam27 menit Detik

Detik

Keren, Diler Mitsubishi Ini Seperti Cafe

Berkunjung ke MI-Garden Ginza, ini diler Mitsubishi atau cafe sih? Setidaknya itulah yang bakal dirasakan setiap pengunjung yang datang ke diler Mitsubishi ini.

9 jam27 menit Detik

Detik

Kalahkan Dortmund Bukti Conte Tak Sia-siakan Kerja Keras Spalletti

Antonio Conte bersyukur Inter Milan mengalahkan Borussia Dortmund 2-0. Dia cuma ingin melanjutkan kerja keras Luciano Spalletti meraih tiket Liga Champions.

9 jam27 menit Detik

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

Detik

Semen Padang Vs Persipura: Jacksen F Tiago Penjinak Kabau Sirah

Persipura Jayapura melawan Semen Padang di lanjutan Liga 1 2019. Pelatih Mutiara Hitam, Jacksen F Tiago, mempunyai rekor bagus saat melawan Kabau Sirah.

9 jam27 menit Detik

Detik

Resmi! Indonesia Tuan Rumah Piala Dunia U-20 2021

Indonesia resmi ditunjuk FIFA jadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2021. Indonesia mengalahkan Peru dan Brasil sebagai pesaingnya.

9 jam28 menit Detik

Detik

Jelang MotoGP Australia: Dovizioso Hadapi Lintasan Tersulit

Di tengah usaha finis runner-up MotoGP 2019, Andrea Dovizioso ditantang untuk mengulang hasil bagus di akhir pekan ini. Tapi Dovi kesulitan di Phillip Island.

9 jam28 menit Detik

Detik

Coldplay Pastikan Rilis 2 Album Bulan Depan

Tak perlu memecahkan teka-teki dari sebuah poster yang kini juga telah hilang. Coldplay memastikan bakal merilis album yang selama ini dinantikan.

9 jam28 menit Detik

Detik

7 Fakta The Boyz, Grup K-pop yang Ditinggal Hwall

Boy group The Boyz mengumumkan telah ditinggal oleh salah satu membernya, Hwall, karena masalah kesehatan. Berikut 7 fakta tentang The Boyz.

9 jam28 menit Detik

Detik

Ada Karakter Perempuan Baru Bernama Adrenaline di Komik 'Asterix'

Pekan ini komik ke-38 'Asterix and the Chieftain's Daughter' terbit dengan karakter baru. Untuk pertama kalinya dalam 60 tahun ada karakter superhero perempuan.

9 jam28 menit Detik

Detik

Namanya Dicatut Yayasan, Umi Pipik Minta Klarifikasi

Pipik Dian Irawati kesal dengan pencatutan namanya di sebuah yayasan. Ia pun meminta kepada pihak terkait untuk segera memberikan konfirmasi.

9 jam28 menit Detik

Detik

Dahlan Iskan Puji Jokowi Menteri ESDM Tak Diisi Politisi

"Tentu ESDM menjadi incaran banyak politisi. Tapi dipilihnya Arifin Tasrif sangat tepat,"

9 jam56 menit Detik

Detik

Erick Thohir Sebut Diizinkan Jokowi Punya 5 Wamen

Erich Thohir menyebut Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengizinkannya memiliki lebih dari satu Wamen.

9 jam56 menit Detik

Detik

Jokowi Beri PR Menteri Baru Soal Regulasi yang Semrawut

Presiden Joko Widodo (Jokowi) langsung memberikan banyak pekerjaan rumah alias 'PR' kepada seluruh menteri dan pejabat kabinet Indonesia maju.

9 jam56 menit Detik

Detik

Erick Thohir Menteri BUMN, Dahlan: Semoga Selamat dari Jerat Birokrasi

"Saya berdoa agar Erick selamat. Dari jerat birokrasi. Dan dari balas dendam siapa pun,"

9 jam56 menit Detik

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

Detik

Jokowi ke Kabinet: Kerja Tim Bukan Kerja Menteri Per Menteri

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan kepada seluruh jajaran menteri kabinet Indonesia maju agar bisa bekerja tim bukan secara individu

9 jam57 menit Detik

Detik

Sah! Agung Firman Sampurna Resmi Jadi Ketua BPK

Mahkamah Agung (MA) resmi melantik Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Wakil Ketua BPK periode 2019-2024.

9 jam57 menit Detik

Detik

Raja Thailand Pecat 6 Pejabat Senior Istana Usai Cabut Gelar Selirnya

Raja Thailand memecat enam pejabat senior istana atas "tindakan jahat" mereka. Ini dilakukan setelah Raja mencabut semua gelar selirnya karena "tidak setia".

9 jam57 menit Detik

Detik

Raja Salman Copot Menlu Arab Saudi, Baru Menjabat Kurang dari Setahun

Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz Al-Saud, menunjuk salah satu Pangeran Saudi yang berpengalaman sebagai diplomat untuk menjadi Menlu baru.

9 jam57 menit Detik

Detik

Masyarakat Italia Antusias Nikmati Kuliner Indonesia

KBRI Roma menyelenggarakan acara Gastro-diplomacy dan Festival Kuliner Indonesia "Kampung Jajan Campania" di pelataran KBRI Roma, Italia.

9 jam57 menit Detik

Detik

KPK Lelang Barang Gratifikasi, Ada Tas Hermes hingga Pisau Kujang

Sejumlah barang gratifikasi yang telah ditetapkan KPK akan dilelang Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN).

9 jam57 menit Detik

Detik

Warga Protes Pemkab Bogor Tanggung-tanggung Bersihkan Sampah Kalibaru

Tumpukan sampah di Kalibaru, Kabupaten Bogor, masih belum juga tuntas dibersihkan. Warga sekitar mengkritik Pemkab Bogor yang dinilai tanggung-tanggung.

9 jam57 menit Detik

Detik

Jokowi Larang Menterinya Berdebat di Luar Rapat

Jokowi meminta para menteri dan kepala lembaga setingkat menteri di Kabinet Indonesia Maju untuk tak lagi meributkan hal yang sudah diputuskan dalam rapat.

9 jam57 menit Detik

Detik

Ditangkap Polisi, Ini Tampang 3 Pengeroyok Putra Artis Venna Melinda

Athalla Naufal, putera artis senior Venna Melinda dikeroyok oleh sopir Angkot di kawasan Ciganjur, Jakarta Selatan. Tiga orang pelaku telah ditangkap polisi.

9 jam57 menit Detik

Detik

Kompak Jual Sabu, Pasutri di Aceh Dibekuk Polisi

Keduanya tak berkutik saat dibekuk. Dari tangan keduanya, polisi menyita barang bukti sabu seberat 98,95 gram.

9 jam58 menit Detik