Kerap Dibully, Presenter Ini Blokir Ribuan Akun di Medsos

Presenter Rachel Riley menceritakan bullyan yang kerap dialaminya di media sosial. Tak ingin pusing, ia pun memblok para netizen hingga ribuan akun.
« Kembali Baca berita lengkap »

Detik

Bak Bola Dragon Ball, Karya Andrita Yuniza Kritik Isu Air Sungai

Melihat sekilas karya instalasi dari seniman muda Andrita Yuniza, akan teringat bola-bola Dragon Ball. Ya, Andrita memang membuat 10 bola dari resin.

4 jam1 menit Detik

Detik

Rumah Jessica Iskandar Banyak Hantu, Asisten sampai Lumpuh

Rumah Jessica Iskandar ternyata cukup angker. Kediamannya disebut banyak 'penunggu'.

4 jam1 menit Detik

Detik

Penyebab Kematian Vokalis The Cars Terungkap

Ric Ocasek, vokalis The Cars ditemukan meninggal dunia di kediamannya. Kini, penyebab kematiannya telah terungkap.

4 jam1 menit Detik

Detik

'Kucumbu Tubuh Indahku' Jadi Wakil Indonesia di Oscar 2020

Film kontroversi 'Kucumbu Tubuh Indahku' resmi mewakili Indonesia di ajang Oscar 2020 mendatang.

4 jam1 menit Detik

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

Detik

UU KPK Direvisi, Ekonom: Rp 1,5 T Keluar dari Pasar Modal

"Kita lihat aja gimana respons investor seminggu ini Rp 1,53 triliun keluar dari pasar saham dalam bentuk net sell atau jual bersih," katanya.

4 jam2 menit Detik

Detik

Kapan Lahan di Ibu Kota Baru Bisa Dijual ke Masyarakat?

Pemerintah berencana untuk menjual sebagian lahan di ibu kota baru ke kalangan umum. Lantas kapan lahan tersebut siap diperjualbelikan?

4 jam2 menit Detik

Detik

Dolar Singapura Jadi Idola Pencucian Uang, Ini Alasannya

Dolar Singapura disebut menjadi pecahan mata uang asing yang sering digunakan untuk pencucian uang. Apa alasannya?

4 jam2 menit Detik

Detik

Diskon Tunggakan Pajak Kendaraan di DKI Hanya Berlaku Tahun Ini

Program diskon bagi penunggak pajak kendaraan bermotor di DKI Jakarta hanya berlaku tahun ini. Setelah itu, siapapun penunggak pajak akan dtindak tegas.

4 jam2 menit Detik

Detik

Peranan Robot Makin Marak, Perlu Aturan Pajak Khusus?

Peran perpajakan dan ekonomi digital dalam pertumbuhan ekonomi digital yang semakin cepat, pemerintah perlu mereformasi sistem perpajakan yang ada.

4 jam2 menit Detik

Detik

Kemarin Loyo, Sore Ini IHSG Perkasa di 6.236

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup positif sore ini. IHSG menguat 17,255 poin (0,28%) ke 6.236,690.

4 jam2 menit Detik

Detik

Bayar Ojol Pesaing Gojek-Grab Bisa Pakai LinkAja

CEO Anterin Imron Hamzah menyatakan hingga kini pihaknya sudah bekerja sama dengan LinkAja untuk alat pembayaran.

4 jam2 menit Detik

Detik

Inikah Nama-nama Kuat Calon Menteri PUPR?

Detikers bisa langsung memilih tokoh yang dinilai tepat untuk mengisi setiap posisi menteri dengan mengakses polling yang berlangsung pada 10-30 September 2019.

4 jam2 menit Detik

Detik

Truk Jatuh ke Jurang di Filipina, 15 Orang Tewas termasuk Anak-anak

Sebanyak 15 orang tewas di Filipina selatan ketika truk yang mereka naiki jatuh ke jurang hari ini. Korban tewas termasuk anak-anak.

4 jam2 menit Detik

Detik

Geledah Kantor Dinas PU-Disdik Kepri, KPK Sita Dokumen Laporan Bulanan

KPK menyita sejumlah dokumen yang berisi laporan kegiatan bulanan Disdik Kepri.

4 jam3 menit Detik

Detik

RUU KUHP: Kritik Kebijakan Pemerintah Tak Termasuk Penghinaan Presiden

Pasal Penghinaan terhadap Presiden tertuang dalam RUU KUHP untuk menggantikan KUHP kolonial Belanda. Apakah kritik juga dipenjara?

4 jam3 menit Detik

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

Detik

Polisi Sita Dokumen-Brosur di Kantor PT Damtour Terkait Penipuan Umrah

Polisi juga menerima sejumlah brosur promo umrah. Ditemukan juga daftar sejumlah calon jemaah dan barang bukti lainnya.

4 jam3 menit Detik

Detik

DPD Golkar DKI Gelar Tahlilan 7 Hari Wafatnya BJ Habibie

DPD Partai Golkar DKI Jakarta menggelar tahlilan tujuh hari meninggalnya Presiden ke-3 RI BJ Habibie.

4 jam3 menit Detik

Detik

Mendagri Minta Pemda Peka soal Karhutla Riau: Pusat Sudah Luar Biasa

Mendagri Tjahjo Kumolo memberi sindiran keras kepada pemerintah daerah di Riau terkait kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang membuat kabut asap pekat.

4 jam3 menit Detik

Detik

Sopir Ojol yang Jadi Anggota DPRD Medan Ini Janji Benahi Jalan-Parit

Kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ini ingin fokus pada pembenahan infrastruktur termasuk drainase.

4 jam3 menit Detik

Detik

Cegah Gesekan, Polisi Sekat Massa Pro dan Kontra RUU P-KS yang Demo di DPR

Dua massa pro dan kontra terhadap RUU Penghapusan Kekerasan Seksual (P-KS) berdemo di depan gedung MPR/DPR.

4 jam3 menit Detik

Detik

Calon Ibu Kota Indonesia Mulai Dikepung Kabut Asap

Calon Ibu Kota Indonesia, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kaltim, mulai dikepung kabut asap imbas kebakaran hutan di Kalimantan.

4 jam3 menit Detik

Detik

Pemprov Sulsel Berencana Beli Helikopter, Buat Apa?

Pemprov Sulawesi Selatan (Sulsel) berencana membeli helikopter pada tahun depan. Helikopter ini disebut untuk penanggulangan bencana di daerah.

4 jam3 menit Detik

Detik

UU KPK Baru, Laode Syarif: Banyak Pasal yang Lemahkan Penindakan KPK

DPR baru saja mengesahkan revisi UU Nomor 30 Tahun 2002 tentang KPK. Wakil Ketua KPK Laode M Syarif menilai banyak pasal UU itu melemahkan penindakan KPK.

4 jam3 menit Detik

KONTAN

Sahkan revisi UU KPK, DPR bilang kinerja KPK kurang efektif

DPR menyoroti kinerja KPK yang dinilai kurang efektif sehingga menyepakati revisi UU KPK.

4 jam17 menit Kontan

KONTAN

Revisi UU KPK sah, pemerintah bilang bidang pencegahan diperkuat

Revisi UU KPK sah, pemerintah bilang bidang pencegahan diperkuat 

4 jam17 menit Kontan