Ini Senjata ala Ninja yang Dipakai untuk Tusuk Wiranto

Menko Polhukam Wiranto mengalami dua luka tusuk akibat diserang seorang pria di Pandeglang, Banten. Penusuk itu memakai kunai.
« Kembali Baca berita lengkap »

Detik

Polisi Datangi Rumah Keluarga Penusuk Wiranto di Medan

Polisi mendatangi rumah kakak ipar penusuk Menko Polhukam Wiranto, SA, di Medan, Sumatera Utara. Polisi langsung menginterogasi kakak ipar SA, Rismawati.

17 jam18 menit Detik

Detik

Peneliti MK: Indonesia Negara Demokrasi Terbesar di Dunia

Nallom Kurniawan menyatakan Indonesia sebagai negara demokrasi terbesar di dunia. Ia menampik bila negara demokrasi terbesar adalah Amerika Serikat (AS).

17 jam18 menit Detik

Detik

Tusuk Wiranto, SA Menyelinap Lewat Belakang Polisi-Staf Kemenko Polhukam

Wiranto ditusuk saat hendak kembali usai kunjungan di Pandeglang, Banten. Pelaku penusukan diduga bergerak lewat belakang polisi yang melakukan penjagaan.

17 jam18 menit Detik

Detik

Pemprov DKI Beri Hibah Rp 38,5 M ke Polda Metro Tambah 45 Kamera E-TLE

Dishub DKI Jakarta menyetujui penambahan kamera tilang elektronik E-TLE. Total anggaran yang dikeluarkan Rp 38,5 M untuk 45 kamera.

17 jam18 menit Detik

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

Detik

WN Italia Diduga Dibunuh di Sabang, 1 Pria Diamankan

Seorang WNA asal Italia, Luca Aldrovandi (50), ditemukan tewas bersimbah darah di penginapan miliknya di Sabang, Aceh. Korban diduga dibunuh.

17 jam18 menit Detik

Detik

410 Pelaku Narkoba Ditangkap Polisi Selama Operasi Nila, 5 Di Antaranya WNA

Dari 410 tersangka itu terdiri dari 5 bandar, 371 pengedar dan 34 orang pemakai.

17 jam18 menit Detik

Detik

KPK Eksekusi Penyuap Bupati Talaud ke Lapas Tangerang

KPK mengeksekusi kepada penyuap Bupati nonaktif Kepulauan Talaud Sri Wahyuni Maria Manalip, Bernard Hanafi Kalalo. Bernard dieksekusi ke Lapas Klas I Tangerang.

17 jam19 menit Detik

Detik

Penusukan Wiranto Disaksikan Siswa Sekolah

Menko Polhukam Wiranto ditusuk saat hendak naik helikopter di wilayah Pandeglang, Banten. Miris, ada sejumlah siswa sekolah yang menyaksikan penusukan itu.

17 jam19 menit Detik

Detik

Istana: Penusukan Wiranto Tak Boleh Dianggap Enteng, Bisa ke Pejabat Lain

Tenaga Ahli Kedeputian IV Kantor Staf Presiden Ali Mochtar Ngabalin mengatakan penusukan terhadap Menko Polhukam Wiranto tidak boleh dianggap sepele.

17 jam19 menit Detik

TRIBUNNEWS

Sepekan di Dubai, Andik Vermansah Rasakan Manfaat Ini

Skuad Garuda akan melakoni partai ketiga Grup G putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia tengah pekan ini.

18 jam16 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

SBY Temui Presiden Jokowi di Istana Merdeka

Jokowi yang memakai kemeja putih lengan panjang, tampak berbincang-bincang dengan SBY.

18 jam16 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Serial India Hingga Reality Show Uya Kuya Bakal Hibur Pemirsa TV

Sebuah serial drama India dan reality show bertajuk 'Garis Tangan' yang dipandu Uya Kuya siap hibur pemirsa televisi Indonesia.

18 jam16 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Polisi Ungkap Identitas Pelaku Penusukan Wiranto

Menteri Koordinator Politik dan Hukum (Menkopolhukam) Wiranto ditusuk orang tak dikenal, Kamis (10/10/2019).

18 jam16 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Detik-detik Menkopolhukam Wiranto Ditusuk Orang Tak Dikenal di Pandeglang Banten

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto, dikabarkan ditusuk orang tak dikenal.

18 jam16 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Yuni Shara Ceritakan Kehidupan Masa Lalunya Saat Ucapkan Ulang Tahun untuk Ibunya

Yuni Shara Pajang Foto Lawas Sang Mama Saat Ulang Tahun, Sang Penyanyi Curhat Masa Lalunya yang begitu keras

18 jam17 menit Tribunnews

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

TRIBUNNEWS

Mengulik Uniknya Trunyan di Bali, Mayat Hanya Diletakkan di Atas Tanah

Pemakaman Trunyan yang berusia ratusan tahun, semakin menjadi daya tarik wisatawan.

18 jam17 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Kronologi Penusukan Wiranto di Pandeglang Banten

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto, ditusuk orang tak dikenal di Pandeglang, Banten, Kamis (10/10/2019).

18 jam17 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Nama Chilli Pari Diprotes, Gibran Rakabuming Janji akan Ubah Nama Ikuti Perpres

Gibran Rakabuming, mengaku akan mengganti nama bisnis usaha kateringnya yang ada di Solo, Chilli Pari.

18 jam17 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Waduh, Gara-gara Unggah Foto Joker, BPJS Kesehatan Kena Somasi Komunitas ODGJ

Iklan yang sempat ditayangkan di Instagram dan juga Facebook ini dihapus oleh BPJS Kesehatan.

18 jam17 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Venna Melinda Mengungkapkan Bahwa Wajah Vania Mirip dengan Nenek Buyutnya

Venna Melinda Kaget Setelah Menyadari Wajah Bayi yang Diadopsinya Mirip dengan Nenek Buyutnya Saat Masih Kecil

18 jam17 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Putus Usai 8 Tahun Pacaran dengan Irwan Mussry, Desy Ratnasari Ungkap Alasan Tak Ngoyo Cari Pasangan

Putus dari Irwan Mussry, Desy Ratnasari tak mau ngoyo cari pasangan. Ungkap alasan hingga singgung soal buah hatinya.

18 jam17 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

FAKTA-fakta dan Kronologi Lengkap Penusukan Menkopolhukam Wiranto: Kena Dua Kali Tikaman yang Dalam

Selain Wiranto, dikabarkan, ada 2 orang lainnya yang kena tikaman. Salah satunya adalah Kapolres Pandeglang AKBP Indra Lutriyanto Amstono.

18 jam17 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Polri: Tersangka Penusukan Menggunakan Gunting

"Kejadian penusukan tersebut terjadi secara tiba-tiba. Tersangka langsung menyasar ke bagian perut Jenderal TNI (Purn) Wiranto," kata Dedi.

18 jam18 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Pria Asal Rote Sewa Pembunuh Bayaran untuk Bunuh Istrinya

Nekat Sewa Pembunuh Bayaran Demi CLBK Bersama Mantan, Seorang Pria Asal Rote Ndao Tega Dalangi Pembunuhan Istri Sendiri

18 jam18 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Identitas 2 Pelaku Penusukan Wiranto di Pandeglang Banten, Diyakini Terpapar Paham Radikal

Menteri Kordinator Politik Hukum dan HAM (Menkopolhukam) Wiranto ditusuk oleh orang tak dikenal.

18 jam18 menit Tribunnews